KORUPSI DALAM NOVEL BUNGKAM SUARA KARYA JS KHAIREN DAN TANAH PARA BANDIT KARYA TERE LIYE: KAJIAN KRIMINOLOGI

  • M. Ibnu Nur Fatur Rifki
  • Anas Ahmadi

Abstract

Korupsi sebagai salah satu anak induk keilmuan kriminilogi, dapat dikatakan sebagai bentuk kejahatan yang telah membudaya dalam peradaban masyarakat. Meninjau sejauh mana tingkat korupsi suatu negara dapat dilihat pada karya sastra yang isinya konsen terhadap isu korupsi tersebut, tanpa terkecuali karya sastra novel. Penelitian ini memiliki tujuan, yakni (1) memaparkan tipologi korupsi yang ada pada novel Bungkam Suara karya JS Khairen dan Tanah Para Bandit karya Tere Liye. dan (2) dampak korupsi yang terdapat dalam dua novel tersebut. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah kriminologi. Metode yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif. Pendekatan dalam penelitian ini adalah naratif-kriminilogi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca-catat. Sumber data yang diambil yakni pada novel Bungkam Suara karya JS Khairen dan Tanah Para Bandit karya Tere Liye. Hasil menunjukkan bahwa terdapat 7 tipologi korupsi yang ada pada novel Bungkam Suara karya JS Khairen dan Tanah Para Bandit karya Tere Liye, di antara lain: 1) korupsi transaktif, (2) korupsi ekstortif, (3) korupsi nepotistik, (4) korupsi investif, (5) korupsi otogenik, (6) korupsi supportif, (7) korupsi defensif. Selain itu, terdapat 5 dampak yang ada pada novel Bungkam Suara karya JS Khairen dan Tanah Para Bandit karya Tere Liye, di antara lain: (1) dekadensi akhlak/moral, (2) efek buruk bagi perekonomian negara, (3) matinya etos kerja masyarakat, (4) eksploitasi sumberdaya alam, (5) kemiskinan.

Kata Kunci: kriminologi, korupsi, tipologi, dampak, Novel Bungkam Suara dan Tanah Para Bandit.

 

Published
2023-07-25
Abstract Views: 146
PDF Downloads: 169