PENGGUNAAN MEDIA KOMIK STRIP DALAM PEMBELAJARAN MENCERITAKAN KEMBALI ISI CERITA FABEL PADA SISWA KELAS VII-D SMP NEGERI 2 BALEN

  • Ulfa Fuad Hilalliyah Universitas Negeri Surabaya
  • Mintowati Mintowati Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Pelajaran Bahasa Indonesia selalu menjadi momok bagi sebagian besar siswa. Pasalnya, Bahasa Indonesia selalu identik
dengan teks yang panjang, kurangnya inovasi dan kreativitas dari guru pengampu juga menjadi hal yang sangat miris jika
dilihat. Siswa mengeluh bosan karena harus lagi dan lagi membaca teks yang panjang, membuat mereka mengantuk dan
materi juga tidak terserap dengan baik. Penelitian ini menguji media komik strip dalam pembelajaran KD 3.15 dan dengan
materi pokok teks cerita fabel kelas VII SMP dengan fokus penelitian pada KD 4.15 yaitu menceritakan kembali isi cerita
fabel. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan hasil yang didapatkan siswa sebelum dan sesudah penggunaan media komik
strip, mendeskripsikan respon siswa terhadap penggunaan media komik strip, mendeskripsikan aktivitasguru dan siswa
saat proses pembelajaran. Metode penelitian ini yaitu Pre Eksperimental dengan memakai desain penelitian One-Group
Pretest-Posttest dan hanya memanfaatkan satu kelas sebagai sampel dan tidak mempunyai variabel kontrol. Peneliti
menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis data menggunakan uji “T”. Hasil analisis data
dengan menggunakan rumus Paired Samples T Testmenunjukkanhasil sig. (2-tailed) yang nilainya 0.000 atau bisa ditulis
(0.000 < 0.05)sehingga Hadisetujuidan (Ho) ditolak. Ini memperlihatkan adanya perbedaan rata-rata yang signifikandari
hasil pretest dan posttestsebelum diberi perlakuan (treathment) dan sesudah diterapkan media pembelajaran komik
strip.Hasil analisis instrumen non tes kuesioner respn siswa pada kategori SS (Setuju) mendapatkan skor akhir 27,5% dan
kategori SJ (Setuju) sebesar 42,26% jauh dibanding kategori CJ (Cukup Setuju) yang mendapatkan 18,06% dan kategori
TS (Tidak Setuju) yang hanya mendapatkan 12,4%. Hal ini menunjukkan media komik strip mendapatkan respon positif
dari siswa. Instrumen non tes yang lain yaitu observasi siswa menunjukkan siswa selama proses pembelajaran juga
tergolong baik, dibuktikan dengan skor akhir lembar observasi siswa yaitu sebesar 90% dengan predikat Baik (B) dan
lembar observasi guru dengan jumlah total 40 guru mendapatkan skor akhir yang mendapatkan skor akhir 95% dengan
kategori BS (Baik Sekali).
Kata Kunci: pre-eksperimental, komik strip, fabel

Published
2022-05-21
Abstract View: 16
PDF Download: 4