JURNAL TEKNIK ELEKTRO https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE Jurnal Teknik Elektro ini merupakan jurnal online yang diterbitkan oleh Program Studi S1 Teknik Elektro UNESA. Jurnal yang terbit 3 bulan sekali yang memuat hasil-hasil penelitian di bidang Teknik Elektro en-US faridbaskoro@unesa.ac.id (Farid Baskoro) alim_sumarno@yahoo.com (Alim Sumarno) Wed, 14 Jul 2021 03:10:06 +0000 OJS 3.1.1.0 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 ANALISIS HUBUNG SINGKAT PADA SISTEM DISTRIBUSI 20 KV PT. PERTAMINA EP ASSET 4 FIELD CEPU DISTRIK LEDOK MENGGUNAKAN ETAP 12.6.0 https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42735 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Analisis hubung singkat ialah suatu hal yang penting dan perlu diperhitungkan terlebuh dahulu dalam menyusun perencanaan atau memperbarui suatu sistem tenaga listrik. Penelitian ini memiliki tujuan agar dapat meningkatkan &nbsp;sistem keandalannya apabila terjadi gangguan arus hubung singkat 3 fasa pada bus PDB-ST-154. Peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Arus hubung singkat dalam sistem tenaga listrik PT. PERTAMINA EP ASSET 4 <em>FIELD</em> CEPU DISTRIK LEDOK menjadi subjek pada penelitian ini. Penelitian yang dilaksanakan menggunakan simulasi ETAP <em>Power Station</em> versi 12.6.0 dan akan mensimulasikan gangguan pada bus yang dekat dengan beban listrik yaitu bus PDB-ST-154. Hasil simulasi ini digunakan untuk menentukan kesesuaian kapasitas sakelar pemutus tenaga (circuit breaker) yang digunakan pada sistem distribusi 20 kV PT. PERTAMINA EP ASSET 4 <em>Field</em> Cepu. Analisis menggunakan ETAP <em>Power Station</em> yang dijadikan sebagai indikator kesesuaian besar kapasitas sakelar pemutus tenaga ini berupa gangguan arus puncak terbesar pada setiap jenis gangguan berdasarkan kesimetrisannya. Gangguan yang terjadi pada bus PDB-ST-154 membuat tegangan yang ada di bus PDB-ST-KWS mengalami kenaikan yaitu 0,4 V menjadi 0,44 V dan penurunan tegangan pada bus PDB-ST-229 yaitu dari 0,4 V menjadi 0,35 V. Untuk trafo KWS-1 yang terhubung terhadap bus PDB-ST-KWS tegangan sekunder dilakukan tap changer menjadi 0.418 V untuk mendapatkan nilai tegangan pada bus PDB-ST-KWS sebesar 0,4 V sedangkan pada Trafo ST-229 yang terhubung dengan bus PDB-ST-229 di lakukan tap changer tegangan sekundernya hingga 0,418 V untuk mendapatkan nilai tegangan normalnya kembali yaitu 0.4 V</p> <p><strong>Kata kunci</strong> : Arus hubung singkat, ETAP 12.6.0, Kapasitas sakelar pemutus tenaga (<em>Circuit Breaker</em>),<em>Tap changer transformator</em></p> Feri Rohman Syah, Subuh Isnur Haryudo, Unit Three Kartini, Nur Kholis ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42735 Tue, 24 Aug 2021 02:00:04 +0000 RANCANG BANGUN SISTEM POSITIONING MOBILE ROBOT OMNIDIRECTIONAL WHEEL MENGGUNAKAN STM32 BERBASIS FUZZY LOGIC CONTROLLER https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/41694 <p>Abstrak</p> <p>Di penelitian ini memaparkan perancangan sistem kendali fuzzy untuk <em>mobile robot omnidirectional wheel</em>. Menjelaskan tentang struktur kontrol, kinematika dan dinamika dari <em>robot omnidirectional wheel</em>. Metode yang digunakan sebagai pengendali dari <em>possisioning</em> robot ini sendiri yaitu sistem metode logika <em>fuzzy</em> sebagai sistem kontrol gerak roda <em>mobile robot omnidirectional wheel</em>. Kontroller yang disajikan dalam penelitian ini memberi solusi yang optimal untuk diimplementasikan dikehidupan nyata yaitu dengan menggunakan mikrokontroler berupa STM32 yang berfungsi sebagai otak atau pengendali dari sistem <em>possisioning</em> <em>robot</em> dengan 4 roda <em>omni</em> menggunakan STM32 berbasis <em>fuzzy logic controller</em>. Pergerakan <em>robot omnidirectional wheel</em> merupakan kunci utama penentuan tata letak robot sesuai dengan <em>set point</em> yang ditentukan. Namun tanpa menggunakan sensor tambahan, metode ini akan mudah tergelincir yang disebabkan oleh roda <em>omni</em> yang masih bergerak sementara motor penggerak telah berhenti. Untuk mengatasi tergelincir roda yang terjadi pada robot maka digunakanlah sensor <em>rotary encoder</em> yang berfungsi sebagai penentu jarak yang telah dicapai oleh robot dari titik awal menuju titik akhir dengan dilengkapi sensor kompas digital untuk memtukan arah hadap robot tidak berubah dan sesuai dengan posisi yang telah ditentukan. Hasil yang didapatkan pada penelitian <em>positioning mobile robot omnidirectional whee</em>l menggunakan menggunakan <em>rotary encoder</em> memiliki <em>error</em> RMS pada sumbu x sebesar 2,625 cm, dan pada sumbu y sebesar 3,425 cm, dan arah hadap robot menggunakan <em>gyroscope</em> memiliki <em>error</em> RMS sebesar&nbsp; 1,1 derajat.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong><em>gyroscope, omnidirectional, robot, rotary encoder, STM32.</em></p> Hisyam Muhammad Fuad AL Azka, I Gusti Putu Asto Buditjahjanto, Muhammad Syariffuddien Zuhrie, Lilik Anifah ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/41694 Wed, 14 Jul 2021 01:44:08 +0000 RAISE AWARENESS TRASH CAN BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO MELALUI MEDIA SMS (SHORT MESSAGE SERVICE) https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/41700 <p>Abstrak</p> <p>Pertumbuhan penduduk dan pola hidup orang – orang sekarang telah menyebabkan meningkatnya volume penumpukan sampah. Meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap berbagai macam produk, serta meningkatnya UMKM yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah pasti menyebabkan meningkatnya jumlah sampah yang drastis. Dengan meningkatnya jumlah sampah yang dihasilkan, pengelolaan menjadi perlu. Bila saat mengelola sampah tidak menggunakan cara dan teknik pengelolaan sampah yang efektif tidak hanya berdampak negatif bagi kesehatan, tetapi juga akan sangat menghambat kelestarian lingkungan. Penelitian ini menggunakan sensor ultrasonik HC-SR04, sensor <em>load cell</em> HX-711, GSM <em>Shield</em> SIM900, <em>push button</em>, LED, dan <em>Arduino Uno</em>. Nilai <em>error </em>pada pengujian sensor ultrasonik menunjukkan presentase kesalahan antara 0,09% hingga 0,058%, dimana nilai ini menunjukkan bahwa sensor ini berfungsi dengan baik. Nilai <em>error </em>pada pengujian sensor <em>load cell </em>menunjukkan presentase kesalahan sebesar 0%, yang menunjukkan bahwa sensor <em>load cell </em>berfungsi dengan sangat baik. Pengujian pada modul GSM SIM900 menunjukkan respon “OK”, yang menunjukkan bahwa modul ini bisa bekerja dengan baik. Hasil pengujian keseluruhan sistem menunjukkan bahwa <em>Raise Awareness Trash Can</em> bekerja sesuai dengan apa yang diinginkan. Batas maksimum dari parameter jarak dan berat pada alat ini adalah dengan tinggi maksimal 12 cm dan berat maksimal 271 gram. Saat jarak dan berat belum melebihi batas maksimum, LED hijau akan berada pada kondisi ON dan SIM900 tidak akan mengirimkan SMS. Sedangkan saat jarak dan berat sudah melebih batas maksimum, LED merah akan berada pada kondisi ON dan SIM900 akan mengirimkan SMS.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Tempat Sampah, Mikrokontroler, <em>Arduino Uno</em>, SMS, Sensor Ultrasonik, Sensor <em>Load Cell</em>, GSM SIM900</p> Achilles Jaka Dewayana Adikara, Lilik Anifah, Lusia Rakhmawati, Nur Kholis ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/41700 Wed, 14 Jul 2021 02:03:57 +0000 Rancang Bangun Sistem Automatic Transfer Switch Antara Listrik PLN Dan PLTS Skala Kecil Untuk Alat Penetas Telur Berbasis Internet Of Things https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/41833 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Listrik yang dihasilkan oleh PLN tidak selamanya kontinu dalam penyalurannya ke konsumen, ketiadaan akan energi listrik tersebut dapat mengganggu keberlangsungan kegiatan konsumen. Dalam industri penetasan telur, membutuhkan listrik dengan ketersediaan yang stabil untuk mengoperasikan alat penetas telur yang berfungsi membantu proses penetasan dengan menghangatkan suhu pada telur melalui media lampu sebagai pengganti pengeraman alami oleh indukan. Upaya untuk memenuhi kebutuhan listrik yang kontinu, memacu dikembangkannya kebaruan penelitian dengan penggabungan antara listrik PLN sebagai sumber utama dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber cadangan. Penggabungan dua sumber listrik dapat dioptimalkan dengan otomatisasi pemindahan sumber listrik yang digunakan dengan menggunakan sistem <em>Automatic Transfer Switch </em>(ATS). Pengawasan parameter suhu alat penetas dapat dimaksimalkan dengan menambahkan sistem <em>monitoring</em> jarak jauh menggunakan teknologi <em>Internet of Things </em>(IoT)<em>. </em>Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan sistem ATS antara listrik PLN dan PLTS skala kecil untuk alat penetas telur berbasis IoT, mengetahui kinerja sistem ATS, PLTS serta unjuk kerja alat penetas telur berbasis IoT. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Setelah melakukan penelitian diperoleh hasil penelitian yaitu sistem ATS bekerja dengan baik untuk memindahkan koneksi apabila listrik PLN (utama) gangguan sehingga alat penetas dapat beroperasi menggunakan sumber listrik PLN atau PLTS. Pengujian penggunaan PLTS menghasilkan tegangan dan arus rata-rata sebesar 12,85 V dan 1,37 A. Dalam proses pengisian baterai berbeban, PLTS dapat menaikkan tegangan baterai sebesar 0,2 V. Lama penggunaan PLTS untuk mensuplai listrik adalah 14 jam. Pengawasan parameter data suhu dan kondisi lampu alat penetas dapat dilakukan secara jarak jauh melalui gawai yang terhubung internet. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat membantu industri penetasan telur dalam memperoleh ketersediaan sumber listrik cadangan agar proses penetasan telur tidak mengalami kegagalan.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Alat penetas Telur, <em>Automatic Transfer Switch,</em> <em>Internet of Things</em>, PLTS</p> Ilham Farisi Almadani, Subuh Isnur Haryudo, Unit Three Kartini, Joko . ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/41833 Thu, 15 Jul 2021 09:14:51 +0000 ANALISIS KUALITAS DAYA BERDASARKAN KESEIMBANGAN BEBAN TIGA FASA PADA INSTALASI LISTRIK GEDUNG I8 FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN HUKUM UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/41936 <p>Abstrak</p> <p>Ketidakseimbangan beban merupakan hal yang pasti terjadi pada distribusi tenaga listrik. Sehingga dalam pendistribusian tenaga listrik harus di minimalisir demi mencapai efisiensi penyaluran yang optimal. Pada penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis ketidakseimbangan beban instalasi listrik tiga fasa di Gedung I8 Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya, serta mengetahui kelayakan instalasi listrik yang terpasang berdasarkan PUIL 2011 dan menganalisis data yang telah didapatkan. Peneliti menggunakan metode kuantitatif yaitu mengumpulkan referensi beberapa jurnal yang relevan dengan judul yang diteliti. Selanjutnya dilaksanakan pengambilan data penelitian yang dibutuhkan dengan tata cara yang ditentukan. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pemasangan beban instalasi listrik pada Gedung I8 Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum tidak seimbang, terdapat selisih yang signifikan pada hasil pengukuran arus antara fasa R, fasa S dan fasa T, hal tersebut dapat membahayakan kondisi panel utama, <em>circuit breaker</em> dan juga kabel distribusi yang terpasang pada jaringan instalasi listrik tersebut. Data ketidakseimbangan beban diperoleh persentase sebesar 37% dari pengukuran pada panel utama. Sedangkan kabel hantaran dengan diketahui ukuran luas penampang kabel (mm<sup>2</sup>) kemudian membandingkan dengan ketentuan berdasarkan PUIL 2011. Data pada ketidakseimbangan beban belum memenuhi syarat ketidakseimbangan beban yaitu kurangdari 20% sesuai IEEE 446-1995, dan untuk kabel yang digunakan telah memenuhi persyaratan sebagaimana yang telah diatur pada PUIL 2011 sehingga tidak perlu dilakukan pengantian sedangkan pada pengaman masing-masing panel Gedung I8 Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum tidak perlu dilakukan pergantian karena dari sisa beban masih cukup dan pengaman yang terpasang telah memenuhi syarat PUIL 2011.</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> Kualitas Daya, Keseimbangan Beban, Tenaga Listrik ,Instalasi</p> Zahrotul Maulia, widi aribowo, Subuh Isnur Haryudo, Joko . ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/41936 Sat, 17 Jul 2021 06:07:12 +0000 RANCANG BANGUN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA KAPASITAS 80 WP UNTUK ALAT PENETAS TELUR BERBASIS INTERNET OF THINGS https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/41940 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Kebutuhan energi listrik saat ini merupakan suatu hal yang sangat penting bagi manusia. Energi listrik saat ini masih menggunakan bahan bakar fosil. Indonesia merupakan negara tropis sehingga mempunyai kelebihan sinar matahari. Pemanfaatan sinar matahari dapat digunakan untuk pembangkit listrik tenaga surya, pembangkit listrik tenaga surya merupakan salah satu energi terbarukan dimana pemanfaatan cahaya matahari bisa diubah menjadi energi listrik. Intensitas cahaya matahari dan keadaan cuaca dapat mempengaruhi tegangan dan arus listrik yang dihasilkan dari panel surya. Dimana saat ini alat penetas telur masih menggunakan energi listrik konvensional dan pada penelitian ini dilakukan kebaruan dengan memanfaatkan pembangkit listrik tenaga surya&nbsp; untuk alat penetas telur. Faktor penting pada penetian alat penetas telur ini adalah untuk menjaga temperatur telur agar mencapai nilai antara 37℃-38℃, sebagai pengawasan parameter suhu alat penetas telur bisa dilihat dari jarak jauh menggunakan sistem <em>Internet of Things </em>(IoT) dengan bantuan aplikasi <em>blynk. </em>Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk alat penetas telur berbasis IoT, mengetahui kinerja PLTS sebagai sumber energi listrik, dan mengetahui kinerja dari alat penetas telur berbasis IoT. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dan teknik analisis data berupa deskriptif kuantitatif. Setelah melakukan penelitian diperoleh hasil PLTS dapat digunakan sebagai sumber energi listrik alat penetas telur berbasis IoT, pengujian penggunaan PLTS menghasilkan tegangan dan arus rata-rata sebesar 12,7 V dan 2,7 A dan pengawasan parameter data suhu dapat dilakukan secara jarak jauh melalui gawai yang terhubung internet. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat membantu industri penetas telur dalam memanfaatkan energi listrik dari sinar matahari.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Panel surya, mikrokontroller, alat penetas telur, <em>Internet of Things.</em></p> <p>&nbsp;</p> As Fiyaa U Suduri, Subuh Isnur Haryudo, Mahendra Widyartono ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/41940 Sat, 17 Jul 2021 08:20:03 +0000 Literatur Review : Analisa Performa Baterai Lithium-air, Lithium-sulfur, All-Solid-State Battery, Lithium-ion Pada Kendaran Listrik https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42028 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Perkembangan teknologi pada saat ini sangatlah cepat, dimana perkembangan teknologi pada bidang otomotif ikut merasakan dampaknya. Banyak produsen otomotif yang giat mengembangkan kendaraan mereka yang tadinya kendaraan berbahan bakar minyak menjadi kendaraan listrik. Mobil listrik membutuhkan baterai sebagai pemasok energinya, baterai yang paling umum digunakan adalah <em>lithium-ion</em>. Namun ada beberapa masalah pada <em>lithium-ion</em>, melihat dari keadaaan ini pengembang telah meneliti beberapa alternatif jenis baterai yaitu: baterai <em>lithium-air</em>, baterai <em>lithium-sulfur</em>, <em>all-solid-state battery</em>. Literatur ini bertujuan untuk membandingkan&nbsp; performa dari baterai <em>lithium-air</em>, baterai <em>lithium-sulfur</em>, <em>all-solid-state battery</em> yang nantinya dapat menggantikan penggunaan baterai <em>lithium-ion</em> yang banyak digunakan saat ini pada kendaraan listrik. &nbsp;Pada literatur review ini menggunakan metode <em>systematic literatur review </em>(SLR) atau tinjauan pustaka sistematis, dengan mencari, mengumpulkan, dan mengevaluasi dari beberapa sumber yang terkait dengan topik ini. Dari ketiga baterai ini, baterai litihum-sulfur menawarkan energi spesfik yang besar dibandingkan dengan baterai <em>lithium-air</em>, baterai <em>all-solid-state</em>. Baterai <em>lithium-sulfur</em> telah mendapat perhatian lebih sehingga lebih cepat menuju komersialisasi masal daripada baterai <em>lithium-ion</em> maupun baterai <em>all-solid-state</em>. Hasil dari literatur ini adalah pada baterai <em>lithium-sulfur</em> memiliki kepadatan energi sebasar 2.500Wh/kg dan sudah melebihi kepadatan energi baterai <em>lithium-air</em> sebesar 250-1.200Wh/kg,&nbsp; <em>all-solid-state battery </em>sebesar 500Wh/kg, dan baterai <em>lithium-ion</em> sebesar 890Wh/kg. Kepadatan energi ini menyiratkan berapa banyak energi yang dapat ditampung. Perlu adanya pengembangan lebih pada baterai-baterai tersebut agar penggunaannya dapat dirasakan secepatnya.</p> <p><strong>Kata Kunci : </strong>Baterai <em>Lithium-air</em>, Baterai <em>Lithium-sulfur</em>, <em>All-Solid-State Battery, Lithium-ion</em></p> Muhammad Ulumul Khasan, Farid Baskoro, Nur Kholis, Arif Widodo ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42028 Mon, 19 Jul 2021 04:28:57 +0000 Rancang Bangun Sistem Pompa Air Tenaga Surya Skala Rumah Tangga menggunakan Maximum Power Point Tracking (MPPT) dengan Metode Algoritma Perturb and Observe untuk Memaksimalkan Daya https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42033 <p>Abstrak</p> <p>Indonesia merupakan salah satu negara tropis yang memiliki potensi sumber energi matahari yang melimpah sehingga dapat dimanfaatkan sebagai Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan menggunakan panel surya. Setiap manusia memanfaatkan air untuk keberlangsungan hidupnya sehingga hampir semua rumah menggunakan pompa air untuk menghisap air dari dalam tanah atau tandon bawah menuju ke bak penampungan air. Ketika sumber listrik dari PLN mengalami <em>blackout</em> maka pompa air tidak dapat digunakan, sehingga dibutuhkan energi alternatif yaitu energi matahari sebagai pembangkit tenaga surya. Energi matahari yang tidak menentu menyebabkan efektivitas panel surya berkurang. MPPT digunakan untuk mencari titik daya maksimum akibat dari perubahan cuaca cerah dan cuaca mendung sehingga titik daya maksimum panel surya berubah sesuai dengan kondisi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk merancang bangun sistem pompa air tenaga surya agar pompa air dapat digunakan setiap saat serta menggunakan MPPT untuk menekan panel surya bekerja pada titik daya maksimumnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data pengujian alat. Tegangan dan arus keluaran panel surya dipengaruhi oleh perubahan cuaca dengan tegangan tertinggi 18.93 V dan arus tertinggi 1.47 pada pukul 12.00 WIB, serta tegangan terendah 11.50 V dan arus terendah 0.1 A pada pukul 17.00 WIB. Algoritma <em>perturb and observe </em>pada <em>buck-boost converter </em>berhasil menjejak dan mempertahanan daya tertinggi dengan daya output terbesar 25.34 W pada pukul 12.00 WIB dan daya output terkecil sebesar 1.68 W pada pukul 06.00 WIB dengan efisiensi rata-rata sebesar 79.11 %. Proses <em>charging </em>aki membutuhkan waktu 10 jam (06.00-17.00) dengan tegangan keluaran <em>charging</em> rata-rata sebesar 13.88 V dan arus rata-rata sebesar 1.31 A. Baterai dapat mensupply energi dengan beban berupa pompa air. Pompa air dan inverter dapat bekerja dengan baik dengan efisiensi inverter rata-rata sebesar 75.55 %.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Buck Boost Converter, MPPT, Panel Surya, Perturb and Observe, Pompa Air</p> <p>&nbsp;&nbsp;</p> Ilham Cahyo Wibowo Aji, Unit Three Kartini, Subuh Isnur Haryudo, Mahendra Widyartono ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42033 Mon, 19 Jul 2021 05:42:45 +0000 PERHITUNGAN NILAI LOSS OF LOAD PROBABILITY (LOLP) PADA PLTG PT PERTAMINA EP ASSET IV FIELD SUKOWATI MENGGUNAKAN PERHITUNGAN DISCRETE DISTRIBUTION DAN CHOLESKY DECOMPOSITION https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42036 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Pembangkit listrik adalah peralatan yang digunakan untuk membangkitkan listrik dengan cara mengonversi suatu energi menjadi energi listrik. Pada pembangkit listrik perlu diperhatikan keandalan sistem pembangkit dalam pemenuhan kebutuhan suatu beban. Keandalan sistem pembangkit dapat digambarkan dengan indeks keandalan pembangkit. Untuk memperhatikan keandalan sistem pembangkit maka dibutuhkan analisis yang digunakan untuk mengevaluasi indeks keandalan pembangkit tersebut, salah satunya yaitu <em>Loss of Load Probability </em>(<em>LOLP</em>). Pada penelitian ini menyajikan perhitungan nilai <em>LOLP</em> pada PLTG PT Pertamina EP <em>Asset</em> IV <em>Field</em> Sukowati pada tahun 2020. Dalam perhitungan nilai <em>LOLP</em> yaitu dengan menggunakan permodelan matematis seperti <em>Discrete Distribution</em> dan <em>Cholesky Decomposition</em><em>.</em> Pada &nbsp;PLTG PT Pertamina EP <em>Asset</em> IV <em>Field</em> Sukowati memiliki 4 unit pembangkit dengan masing-masing kapasitas memiliki daya sebesar 800 kW. Tiap unit pembangkit memiliki keandalan yang berbeda. Jika unit pembangkit sering mengalami gangguan maka indeks keandalan sistem pembangkit yang rendah. Durasi gangguan unit pembangkit mempengaruhi nilai <em>Forced Outage Rate </em>(<em>FOR</em>) yang nantinya digunakan untuk mencari probabilitas dari tiap kombinasi unit pembangkit. Dari nilai probabilitas inilah didapatkan nilai <em>LOLP</em>. Pada PLTG PT Pertamina EP <em>Asset</em> IV <em>Field</em> Sukowati didapatkan nilai <em>LOLP </em>sebesar 4,259535 hari/tahun. Sedangkan standar yang ditetapkan PT PLN (Persero) pada RUPTL PLN 2018-2027 sebesar 1 hari/tahun, maka dapat dikatakan indeks keandalan pembangkit di PLTG PT Pertamina EP <em>Asset</em> IV <em>Field </em>Sukowati pada tahun 2020 dalam kategori kurang andal.</p> <p><strong>Kata kunci : </strong>PLTG, keandalan, probabilitas, <em>LOLP</em></p> Kevin Pranata Putra, Unit Three Kartini, widi aribowo, Mahendra Widyartono ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42036 Mon, 19 Jul 2021 05:51:56 +0000 Rancang Bangun Trainer Dan Sistem Otomasi Concrete Batching Plant Menggunakan PLC Omron CP1E E30DR-A https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42107 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p><em>Programmable Logic Controller</em> adalah suatu sistem komputer digital yang banyak digunakan sebagai kontroller pada proses sistem otomasi elektromekanik. Teknologi ini adalah lanjutan dari teknologi yang lebih lama yang biasa disebut <em>"Relay Logic"</em> atau <em>"Wired Logic" </em>yang dahulu digunakan juga dalam sistem otomasi pada industri. <em>Concrete</em> atau beton adalah suatu bahan yang paling penting dalam dunia konstruksi, pada proses pembuatan beton secara manual memerlukan banyak sumber tenaga dan juga waktu yang mana akan menghasilkan gap yang besar antara permintaan dan juga produksi. Intervensi manusia dalam pembuatan beton secara manual membuat ketergantungan akan sumber daya manusia yang tinggi, sebaliknya, bisa menjadikan kualitas dan kuantitas semen yang tidak sesuai dengan harapan. Dalam penelitian tugas akhir ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah trainer PLC dan modul <em>Concrete Batch Plant </em>(CBP). Modul yang dibuat menggunakan 15 input dan juga 12 output. input dari modul tersebut adalah <em>toggle switch </em>yang digunakan sebagai kontrol individu <em>actuator</em> pada mode operasi manual dan outputnya adalah <em>actuator</em> yang terdapat pada <em>Concrete Batch Plant</em> akan tetapi pada modul ini diimplementasikan sebagai lampu LED. Sistem ini harus memenuhi kebutuhan akan sistem operasi manual dan otomatis. Manfaat dari pembuatan modul ini adalah sebagai media penunjang bagi mahasiswa agar mendapatkan wawasan yang lebih luas dalam bidang sistem otomasi. Dan hasil penelitiannya adalah bahwa kelayakan Trainer PLC memiliki persentase sebesar 85,95% dan <em>Concrete Batching Plant</em> memiliki persentase 83.85% dan cocok untuk digunakan sebagai pembelajaran Praktikum Sistem Otomasi.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: <em>Concrete</em>, Otomasi, PLC<em>, Plant</em></p> <p>&nbsp;</p> Satria Riagung Lazuardi, Endryansyah ., I Gusti Putu Asto Buditjahjanto, Puput Wanarti Rusimamto ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42107 Thu, 22 Jul 2021 02:37:13 +0000 ANALISIS RUGI DAYA DAN JATUH TEGANGAN PADA SISTEM KELISTRIKAN PT PERTAMINA LEDOK UNTUK MENINGKATKAN KEANDALAN SISTEM https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42283 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Dalam dunia industri energi listrik banyak digunakan untuk mengoperasikan mesin listrik, untuk itu dibutuhkan sistem kelistrikan yang handal dengan cara melakukan perhitungan aliran daya. Analisis aliran daya dilakukan peneliti untuk mengetahui nilai rugi daya dan profil tegangan pada sistem kelistrikan PT Pertamina EP ASSET 4 <em>Field</em> Cepu area Ledok dengan metode analisis data kuantitatif menggunakan software ETAP 12.6.0. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui nilai rugi daya 2) mengetahui nilai jatuh tegangan pada setiap bus. 3) membandingkan hasil simulasi (rugi daya dan jatuh tegangan) dari dua sumber yaitu PLN 20KV dan Generator 0.4KV. Analisis aliran daya diawali dengan mensimulasikan sistem kelistrikan menggunakan ETAP 12.6.0, kemudian membandingkan dua sumber yaitu PLN dan generator untuk mengetahui apakah sudah memenuhi standar. Hasil simulasi dengan sumber PLN 20KV nilai rugi daya aktif 6,6 kW dan daya reaktif 8,8 kvar dan nilai jatuh tegangan -5,23%. nilai tersebut telah memenuhi SPLN No.72 Tahun 1987 dan No.1 Tahun 1995, sedangkan pada sumber generator nilai rugi daya aktif 1.3kW dan daya reaktif 2.1 kvar, nilai tersebut telah memenuhi SPLN No.72 Tahun 1987, tetapi tegangan mengalami over voltage yang melebihi batas SPLN No.1 Tahun 1995 yaitu +6.44%.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> <em>Load-flow, Losses</em>, <em>Drop Voltage</em></p> Subuh Isnur Haryudo, Adi Reski Ariangga, Unit Three Kartini ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42283 Tue, 27 Jul 2021 05:21:42 +0000 RANCANG BANGUN ALAT MONITORING PEMAKAIAN TARIF LISTRIK DAN KONTROL DAYA LISTRIK PADA RUMAH KOS BERBASIS INTERNET OF THINGS https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42284 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Pada kota-kota besar yang memiliki banyak perguruan tinggi, rumah kos dapat dijadikan ladang bisnis yang cukup menjanjikan. Namun, kebanyakan pemilik usaha rumah kos menerapkan peraturan menyama ratakan biaya tagihan listrik, padahal pemakaian listrik tiap kamar berbeda. Hal ini kadang membuat penyewa rumah kos merasa dirugikan dengan peraturan seperti ini. Begitupun sebaliknya kadang penyewa rumah kos membawa banyak peralatan elektronik yang menyebabkan tagihan listrik menjadi meningkat tetapi biaya sewa tetap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu pemilik kosan dan penyewa kos dalam memantau pemakaian tarif listrik secara <em>real-time</em> dengan jarak jauh menggunakan alat <em>monitoring </em>pemakain tarif listrik dan kontrol daya listrik pada rumah kos berbasis <em>internet of things</em>. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif komparatif dengan pengambilan data nilai tegangan dan arus dari alat rancangan akan dibandingkan dengan alat ukur mutimeter merk cellkit. Data diambil dari alat rancangan yang terdiri dari mikrokontroller nodemcu ESP8266, modul PZEM 004-T, modul <em>relay</em> 5V, LCD 20x4 dan RTC DS3231. Pada alat rancangan ini akan menampilkan nilai tegangan, arus, energi dan biaya tagihan listrik pada LCD 20x4 dan aplikasi <em>blynk</em>. Selain itu, juga dapat memantau pemakaian energi dan tagihan listrik perhari. Setelah melakukan penelitian didapatkan hasil penelitian berupa nilai <em>error</em> rata-rata tegangan sebesar 1,4%, <em>error</em> rata-rata arus 3,7% sedangkan untuk pengujian sampel beban selama 150 menit dengan total beban 1,86 A, menggunakan energi 0,175 kWh dengan biaya tagihan listrik sebesar Rp 246. Dengan selisih nilai <em>error </em>yang cukup kecil dapat disimpulkan bahwa alat ini dikatakan cukup baik dalam memantau pemakaian tarif listrik pada rumah kos.</p> <p><strong>Kata Kunci :</strong> <em>monitoring</em>, tarif listrik, nodemcu ESP8266, <em>blynk</em></p> Subuh Isnur Haryudo, Raviki Dwi Alfian, Nur Kholis ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42284 Tue, 27 Jul 2021 05:30:33 +0000 Smart AC Remote : Pengontrol Suhu Air Conditioner Otomatis Berbasis Internet of Thing Berdasarkan Suhu Aktual Ruangan https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42656 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p><em>Air Conditioner</em> (AC) merupakan perangkat elektronik yang dapat mengatur suhu suatu ruangan, namun masih menggunakan <em>remote control</em> sebagai pengendalinya. Dengan berkembangnya teknologi, sistem pemantau dan pengendali suhu ruangan jarak jauh menjadi salah satu solusi untuk mengendalikan suhu ruangan menjadi lebih efektif. <em>Smart AC remote</em> merupakan sistem pemantau dan pengendali yang dibangun dengan memanfaatkan teknologi <em>Internet of thin</em><em>gs</em> (IoT) aplikasi Blynk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memudahkan pengguna agar tidak perlu terlalu sering untuk mengatur suhu remote AC karena <em>smart AC remote</em> dapat mengontrol suhu AC secara otomatis. Cara kerja alat ini pengguna hanya perlu sekali untuk mengatur suhu yang diinginkan&nbsp; melalui <em>slider</em> aplikasi Blynk kemudian <em>smart AC remote</em> akan menyesuaikan secara otomatis. Saat sensor suhu mendeteksi suhu lebih tinggi dari yang diinginkan, maka remote akan menurunkan <em>setting</em> suhu AC. Begitupun sebaliknya, jika sensor suhu mendeteksi suhu lebih rendah dari yang diinginkan, maka remote akan menaikkan <em>setting</em> suhu AC. Hasil pengujian dari penelitian ini adalah alat berhasil menyesuaikan/mendekati suhu yang diinginkan oleh pengguna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Alat ini membutuhkan beberapa komponen berupa Remot AC biasa, sensor DHT11, NodeMCU V3 ESP8266, Optocoupler dan resistor 220 ohm.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> <em>AC</em>, <em>Internet of thing</em>, <em>smart AC remote</em>, suhu</p> Arif Widodo, A. Nur Afika, Nur Kholis, Lilik Anifah ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42656 Fri, 13 Aug 2021 01:13:03 +0000 SISTEM MONITORING PASIEN ISOLASI MANDIRI COVID-19 BERBASIS INTERNET OF THINGS https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42658 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Munculnya penyakit Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) membuat banyak yang terkena penyakit ini membuat terbatasnya fasilitas rumah sakit sebagai tempat isolasi, mulai dari yang bergejala ringan hingga tidak bergejala seperti Happy Hipoxia (pneumonia berat) membuat kadar saturasi oksigen, detak jantung, serta suhu badan akan terjadi perubahan yang abnormal, hal ini membuat pemerintah menyarankan agar yang bergejala ringan untuk isolasi mandiri. Sehingga penelitian ini membuat sistem yang dapat memonitoring pasien yang sedang&nbsp; melakukan isolasi mandiri agar &nbsp;beban rumah sakit&nbsp; tidak semakin bertambah. Dengan menggunkan mikrokontroler ESP32 sebagai perangkat IoT (<em>I</em><em>nternet of Things</em>) data seperti SpO2 &nbsp;(<em>Oxygen Saturation)</em>, <em>heartrate</em>, serta suhu badan sebagai paramater monitoring dapat di kirim ke server <em>ThingSpeak</em>. Pada penelitian ini didapatkan hasil pengukuran dari 10 subyek yang diukur. Didapatkan <em>error </em>pembacaan nilai SpO2&nbsp; dari yang terendah 0,11% dan tertinggi 1,20%. Kemudian nilai <em>heartrate error </em>pembacaan terendah 0,89% dan tertinggi 1,54%. Kemudian nilai suhu badan didapatkan <em>error </em>pembacaan terendah 0,19% dan tertinggi 2,78%. Serta interval pengiriman data dari <em>smartphone </em>ke server <em>ThingSpeak </em>didapat sebesar &lt;20 detik. Sehingga Sistem ini dapat digunakan dengan baik oleh pasien yang sedang malakukan isolasi mandiri karena memiliki <em>error </em>SpO2&nbsp; yang rendah, tidak melebihi standar akurasi SpO2 sebesar ≤4%.</p> <p><strong>Kata Kunci : </strong>ESP32, IoT <em>T</em><em>hingSpeak</em>, MAX30102, DS18B20, <em>Bluetooth</em>.</p> Arif Widodo, Zain Bahaul Anwar, Nur Kholis ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42658 Fri, 13 Aug 2021 01:26:55 +0000 RANCANG BANGUN ELEKTROMIOGRAF UNTUK IDENTIFIKASI GERAKAN OTOT BISEP https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42659 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Teknologi dalam bidang elektronika medis akhir-akhir ini telah berkembang pesat, khususnya elektromiograf. Berangkat dari hal tersebut, dalam penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah perangkat elektromiograf dengan elektroda tempel untuk mendeteksi gerakan relaksasi dan kontraksi pada otot bisep. Dalam penelitian ini juga ditambahkan beban tambahan pada gerakan kontraksi untuk mengetahui apakah ada hubungan antara perubahan aktivitas otot dengan beban yang dibawa oleh otot tersebut. Metode perancangan penelitian ini terdiri dari gabungan beberapa rangkaian, diantaranya: rangkaian penguat instrumentasi dengan penguatan sebesar 11,51x sebagai penguat awal sinyal otot, kemudian rangkaian filter <em>high pass filter</em> orde dua dengan frekuensi <em>cutoff</em> sebesar 20Hz dan <em>low pass filter sallen-key</em> orde tiga dengan frekuensi <em>cutoff</em> sebesar 500Hz yang berguna untuk membatasi frekuensi sinyal otot, selanjutnya rangkaian <em>non-inverting amplifier</em> sebagai penguat terakhir sinyal otot, serta yang terakhir rangkaian <em>level shifter</em> yang berfungsi sebagai penggeser sinyal agar dapat dibaca oleh ADC mikrokontroler. Penelitian ini menghasilkan nilai pada saat gerakan relaksasi, subjek memiliki nilai Vpp rata-rata 0,326 V. Saat melakukan gerakan kontraksi, nilai rata-rata Vpp naik menjadi 0,384 V. Saat ditambahkan beban 3kg nilai rata-rata Vpp juga naik menjadi 0,441 V. Semakin berat beban yang dibawa berbanding lurus dengan kenaikan nilai Vpp dari aktivitas otot, saat melakukan gerakan kontraksi dengan beban yag lebih berat, yakni 5kg, nilai rata-rata Vpp meningkat menjadi 0,477 V.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Elektromiograf, Sinyal otot, Otot Bisep, Beban, <em>Amplifier</em>, Filter</p> Arif Widodo, Nurul Arrijal Fahmi, Farid Baskoro ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42659 Fri, 13 Aug 2021 01:42:21 +0000 STUDI LITERATUR : PERANCANGAN SISTEM PENGATUR DAYA CADANGAN PADA INSTALASI LISTRIK TENAGA BERBASIS PLC OMRON CP1E https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42663 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Sistem tenaga listrik menjadi salah satu hal yang sangat penting dalam keberlangsungan hidup manusia dilihat dari pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk dan perkembangan jaman sehingga kebutuhan akan energi listrik yang secara kontinu dan berkesinambungan tidak dapat diabaikan dan terhindarkan. Namun, beberapa hal tidak diinginkan terjadi yang mengakibatkan terganggunya proses penyaluran listrik dan menyebabkan sistem pendistribusian energi listrik dari PLN tidak kontinu. Manusia sebagai konsumen yang kebutuhannya akan listrik untuk sehari-hari secara kontinu menuntut proses penyaluran listrik untuk aktif dalam segala kondisi termasuk ketika PLN, yang adalah sumber daya utama paling umum digunakan secara umum, mengalami pemadaman atau gangguan. Sehingga para peneliti berinisiatif merancang sistem pengatur daya cadangan yang sekiranya dapat membantu memenuhi kebutuhan konsumen yaitu penyaluran energi listrik secara kontinu dan tidak mengalami gangguan. Perancangan sistem pengatur daya cadangan yang dibahas dalam jurnal ini menggunakan beberapa alat yang dirangkai dan dirancang dari beberapa penelitian seperti ATS-AMF, PLC, mikrokontroler dan sebagiannya dengan daya cadangan seperti generator set, UPS, baterai dan sebagiannya yang dibuat dengan beberapa tujuan yaitu memindahkan sumber daya utama ke sumber daya cadangan baik secara manual maupun secara otomatis dan sebagai pengatur sumber energi cadangan dalam skala kecil untuk media pembelajaran maupun skala yang besar yang diterapkan di instansi-instansi terkait. Jurnal ini mengkaji beberapa penelitian perancangan sistem pengatur daya cadangan pada instalasi listrik yang sekiranya dapat digunakan sebagai acuan untuk merancang sistem yang mengatur catu daya cadangan dan penyaluran energi listrik secara kontinu yang efektif, efisien dan terkini.</p> <p><strong>Kata Kunci : </strong>PLN<strong>, </strong>ATS-AMF, PLC, generator set, UPS, Pengatur Daya Cadangan</p> Subuh Isnur Haryudo, Martha Petronella Febryanti Teurupun ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42663 Fri, 13 Aug 2021 04:02:39 +0000 SISTEM MONITORING KUALITAS AIR PADA SISTEM AKUAPONIK BERBASIS IOT https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42748 <p>Abstrak</p> <p>Sistem akuaponik bertujuan untuk menghemat lahan tanam sekaligus membentuk pengairan yang terhubung secara langsung sehingga membentuk kehidupan dalam simbiosis mutualisme antara tanaman dan ekosistem air. Oleh karena itu, kualitas air pada sistem akuaponik harus terjaga. Tujuan penelitian ini adalah untuk memonitor kualitas air yang ada pada sistem akuaponik yang meliputi empat parameter, antara lain suhu air, pH air, Total Padatan Terlarut (TDS), dan tingkat kekeruhan air untuk dapat ditampilkan pada Web Server dan aplikasi Telegram. Melalui teknologi IoT, maka monitoring akan lebih mudah dilakukan karena pengamatan tidak perlu dilakukan secara langsung. Parameter tersebut akan ditampilkan pada Web Server dan aplikasi Telegram yang telah terhubung oleh sistem IoT pada prototipe sistem monitoring akuaponik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan kuantitatif dengan instrumen pengumpulan data yang diperoleh dari dari software VNC Viewer dan mikrokontroler Raspberry 3 Model B. Komponen lain yang digunakan untuk mengukur parameter yang diperlukan antara lain, DS18B20, PH-4502C, SEN0244, SEN0189, dan Arduino Pro Mini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe mampu mengukur parameter pada kualitas air dan dapat mengirimkan data ke Web Server maupun aplikasi Telegram dengan nilai akurasi pada suhu air sebesar 98,63%; pH air sebesar 98,36%; dan Total Padatan Terlarut (TDS) sebesar 99,70%. Untuk tingkat kekeruhan air tidak memiliki nilai akurasi disebabkan oleh tidak adanya alat pembanding pada penelitian ini.</p> <p>Kata Kunci: Akuaponik, Web Server, IoT, Telegram, VNC Viewer</p> Arif Widodo, Risma Alfia, nurhayati ., Nur Kholis ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42748 Wed, 25 Aug 2021 00:00:00 +0000 ANALISIS KEANDALAN ENERGI LISTRIK PADA SMART GIRD PHOTOVOLTAIC MENGGUNAKAN METODE HYBRID PARTICLE SWARM OPTIMIZATION DAN FEED FORWARD NEURAL NETWORK https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42752 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Listrik merupakan sumber energi yang penting bagi kelangsungan hidup manusia. Saat ini, karena pertumbuhan penduduk, ekonomi dan penggunaan energi yang meningkat, kebutuhan energi di Indonesia terus meningkat, sehingga terjadi peningkatan konsumsi listrik. Indonesia merupakan wilayah tropis dan secara aktif mengembangkan energi surya sebagai sumber energi baru terbarukan. Rata-rata sumber daya surya di Indonesia sekitar 112.000 gigawatt, tetapi hanya sekitar 10 megawatt yang digunakan. Sel surya dibutuhkan sebagai alat untuk mengubah energi matahari menjadi energi listrik. Tetapi, banyak faktor yang membuat masyarakat enggan menggunakan energi matahari sebagai salah satu aplikasi energi terbarukan, termasuk perangkat fotovoltaik seperti inverter yang rusak dan baterai yang perlu diganti karena kinerjanya yang buruk. Oleh karena itu, menjaga keandalan sistem pembangkit listrik sangat penting untuk menjaga distribusi tenaga listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unjuk kerja sistem pengisian energi pada <em>photovoltaic</em> yang dirancang dalam <em>software</em> matlab R2019b dan untuk menerapkan metode matematis <em>Hybrid Particle Swarm Optimization</em> dan <em>Feed Forward Neural Network</em> untuk menghitung kebutuhan energi yang disimpan dalam baterai. Kebaruan pada penelitian ini adalah dilakukannya proses perhitungan kebutuhan energi yang disimpan dalam baterai untuk cadangan energi menggunakan metode <em>hybrid</em> yaitu <em>Particle Swarm Optimization </em>dan<em> Feed Forward Neural Network</em> dan menambahkan variabel tegangan dan arus yang masuk selama proses penyimpanan energi. Hasil penelitian analisis keandalan energi dalam proses pengisian baterai untuk penyimpanan energi dengan menggunakan metode PSO didapatkan hasil sebesar 12 Volt. Sehingga dengan menggunakan metode <em>Particle Swarm Optimization</em> didapatkan hasil yang baik dibandingkan tanpa metode dan menggunakan metode <em>Feed Forward Neural Network</em> dan <em>Hybrid PSO-FFNN.</em></p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Pengisian Energi, <em>Particle Swarm Optimization</em>, <em>Feed Forward</em><em> Neural Network</em></p> Joko ., Ghifari Fikri Yuviyanto, Unit Three Kartini, Tri Wrahatnolo ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42752 Thu, 26 Aug 2021 00:00:00 +0000 SISTEM MONITORING KETINGGIAN CAIRAN INFUS DAN SUHU PADA PASIEN COVID-19 BERBASIS IoT ESP8266 DAN FIREBASE https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42758 <p><strong>Abstrak </strong></p> <p>Perkembangan dan kemajuan teknologi saat ini meningkatkan kreasi manusia dalam menciptakan perangkat ataupun sistem yang dapat membantu kinerja manusia dalam melakukan pekerjaan agar lebih praktis dan efisien. Pemanfaatan teknologi yang tepat guna di era sekarang ini sangat diperlukan terutama dalam dunia medis. Kondisi rumah sakit yang luas, ditambah juga dengan kondisi darurat saat pandemi sekarang yang tidak hanya pasien dengan penyakit yang sudah umum tetapi juga pasien yang terkena virus COVID-19. Tujuan pembuatan alat ini untuk membantu para tenaga medis dalam menangani pasein COVID-19 dengan <em>contactless </em>untuk mengurangi penyebaran virus ke tenaga medis. Pada penelitian ini&nbsp; dengan metode kuantitatif komparatif dengan pengambilan data dari sensor MLX90614 sebagai pembacaan suhu badan dan sensor XKC-Y25-V sebagai pembacaan ketinggian cairan infus adapun ESP8266 sebagai pengolahan data yang diterima dari sensor dan Friebase sebagai penampil data dari sensor. Alat ini bekerja dengan pembacaan suhu badan pada pasien dan ketinggian cairan infus yang nantinya jika suhu dan cairan melebihi batas yang sudah ditentukan maka akan mengirimkan data tersebut ke Firebase. Pada penelitian ini menggunakan 5 subjek untuk pengujian alat. Didapatkan hasil pembacaan <em>error </em>nilai suhu terendah 0,99% dan nilai tertinggi mencapai 1,8%, serta interval pengiriman data dari sensor ke server sebesar satu menit.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>ESP8266, MLX90614, XKC-Y25-V, Firebase</p> Faris Dawwas, Lilik Anifah, Nur Kholis, Farid Baskoro ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42758 Fri, 27 Aug 2021 03:18:45 +0000 OPTIMASI KINERJA INVERTER PADA SMARTGRID PHOTOVOLTAIC SYSTEM BERBASIS NEURAL NETWORK https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42775 <p>Abstrak – Cahaya matahari merupakan sumber energi yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan energi listrik. Beberapa penelitian menyatakan bahwa cahaya matahari dapat dimanfaatkan melalui panel surya untuk diubah menjadi energi listrik dan dikonsumsi oleh manusia secara langsung. Sumber tenaga listrik dari panel surya dapat dimanfaatkan pada rumah tangga sebagai energi alternatif selain bersumber dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan menggunakan teknologi <em>smartgrid</em>. Pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berbasis <em>smart off grid</em>, arus listrik yang dikeluarkan panel surya adalah arus searah, sehingga pemanfaatan listrik pada perumahan yang menggunakan arus bolak-balik harus memakai suatu komponen yang bernama <em>inverter</em>. Perubahan nilai arus masuk pada inverter menyebabkan keluaran <em>inverter </em>kurang optimal. Penelitian bertujuan untuk memperoleh informasi dari hasil optimasi kinerja <em>inverter </em>menggunakan metode <em>Neural Network </em>pada perancangan <em>smart off grid photovoltaic system</em>. Penelitian dilakukan dengan membandingan antara hasil keluaran inverter dengan menggunakan metode <em>Neural Network </em>dan tanpa menggunakan metode. Metode tersebut dapat mengoptimasi terhadap gelombang arus listrik bolak-balik/<em>alternating current </em>(AC) keluaran <em>inverter </em>pada perancangan <em>smart off grid photovoltaic system</em>. Dengan memakai variabel <em>input </em>arus yang masuk selama proses pada <em>inverter</em>. Hasil penelitian didapatkan bahwa nilai tegangan yang diperoleh dari percobaan yang menggunakan metode <em>Neural Network </em>memiliki rata-rata 14 V, sedangkan yang keluar dari <em>inverter </em>memiliki rata-rata 13,8 V. Nilai <em>Mean Average Precentage Error </em>(MAPE) sebesar 1.48% dimana nilai tersebut merupakan kemampuan yang baik sehingga bisa dikatakan bahwa penggunaan metode <em>Neural Network </em>cukup optimal dan lebih baik.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>desain, <em>smart off grid system</em>, <em>photovoltaic</em>, <em>neural network</em>, baterai, <em>inverter</em></p> Muhammad Rizka Ardiansyah, Unit Three Kartini ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42775 Mon, 30 Aug 2021 03:58:43 +0000 ANALISIS TEGANGAN JATUH (DROP VOLTAGE) PADA UNIT BOILER DI PPSDM MIGAS CEPU MENGGUNAKAN ETAP 12.6.0 https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42820 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Listrik adalah sumber energi yang penting bagi masyarakat Indonesia untuk kehidupan sehari hari. Energi listrik menjadi bahan dasar untuk menjalankan beberapa perangkat dan mesin mesin yang beroperasi pada dunia industri. Tujuan penelitian ini adalah menghitung dan melakukan simulasi jatuh tegangan pada unit boiler di PPSDM Migas Cepu menggunakan <em>software</em> ETAP 12.6.0. dan mengetahui hasil analisis sesuai standar yang ditentukan oleh SPLN. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei. Instrumen penelitiannya yaitu file sebagai pengumpul data yang dibutuhkan pada penelitian ini. Dalam penelitian ini penyusun menganalisis besarnya tegangan jatuh pada unit Boiler di PPSDM MIGAS Cepu dengan bantuan <em>software</em> ETAP 12.6.0 di dalam pelaksanaannya. Tahap selanjutnya, sebelum melakukan analisis, langkah yang dilakukan oleh penyusun yaitu pengumpulan data lapangan di PPSDM MIGAS Cepu. Selanjutnya yaitu dengan melakukan rancangan <em>Single Line </em>Diagram melalui <em>software</em> ETAP 12.6.0. Teknik analisis data dilakukan dengan membandingkan tegangan jatuh dari hasil ETAP 12.6.0. dengan standar rugi tegangan sesuai SPLN No.72 1987. Berdasarkan simulasi menggunakan <em>software</em> ETAP 12.6.0, diperoleh hasil pada Unit Boiler yaitu Boiler <em>Compressor</em> 1 nilainya mencapai 0,52% (terbesar nilai jatuh tegangannya) dan Pompa <em>In Take Water</em> 0,01%.(terkecil nilai jatuh tegangannya). Nilai tegangan jatuh terbesear memenuhi standart maksimum yang ditentukan oleh SPLN No.72 1987 dengan nilai toleransi maksimum 5%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai tegangan jatuh yang terjadi sudah memenuhi dengan standarisasi dari PLN (SPLN No.72 1987) yaitu dengan besaran 0,01% hingga 0,52%. Hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi PPSDM Migas Cepu dalam mengetahui jatuh tegangan pada unit boiler.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> ETAP 12.6.0, PPSDM Migas Cepu, Jatuh Tegangan, Unit Boiler</p> Muhammad Mujiburrahman, Joko ., Bambang Suprianto, Unit Three Kartini ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42820 Fri, 03 Sep 2021 07:37:05 +0000 PERAMALAN DAYA LISTRIK JANGKA PENDEK PADA SMART GRID PHOTOVOLTAIC MENGGUNAKAN METODE AUTOREGRESSIVE INTEGRATED MOVING AVERAGE (ARIMA) DENGAN PENGARUH SENSOR SUHU PADA MODE HYBRID https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42831 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Listrik merupakan suatu kebutuhan yang sangat berperan penting pada era sekarang. Tanpa listrik konsumen tidak bisa melakukan aktifitas sehari-hari. Di berbagai daerah, pemakaian listrik berbeda-beda sehingga konsumen membutuhkan tambahan penyediaan tenaga listrik dan pembangkit listrik terbarukan. Peramalan ini dimaksudkan untuk membantu para konsumen agar daya yang dihasilkan lebih optimal dan stabil serta memiliki peranan penting dalam perencanaan yang efektif dan efisien. Metode peramalan yang paling umum digunakan adalah runtun waktu (time series). Runtun waktu (time series) merupakan metode peramalan untuk menganalisa dan mempertimbangkan penggunaan waktu secara beruntun. Peramalan ini juga membutuhkan suatu metode untuk menganalisa daya yang akan dihasilkan untuk kedepannya. Pada penelitian ini dilakukan peramalan daya listrik jangka pendek dengan menggunakan metode <em>Autoregressive Integrated Moving Average </em>dengan adanya pengaruh sensor suhu pada mode <em>Hybrid</em>. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui daya listrik yang dihasilkan pada panel surya selama 1 jam kedepan. Kebaharuan pada penelitian ini adalah permalan beban listrik jangka pendek dengan menggunakan metode<em> Autoregressive Integrated Moving Average </em>(ARIMA) dengan pengaruh sensor suhu pada mode <em>Hybrid</em>. Hasil penelitian peramalan daya listrik jangka pendek menggunakan metode <em>Autoregressive Integrated Moving Average </em>(ARIMA) didapatkan hasil untuk jenis kesalahan error paling kecil sebesar MAPE = 6.315%. Sehingga dengan menggunakan metode <em>Autoregressive Integrated Moving Average </em>(ARIMA) didapatkan hasil yang baik dan peramalan yang lebih akurat selama 1 jam kedepan kedepan. Hasil peramalan dalam penelitian ini menggunakan model ARIMA (2,1,2) dengan nilai <em>Mean Square </em>(MS) sebesar 82.0017. Untuk perbedaan antara data sebelum peramalan dan sesudah peramalan bahwa hasil dari data peramalan lebih tinggi daripada sebelum peramalan</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Peramalan, <em>Autoregressive Integrated Moving Average </em>(ARIMA), <em>Mean Ab</em>solute <em>Percent Error</em><em> (MAPE), Mean Square (MS)</em></p> Ilham Amarulloh, Unit Three Kartini, widi aribowo, Subuh Isnur Haryudo ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42831 Mon, 06 Sep 2021 03:37:46 +0000 PERAMALAN DAYA LISTRIK JANGKA PENDEK PADA SMART GRID PHOTOVOLTAIC MENGGUNAKAN METODE AUTOREGRESSIVE INTEGRATED MOVING AVERAGE (ARIMA) DENGAN PENGARUH SENSOR SUHU PADA MODE HYBRID https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42887 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Listrik merupakan suatu kebutuhan yang sangat berperan penting pada era sekarang. Tanpa listrik konsumen tidak bisa melakukan aktifitas sehari-hari. Di berbagai daerah, pemakaian listrik berbeda-beda sehingga konsumen membutuhkan tambahan penyediaan tenaga listrik dan pembangkit listrik terbarukan. Peramalan ini dimaksudkan untuk membantu para konsumen agar daya yang dihasilkan lebih optimal dan stabil serta memiliki peranan penting dalam perencanaan yang efektif dan efisien. Metode peramalan yang paling umum digunakan adalah runtun waktu (time series). Runtun waktu (time series) merupakan metode peramalan untuk menganalisa dan mempertimbangkan penggunaan waktu secara beruntun. Peramalan ini juga membutuhkan suatu metode untuk menganalisa daya yang akan dihasilkan untuk kedepannya. Pada penelitian ini dilakukan peramalan daya listrik jangka pendek dengan menggunakan metode <em>Autoregressive Integrated Moving Average </em>dengan adanya pengaruh sensor suhu pada mode <em>Hybrid</em>. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui daya listrik yang dihasilkan pada panel surya selama 1 jam kedepan. Kebaharuan pada penelitian ini adalah permalan beban listrik jangka pendek dengan menggunakan metode<em> Autoregressive Integrated Moving Average </em>(ARIMA) dengan pengaruh sensor suhu pada mode <em>Hybrid</em>. Hasil penelitian peramalan daya listrik jangka pendek menggunakan metode <em>Autoregressive Integrated Moving Average </em>(ARIMA) didapatkan hasil untuk jenis kesalahan error paling kecil sebesar MAPE = 6.315%. Sehingga dengan menggunakan metode <em>Autoregressive Integrated Moving Average </em>(ARIMA) didapatkan hasil yang baik dan peramalan yang lebih akurat selama 1 jam kedepan kedepan. Hasil peramalan dalam penelitian ini menggunakan model ARIMA (2,1,2) dengan nilai <em>Mean Square </em>(MS) sebesar 82.0017. Untuk perbedaan antara data sebelum peramalan dan sesudah peramalan bahwa hasil dari data peramalan lebih tinggi daripada sebelum peramalan</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Peramalan, <em>Autoregressive Integrated Moving Average </em>(ARIMA), <em>Mean Ab</em>solute <em>Percent Error</em><em> (MAPE), Mean Square (MS)</em></p> Unit Three Kartini, Ilham Amarulloh, Subuh Isnur Haryudo ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42887 Wed, 15 Sep 2021 00:00:00 +0000 ANALISIS KELAYAKAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH) DI EMBUNG KUNIRAN KECAMATAN SINE KABUPATEN NGAWI https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42888 <p>Abstrak</p> <p>Potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) yang ada di Indonesia tergolong banyak, meskipun demikian pengembanganya belum optimal sehingga di masa depan dapat lebih dioptimalkan. Rasio Elektrifikasi (RE) di Kabupaten Ngawi sendiri sebesar 89,23 persen kerenanya masih dibutuhkan pengembangan guna kebutuhan dari &nbsp;masyarakat yang belum terpenuhi. &nbsp;Embung Kuniran di Kabupaten Ngawi merupakan salah satu tempat yang berpotensi untuk dibangunnya&nbsp; Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Dasar dari mikrohidro adalah pemanfaatan potensial energi tinggi jatuh air (<em>head</em>) dimana semakin tinggi air tersebut jatuh maka akan lebih besar pula energi listrik yang didapat dari diubahnya energi potensial tersebut. Analisis kelayakan ini dilakukan dengan beberapa metode yang dilakukan guna mengetahui <em>headnett</em><em>.</em>dengan <em>google maps </em><em>koordina</em>t atau <em>google earth </em>, kemudian untuk mengetahui data debit dipakai metode apung dengan cara mengapungkan botol plastik 600 mL diberi isi air tidak penuh.dengan jarak sesuai dengan aliran embung dimana sudah diketahui.ke.dalamannya dan lebar embung tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung besar potensi daya listrik dari Embung Kuniran apabila <em>headnett </em>sebesar 3 meter maka daya listrik rata-rata yang dapat dibangkitkan sebesar 2918.3 kW, meskipun head yang dimiliki Embung Kuniran tergolong rendah tetapi debit air yang di hasilkan Embung Kuniran tergolong besar dan stabil. Tipe Turbin air yang paling optimal adalah Turbin air dengan jenis Turbin&nbsp; Kaplan karena memiliki head yang rendah yaitu 3 m, juga rata rata debit airnya adalah 123.95 m<sup>3</sup>/s.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong>Mikrohidro, EBT, Rasio Elektrifikasi</p> Farid . Baskoro; Ichsan Murtadlo, Tri Wrahatnolo ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/42888 Wed, 15 Sep 2021 12:29:16 +0000