https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/issue/feed JURNAL TEKNIK ELEKTRO 2022-07-01T08:48:50+00:00 Farid Baskoro faridbaskoro@unesa.ac.id Open Journal Systems Jurnal Teknik Elektro ini merupakan jurnal online yang diterbitkan oleh Program Studi S1 Teknik Elektro UNESA. Jurnal yang terbit 3 bulan sekali yang memuat hasil-hasil penelitian di bidang Teknik Elektro https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/47021 Desain Antena Array Coplanar Vivaldi pada Frekuensi L, S dan C band 2022-06-22T05:50:03+00:00 Radika Pratama Bagas Ananda radika.18051@mhs.unesa.ac.id Nurhayati Nurhayati nurhayati@unesa.ac.id Lusia Rakhmawati lusiarakhmawati@unesa.ac.id Raden Roro Hapsari Peni Agustin Tjahyaningtijas hapsaripeni@unesa.ac.id <p>Antena<em> array</em> adalah antena yang terdiri dari lebih dari satu elemen, dalam upaya menerapkan modifikasi <em>array</em> penelitian ini menggunakan antena <em>Vivaldi</em>. Aplikasi antena <em>vivaldi</em> banyak digunakan dalam teknologi <em>Ground Penetrating Radar</em>, <em>Medical Imaging</em> seperti deteksi tumor otak dan kanker payudara. Penggabungan antena <em>vivaldi</em> dengan metode <em>array</em> memiliki kelebihan dapat menghasilkan <em>gain</em> yang lebih tinggi, dengan kelebihan <em>gain</em> yang lebih tinggi maka daya pancar antena penelitian ini bisa memfokuskan daya yang dipancarkan atau disebut pola radiasi. Desain antena yang dibuat ada tiga macam yaitu antena <em>Coplanar Vivaldi</em> elemen tunggal, antena <em>Coplanar Vivaldi </em>dengan 2 elemen dan 4 elemen <em>array</em> yang bekerja di frekuensi L, S dan C band. Dimensi <em>substrat</em> dari ketiga antena <em>array</em> <em>vivaldi</em> dibuat sama aitu 500 mm x 227 mm x 1.635 mm dan di desain untuk bekerja di frekuensi 1-8 GHz dengan menggunakan bahan <em>copper</em> pada <em>pacth</em> antena dengan tebal 0.035 mm, dan juga bahan FR-4 pada <em>substrat</em> dengan tebal 1.6 mm. Dengan dimensi ukuran <em>substrat</em> yang sama antena <em>array</em> dengan 4 elemen memiliki nilai <em>Gain</em> yang lebih tinggi dibandingkan dengan desain antena <em>array</em> 2 elemen dan 1 elemen. Dari hasil simulasi didapatkan untuk desain antena <em>array</em> 4 elemen memiliki <em>Gain</em> tertinggi 11.2 dB pada frekuensi 2 GHz dan 1 elemen memiliki <em>Gain</em> tertinggi 6.6. dB pada frekuensi 2 GHz. Dari hasil simulasi tersebut didapatkan bahwa untuk ukuran <em>substrat</em> yang sama, kinerja <em>return loss </em>terbaik diperoleh untuk elemen tunggal namun untk parameter <em>Gain</em> tertinggi diperoleh untuk antena 4 elemen <em>array.</em></p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Antena, Antena <em>Array, Coplanar Vivaldi, Gain</em> ,&nbsp; L Band, C Band , S Band</p> 2022-06-22T05:49:19+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/47086 Rancang Bangun Sistem Monitoring Area Parkir Kosong pada Pusat Perbelanjaan Berbasis Internet of Things (IoT) dengan Telegram Bot 2022-06-23T07:20:56+00:00 Ryo Chandra Aldi Wibawa ryo.18016@mhs.unesa.ac.id Farid Baskoro faridbaskoro@unesa.ac.id I Gusti Putu Asto asto@unesa.ac.id Nur Kholis nurkholis@unesa.ac.id <p>Pusat perbelanjaan merupakan salah satu tempat orang berbelanja untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari. Pada saat akan ke pusat perbelanjaan tentu tidak tau parkiran di lokasi tersebut kosong atau penuh. Rancang bangun sistem monitoring area parkir berbasis Internet of Things (IoT) dengan telegram bot ini dibuat bertujuan untuk memberikan solusi dari permasalahan tersebut dan melihat performance alat yang dibuat dengan keadaan sebenarnya menggunakan prototype. Perancangan alat pada penelitian ini melalui beberapa tahap yang dimulai dengan study literatur menganalisis permasalahan yang ada, dilanjutkan dengan perancangan hardware dan software, setelah itu dilakukan percobaan alat dan pengujian alat, yang terakhir analisis hasil dan pembahasan. Hardware yang digunakan pada sistem ini yaitu microcontroler DOIT ESP32 DEVKIT V1 yang berperan sebagai tempat memproses data dari sensor Ultrasonic dan juga Aplication Program Interface (API) bot Telegram, sementara software yang digunakan sebagai monitoring yaitu Telegram Messengger dengan memanfaatkan bot telegram ini pengguna dapat dengan mudah mengetahui lahan parkir yang masih kosong atau penuh serta mengetahui dimana lokasi parkir yang kosong tersebut secara spesifik. Untuk mengetahui performance dari alat yang dibuat, maka dilakukan beberapa pengujian pada prototype, untuk hasil yang didapatkan pada pengujian sensor ultrasonic yaitu jarak minimum yang dapat dibaca sensor Ultrasonic adalah 2cm sesuai datasheet yang diberikan oleh sensor dan sudut maksimal yang dapat dibaca sensor Ultrasonic adalah 20° sementara kecepatan pengiriman pesan dari alat ke Telegram Bot yaitu 0,8 second dan pengiriman pesan bisa lebih lama tergantung koneksi internet yang ada. Sistem yang dibuat ini sangat bergantung pada kecepatan internet dikarenakan alat yang dibuat pada penelitian ini berbasis IoT.</p> <p><strong>Kata Kunci </strong>: monitoring parkir, Sensor <em>Ultrasonic</em>, Telegram, ESP32</p> 2022-06-23T07:20:40+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/47083 Rancang Bangun Sistem Deteksi Label Kardus Berbasis Model Kecerdasan Buatan YOLO dan EasyOCR serta ESP32-CAM 2022-06-23T07:53:55+00:00 Stefanus Adhie Nugroho stefanus.18027@mhs.unesa.ac.id Nur Kholis nurkholis@unesa.ac.id Endryansyah Endryansyah endryansyah@unesa.ac.id Farid Baskoro faridbaskoro@unesa.ac.id <p>Sistem Deteksi Label Kardus berbasis model YOLO dan EasyOCR merupakan sistem yang dirancang untuk mendeteksi keberadaan kardus serta tulisan pada label kardus menggunakan model kecerdasan buatan. Masukkan gambar untuk sistem deteksi label berasal dari ESP32-CAM yang mengirimkan gambar ke skrip <em>Python</em> via protokol WiFi. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan sistem pendeteksi label kardus yang cepat serta memiliki akurasi yang tinggi. Sabuk konveyor dibangun untuk menciptakan suasana simulasi asli.&nbsp; Adapun spesifikasi utama sabuk konveyor yaitu panjang total sabuk konveyor = 30 cm, dan kecepatan sabuk konveyor = 1,626 cm/s. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa waktu rata-rata respon pemrosesan dari ESP32-CAM adalah 0,762 detik. Dalam 40 iterasi pelatihan model YOLO dengan set data kustom, model terbaik yang dihasilkan memiliki loss deteksi objek sebesar 0,00997 dan <em>mean Average Precision</em> (mAP) sebesar 0,983. Hasil pendeteksian objek kardus dengan model YOLO yang sudah dilatih menghasilkan rata rata nilai <em>confidence</em> sebesar 58,002% pada gambar kardus berlabel. Model YOLO menggunakan threshold sebesar 0,5 yang memiliki rasio akurasi:error sebesar&nbsp; 19:1 dan hasil deteksi objek non kardus sebanyak 2/20 atau 10%. Setelah model YOLO berhasil mendeteksi kardus berlabel, maka digunakan model EasyOCR untuk membaca kata pada label kardus. Rata-rata nilai <em>confidence</em> tertinggi dicatatkan oleh label “jeruk” dengan nilai <em>confidence </em>sebesar 0,973364, sedangkan waktu pemrosesan gambar tercepat dicatatkan oleh label “ayam” dengan waktu rata-rata pemrosesan sebesar 11,47 detik. Hasil pembacaan label, nilai <em>confidence</em> pendeteksian kardus dan pembacaan label kemudian ditampilkan melalui laman website sederhana untuk mempermudah pengawasan secara <em>real-time</em>.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Sistem Deteksi Label Kardus, Kecerdasan Buatan, ESP32-CAM.</p> 2022-06-23T07:53:37+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/46968 Rancang Sistem Kontrol Motor DC Pada Konveyor Pakan Ayam Berbasis Internet Of Things 2022-06-23T08:07:23+00:00 Fedryan Adhi Pradana fedryan.18064@mhs.unesa.ac.id Nur Kholis nurkholis@unesa.ac.id Subuh Isnur Haryudo subuhisnur@unesa.ac.id Muhamad Syariffuddien Zuhrie zuhrie@unesa.ac.id <p>Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh UMKM peternak ayam saat masa pandemi <em>COVID-19</em> ini adalah perawatan ayam yang kurang maksimal. Pemberian pakan ayam dilakukan secara manual, sehingga keterlambatan pemberian pakan dapat menyebabkan kekurangan gizi dan menyebabkan meningkatnya angka kematian pada ayam. Hal tersebut dapat menurunkan tingkat pendapatan pada UMKM peternak ayam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk &nbsp;merancang sistem kontrol motor dc yang dapat dikontrol dari jarak jauh menggunakan aplikasi Blynk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah identifikasi masalah mitra, studi literatur, pembuatan desain awal, analisis desain, pembuatan desain akhir, pembuatan video animasi 3D, serta analisis hasil. Berdasarkan identifikasi masalah mitra dan analisis desain, diimplementasikan dimensi alat rancang sistem kontrol motor dc pada konveyor pakan ayam berbasis <em>Internet Of Things</em> sebesar 1600 cm x 70 cm x 185 cm yang dapat dikontrol dengan jarak jauh melalui aplikasi Blynk pada smartphone menggunakan jaringan internet sehingga dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh mitra dan implementasi rancang sistem tersebut dengan harga yang lebih terjangkau bagi UMKM peternak ayam tingkat menengah kebawah.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong><em>:Blynk, Internet Of Things, </em>Kontrol</p> 2022-06-23T08:07:05+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/47119 Analisis Pemasangan Kapasitor Bank Terhadap Perubahan Nilai Faktor Daya Dan Jatuh Tegangan Pada Unit Power Plant Di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak Dan Gas Bumi Cepu 2022-06-27T05:49:58+00:00 Mochamad Dawan Prasetyo mochamad.17050874004@mhs.unesa.ac.id Subuh Isnur Haryudo subuhisnur@unesa.ac.id Joko Joko joko@unesa.ac.id Achmad Imam Agung achmadimam@unesa.ac.id <p>Sumber energi listrik sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat indonesia untuk keberlangsungan hidup dan beraktifitas. Energi listrik tetap menjadi pilihan sumber daya untuk pengoperasian peralatan dan mesin dalam dunia industri, salah satunya PPSDM MIGAS CEPU. Beban listrik industri dan hunian berbeda, beban listrik industri seperti motor listrik, boiler, dan pendingin ruangan, menyerap daya reaktif relatif besar. Dengan meningkatnya daya reaktif dapat mengurangi nilai faktor daya dan meningkatkan jatuh tegangan,&nbsp; salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut banyak industri yang berupaya mengurangi kebutuhan daya reaktif dengan <em>kapasitor bank, </em>dengan harapan dapat meningkatkan nilai faktor daya dan menurunkan jatuh tegangan. Pengimplementasian penggunaan <em>kapasitor bank&nbsp; </em>dalam meningkatkan nilai faktor daya dan mengurangi jatuh tegangan, menjadi tujuan utama penulis dalam penilitian ini. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah metode eksperimen dengan <em>software</em> ETAP. Data&nbsp; yang didapatkan dari PPSDM MIGAS CEPU diolah untuk kemudian dilakukan sebuah simualsi&nbsp; <em>software</em> ETAP. Hasil dari penambahan kapasitor bank sebesar 28 kVAR pada penelitian dapat meningkatkan nilai faktor daya menjadi 0,96 dan menurunkan nilai jatuh tegangan menjadi 1,88%.&nbsp; Implikasi penelitian ini diharapkan dapat membantu PPSDM MIGAS CEPU dalam meningkatkan nilai faktor daya sehingga dapat meminimalisir jatuh tegangan.</p> <p><strong>Kata kunci</strong>: faktor daya, jatuh tegangan, kapasitor bank, kompensasi daya reaktif</p> 2022-06-27T05:49:14+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/47035 Rancang Bangun Alat Pemberi Makan Otomatis Dan Monitoring Pakan Ikan Gurami Berbasis NodeMCU ESP8266 v3 2022-06-24T09:15:06+00:00 Anja Alfa Beet anja.18036@mhs.unesa.ac.id Farid Baskoro faridbaskoro@unesa.ac.id I Gusti Putu Asto asto@unesa.ac.id Nur Kholis nurkholis@unesa.ac.id <p>Pakan merupakan faktor penting yang mempengaruhi pertumbuhan ikan. Pakan dapat mempengaruhi panjang, berat, atau pertambahan volume ikan. Saat ini masih banyak peternak yang memberikan pakan ikan gurami secara manual. Hal ini tentunya mengurangi efisiensi jika peternak memiliki banyak tambak atau memiliki usaha sampingan seperti mengelola sawah atau kebun. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu sistem alat pakan ikan dimana alat pakan ikan dapat secara otomatis mengeluarkan pakan pada pukul 07.00 dan 16.00 yang terhubung ke <em>smartphone</em> melalui aplikasi <em>blynk</em>. Sensor <em>load cell</em> digunakan untuk mengetahui berat pakan ikan pada wadah pakan yang dapat dimonitoring secara <em>real time</em> melalui aplikasi <em>blynk</em> dan LCD 16x2. Aplikasi <em>blynk </em>juga dapat memberikan perintah secara manual kepada alat pakan ikan agar dapat bekerja sewaktu-waktu. Modul NodeMCU ESP8266 v3 digunakan sebagai mikrokontroler yang dapat terhubung dengan <em>wi-fi</em>. Sistem monitoring menggunakan aplikasi <em>blynk</em> melalui <em>widget gauge</em> dan <em>widget superchat</em>. Pakan dalam wadah penampung dapat terdeteksi oleh sensor <em>load cell</em>. Berdasarkan hasil pengujian, diperoleh rata-rata error pada <em>load cell</em> pada alat sebesar 1,77% dengan <em>delay</em> salama 1 detik antara <em>blynk</em> dengan motor servo dan motor DC untuk bekerja. Rata-rata pakan yang dapat dikeluarkan oleh sistem adalah 18,2 gram dengan jarak lontar pakan ke kolam sejauh 3 meter hingga 42 cm. Sistem ini juga dapat dioperasikan secara manual dengan memberi perintah pada <em>blynk</em>.</p> <p><strong>Kata Kunci </strong>: NodeMCU ESP8266 V3, <em>Blynk</em>, <em>load cell</em>.</p> 2022-06-24T09:14:46+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/47144 Pemodelan Sistem Pelacakan Posisi Sinar Matahari Berbasis Internet of Things (IoT) Berdasarkan Data Meteorologi 2022-06-25T03:00:02+00:00 Mohammad Erwin Budiarta mohammad.18006@mhs.ac.id Unit Three Kartini unitthree@unesa.ac.id Subuh Isnur Haryudo subuhisnur@unesa.ac.id Achmad Imam Agung achmadimam@unesa.ac.id <p>Kebutuhan energi listrik semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan teknologi yang berkembang pesat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik terjadi peningkatan konsumsi listrik Indonesia perkapita sebesar 2,75% dalam kurun tahun 2018-2020. Meningkatnya kebutuhan energi listrik menyebabkan munculnya suatu ide penggunaan energi alternatif yang salah satunya menggunakan panel surya. Panel surya adalah perangkat yang dapat mengubah sinar matahari langsung menjadi energi listrik dengan bantuan modul fotovoltaik atau pemusatan sinar matahari. Panel surya dapat dikendalikan secara otomatis oleh sistem pelacakan dengan menggunakan teknologi instrumentasi Mikrokontroler. Mikrokontroler DOIT ESP-32 DEVKIT V1 berguna untuk pelacakan posisi sinar matahari yang optimal dan tersedia modul wifi yang sangat mendukung untuk membuat sistem aplikasi <em>Internet of Things</em> (IoT). Pengujian alat dilaksanakan di Desa Grabagan RT 23 RW 04 Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo. Tujuan penelitian ini untuk merancang sistem pelacakan posisi sinar matahari pada panel surya berbasis IoT berdasarkan data meteorologi. Data meteorologi yang digunakan yaitu radiasi matahari dari sensor BH1750 dan suhu dari sensor DHT11. Pengujian dengan sensor BH1750 didapatkan rata-rata persentase <em>error</em> selama 45 menit pertama sebesar 7,09%. Pengujian dengan sensor DHT11 didapatkan rata-rata persentase <em>error</em> selama 45 menit pertama sebesar 1,86%. Untuk persentase <em>error</em> sensor DHT11 mendekati akurasi dari spesifikasi sensor sebesar ± 1%. Sistem pelacak posisi sinar matahari menunjukkan hasil pembacaan sensor LDR sangat responsif dalam menerima sinar matahari yang berfungsi untuk menggerakkan motor servo. Hasil monitoring dapat dilihat menggunakan sistem komunikasi berbasis internet secara realtime yang ditampilkan pada aplikasi <em>Blynk</em>.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: energi alternatif, energi listrik, Mikrokontroler, panel surya, sinar matahari</p> 2022-06-25T02:22:24+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/47143 Sistem Monitoring Daya Listrik Photovoltaic Berbasis Internet of Things (IoT) 2022-06-25T03:37:54+00:00 Ivan Fahrezi Pamungkas ivan.18039@mhs.unesa.ac.id Unit Three Kartini unitthree@unesa.ac.id Tri Wrahatnolo triwrahatnolo@unesa.ac.id Joko Joko joko@unesa.ac.id <p>Untuk <em>memonitoring </em>daya listrik dan radiasi matahari yang dihasilkan <em>photovoltaic </em>maka dilakukan salah satu perancangan alat yaitu sistem <em>monitoring</em> berbasis <em>Internet </em><em>o</em><em>f Things </em>(IoT). Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sebuah sistem <em>monitoring </em>dari panel surya berupa data daya yang dihasilan dan radiasi matahari yang diterima oleh panel surya. Pada penelitian pengembangan ini dikembangkan sistem <em>monitoring </em>melalui <em>smartphone </em>dengan memanfaatkan aplikasi <em>Blynk, </em>jadi aplikasi <em>Blynk</em> ini berguna dalam <em>monitoring </em>melalui <em>smartphone </em>dikarenakan cara menggunakannya yang praktis dan mudah melalui <em>smartphone</em>. Teknik analisis data dalam penelitian pengembangan ini yaitu perbandingan dari aplikasi <em>Blynk </em>dan alat ukur. Hasil penelitian pengembangan sistem <em>monitoring </em>daya listrik <em>photovoltaic </em>dan radiasi matahari yang diterima <em>photovoltaic </em>didapatkan daya listrik maksimum melalui aplikasi <em>Blynk </em>pada hari pertama sebesar 40,08 watt, pada hari kedua sebesar 36,65 watt dan pada hari ketiga sebesar 17,50 watt dan radiasi matahari terbesar yang diterima <em>photovoltaic </em>maksimal sebesar 4314 Watt/ . Dengan adanya sistem <em>monitoring </em>daya listrik pada <em>photovoltaic</em> diharapkan dapat bermanfaat dalam <em>monitoring </em>daya listrik yang dihasilkan dari <em>photovoltaic </em>melalui <em>smartphone </em>dengan jaringan internet. Dalam penelitian pengembangan ini dengan memanfaatkan <em>Internet of Things </em>(IoT) didapatkan hasil yang lebih efisien dan juga praktis dalam <em>memonitoring </em>daya listrik pada <em>photovoltaic </em>jika dibandingkan dengan komunikasi jaringan yang masih menggunakan <em>Bluetooth</em>.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: <em>Internet of Things </em>(IoT), <em>Blynk</em>, <em>Photovoltaic, </em>Daya Listrik, Radiasi Matahari</p> 2022-06-25T03:37:33+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/47291 Studi literatur : Pengaruh penggunaan Brushless Direct Current (BLDC) Motor Terhadap Robot Lengan 2022-06-29T04:55:07+00:00 Alam Sulthonie Habibie alamsulthonie@gmail.com Nur Kholis nurkholis@unesa.ac.id Fraid Baskoro faridbaskoro@unesa.ac.id Endryansyah Endryansyah endryansyah@unesa.ac.id <p>Kebutuhan penggunaan <em>robot arm</em> dibidang industri sangat tinggi untuk menunjang produktifitas dan efisiensi sehingga perlu untuk digali kekurangan maupun hal yang perlu diperbaiki. Indonesia merupakan negara dengan industri yang cukup tinggi sehingga perhatian terhadap efisiensi pada industri sangat penting.&nbsp;<em>Brushless Direct Current</em> (BLDC) motor dapat digunakan sebagai opsi untuk meningkatkan kinerja <em>robot arm</em> sehingga memiliki efektivitas yang lebih baik dan tentunya menunjang industri yang lebih baik.&nbsp;Oleh karena itu tujuan penulisan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan BLDC motor terhadap robot artikulasi. Variable yang digunakan dalam penelitian ini adalah<em>, </em><em>speed range, </em>dan <em>torque</em> Metode penelitian yang digunakan adalah <em>literatur</em><em>e review</em> yang dilakukan dengan cara mengumpulkan referensi melalui berbagai jurnal yang relevan dengan penelitian. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa robot artikulasi dengan BLDC memiliki <em>speed range</em> dan <em>torque</em> yang baik, begitu juga <em>output power</em> serta <em>range of movement</em> yang baik, dibandingkan dengan <em>robot arm</em> dengan <em>brush</em><em>ed motor</em> pada umumnya. Pada robot untuk kepentingan operasi dapat memiliki kecepatan hingga 160 rpm, dan torsi sebesar 20 Nm dengan beban hingga 5 kg, sedangkan pada robot arm lainnya pada algikultur memiliki kecepatan hingga 4600 rpm dan torsi 2.2 Nm, untuk <em>output power</em> dan <em>range of movement</em> sangat baik namun tidak dijelaskan dengan angka. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan BLDC pada <em>robot arm</em> memberikan pengaruh yang lebih baik agar dapat meningkatkan produktifitas serta efisiensi di bidang industri.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong><strong>: </strong>Robot lengan, <em>Brushed motor</em>, BLDC motor</p> 2022-06-29T04:54:50+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/47369 Desain Sistem Magnetic Levitatin Dengan Kontrol PID Menggunakan Tuning Cohen-Coon. 2022-06-29T11:11:45+00:00 Christian Ardi Candra Goenawan chithanda18@gmail.com Lilik Anifah lilikanifah@unesa.ac.id I Gusti Putu Asto B. asto@unesa.ac.id Puput Wanarti Rusimamto puputwanarti@unesa.ac.id <p>Seiring perkembangan zaman banyak teknologi yang berkembang dan berinovasi, baik dibidang industri dan transaportasi. Banyak penelitian yang mengembangkan konsep <em>Magnetik Levitation</em><em> (Maglev) </em>sebagai inovasi baru dalam berbagai bidang. <em>Magnetik levitation </em>banyak dinilai sebagai terobosan baru dalam bidang teknologi yang dapat diaplikasikan dalam banyak hal sebagai contoh Kerta api <em>Maglev</em>, dekorasi yang menerapkan konsep <em>Maglev</em>. Dalam penerapannya <em>Magnetic </em><em>Levitation </em>membutuhkan keseimbangan yang stabil dan presisi. Permasalahan pada <em>M</em><em>agnetic </em><em>Levitation</em> adalah keseimbangan sistem dimana hasil respons pada sistem<em> Magnetic Levitation </em>harus cepat mencapai hasil step respon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan hasil respons sistem <em>Magnetic Levitation </em>dengan skala yang lebih kecil agar dapat digunakan untuk menghasilkan suatu sistem yang lebih stabil dengan menggunakan kontroler PID dan PI sebagai pembanding dengan metode <em>Cohen-Coon</em> sehingga harapannya metode ini nantinya dapat digunakan pada sistem &nbsp;<em>Magnetic Levitation</em> dengan skala yang lebih besar. Hasil dari simulasi menggunakan perbandingan kontroler <em>Proportional Intergral (PI) </em>dan<em> Proportional Integral Derifative (PID) </em>pada sistem pengendali <em>Magnetic Levitation </em>didapatkan nilai terbaik <em>(PI) </em>Kp = 0.45 Ki = 1.02 dan <em>(PID) </em>Kp = 0.76, Ki = 1.87 Kd = 0.31 dan dapatkan hasil dari respon sistem dengan <em>(PI) Rise Time</em> = 0.8796s, <em>Settling Time</em> = 20.28s, <em>Peak Time</em> 3.44s dan mencapai <em>Overshoot</em> 65.39%, <em>(PID) Rise Time</em> = 0.7416s, <em>Settling Time</em> = 15.52s, <em>Peak Time</em> 3.16s dan mencapai <em>O</em><em>vershoot</em> 63.01%, <em>Magnetic </em><em>Levitation </em>dengan menggunakan kontroller PID lebih cepat mencapai <em>step respons</em> dan memiliki nilai <em>Overshoot</em> yang lebih kecil dibandingkan dengan kontroller PI<strong>.</strong> bedasarkan data tersebut dapat disimpulkan bila kontrol <em>PID</em> menggunakan <em>tuning Cohen-Coon</em> memiliki hasil respons yang lebih baik dibandingkan dengan kontroller <em>PI </em>dan dapat digunakan untuk sistem <em>Magnetic Levitation</em>.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong><em>Magnetic Levitation</em>, Kontroler PI dan PID, <em>Tuning Cohen-Coon.</em></p> 2022-06-29T11:11:16+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/47352 Rancang Bangun Conveyor Penyortir Mur Berbasis Raspberry Pi Menggunakan Metode Contour Area 2022-06-29T11:25:48+00:00 Dimas Surya Pratama dimassurya.18011@mhs.unesa.ac.id Lilik Anifah lilikanifah@unesa.ac.id Lusia Rakhmawati lusiarakhmawati@unesa.ac.id Rr Hapsari Peni Agustin T hapsaripeni@unesa.ac.id <p>Kebutuhan akan penggunaan alat penyortir barang di industri secara otomatis, cepat, serta presisi dalam pendistribusian barang semakin tinggi sehingga diperlukannya suatu sistem <em>computer</em> yang dapat digunakan untuk memisahkan barang. Dengan adanya berbagai jenis ukuran dari mur, tentu industri pembuatan mur membutuhkan suatu alat penyortir otomatis untuk menyortir ukuran dari mur. Pada penelitian ini membahas tentang perancangan sebuah sistem <em>conveyor </em>yang digerakkan dengan motor dc 6V dengan pengolahan citra menggunakan metode <em>contour area </em>untuk menghitung jumlah <em>pixel </em>dari mur. <em>Mini PC</em> yang digunakan sebagai kontrol pusat yaitu Raspberry Pi 3 Model B dengan menggunakan bahasa pemrograman <em>Python</em>. Pengambilan citra dilakukan secara <em>real time</em> dengan menggunakan kamera <em>webcam </em>Logitech C922 Pro. Ukuran mur yang digunakan sebagai bahan pengujian yaitu mur dengan ukuran 7mm sebanyak 50 buah dan 10mm sebanyak 50 buah. Hasil citra yang didapatkan berupa jumlah <em>pixel</em> dari <em>contour area </em>citra biner pada objek mur yang digunakan untuk menentukkan ukuran dari mur yang selanjutnya akan dilakukan proses penyortiran secara otomatis. Hasil dari penelitian penyortiran mur menggunakan metode <em>contour area</em>, memperoleh nilai presentase tingkat keberhasilan sebesar 99% dari 50 kali pengujian masing-masing ukuran mur dan didapatkan <em>error</em> sebesar 1%. Sistem bekerja optimal dengan kecepatan <em>belt </em>pada 82 rpm dan intensitas cahaya ruangan berkisar 125 Lux.</p> <p><strong>Kata kunci</strong>: <em>Mur, Raspberry Pi, Pengolahan citra, Contour area.</em></p> 2022-06-29T11:25:25+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/47520 Rancang Bangun Sistem Monitoring pH dan Kontrol Suhu Pada Media Pemeliharaan Ikan Hias Air Tawar 2022-07-01T08:48:50+00:00 Afrianzah Pradypta afrianzah.18059@mhs.unesa.ac.id Lilik Anifah lilikanifah@unesa.ac.id Nur Kholis nurkholis@unesa.ac.id Farid Baskoro faridbaskoro@unesa.ac.id <p>Ikan hias air tawar cukup banyak dipelihara oleh masyarakat di indonesia diantaranya yaitu ikan guppy (<em>Poecilia reticulata</em>), ikan algae eater (<em>Gyrinocheilus aymonieri</em>), ikan neon tetra (<em>paracheirodon innesi</em>). Ikan guppy banyak dipelihara karena mudah dalam pemeliharaannya dan memiliki variasi warna yang indah terutama pada ikan guppy jantan, sedangkan ikan neon tetra banyak digemari karena keunikannya yang memiliki garis tubuh yang terlihat mencolok dan menyala.Ikan Guppy dan ikan Neon Tetra merupakan ikan hias air tawar tropis yang banyak dipelihara karena keindahan corak warna pada tubuh dan ekornya. Ikan yang berukuran kecil ini cukup mudah dalam pemeliharaannya namun ikan ini cukup sensitive terhadap suhu dan pH air dalam tempat pemeliharaannya. Ikan Guppy dan Neon Tetra dapat tumbuh dengan baik pada suhu 22°C - 27°C dan pH 6,5-7,2. Tetapi dikarenakan kesibukan pemelihara hal ini menjadi sumber masalah untuk keberlangsungan hidup ikan. Berdasarkan kondisi diatas maka akan dibuat sistem kontrol otomatis untuk menstabilkan suhu dan memonitoring kadar keasaman air pada media pemeliharaan ikan dengan menggunakan metode Fuzzy. Input Fuzzy berupa nilai <em>error </em>dan <em>delta error. </em>Sistem pengendali bekerja apabila suhu tidak sesuai dengan setpoint sistem ini akan mati ketika suhu sesuai dengan setpoint. Dari pengujian alat diperoleh hasil pembacaan suhu oleh sensor DS18B20 dengan thermometer raksa sebagai pembanding mendapat presentase <em>error</em> sebesar 2,47%. Sedangkan pembacaan nilai derjat keasaman (pH) menggunakan sensor pH-4052C dengan pH meter digital sebagai pembanding mendapat presentase <em>error </em>1,73%.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Suhu Air, Fuzzy, pH Air,Sensor DS18B20</p> 2022-07-01T08:48:34+00:00 ##submission.copyrightStatement##