JURNAL TEKNIK ELEKTRO https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE <p>Jurnal Teknik Elektro ini merupakan jurnal online terbaru yang diterbitkan oleh Program Studi S1 Teknik Elektro UNESA. Jurnal yang terbit 3 bulan sekali dengan edisi bulan Januari, Mei, dan September yang memuat hasil-hasil penelitian di bidang Teknik Elektro dengan konsentrasi (scope) Teknik Sistem Tenaga, Elektronika, Sistem Pengaturan, serta Telekomunikasi dan Komputasi Cerdas</p> Universitas Negeri Surabaya en-US JURNAL TEKNIK ELEKTRO 2252-5017 Rancang Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Menggunakan Turbin Crossflow Dengan Perbandingan Variasi Sudut Sudu Terhadap Daya Yang Dihasilkan https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/57226 <p>Energi listrik ialah salah satu tenaga yang sangat krusial serta dibutuhkan pada segi aspek kehidupan manusia, semakin meningkatnya populasi insan maka semakin banyak kebutuhan yang wajib dipenuhi. Pembangkit listrik tenaga mikrohidro ialah salah satu solusi untuk mengatasi perseteruan krisis energi khususnya energi listrik. Turbin<em> crossflow</em> merupakan salah satu komponen yang sangat krusial pada PLTMH yang berfungsi untuk mengubah energi potensial sebagai energi mekanik sehingga menghasilkan energi listrik. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui bagaimana variasi sudut sudu berdampak pada daya dan efisiensi turbin <em>crossflow</em> yang didapatkan. Penelitian ini memakai metode eksperimen dengan memvariasikan sudut sudu sebesar 105<sup>0</sup>, 90<sup>0</sup>, dan 75<sup>0</sup>. Variasi pembebanan pada penelitian yaitu lampu DC 12 Volt sebesar 12 watt, 20 watt, dan 107 Watt. Hasil dari penelitian berikut pada variasi sudut sudu sebesar 105<sup>0</sup>, 90<sup>0</sup>, dan 75<sup>0</sup> didapatkan daya turbin maksimum sebesar 15,98 Watt pada turbin sudut sudu 105<sup>0</sup> dengan pembebanan lampu DC 12 Volt, 20 watt. Sedangkan efisiensi turbin maksimal dihasilkan pada sudut sudu 105<sup>0</sup> sebesar 12,21% dengan pembebanan lampu DC sebesar 12 Volt, 20 watt.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>PLTMH, Turbin <em>Crossflow</em>, Daya, Efisiensi, Sudut Sudu.</p> Malikas Sholeh Alamsyah Bambang Suprianto ##submission.copyrightStatement## 2023-10-18 2023-10-18 13 1 1 8 10.26740/jte.v13n1.p1-8 Rancang Bangun Kendali PID pada Sistem Penerangan Berbasis Node-red https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/57468 <p>Pada umumnya sistem penerangan lampu menggunakan prinsip on/off, dengan cara menyalakan lampu pada kondisi ruangan gelap dan mematikan lampu pada kondisi ruangan terang. Hal ini mempunyai kekurangan dari segi efektifitasnya, karena tidak memperhatikan pengaruh luar dan pencahayaan yaitu sinar matahari. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan suatu kendali intensitas cahaya secara otomatis yang tetap mengacu pada pencahayaan sekitar. Tujuan penelitian ini yaitu memahami kinerja alat kendali intensitas cahaya pada sistem penerangan menggunakan metode PID. Perbandingan pengukuran sensor BH1750 dengan alat ukur lux meter diperoleh nilai rata-rata error sebesar 6,61%. Pencarian parameter PID mengunakan metode trial and error dengan 5 kali percobaan pada masing-masing parameter. Pada pengujian setiap parameter didapatkan hasil yang optimal pada parameter PID yaitu Kp = 0,10 Ki = 0,18 Kd = 0,10 dengan nilai respon sistem risetime 7,91, settlingtime 14,63 dan overshoot 0,97</p> <p><strong>Kata</strong> <strong>Kunci:</strong> Kontrol Intensitas Cahaya, Kontrol PID, ESP32, Sensor BH1750</p> Muhammad Fikrul Ma'arif Widi Aribowo ##submission.copyrightStatement## 2023-11-13 2023-11-13 13 1 9 13 10.26740/jte.v13n1.p9-13 Monitoring dan Kendali Charger Accu Berbasis Node-RED https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/57486 <p>Baterai/aki merupakan sebuah komponen yang menyimpan energi listrik yang didalamnya berlangsung proses elektrokimia yang reversible (dapat berkebalikan) pada efisiensi yang tinggi. Pada saat ini pengguna baterai aki tidak memperhatikan kinerja dari baterai aki itu sendiri, sehingga pada saat melakukan pengisian aki akan mengakibatkan terjadinya kerusakan elektrokimia pada aki tersebut. Tujuan dari penelitian ini dilakukan yaitu untuk memudahkan kalibrasi cut – off pada sistem pengisian aki yang menggunakan batuan mikrokontroller sehingga dapat dipantau saat berpergian. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian rakayasa pengembangan dengan pendekatan kuantitatif. Pada penelitian ini diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa alat yang digunakan dalam pengisian aki 12V dapat di monitoring menggunakan aplikasi node-RED. Adanya perbedaan pada tegangan dari tiga percobaan yang ditunjukkan pada rata-rata persentase eror sensor teganggan pada sensor INA 219 sebesar 0,23%. Perbedaan lainnya juga ditunjukkan pada arus saat pengisian aki dalam tiga percobaan yang telah dilakukan menggunakan sensor INA 219 sebesar 0,19%. Dari pernyataan tersebut, adapun saran yang ingin disampaikan oleh peneliti pada hasil penelitian ini yaitu diharapkan untuk memberi proteksi pada sensor INA 219 dan untuk pembacaan teganggan diharapkan menggunakan sensor yang hanya dapat membaca tegangan saja agar sesuai aki yang terisi penuh dapat terbaca teganggannya dengan sesuai.</p> <p><strong>Kata kunci: Aki, Charger, Node-RED, Mikrokontroller</strong>.</p> Muhammad Abdus Salam Widi Aribowo ##submission.copyrightStatement## 2023-11-13 2023-11-13 13 1 14 19 10.26740/jte.v13n1.p14-19 Rancang Bangun Antena Bow-tie Antipodal Untuk Aplikasi Ground Penetrating Radar (GPR) Dengan Metode B-Scan https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/52322 <p>telekomunikasi radio dan radar. Antena bow-tie memiliki keungulan dalam kemudahan dan murah dalam pembuatanya akan tetapi antena jenis ini memiliki beberapa kekurangan seperti <em>bandwidth</em> yang sempit. Radar adalah sistem yang berkerja dengan memancarkan dan menerima gelombang elektromagnetik untuk mendeteksi suatu objek. <em>Ground Penetating Radar</em> (GPR) adalah sistem bagian dari radar pendeteksian dan mencitrakan objek tertentu yang berada di bawah permukaan tanah. Dengan menggunakan substrat FR-4 <em>lossy</em> dengan konstanta dielektrik (ε_r) = 4.3 dan ketebalan (h) = 1.6 mm, antena bow-tie antipodal dirancang untuk digunakan untuk sistem GPR dengan metode B-Scan. Dimensi antena adalah 275 x 250 mm, dengan sisi atas 108 mm dan sisi bawah 107 mm, dan tinggi saluran transmisi 150 mm. Pada pengaplikasian GPR percobaan dilakukan dengan pengambilan data dengan objek yang terkubur pada kedalaman 4 cm dan 8 cm dibawah permukaan tanah.&nbsp; &nbsp;Hasil simulasi antena bow-tie antipodal menunjukan bahwa antena memiliki kemampuan untuk beroprasi pada frekuensi mulai dari 1.73 GHz hingga 3.862 GHz. Nilai <em>gain </em>tertinggi dihasilkan pada frekuensi 9 GHz sebesar 4,29 dBi dengan polarisasi <em>elips</em> dengan jenis pola radiasi <em>omnidirectional</em>. Pada kedalaman 8 cm, hasil yang ditunjukkan oleh objek beton, kayu, dan plastik hampir sama dengan hasil pendeteksian tanpa objek. Pada bagian besi, hasil yang ditunjukkan oleh objek terlihat, tetapi kurang jelas.</p> <p><strong>Kata </strong><strong>K</strong><strong>unci</strong> <strong>:</strong> Antena bow-tie, Antipodal, Parameter, <em>element</em>,&nbsp;&nbsp; Ground Penetrating Radar (GPR), B-scan.</p> Febrian Rizqo Dwi Rochmatullah Nurhayati Nurhayati ##submission.copyrightStatement## 2024-01-10 2024-01-10 13 1 20 28 10.26740/jte.v13n1.p20-28 Prototype Sistem Lampu Penerangan Untuk Disabilitas Menggunakan Pengenalan Wajah Berbasis Raspberry Pi https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/58294 <p>Perkembangan teknologi komputer saat ini merupakan salah satu perkembangan yang sangat pesat dan mempunyai peran yang sangat penting bagi segala aspek kehidupan manusia.&nbsp;Salah satu aspek penting yang jarang dipertimbangkan adalah perkembangan teknologi yang menunjang aksesibilitas bagi penyandang disabilitas sehingga membuat mereka susah dalam beraktivitas. Oleh karena itu, penelitian ini menggabungkan metode <em>Haar-Cascade Classifier</em> untuk mendeteksi wajah dan <em>Local Binary Pattern Histogram</em> (LBPH) sebagai pengenalan wajah yang dijalankan pada Raspberry Pi untuk meningkatkan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, khususnya dalam hal pencahayaan ruangan otomatis. Secara garis besar, ketika sistem sudah mengenali wajah penyandang disabilitas tesebut maka lampu penerangan akan menyala. Berdasarkan hasil pengujian sistem, sistem ini beroperasi secara efisien pada jarak 40–50 cm dan intensitas cahaya 210–250 lux. Dalam sepuluh kali percobaan, keakuratan pengenalan wajah sistem ini sekitar 92%. <em>Web camera</em>, <em>relay</em>, Raspberry Pi dan lampu merupakan perangkat keras inti dari penelitian ini. Untuk memberikan solusi yang lebih efektif bagi penyandang disabilitas dan kelompok lain yang memerlukam penerangan otomatis, penelitian ini memberikan analisis menyeluruh mengenai desain sistem dan spesifikasinya.</p> Wisnu Aji Praditya Lusia Rakhmawati ##submission.copyrightStatement## 2024-01-10 2024-01-10 13 1 29 40 Rancang Bangun Prototype Sistem Monitoring Pintu Air Otomatis Pengendali Banjir Berbasis Internet of Things https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/58299 <p>ungan merupakan bangunan air yang banyak dibangun sebagai salah satu solusi dalam berbagai masalah yang berhubungan dengan sumber daya air seperti bencana banjir. Bendungan menjadi solusi dalam penanggulangan becana banjir, masih banyak bendungan yang menggunakan sistem manual maka dibutuhkan inovasi, cepat dan efisien dalam menghadapi debit aliran air yang deras. Oleh karena itu dibutuhkan rancang bangun dengan sistem otomatis berbasis <em>internet of things </em>sebagai media dalam memudahkan pemantauan kondisi bendungan melalui aplikasi berbasis android, sistem ini memanfaatkan mikrokontroler ESP32 sebagai kontrol sistem dan sebagai sarana akses jaringan WiFi guna mengirimkan data. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kuantitatif. Rancang bangun ini menggunakan berberapa sensor seperti sensor ultrasonik yang berfungsi mendeteksi ketinggian air dan <em>water flow </em>sensor sebagai alat ukur digital untuk mengukur debit air yang mengalir, dan motor servo sebagai penggerak pintu air yang selanjutnya data yang diperoleh dari komponen sistem diproses dan ditampilkan melalui aplikasi. Hasil akhir dari penelitian ini&nbsp; menunjukkan bahwa dengan penempatan komponen yang tepat serta spesifikasi dan pemrograman yang disesuaikan dengan ukuran miniatur bendungan, Pengujian sampel pada setiap komponen sistem menghasilkan nilai tingkat akurasi sangat baik, gelombang air sangat mempengaruhi sistem terlebih lagi pada saat pendeteksian ketinggian air. Analisa data yang didapatkan pada pengujian sistem didapatkan hasil kinerja yang berjalan dengan baik.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Bendungan, <em>IoT, </em>Monitoring, Sistem Otomatis.</p> Rizki Dwi Windiasmoro Lusia Rakhmawati ##submission.copyrightStatement## 2024-01-10 2024-01-10 13 1 41 48 10.26740/jte.v13n1.p41-48 Rancang Bangun Sistem Kontrol Shaker Minuman Menggunakan Arduino dan Bluetooth HC-05 Berbasis Android https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/58314 <p>Shaker minuman merupakan pengadukan dua bahan menjadi homogen yang membutuhkan kontrol agar bisa dioperasikan dari jauh. Dari beberapa penelitian sebelumnya tentang motor DC memiliki beberapa pengembangan yang lebih sepesifik ke pengadukan minuman. Tujuan penelitian ini membuat alat rancang bangun sistem kontrol shaker minuman dan mengetahui kinerja sistem alat shaker minuman. Hardware yaitu: Arduino uno sebagai mikrokontroler motor DC sebagai pengadukan <em>drive motor BTS 7960, sensor Proximity infrared, Bluetooth HC-05, </em>dikendalikan lewat android dan hasil di tampilkan di LCD. Hasil penelitian berupa rancangan prototipe shaker minuman yang memanfaatkan <em>vortex</em> shaker sebagai pengadukan minuman dengan menggunakan motor DC dan dikendalikan dari smartphone melalui aplikasi kodular. Nilai kecepatan putar antara bahan gula dan kopi <em>sachet</em> sama apabila nilai PWM melebihi 40 atau 0.4% <em>duty cycle</em> maka getaran pada alat semakin besar, dan jika PWM kurang dari 20 atau 0.2% <em>duty cycle</em>, maka motor tidak dapat berputar.</p> <p>Kata Kunci: Arduino uno, Bluetooth HC-05, shaker minuman, kontrol, Android.</p> Viriya Pratama Muhammad Syariffuddien Zuhrie ##submission.copyrightStatement## 2024-01-11 2024-01-11 13 1 49 54 10.26740/jte.v13n1.p49-54 Prototype Alat Penetas Telur Burung Puyuh Otomatis dengan Energi Terbarukan Menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/58421 <p>Peternakan merupakan usaha di Indonesia yang dapat diandalkan karena memiliki potensial untuk dikembangkan baik di kota maupun di masyarakat pedesaan. Bidang peternak yang digeluti oleh masyarakat Indonesia yakni peternak unggas salah satunya yaitu burung puyuh. Tujuan penelitian ini adalah menciptakan alat penetas telur puyuh otomatis dengan menggunakan PLTS. Alat ini menggunakan pengatur suhu dan penggerak telur yang otomatis sehingga hasil dari alat penetas telur ini dapat bekerja secara maksimal. Penelitian ini memperoleh suhu stabil sebesar 37°C-39°C dengan kelembapan sebesar 60%-65%. Selain itu, juga dilakukan uji peneropongan hingga puyuh menetas dengan waktu selama 17hari. Dari hasil penelitian, PLTS dapat digunakan sebagai sumber listrik untuk mengoprasikan alat penetas telur puyuh otomatis, dengan besaran daya listrik yang dihasilkan oleh panel surya sebesar 100Wp. Hasil rata-rata pengukuran output panel surya sebesar 370,54watt dan hasil rata-rata penggunaan baterai sebesar 351,64watt. Hasil kinerja alat penetas telur burung puyuh otomatis dengan energi terbarukan PLTS dapat bekerja tepat waktu yaitu selama 17hari dengan tingkat keberhasilan sebesar 100%, karena 35 butir telur dapat menetas dengan sempurna tanpa ada cacat sedikitpun.</p> <p><strong>Kata Kunci: PLTS, alat penetas telur, suhu, kelembapan</strong></p> Ananda Ergy Ramadhan Aditya Chandra Hermawan ##submission.copyrightStatement## 2024-01-17 2024-01-17 13 1 55 65 10.26740/jte.v13n1.p55-65 Rancang Bangun Alat Pengusir Hama Tenaga Surya Menggunakan Sinar Ultraviolet dan Suara pada Pertanian Padi https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/58524 <p>Alat pengusir hama yang aman dan ramah lingkungan untuk mengatasi masalah hama pada pertanian padi agar dapat membantu para petani untuk mengurangi biaya produksi. Salah satu teknologi yang dapat digunakan adalah perangkap hama serangga menggunakan sinar ultra violet dan pengusir hama burung menggunakan suara yang terbukti efektif dalam mengusir serangga hama pada tanaman padi. Selan itu, penggunaan alat ini dapat membantu dalam pelestarian lingkungan karena tidak menggunakan pestisida kimia. Pembangkit listrik tenaga surya dipilih sebagai sumber energi karena ramah lingkungan dan dapat diandalkan di daerah terpencil yang sulit dijangkau oleh listrik dari jaringan PLN serta dapat menghemat jumlah pengeluaran yang dikeluarkan oleh para petani. Dan salah satu cara untuk mengurangi penggunaan energi listrik yang berasal dari energi tak terbarukan dengan memanfaatkan energi terbarukan yaitu PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya), yang memanfaatkan sinar matahari untuk menghasilkan listrik.</p> <p><strong>Kata Kunc</strong>i: PLTS, pengusir hama, serangga, burung, pertanian.</p> Kevin Gilang Martikha Aditya Chandra Hermawan ##submission.copyrightStatement## 2024-01-21 2024-01-21 13 1 73 78 10.26740/jte.v13n1.p73-78 Rancang Bangun Prototipe PLTB Sumbu Vertikal Tipe Hybrid Savonius - Darrieus Untuk Pengisian Akumulator https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/58426 <p>Energi angin adalah sumber energi terbarukan yang bagus dan ramah lingkungan yang dapat digunakan untuk menghasilkan listrik dari energi mekanik. Turbin angin adalah alat yang digunakan untuk mengubah energi angin. Turbin angin sumbu vertikal <em>H-rotor</em> dan <em>Savonius</em> dibahas dalam artikel ini. Turbin angin vertikal memiliki banyak keunggulan, termasuk tidak tergantung pada arah angin, memiliki efisiensi rotasi yang tinggi, torsi awal yang tinggi, dan kemampuan memulai sendiri yang sangat baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat prototipe pembangkit listrik tenaga angin sumbu vertikal tipe <em>hybrid</em> dan mengevaluasi kinerjanya. Eksperimen adalah metode penelitian yang digunakan. Pengujian prototipe Pembangkit Listrik Tenaga Angin (PLTB) yang telah dibuat menunjukkan bahwa tegangan yang diukur mencapai 8,58 volt pada kecepatan angin tertinggi 5,8 m/s dan tegangan yang diukur adalah 2,1 volt pada kecepatan angin terendah 3,4 m/s. Selain itu, ketika baterai diisi dengan kecepatan angin 5,8 m/s, ditemukan tegangan pengisian sebesar 12,08 volt dan arus pengisian sebesar 0,24 ampere dengan lama pengisian 20,83 Jam</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Energi Angin, Turbin <em>Savonius</em>, Turbin <em>Darrieus</em>, Kombinasi Turbin Sumbu Vertikal</p> M. Ilmi Hidayat Aditya Chandra Hermawan ##submission.copyrightStatement## 2024-01-17 2024-01-17 13 1 66 72 10.26740/jte.v13n1.p66-72 Rancang Bangun Prototipe Pembangkit Listrik Tenaga Bayu Menggunakan Turbin Sumbu Horizontal Sebagai Alternatif Penerangan di Daerah Tambak https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/58598 <p>Kebutuhan energi terus mengalami peningkatan, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia. Energi fosil yang sebelumnya menjadi sumber energi utama terus mengalami kehabisan sehingga semakin menipis. Upaya untuk menggantikan energi fosil bisa mengembangkan sumber energi terbarukan seperti energi angin. Wilayah yang memiliki kecepatan angin rendah kurang dari 4 m/s ideal dimanfaatkan turbin angin sumbu <em>horizontal</em>. Potensi angin di daerah Tambak Cemandi bisa digunakan untuk menggerakkan turbin angin dengan merubah energi kinetik menjadi energi listrik yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber alternatif penerangan pada jalan sekitar area tambak. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan mengetahui kinerja yang dihasilkan prototipe pembangkit listrik tenaga bayu menggunakan turbin sumbu <em>horizontal</em> sebagai alternatif penerangan di daerah tambak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Pengujian alat dilakukan di Tambak Cemandi, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Dari hasil pengujian prototipe pembangkit listrik tenaga bayu yang telah dilakukan selama 6 hari dari jam 10.00 WIB hingga 17.00 WIB yaitu pengukuran kecepatan angin diperoleh rata-rata sebesar 2,2 m/s menghasilkan tegangan tanpa beban sebesar 26,36 Volt, tegangan kondisi berbeban sebesar 11,68 Volt, arus sebesar 0,5 Ampere, dan daya sebesar 6,16 Watt. Rata-rata pengukuran putaran turbin keadaan tanpa beban sebesar 119,4 rpm, keadaan berbeban 107,6 rpm dan pengujian putaran generator keaadan tanpa beban sebesar 487,1 rpm, keadaan berbeban sebesar 446,6 rpm. Pengujian baterai selama satu hari didapatkan rata-rata kecepatan angin sebesar 2,5 m/s, tegangan generator yang dihasilkan sebesar 11,85 Volt, arus generator 0,4 Ampere, tegangan baterai sebesar 11,69 Volt dan arus baterai 0,20 Ampere.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Pembangkit Listrik Tenaga Bayu, Turbin Sumbu <em>Horizontal</em>, Energi Angin</p> Rendra Aditya Pratama Aditya Chandra Hermawan ##submission.copyrightStatement## 2024-01-24 2024-01-24 13 1 79 87 Rancang Bangun Antena Patch Pada Rectenna Dalam Teknologi Energy Harvesting Gelombang Elektromagnetik https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/58721 <p>Kemajuan teknologi mendorong penggunaan dan pemanfaatan energi yang sudah ada menjadi energi alternatif terbarukan. Salah satu sumber energi dengan jumlah yang tidak terbatas serta ramah lingkungan adalah gelombang elektromagnetik. Gelombang elektromagnetik dapat dipanen dan diubah menjadi tegangan DC. Teknik pemanenan ini dinamakan energy harvesting. Dalam energy harvesting gelombang elektromagnetik diperlukan sebuah perangkat yang bernama rectenna yang terdiri dari <em>rectifier</em> dan antena. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang antena patch untuk perangkat rectenna dan mengetahui kinerja dari perangkat rectenna pada teknologi energy harvesting gelombang elektromagnetik. Rectenna merupakan perangkat yang dapat mengubah gelombang elektromagnetik yang diterima oleh antena dan disearahkan oleh rangkaian <em>rectifier</em> menjadi tegangan DC. Penelitian ini menggunakan tiga jenis antena patch yaitu antena monopole, antena <em>circular</em>, dan antena vivaldi, dan menggunaka tiga <em>rectifier</em> dengan jumlah stage yang berbeda, yaitu 3-<em>stages</em>, 4-<em>stages</em>, dan 5-<em>stages</em>. Metode pada penelitian ini adalah metode eksperimen, dengan menguji masing-masing antena patch yang diintegrasikan dengan masing-masing <em>rectifier</em> pada tiga lokasi pengukuran yang berbeda yaitu dalam ruangan, di atas gedung, dan di lapangan bola. Adapun tujuannya untuk mengetahui kinerja dari perangkat rectenna. Tahap ini mencakup perancangan alat yaitu penentuan spesifikasi dan bahan, perancangan antena, perancangan <em>rectifier</em>, fabrikasi antena dan <em>rectifier</em>, dan pengujian perangkat rectenna. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah tegangan maksimum yang dihasilkan oleh perangkat rectenna adalah sebesar 22 mV menggunakan antena <em>circular </em>dan rangkaian <em>rectifier</em> 5-<em>stages</em>. Perangkat rectenna yang diukur pada ketinggian di atas gedung memiliki tegangan yang lebih besar daripada di dalam ruangan dan di lapangan bola.</p> <p><strong>Kata Kunci :</strong> <em>Energy Harvesting</em>, Rectenna, Antena <em>Patch</em></p> Heptaniarti Heptaniarti Nurhayati Nurhayati ##submission.copyrightStatement## 2024-01-31 2024-01-31 13 1 88 93