TINDAK TUTUR KOMISIF PADA TUTURAN TRI RISMAHARINI DALAM ROSI DI KOMPAS TV EDISI “JALAN POLITIK RISMA”

  • Rahmawati Isamiyah Universitas Negeri Surabaya
  • Andik Yuliyanto Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Beragam modus, bentuk, dan fungsi yang dihasilkan dalam  tuturan, diantaranya berupa doa, nazar, ikrar, penolakan dan tawaran diartikan sebagai tindak tutur komisif.  Kaitannya dengan pemilihan teori dan objek yang digunakan dalam penelitian ini karena, Rosi program di Kompas Tv edisi “jalan Politik Risma” yang membahas perjalanan politik Tri Rismaharini sebagai Wali Kota Surabaya dengan melibatkan narasumber secara langsung ditemukan interaksi berupa tuturan yang dilakukan oleh penutur dalam hal ini Tri Rismaharini dan lawan tutur beliau yaitu Rosi. Selain itu, munculnya karakteristik yang menjadi identitas tindak tutur komisif dalam tuturan pada acara tersebut seperti menyampaikan harapan dan  doa, penyampaian penolakan akan pendapat atau persepsi, penyampaian yang didalamnya berupa janji.dan ada yang berupa penegasan yang membuat lawan tutur menjadi lebih serius dalam menjalankan tuturan yang diminta oleh narasumber. Kesemuannya memiliki peran dalam tindakan narasumber dimasa depan. Tujuan penelitian ini untuk menemukan tindak tutur komisif dalam tuturan  Tri Rismaharini dalam Rosi di Kompas Tv edisi “Jalan Politik Risma”. Data dikumpulkan menggunakan teknik doumentasi, teknik simak, dan teknik catat. Jenis penelitian ini kualitatif dengan hasilnya berupa deskripsi. Data dianalisis menggunakan metode padan intralingual untuk menemukan fungsi dan bentuk tindak tutur komisif dan metode padan ekstralingual digunakan untuk menemuan modus dan konteks tindak tutur komisif dengan teknik PUP. Instrumen dalam penelitian terdiri atas deskripsi analisis data.

Kata Kunci: tindak tutur komisif, bentuk komisif, fungsi komisif, modus komisif

Published
2021-07-09