BENTUK HUMOR DAN FUNGSI PENDIDIKAN DALAM KUMPULAN CERPEN REPUBLIK RAKYAT LUCU KARYA EKO TRIONO

  • Dhani Wahyu Alfiansyah Universitas Negeri Surabaya
  • Parmin Parmin Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Humor seringkali muncul di dalam penulisan karya sastra, meski terkadang hanya dipandang sebagai pelengkap namun humor memiliki peran dalam menuangkan pemahaman, realitas, dan gejala psikologis tokoh. Bentuk humor dapat juga ditemukan dalam kumpulan cerpen Republik Rakyat Lucu karya Eko Triono. Kumpulan cerpen yang menceritakan persoalan tentang pendidikan namun dengan situasi yang sederhana dan menimbulkan humor. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk humor dan  fungsi pendidikan pada humor di dalam karya sastra. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dihasilkan dari studi dokumenter, dengan membaca keseluruhan teks pada kumpulan cerpen Republik Rakyat Lucu karya Eko Triono dan menggunakan teknik deskriptif analisis untuk menganalisis data yang diperoleh. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra dengan menerapkan teori bisosiasi Arthur Koestler sebagai alat bedah analisis. Hasil penelitian menunjukkan bentuk humor dalam teori bisosiasi sebanyak 14 kali, gejala humor tersebut ditunjukkan oleh tokoh Gembus sebagai siswa, rakyat kecil, hingga menjadi pejabat dalam menghadapi beragam situasi yang terjadi di negerinya. Gembus sebagai tokoh utama sering kali melakukan tindakan yang menimbulkan gejala humor karena tindakannya yang berlawanan dari situasi ada. Dari gejala humor yang ditimbulkan, menunjukkan adanya fungsi pendidikan sebagai salah satu fungsi humor yang terbagi menjadi fungsi pendidikan sekolah, fungsi pendidikan sosial, dan fungsi pendidikan politik.

Kata kunci : humor, fungsi pendidikan,  Republik Rakyat Lucu

Published
2021-07-30