https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/issue/feed BAPALA 2022-07-07T14:27:18+00:00 Open Journal Systems <p>Jurnal berkala ilmiah mahasiswa yang diterbitkan oleh Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Jur. Bahasa dan Sastra Indonesia, FBS, Unesa. Jurnal ini berisikan publikasi kependidikan, kesastraan, dan kebahasaan.</p> https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47718 KESALAHAN BERBAHASA DALAM SURAT DINAS KANTOR KECAMATAN SUMBERREJO, KABUPATEN BOJONEGORO 2022-07-05T05:06:11+00:00 Avicha Bastiana Sari avicha.18134@mhs.unesa.ac.id Trinil Dwi Turistiani trinilturistiani@unesa.ac.id <p>Penelitian ini dilatarbelakangi penggunaan bahasa Indonesia dalam surat dinas Kantor Kecamatan Sumberrejo yang tidak mematuhi kaidah kebahasaan. Tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan kesalahan (1) penggunaan ejaan, (2) penggunaan diksi, dan (3) penyusunan kalimat pada surat dinas kantor Kecamatan Sumberrejo. Jenis penelitian yang dimanfaatkan ialah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, kalimat yang mengandung kesalahan ejaan, diksi, dan penyusunan kalimat. Sumber data berupa surat dinas keluar dan masuk sejumlah 36 surat. Teknik dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data, dengan tahapan (a) melihat agenda surat untuk mengetahui jumlah dan jenis surat, (b) meminta izin fotokopi surat dinas, (c) mendaftar nomor surat melalui agenda, (d) klasifikasi surat berdasarkan jenisnya, dan (e) kodifikasi terhadap sumber data. Data dianalisis dengan tahapan (a) identifikasi data, (b) klasifikasi data, dan (c) analisis kesalahan berbahasa pada data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan berbahasa pada surat dinas Kantor Kecamatan Sumberrejo, meliputi kesalahan penggunaan ejaan sejumlah 231 data, kesalahan penggunaan diksi sejumlah 56 data, dan kesalahan penyusunan kalimat sejumlah 56 data. Hasil penelitian ini dapat memberikan kebermanfaatan dalam segala bidang yang berkaitan dengan penulisan surat dan dapat dijadikan pedoman mengenai tata cara penggunaan bahasa Indonesia yang tepat dan sesuai kaidah kebahasaan sehingga kesalahan yang sama tidak terulang kembali.</p> <p><strong>Keyword:</strong> kesalahan berbahasa, ejaan, diksi, kalimat</p> 2022-07-05T04:33:16+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47720 PELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA DALAM LIVE DEBAT TERBUKA ADE ARMANDO VS DELPEDPRO MARHAEN (BLOK POLITIK PELAJAR): KAJIAN PRAGMATIK 2022-07-05T05:06:11+00:00 Aziz Widi Prakusya aziz.18025@mhs.unesa.ac.id Mulyono Mulyono mulyono@unesa.ac.id <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeksripsikan pelanggaran prinsip kerja sama dalam video “Live Debat Terbuka Ade Armando vs Delpedro Marhaen (Blok Politik Pelajar), mendeskripsikan tingkat pelanggaran prinsip kerja sama dalam video tersebut, serta merumuskan beberapa faktor yang memengaruhi pelanggaran prinsip kerja sama. Sumber data penelitian ini adalah percakapan&nbsp; dalam tayangan video “Live Debat Terbuka Ade Armando vs Delpedro Marhaen (Blok Politik Pelajar)” dari kanal <em>Youtube</em> Hersubeno Point. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), dan teknik catat. Fokus kajian penelitian ini yakni analisis pelanggaran prinsip kerja sama Grice yang meliputi empat indikator yang harus dipenuhi yakni, maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relevansi, dan maksim cara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam tayangan video tersebut terdapat pelanggaran prinsip kerja sama Grice, &nbsp;dan pelanggaran yang sering terjadi adalah pelanggaran maksim kuantitas dan maksim relevansi. Berdasarkan hasil analisis juga dapat dirumuskan beberapa faktor yang menyebabkan pelanggaran prinsip kerja sama, yakni faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi <em>pertama</em>, ketidakmampuan menjawab pertanyaan; <em>kedua</em>, situasi atau perasaan dalam diri yang mulai panik; <em>ketiga</em>, salah menangkap informasi tuturan; dan <em>keempat</em>, ketidakmampuan peka terhadap konteks/situasi. Dan, faktor eksternal yang meliputi <em>pertama</em>, tuturan bersifat ambigu dan multitafsir; <em>kedua</em>, faktor latar belakang lembaga atau instansi yang menauginya; <em>ketiga</em>, tekanan dari mitra tutur.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong><em>pragmatik, prinsip kerja sama, maksim.</em></p> 2022-07-05T04:39:02+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47721 ANALISIS TRANSFORMASI TUNGGAL PADA UJARAN VIDEO STAND UP COMEDY INDRA FRIMAWAN DALAM KANAL YOUTUBE STAND UP KOMPAS TV 2022-07-05T05:06:11+00:00 Daffa Ardi Pradana daffa.18056@mhs.unesa.ac.id Mulyono Mulyono mulyono@unesa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kalimat transformasi tunggal dalam ujaran video Stand Up Comedy Indra Frimawan. Teori yang diaplikasikan yaitu kaidah transformasi tunggal bahasa Indonesia. Penelitian ini berjenis semi kualitatif deskriptif yang memaparkan analisis data dan pencatatan persentase. Teknik analisis menggunakan teori transformasi kalimat tunggal. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa transformasi yang meliputi a) transformasi permutasi dengan persentase kemunculan 11,4%. Transformasi permutasi berfungsi memberikan fokus kepada unsur yang ingin ditonjolkan. b) transformasi penambahan yaitu ingkar dengan persentase kemunculan 3,87%, tanya dengan presentase kemunculan 20%, aspek dengan persentase kemunculan 8,57%, dan seruan dengan presentase kemunculan 5,71%. Transformasi penambahan berfungsi menambahkan unsur kata lain pada kalimat. c) transformasi kelanjutan masing-masing dengan persentase kemunculan 2,85%;&nbsp; yaitu eksesif, dubitatif, simpulan, pemisalan, sebaban, dan tujuan serta kontras dengan persentase 5,71%. Transformasi kelanjutan berfungsi untuk menambahkan kata lain untuk menerangkan keterkaitan makna dengan kalimat sebelumnya dan d)transformasi pengurangan yaitu delesi dengan persentase kemunculan 20%. Transformasi delesi berfungsi untuk menghilangkan beberapa pemadu kalimat agar mengenai topik yang dibicarakan.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>transformasi, struktur lahir, struktur batin, kalimat tunggal</p> 2022-07-05T04:43:59+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47726 Potret Kekerasan Dalam Novel Dawuk: Kisah Kelabu Dari Rumbuk Randu Karya Mahfud Ikhwan (Perspektif Johan Galtung) 2022-07-05T05:06:11+00:00 Ryza Maghfiroh Fatahilah maghfirohryza@gmail.com Ririe Rengganis ririerengganis@unesa.ac.id <p>Penelitian ini membahas struktur novel, bentuk kekerasan langsung, kekerasan struktural, dan kekerasan kultural dalam <em>Dawuk: Kisah Kelabu Dari Rumbuk Randu </em>karya Mahfud Ikhwan, dan tujuan penelitiannya untuk mendeskripsikan struktur novel, bentuk kekerasan langsung, kekerasan struktural serta kekerasan kultural dalam Novel <em>Dawuk: Kisah Kelabu Dari Rumbuk Randu. </em>Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan mimetik. Hasil penelitian ditemukan deskripsi dari struktur novel yang meliputi tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, bahasa dan gaya bahasa, sudut pandang, amanat, selain itu ditemukan bentuk kekerasan langsung secara fisik maupun verbal, kekerasan struktural yang memanfaatkan kekuasaan dan kekayaan, dan kekerasan kultural dalam ranah ideologi.</p> <p><strong>Kata Kunci: Novel, Dawuk, Kekerasan, Johan Galtung </strong></p> 2022-07-05T04:48:46+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47729 INTERFERENSI BAHASA JAWA TERHADAP BAHASA INDONESIA DALAM PODCAST CERITA KAMPUNG HALAMAN EPISODE 1001 COFFE SHOP DI YOGJAKARTA 2022-07-05T05:06:12+00:00 Mochamad Miftakhul Anam mochamad.18096@mhs.unesa.ac.id Trinil Dwi Turistiani trinilturistiani@unesa.ac.id <p>Penelitian&nbsp; ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud interferensi bahasa Jawa terhadap bahasa Indonesia pada tataran fonologi, morfologi, dan leksikal yang terjadi dalam <em>podcast Cerita Kampung Halaman</em>. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif,&nbsp; data yang didapatkan bukan berupa angka melainkan kata-kata yang dicatat setelah menyimak <em>podcast</em> <em>Cerita Kampung Halaman</em>. Hasil dari penelitian ditemukan cukup banyak kesalahan berbahasa yang dilakukan oleh kedua penutur atau <em>podcaster</em>, dimana mereka seringkali memasukkan satu unsur bahasa Jawa ke dalam bahasa Indonesia yang sedang mereka ucapkan. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan oleh peneliti, ditemukan tiga jenis interferensi bahasa Jawa terhadap bahasa Indonesia dalam podcast tersebut yaitu interferensi fonologi, interferensi morfologi, serta interferensi leksikal. Interferensi fonologi dalam penelitian ini ditemukan sebanyak 9 data, yang terbagi ke dalam dua jenis tataran, yaitu penambahan bunyi fonem dan perubahan bunyi fonem. Interferensi morfologi dalam penelitian ini ditemukan sebanyak 15 data yang terbagi ke dalam dua jenis tataran, yaitu afiksasi dan reduplikasi. Interferensi leksikal dalam penelitian ini ditemukan sebanyak 13 data, yang terbagi ke dalam 4 tataran, yaitu kata kerja benda (nomina), kata ganti (pronomina), kata kerja (verba), dan kata keterangan (adverba).</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>interferensi, bahasa, podcast</p> 2022-07-05T04:53:38+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47814 Pengaruh Penggunaan Metode Membaca Ujaran terhadap Penguasaan Kosakata Anak Berkebutuhan Khusus Tunarungu 2022-07-06T01:45:10+00:00 Imamatul Munawwiroh Imamatulmunawwiroh16020074101@mhs.unesa.ac.id Mintowati Mintowati mintowati@unesa.ac.id <p>Anak berkebutuhan khusus tunarungu mengalami kesulitan mendapatkan informasi serta <br>menyampaikan informasi dengan baik dan benar. Dengan metode membaca ujaran anak tunarungu mampu <br>memeroleh kosakata yang diajarkan oleh lawan bicara. Artikel ini ditulis dengan tujuan untuk <br>mendeskripsikan (1) Penggunaan metode pembaca ujaran dalam pembelajaran penguasaan kosakata ABK <br>tunarungu; (2) Pengaruh penggunaan metode membaca ujaran terhadap penguasaan kosakata pada anak <br>berkebutuhan khusus tunarungu. Pendekatan yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah deskriptif <br>kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah dua anak berkebutuhan khusus tunarungu, satu laki-laki berinisial AAI <br>15 tahun dan satu perempuan berinisial FA berusia 20 tahun. Keduanya mempunyai tingkat ketunarunguan <br>sedang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah observasi dan <br>wawancara. Data yang dikumpulkan berupa hasil uji coba penerapan metode membaca ujaran dan kosakata <br>yang diperoleh subjek penelitian. Data dianalisis dengan tekknik deskriptif dan persentase. Hasil penelitian ini <br>adalah (1) Penggunaan metode membaca ujaran pada penguasaan kosakata yang diterapkan pada kedua subjek<br>telah dilakukan pada pembelajaran dan kehidupan sehari-hari oleh pengajar dan oleh lingkungan sekitar dan <br>(2) Subjek telah menguasai kosakata yang didapatkan dengan cara menerapkan metode membaca ujaran <br>dengan baik, tetapi penguasaan kosakata yang didapatkan oleh salah satu subjek telah berkembang, sedangkan <br>pada subjek satunya tidak mampu berkembang dikarenakan pengaruh faktor dari lingkungan. <br>Kata kunci : artikel, anak tunarungu, kemampuan membaca ujaran</p> 2022-07-06T01:45:10+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47815 ANALISIS WACANA KRITIS VAN DIJK PADA OPINI JAWA POS EDISI 24 NOVEMBER 2021 2022-07-06T02:01:58+00:00 Yuwananing Citra Kurnia Palupi yuwananing.18120@mhs.unesa.ac.id Fafi Inayatillah fafiinayatillah@unesa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis opini berjudul “Menagih Janji Mendikbud Mengangkat 1 Juta <br>Guru” dengan teori analisis wacana kritis Teun A. van Dijk. Penelitian ini menggunakan metode <br>deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini yaitu surat kabar Jawa Pos Edisi 24 November 2021 pada <br>kolom opini. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak dan catat. Teknik teknik analisis data yang <br>digunakan yaitu teknik analisis deskriptif, dengan melalui 3 tahapan yaitu mereduksi data, mengolah data <br>dengan menganalisisnya, dan terakhir menyimpulkan. Hasil penelitian ini yaitu kritik kontruktif terhadap <br>janji PPPK yang gagal terpenuhi karena kesalahan pemerintah. Dengan demikian pemerintah diharapkan <br>melakukan perbaikan implementasi kebijakan. Argumentasi penulis meyakinkan publik karena penulis <br>berideologi guru. Tulisan ini menjadi media yang tepat karena penulis memiliki akses dan pengaruh di <br>media. Opini ini berperan sebagai sarana menyuarakan nasib guru-guru yang menunggu kontrak. <br>Harapannya pemerintah membaca opini sehingga proses pelaksanaan kebijakan selanjutnya dapat berjalan <br>secara maksimal. <br>Kata Kunci: analisis wacana kritis, opini pendidikan, guru honorer, janji Mendikbud, Hari Guru Nasonal</p> 2022-07-06T02:01:58+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47829 GAYA BAHASA DAN FUNGSINYA DALAM CERPEN KARANGAN SISWA KELAS XI LINTAS MINAT BAHASA SMAN 22 SURABAYA 2022-07-06T03:58:41+00:00 Yulia Alvira yulia.18054@mhs.unesa.ac.id Trinil Dwi Turistiani trinilturistiani@unesa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan gaya bahasa yang terkandung dalam kumpulan cerpen <br>karangan siswa kelas XI Lintas Minat Bahasa SMAN 22 Surabaya. (2) mendeskripsikan fungsi gaya <br>bahasa yang terkandung dalam kumpulan cerpen karangan siswa kelas XI Lintas Minat Bahasa di SMAN <br>22 Surabaya. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Data dan sumber data dalam <br>penelitian ini adalah kumpulan cerpen karangan siswa yaitu bagian-bagian kalimat yang mengandung gaya <br>bahasa. Teknik analisis deskriptif digunakan untuk menganalisis data dengan langkah-langkah yaitu <br>membaca, mencatat, mengklasifikasikan, menyajikan data, dan menarik simpulan. Hasil penelitian <br>menunjukkan sebanyak 16 judul cerpen terdapat gaya bahasa. Gaya bahasa tersebut terbagi dalam 24 jenis<br>yaitu gaya bahasa perumpamaan (17), metafora (61), personifikasi (41), depersonifikasi (23), antitesis (8), <br>pleonasme (7), perifrasis (10), hiperbola (132), oksimoron (1), satire (1), sarkasme (10), metonimia (6), <br>sinekdoke (2), epitet (2), alusi (1), eufimisme (1), epitet (3), asidenton (24), polisidenton (28), elipsis (3), <br>erotesis (4), alitrasi (5), asonansi (5), dan tautotes (2). Gaya bahasa yang muncul paling dominan adalah <br>gaya bahasa hiperbola sedangkan gaya bahasa yang muncul paling sedikit adalah metonimia, erotesis dan <br>sinekdoke. Fungsi gaya bahasa yang ditemukan dalam kumpulan cerpen ada 4 kategori yaitu fungsi emotif,<br>konatif, referensial, dan puitis. Fungsi gaya bahasa yang dominan muncul adalah fungsi emotif dan puitis, <br>sedangkan fungsi yang paling sedikit muncul adalah fungsi konatif dan referensial. <br>Kata Kunci: Gaya Bahasa, Fungsi, dan Cerita Pendek</p> 2022-07-06T03:58:41+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47832 NILAI TASAWUF DALAM NOVEL HAJAR RAHASIA HATI SANG RATU ZAMZAM KARYA SIBEL ERASLAN: TASAWUF JALALUDDIN RUMI 2022-07-06T04:16:04+00:00 Zachwa Fath Azzahra zachwa.18135@mhs.unesa.ac.id Trinil Dwi Turistiani trinilturistiani@unesa.ac.id <p>Artikel ini dilatarbelakangi kecenderungan dan keantusiasan masyarakat modern dalam <br>mempelajari tasawuf akibat merebaknya gerakan fundamentalisme agama. Tujuan <br>penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai tasawuf pada setiap struktur novel Hajar <br>Rahasia Hati Sang Ratu Zamzam karya Sibel Eraslan dan mengetahui relevansinya <br>terhadap pengembangan akhlakul karimah. Penelitian berpendekatan kualitatif ini <br>menggunakan sumber data buku novel berjudul Hajar Rahasia Hati Sang Ratu Zamzam <br>karya Sibel Eraslan (2015) dengan data berupa kalimat dan paragraf. Teknik pengumpulan <br>data melalui studi kepustakaan dan analisis data menggunakan Content Analysis. Hasil <br>penelitian terbagi menjadi dua, yakni (1) nilai-nilai tasawuf yang ditemukan pada setiap <br>struktur novel meliputi; (a) abstrak, meliputi yakin, muraqabah, dan tabah, (b) orientasi, <br>meliputi nilai muraqabah, raja’, dan ridha, (c) komplikasi, meliputi nilai ridha, muraqabah, <br>zikril maut, dan khauf, (d) evaluasi, meliputi nilai zuhud dan ikhlas, (e) resolusi, meliputi <br>nilai mahabah dan tawakal (f) koda, meliputi nilai zikril maut. (2) relevansi nilai tasawuf <br>terhadap peningkatan akhlakul karimah yaitu (a) menyadarkan manusia agar menjaga <br>kesucian secara lahir dan batin, (b) tasawuf sebagai alat pengontrol dan pengendali, (c) <br>melatih kesabaran, ketabahan, introspeksi diri, tawakal, dan ikhtiar, (d) menyadarkan <br>manusia agar selalu optimis, (e) menyadarkan manusia pada hakikat hidup yang <br>sebenarnya. <br>Kata Kunci: nilai-nilai tasawuf, novel, akhlakul karimah</p> 2022-07-06T04:16:04+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47834 VARIASI BAHASA DARI SEGI PENUTUR DALAM WEB SERIES 9 BULAN KARYA LAKONDE: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK 2022-07-06T04:22:18+00:00 Sarah Hanifah Sarah.18053@mhs.unesa.ac.id Kisyani Laksono kisyani@unesa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk variasi bahasa dari segi penutur dalam web series<br>9 bulan karya Lakonde dengan kajian sosiolinguistik. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian <br>ini adalah metode deskriptif kualitatif yang menggambarkan data bentuk-bentuk variasi bahasa dari segi<br>penutur dalam web series 9 bulan. Data diperoleh dari web series 9 bulan karya Lakonde dengan 30 <br>episode yang menceritakan mengenai menikah kontrak. Dalam menyediakan data digunakan metode <br>simak dengan teknik catat data. Hasil yang ditemukan dari penelitian ini berupa bentuk-bentuk variasi <br>bahasa dari segi penutur yang meliputi: (1) idiolek dari tokoh web series 9 bulan, (2) dialek dari tokoh <br>web series 9 bulan adalah dialek Sunda, dialek Betawi, dan dialek Makassar, (3) kronolek dari tokoh web <br>series 9 bulan adalah kata-kata yang hadir karena pengaruh masa, 4) sosiolek yang ditemukan terdiri dari <br>usia, pekerjaan, jenis kelamin, dan ekonomi. Interpretasi hasil penelitian terdapat kelengkapan komponen <br>variasi bahasa dari segi penutur dan yang paling banyak muncul adalah sosiolek. Hal tersebut menjadikan <br>series bervariasi dan memiliki ciri khas tersendiri dalam segi bahasa yang digunakan sehingga lebih <br>menarik dan memudahkan penonton memahami ceritanya.<br>Kata kunci: Web series, Sosiolinguistik, Variasi bahasa</p> 2022-07-06T04:22:18+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47838 PENINGKATAN PEMBELAJARAN MENULIS MENGGUNAKAN METODE SUGESTI-IMAJINASI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 49 SURABAYA 2022-07-06T04:44:54+00:00 Rajendra Airlian Ariputra rajendra.18051@mhs.unesa.ac.id Syamsul Sodiq syamsulsodiq@unesa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari implementasi metode sugesti-imajinasi terhadap <br>pembelajaran menulis siswa kelas VIII SMP Negeri 49 Surabaya tahun pembelajaran 2021/2022. Sampel <br>penelitian ini berasal dari kelas VIII B yang berjumlah 18 orang terdiri dari 7 siswa dan 11 siswi. Metode <br>yang digunakan adalah penelitian tindak kelas dengan menggunakan observasi dan tes hasil pembelajaran <br>untuk pemerolehan data. Kemampuan menulis puisi siswa mengalami perkembangan dari siklus I ke siklus <br>II. Kemampuan menulis puisi bebas siswa sebelum tindakan yang tuntas hanya 65%. Kemudian pada siklus <br>II siswa yang tuntas 85%. <br>Kata Kunci: menulis, puisi, metode sugesti-imajinasi.</p> 2022-07-06T04:44:54+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47907 PENERAPAN METODE SUGESTOPEDIA BERMEDIA LAGU POP PADA PEMBELAJARAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VIII F SMP NEGERI 28 SURABAYA 2022-07-06T13:59:19+00:00 Regita Noer Della regita.18117@mhs.unesa.ac.id Trinil Dwi Turistiani trinilturistiani@unesa.ac.id <p>Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) proses pembelajaran menggunakan metode sugestopedia bermedia lagu pop pada siswa kelas VIII F SMP 28 Negeri Surabaya, (2) hasil belajar sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran menggunakan metode sugestopedia bermedia lagu pop siswa kelas VIII F SMP 28 Negeri Surabaya, dan</p> <p>(3) respon siswa kelas VIII F SMP 28 Negeri Surabaya terhadap penggunaan metode sugestopedia bermedia lagu pop pada pembelajaran menulis puisi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan <em>One Group pretest-posttest Design </em>(Satu Kelompok Pretes-Postes). Subjek penelitian ini siswa kelas VIII F yang berjumlah 36 siswa. Data diperoleh dengan teknik observasi, tes, dan angket. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi siswa dan guru, soal pretes dan postes kemampuan menulis puisi, lembar angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) proses pembelajaran berlangsung baik dan lancar yang dibuktikan dengan hasil obsevasi siswa sebesar 82,5% dan hasil observasi</p> <p>guru sebesar 87,5%, (2) hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari rata-rata pretes sebesar 61,64 dan rata-rata postes sebesar 74,39. Dengan hasil uji-t (12,02 &gt; 1,690) atau 𝑡0 &gt; 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 (3) respon siswa terhadap penggunaan metode sugestopedia bermedia lagu pop baik dan positif dengan hasil rata-rata jawaban “Ya” sebanyak 87,4% dan jawaban</p> <p>“Tidak” sebanyak 12,6%. Dengan demikian, proses pembelajaran menulis puisi menggunakan metode sugestopedia bermedia lagu pop pada kelas VIII F SMP 28 Surabaya memiliki tingkat efektifitas yang tinggi.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Sugestopedia, Uji-t, Eksperimen.</p> 2022-07-06T13:59:19+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47908 IMPLIKATUR DALAM PODCAST DEDDY CORBUZIER BERSAMA RETNO MARSUDI MEDIA SOSIAL YOUTUBE: KAJIAN PRAGMATIK 2022-07-06T14:03:59+00:00 Kholifatul Azizah kholifatul.18014@mhs.unesa.ac.id Kisyani Laksono kisyani@unesa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) jenis implikatur yang digunakan pada podcast<br>Deddy Corbuzier bersama Retno Marsudi, (2) implikasi maksud lain yang digunakan pada podcast<br>Deddy Corbuzier bersama Retno Marsudi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif <br>dengan teknik simak dan catat serta dianalisis menggunakan metode analisis isi. Podcast Deddy <br>Corbuzier bersama Retno Marsudi menjadi sumber data penelitian karena podcast tersebut banyak <br>mengandung implikatur untuk membahas permasalahan yang sedang hangat dibicarakan masyarakat <br>saat ini yakni Covid-19. Hasil penelitian ini meliputi (1) jenis implikatur yang ditemukan berupa 13 <br>implikatur konvensional dan 9 implikatur percakapan, (2) implikasi maksud lain yang ditemukan berupa <br>5 implikasi mengkritisi, 3 implikasi menegaskan, 4 implikasi menolak, 2 implikasi meyakinkan, 2 <br>implikasi memberitahu, 1 implikasi menyindir, 2 implikasi mengharapkan, 1 implikasi mengingatkan, 1 <br>implikasi menyatakan kekecewaan, dan 1 implikasi menyatakan ketidaksenangan. Interpretasi podcast<br>Deddy Corbuzier bersama Retno Marsudi banyak mengandung implikatur konvensional serta implikasi <br>mengkritisi. Namun, dalam podcast ini tidak ditemukan implikasi mengimbau, implikasi menyarankan, <br>dan implikasi meminta. Hal ini menunjukkan bahwa podcast Deddy Corbuzier bersama Retno Marsudi <br>banyak mengandung implikasi dengan memaknai dari kata itu sendiri tanpa memerlukan kondisi khusus <br>untuk menarik kesimpulan. Tidak hanya itu saja, podcast tersebut juga mengkritisi topik pembicaraan <br>yang sedang diangkat yakni Covid-19. <br>Kata Kunci : Implikatur, Podcast, dan Deddy Corbuzier.</p> 2022-07-06T14:03:59+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47915 KEEFEKTIFAN VISUALIZATION AUDITORY KINESTHETIC BERBANTUAN MEDIA FILM BISU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS NASKAH DRAMA KELAS VIII SMPN 22 SURABAYA 2022-07-06T21:27:04+00:00 Nur Ika Pramestia nur.18126@mhs.unesa.ac.id Suhartono Suhartono suhartono@unesa.ac.id <p>Menulis naskah drama merupakan salah satu kegiatan dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia. Hal <br>ini memiliki tujuan agar para peserta didik dapat meningkatkan keterampilan menulisnya. Salah satu <br>strategi yang dimanfaatkan pada hal ini adalah model visualization auditory kinesthetic (VAK), peserta <br>didik dapat mengkombinasikan pengalaman dengan cara belajar penglihatan (visual), pendengaran <br>(auditory) dan gerakan tubuh (kinesthetic). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi <br>penggunaan model VAK di kelas, mendeskripsikan respons peserta didik terhadap penggunaan model VAK <br>dan mendeskripsikan keefektifan model VAK dalam meningkatkan keterampilan-keterampilan peserta <br>didik pada saat menulis naskah drama. Penelitian ini memakai metode eksperimen dengan prates-pascates,<br>observasi, dan angket sebagai teknik penelitiannya. Sampel pada penelitian ini merupakan siswa-siswi dari <br>dua kelas VIII SMPN 22 Surabaya yang masing-masing berjumlah 35 peserta didik. Hasil prates-pascates <br>diolah memakai uji T dan Uji N-Gain. Hasil dari studi menunjukkan bahwa guru dengan sangat baik <br>mengimplementasikan model VAK dalam pembelajaran di kelas. Peserta didik juga menunjukkan respons <br>positif terhadap model VAK yang dinilai efektif sebagai media belajar menulis naskah drama. Yang <br>terakhir, hasil studi juga menunjukkan bahwa penggunaan model VAK terbukti efektif untuk meningkatkan <br>keterampilan dalam menulis naskah drama peserta didik. Disarankan pula bagi guru untuk menggunakan <br>model VAK sebagai variasi strategi pembelajaran dan meningkatkan sistem pembelajaran di kelas. <br>Kata Kunci: Implementasi, Pembelajaran, Respons, Peningkatan</p> 2022-07-06T21:27:04+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47916 HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK TULISAN TANGAN DENGAN PERILAKU PADA SISWA KELAS X SMKN 10 SURABAYA 2022-07-07T00:15:58+00:00 Abdurahman Abdurahman abdurahman.18073@mhs.unesa.ac.id Bambang Yulianto bambangyulianto@unesa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan hubungan antara karakteristik tulisan tangan dengan perilaku<br>pada siswa kelas X SMKN 10 Surabaya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif <br>karena data dalam penelitian ini didapatkan dengan mengumpulkan tulisan tangan siswa, serta disajikan <br>dengan kajian teori yang dikemukakan oleh pakar grafologi bernama Jean Hyppolyte Michon. Tulisan <br>tangan siswa kelas X SMKN 10 Surabaya menjadi sumber data dalam penelitian ini. Pengumpulan data <br>dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian menggunakan <br>teknik simak libat cakap dan dilanjutkan dengan teknik pancing serta teknik cakap semuka. Teknik analisis <br>data yang digunakan dalam menyajikan penelitian ini adalah teknik padan ekstralingual karena unsur yang <br>dihubungkan berada di luar bahasa yakni grafologi. Teknik ini bertujuan untuk menemukan perbedaan dan <br>persamaan karakteristik tulisan tangan dengan perilaku siswa. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan <br>kemiringan dan ukuran tulisan tangan yang beragam serta memiliki hubungan sangat baik terhadap <br>perilaku siswa. Penelitian ini dapat digunakan sebagai rujukan seorang guru dalam mengasah intuisinya <br>untuk menciptakan suasana pembelajaran yang efektif. <br>Kata Kunci: siswa, grafologi, perilaku.</p> 2022-07-07T00:15:58+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47917 Analisis Struktur Konstituen Pidato Presiden Jokowi dalam Kanal Youtube KOMPASTV 2022-07-07T00:25:40+00:00 Miftachul Huda miftachul.18004@mhs.unesa.ac.id Mulyono Mulyono mulyono@unesa.ac.id <p>Kajian penelitian ini tentang analisis struktur konstituen ujaran pidato presiden Joko Widodo pada saat <br>peringatan hari lahirnya pancasila tanggal 1 Juni 2022 di Ende, Nusa Tenggara Timur. Hal utama yang <br>melatarbelakangi pengambilan sumber data berupa pidato dari presiden Joko Widodo dikarenakan <br>kalimat-kalimat yang beliau ucapkan saat berpidato merupakan tuturan yang memiliki struktur baku dan <br>efektif. Karena beliau seorang presiden, orang nomor satu di Indonesia, tentu memiliki daya tarik <br>tersendiri untuk menjadikan pidato beliau sebagai sumber data artikel ini. Analisis struktur konstituen <br>menjadi pokok pembahasan artikel ini karena belum ada jurnal ilmiah yang mengkaji mengenai struktur <br>konstituen. Metode dan teknik pengumpulan data ini menggunakan metode simak dan teknik catat sebagai <br>teknik lanjutannya. Metode simak digunakan untuk menyimak pidato, kemudian dilanjutkan menganalisis <br>struktur konstituennya. Analisisnya berfokus pada varian struktur konstituen kalimat yang terdapat dalam <br>data. Hasil penelitian ini menemukan varian struktur konstituen yang diisi oleh beberapa jenis frasa, yakni <br>frasa verbal, frasa nominal, frasa determiner, frasa adjektival, frasa adverbial, dan frasa preposisional. <br>Kata Kunci: struktur konstituen, verbal, nominal, determiner, adjektival, adverbial, preposisional</p> 2022-07-07T00:25:40+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47918 ADAPTASI FONOLOGIS KOSAKATA SERAPAN BAHASA ARAB DALAM KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA EDISI KELIMA 2022-07-07T00:40:32+00:00 Mohammad Shidqi Fadli Mohammad.17020074124@mhs.unesa.ac.id Agusniar Dian Savitri agusniarsavitri@unesa.ac.id <p>Bahasa merupakan salah satu aspek dalam kehidupan manusia yang terus mengalami perkembangan dan <br>perubahan. Salah satu bukti perkembangan bahasa adalah adanya konsep penyerapan kosakata baru yang <br>diambil dari bahasa asing. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan adaptasi kosakata bahasa Arab dalam <br>Bahasa Indonesia, yang terbagi dalam adaptasi fonemis dan adaptasi grafemis. Metode pengumpulan data <br>menggunakan metode simak. Sumber data adalah Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi kelima. <br>Metode analisis data penelitian ini adalah metode padan translasional yang mengacu pada memadankan <br>masing-masing bahasa agar dapat diketahui titik temu di antara dua kaidah bahasa yang berbeda. Hasilnya, <br>terdapat lebih dari 250 kosakata Bahasa Arab yang diserap ke dalam bahasa Indonesia yang mengalami <br>proses adaptasi fonologis. Adaptasi fonemis berupa lenisi, penguatan bunyi, pengenduran bunyi, reduksi<br>konsonan rangkap, penghilangan bunyi, penambahan bunyi, dan monfotongisasi. Adaptasi morfemis berupa <br>pengadaptasian beberapa huruf hijaiyyah Arab ke huruf latin yang terdiri atas lima huruf. <br>Kata Kunci: adaptasi fonemis, adaptasi grafemis, kosakata serapan, bahasa Arab</p> 2022-07-07T00:40:32+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47928 PEMANFAATAN APLIKASI CANVA PADA PEMBELAJARAN MENYUSUN TEKS IKLAN KELAS XII DKV 2 SMKN 13 SURABAYA 2022-07-07T02:35:03+00:00 Nova Marwadi nova.18115@mhs.unesa.ac.id Syamsul Sodiq syamsulsodiq@unesa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran teks iklan menggunakan <br>aplikasi Canva dan untuk mengetahui bagaimana respon siswa dalam pembelajaran tersebut. Penelitian ini <br>menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan model pengembangan. Sumber data berasal dari guru <br>Bahasa Indonesia dan 32 siswa kelas XII DKV 2 SMKN 13 Surabaya. Pengumpulan data menggunakan <br>teknik observasi, tes produk, dan angket. Observasi dilakukan oleh guru Bahasa Indonesia kelas XII untuk <br>mengamati aktivitas guru dalam menerapkan sintaks pembelajaran. Tes produk dilakukan untuk <br>memperoleh data dari 32 desain iklan siswa yang dibuat menggunakan aplikasi Canva. Dan, pengisian <br>angket oleh siswa untuk mendeskripsikan respon siswa atas pembelajaran menyusun teks iklan dengan <br>memanfaatkan aplikasi Canva. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pemanfaatan aplikasi Canva pada <br>pembelajaran menyusun teks iklan “sangat baik”. Keberhasilan tersebut didukung dengan (1) hasil <br>observasi aktivitas guru dalam menjalankan sintaks pembelajaran memperoleh hasil 93,75 dengan <br>kriteria “sangat baik”, (2) hasil tes produk dengan nilai tertinggi 92 dan nilai terrendah 59 dari segi <br>struktur iklan dan unsur kebahasaannya memperoleh hasil 90 dengan kriteria “sangat baik”. Dari kedua <br>hasil tersebut, penerapan pembelajaran teks iklan menggunakan aplikasi Canva memperoleh hasil 91,5 <br>dengan kategori “sangat baik”. (3) Respon siswa dalam penelitian ini memperoleh hasil 3,26 dengan <br>kriteria “Memenuhi”. <br>Kata Kunci: Pembelajaran langsung, Canva, Teks Iklan</p> 2022-07-07T02:35:03+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47929 Ach. Muhammad Arif Badruzzaman 2022-07-07T02:45:35+00:00 Ach. Muhammad Arif Badruzzaman arif.18105@mhs.unesa.ac.id Trinil Dwi Turistiani trinilturistiani@unesa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan penulisan huruf, kesalahan penulisan kata, <br>kesalahan penulisan tanda baca, dan kesalahan penulisan lambang bilangan pada Lembar Kerja Siswa <br>Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X-XII Tingkat Madrasah Aliyah. Metode penelitian yang <br>digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah Lembar Kerja <br>Siswa Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X-XII Tingkat Madrasah Aliyah. Data penelitian ini <br>disajikan dalam bentuk tulisan berupa kesalahan penulisan huruf, kesalahan penulisan kata, kesalahan <br>penulisan tanda baca, dan kesalahan penulisan lambang bilangan yang dianalisis sesuai dengan rumusan <br>masalah pada objek penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah <br>teknik baca dan catat secara repetitif dan komprehensif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya (1) <br>Kesalahan penulisan huruf sebanyak dua puluh empat data; (2) Kesalahan penulisan kata sebanyak empat <br>belas data; (3) Kesalahan penulisan tanda baca sebanyak dua belas data; dan (4) Kesalahan penulisan <br>lambang bilangan sebanyak tiga data pada Lembar Kerja Siswa Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas <br>X-XII Tingkat Madrasah Aliyah. <br>Kata Kunci: kesalahan berbahasa, kesalahan ejaan, lembar kerja siswa</p> 2022-07-07T02:45:35+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47931 Sarkasme Komentar Netizen Sepak Bola pada Akun Instagram @Trolliyah 2022-07-07T02:53:27+00:00 Ahmad Nur Febriyanto ahmad.18124@mhs.unesa.ac.id Agusniar Dian Savitri agusniarsavitri@unesa.ac.id <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh komentar sarkasme warganet, salah satunya netizen sepak <br>bola, sehingga perlu dilakukan kajian lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan <br>sarkasme komentar netizen sepak bola dalam akun Instagram trolliyah yang meliputi a) bentuk sarkasme, <br>b) makna sarkasme, dan c) fungsi sarkasme. penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. <br>Sumber data penelitian berasal dari aplikasi media sosial instagram yaitu terdapat pada akun @trolliyah. <br>Data penelitian berupa sarkasme dalam komentar akun instagram @trolliyah. Pengumpulan data <br>menggunakan metode simak dan catat. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil <br>penelitian terdiri atas tiga hal berikut. Pertama, bentuk sarkasme berupa abreviasi, kata, dan kalimat. <br>Kedua, Makna sarkasme netizen sepak bola terdiri atas makna konotasi, konseptual, gramatikal, asosiasi, <br>lokusi, kiasan dan kontekstual. Ketiga, fungsi sarkasme yang ditemukan yaitu menyindir dan menghina. <br>Kata Kunci: sarkasme, makna, komentar netizen sepak bola</p> 2022-07-07T02:53:26+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47932 PENGGUNAAN BAHASA DI RUANG PUBLIK KOTA LAMONGAN SEBAGAI KOTA ADIPURA (KAJIAN LINGUISTIK LANSKAP) 2022-07-07T03:03:30+00:00 Mega Astutik mega.18020074093@mhs.unesa.ac.id Mulyono Mulyono mulyono@unesa.ac.id <p>Dalam penelitian ini membahas mengenai penggunaan bahasa di ruang publik kabupaten Lamongan. Tujuan <br>dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa di ruang publik Kapubaten Lamongan <br>sebagai kota Adipura berdasarkan penggunaan kajian lingustik lanskap. Ditemukan data berupa 38 bentuk <br>penggunaan bahasa yang diambil dari beberapa nama tempat seperti warung makan, spanduk, gedung, <br>lukisan dinding, baliho dan tanda-tanda umum lainnya yang menggambarkan sebutan Kabupaten Lamongan <br>sebagai kota Adipura. Penelitian ini menggunakan jenis penelitan kualitatif dengan teori dari Landry dan <br>Bourhis (1997) yang digunakan dalam penelitian ini berfokus pada fungsi simbolik dan fungsi informasi <br>pada teori kajian linguistik lanskap. Hasil penelitian mengemukakan penggunaan bahasa di Kabupaten <br>Lamongan terdapat lima bentuk disebut sebagai kota adipura yaitu, (1) penggunaan bahasa pada penamaan <br>warung makan, spanduk, gedung, bangunan dan kelompok masyarakat yang menggunakan unsur kata kota <br>adipura (bersih dan indah); (2) penggunaan bahasa pada pemberian informasi untuk masyarakat umum dalam<br>bahasa Indonesia; (3) penggunaan bahasa pada pemberian informasi untuk masyarakat umum dalam bahasa <br>daerah; (4) penggunaan bahasa pada pemberian informasi untuk masyarakat umum dalam bahasa asing; (5) <br>penggunaan bahasa pada pemberian perintah kepada masyarakat umum untuk menjaga kebersihan <br>lingkungan sekitar; dan (6) penggunaan badan secara simbolik pada pemberian nama tempat. Selain itu, <br>terdapat faktor lain yang berpengaruh dengan tanda bahasa yang menjadi simbol Kabupaten Lamongan <br>sebagai kota Adipura, antara lain pemenuhan syarat penilaian kota Lamongan saat mengikuti lomba <br>pemberdayaan lingkungan hidup; sarana pengingat bagi masyarakat sekitar dan sarana informasi bagi <br>masyarakat. Berdasarkan penelitian ini penggunaan bahasa di ruang publik kota Lamongan telah <br>mencerminkan sebagai kota Adipura. <br>Kata Kunci: penggunaan bahasa, kota Adipura, linguistik lanskap</p> 2022-07-07T03:03:30+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47939 PENERAPAN MEDIA GOOGLE SITES PADA PEMBELAJARAN MENULIS TEKS ANEKDOT SISWA KELAS X TEKNIK PEMESINAN 1 SMK NEGERI 13 SURABAYA 2022-07-07T04:18:47+00:00 Eca Risky Oktaviani eca.18044@mhs.unesa.ac.id Syamsul Sodiq syamsulsodiq@unesa.ac.id <p>Penelitian ini membahas penerapan media <em>Google Sites </em>pada pembelajaran menulis teks anekdot, KD 4.6 kurikulum 2013 SMA/SMK. Dari penelitian pendahuluan diketahui bahwa kurangnya variasi media pembelajaran yang menarik bagi siswa kelas X jurusan Teknik Pemesian (TPm) di SMK Negeri 13 Surabaya. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu (1) Bagaimana proses penerapan media Google Sites pada pembelajaran (2) Bagaimana hasil belajar siswa setelah diterapkan media <em>Google Sites</em> (3) Bagaimana respon siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan media <em>Google Sites</em>. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Teknik pengumpulan data melalui observasi, tes (tes awal dan tes akhir), dan angket respon siswa. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis hasil lembar observasi, analisis hasil tes dengan Uji-T, dan analisis angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media <em>Google Sites</em> sangat baik diterapkan pada pembelajaran dengan persentase sebesar 94 dari 12 aspek penilaian pada lembar aktivitas guru dan 84 dari 12 aspek penilaian pada lembar aktivitas siswa. Berdasarkan hasil Uji-T diperoleh hasil 2,05 &lt; 6,552 &gt; 2,77 yang menunjukkan <em>Google Sites</em> memiliki efektivitas yang tinggi sebagai media pembelajaran yang baik. Penerapan <em>Google Sites</em> juga mendapat respon positif dan terbukti “memenuhi” dengan hasil perhitungan 3,02 yang berada pada skala interval 3,01 – 4,00.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Pembelajaran, Teks Anekdot, Media, Google Sites</p> 2022-07-07T04:18:46+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47973 SOSIOLEK DALAM KOMUNIKASI PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA BARU DRIYOREJO: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK 2022-07-07T07:39:03+00:00 Rahmatul Achadiyah rahmatul.18061@mhs.unesa.ac.id Bambang Yulianto bambangyulianto@unesa.ac.id <p>Kajian ini menunjukkan perbedaan bentuk tutur sosiolek dan fungsi bahasa sesuai dengan keragaman <br>bahasadi dalam masyarakat. Sosiolek tersebut menekankan pada pola komunikasi yang dituturkan oleh <br>pedagang dengan pembeli di wilayah Kota Baru Driyorejo sesuai dengan identitas dan ciri khas bahasa <br>masing-masing. Keragaman bahasa yang digunakan oleh pedagang dapat mempengaruhi kultur sosial dalam <br>bermasyarakat sehingga bertujuan untuk mengetahui bentuk ragam sosiolek dan faktor-faktor sosial sesuai <br>dengan karakteristik individu dan situasi di dalam masyarakat. Dalam hal ini, menggunakan <br>metodepenelitian deskriptif dan kuantitatif dengan teknik observasi dan dokumentasi untuk pengambilan <br>data. Kemudian menggunakan teknik simak dan teknik catat untuk menentukan data dan melakukan analisis <br>data sehingga diperoleh hasil penelitian berupa bentuk ragam sosiolek berdasarkan proses morfologis, yakni <br>afiksasi, reduplikasi, akronim, dan substitusi fonem serta faktor-faktor sosial yang mempengaruhi adanya <br>bentuk sosiolek, yakni jenis kelamin, usia, sosiokultural, dan pekerjaan. Hasil temuan ini dapat dimanfaatkan <br>sebagai bahan rujukan untuk penelitian lebih lanjut berkaitan dengan ragam sosiolek. <br>Kata Kunci: ragam sosiolek, faktor-faktor, pedagang kaki lima, sosiolinguistik.</p> 2022-07-07T07:38:59+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47974 PEMEROLEHAN KALIMAT BAHASA INDONESIA ANAK USIA 7 TAHUN (STUDI KASUS PADA X): KAJIAN LINGUISTIK FUNGSIONAL 2022-07-07T07:44:33+00:00 Devi Silianti devi.18046@mhs.unesa.ac.id Bambang Yulianto bambangyulianto@unesa.ac.id <p>Pemerolehan kalimat bahasa Indonesia pada anak memiliki pola kalimat tersendiri dalam masa belajarnya.<br>Anak memiliki perbendaharaan kata yang masih bertambah sejalan dengan bertumbuhnya usia anak dan <br>seiring adanya interaksi anak dengan lingkungan sekitarnya, baik dari lingkungan rumah maupun <br>lingkungan sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pemerolehan kalimat bahasa Indonesia <br>anak usia 7 tahun (studi kasus pada X) berdasarkan isi atau amanat dan berdasarkan fungsi sintaksis. <br>Metode yang digunakan adalah jenis deskriptif kualitatif dengan kajian linguistik fungsional. Pengumpulan <br>data melalui metode simak, cakap dan catat berdasarkan tuturan anak usia 7 tahun sebagai sumber datanya <br>yang dilakukan dengan menyimak dan mengamati hingga menganalisis. Analisis data yang dilakukan <br>meliputi klasifikasi data, reduksi data, penyajian data dalam bentuk analisis hingga penegasan kesimpulan <br>dari hasil penelitian. Hasilnya ditemukan 41 ujaran yang menunjukkan bahwa kalimat interogatif dan pola <br>kalimat subjek-predikat (S-P) cenderung digunakan oleh anak dalam berkomunikasi. Temuan ini bisa <br>dimanfaatkan untuk penelitian lebih lanjut yang berkaitan dengan pemerolehan bahasa anak. <br>Kata Kunci: pemerolehan kalimat, bahasa Indonesia, anak.</p> 2022-07-07T07:44:33+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47976 TUTURAN IMPERATIF DALAM KANAL YOUTUBE GANJAR PRANOWO EPISODE MAHASISWA INI GAK MAU PAKE MASKER 2022-07-07T07:49:32+00:00 Mufidatunisa Mufidatunisa mufidatunisa.18010@mhs.unesa.ac.id Andik Yulianto andikyulianto@unesa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk memahami maksud berdasarkan bentuk dan fungsi dari tuturan imperatif <br>dalam sebuah tayangan pada kanal YouTube Ganjar Pranowo yang berisikan liputan sidak masker di Unit <br>Pengobatan Penyakit Paru Kota Kebumen. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan <br>penelitian deskriptif kualitatif karena data penelitian diperoleh melalui pengumpulan informasi tuturan <br>yang hendak diteliti dan diselaraskan dengan teori yang digunakan dalam penelitian ini. Penelitian <br>dilaksanakan dengan menyimak tayangan video untuk menentukan tuturan-tuturan yang akan digunakan <br>sebagai data penelitian, lalu dilakukan pencatatan data serta pengelompokan data yang teranalisis <br>berdasarkan teori imperatif yang digunakan. Pengelompokan data tuturan yang telah sesuai akan dicatat <br>agar mempermudah penyajian data. Setelah melalui tahap pencatatan ditemukan delapan dari tujuh belas <br>jenis keseluruhan tuturan imperatif menurut Rahardi dengan perinciannya yaitu makna imperatif pragmatik <br>perintah, permintaan, desakan, bujukan, imbauan, ajakan, larangan, dan ngelulu. Penelitian ini juga <br>memperoleh konteks atau maksud tersirat dari penutur maupun mitra tuturnya. Hasil penelitian yang telah <br>diperoleh kemudian dikorelasikan dengan gaya bertutur Pak Ganjar yang cenderung halus, Hal ini <br>mengakibatkan penonton tayangan YouTube tersebut berpotensi terjadi penyimpangan makna. Peneliti <br>menerapkan pemahaman makna pragmatik imperatif dan metode padan pragmatis untuk memudahkan <br>pemahaman tuturan yang seharusnya mengandung makna imperatif agar tidak terjadi penyimpangan <br>makna. <br>Kata Kunci: Tuturan, Pragmatik, Imperatif.</p> 2022-07-07T07:49:32+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47986 Efektivitas Media Film Taree Zameen Paar dalam Penulisan Cerita Pendek Siswa Kelas IX D SMPN 1 PURI 2022-07-07T08:33:19+00:00 Lailya Mutlifah lailya.18024@mhs.unesa.ac.id Trinil Dwi Turistiani trinilturistiani@unesa.ac.id <p>Pembelajaran penulisan cerita pendek menjadi salah satu materi yang kurang diminati oleh siswa karena memiliki <br>bacaan yang panjang, dan membutuhkan penyusunan kalimat yang tepat untuk merangkai ide dalam karya tulis. Untuk <br>meningkatkan minat siswa, peneliti menerapkan media film sebagai penunjang proses pembelajaran. Tujuan penelitian <br>ini adalah untuk mendeskripsikan (1) penerapan media film terhadap pembelajaran penulisan cerita pendek, (2) <br>efektivitas media yang digunakan dalam perkembangan hasil belajar siswa dalam penulisan cerpen, (3) respon siswa <br>setelah mengikuti pembelajaran penulisan cerita pendek. Desain penelitian yang digunakan one group pretest-posttest<br>dengan metode pre-experimental. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Pengambilan data <br>untuk penelitian ini menggunakan teknik observasi, pretest-posttest, dan angket. Subjek penelitian ini yaitu 32 siswa <br>kelas IX D SMPN 1 Puri. Hasil penelitian ini adalah (1) penelitian berjalan dengan baik yang dibuktikan dengan <br>persentase hasil observasi siswa sebesar 82,5% dengan kategori sangat baik, dan hasil persentase observasi guru sebesar <br>80% dengan kategori baik. (2) media film efektif diterapkan yang ditunjukkan peningkatan nilai rata-rata yaitu, nilai <br>pretest sejumlah 66, dan posttest sejumlah 77,63. Disamping itu perhitungan uji-t menunjukkan bahwa thitung = 16.756 <br>dan ttabel = 1.69552, sehingga thitung &gt; ttabel.. (3) respon siswa berkategori sangat baik, yang dibuktikan Hal ini dibuktikan <br>dengan rata-rata pemerolehan jawaban “Ya” sebanyak 92,3% dan “Tidak” sebanyak 7,7%. Media film yang digunakan <br>adalah Tare Zameen Paar dengan banyak nilai moral yang terkandung didalamnya. Jadi, berdasarkan uji-t sampel <br>berpasangan yang telah dilakukan, dapat diartikan bahwa penggunaan media film Tare Zameen Paar efektif digunakan <br>dalam penulisan cerita pendek. <br>Kata Kunci: media film, kemampuan menulis, cerita pendek</p> 2022-07-07T08:33:19+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/47988 DISFEMIA KOMENTAR WARGANET PADA ACARA AIMAN DI KANAL YOUTUBE KOMPASTV EPISODE MENGENDUS BAU MAFIA MINYAK GORENG 2022-07-07T09:07:13+00:00 Niswatur Rohmah niswatur.17020074067@mhs.unesa.ac.id Andik Yulianto andikyulianto@unesa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi disfemia dalam komentar komentar <br>warganet pada acara AIMAN di kanal Youtube KompasTV episode Mengendus Bau Mafia Minyak <br>Goreng. Untuk mendeskripsikan bentuk digunakan teori Alwi (2010), sedangkan untuk mendeskripsikan <br>fungsi disfemia digunakan teori Chaer (2005). Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, dan klausa<br>yang mengandung disfemia dalam komentar warganet pada acara AIMAN di kanal Youtube KompasTV <br>episode Mengendus Bau Mafia Minyak Goreng. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan<br>metode simak dengan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah <br>metode deskriptif kualitatf. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk disfemia ada tiga, yakni <br>berupa kata (75%), frasa (15,13%), dan klausa (9,87%). Fungsi disfemia ada 4, yakni fungsi <br>menunjukkan sikap jengkel (36,84%), sikap marah (15,13%), sikap tidak suka (22,37%), dan memberikan <br>tekanan tanpa terasa kekasarannya (25%). Bentuk disfemia yang paling banyak digunakan dalam <br>penelitian ini berupa bentuk kata dan fungsi disfemia yang paling banyak adalah untuk menunjukkan <br>sikap jengkel. <br>Kata Kunci: disfemia, komentar warganet, acara Aiman</p> 2022-07-07T09:07:13+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/48008 kn INTERPRETASI LADU DALAM NOVEL LADU KARYA TOSCA SANTOSO: (SEMIOLOGI FERDINAND DE SAUSSURE) 2022-07-07T14:17:57+00:00 Dimash Rahmanda Ramadian dimashramadhian@unesa.ac.id Parmin Parmin parmin@unesa.ac.id <p>Novel <em>Ladu</em> karya Tosca Santoso menyajikan cerita perjalanan tokoh Yanis dan Arti menjelajahi pendakian ke gunung-gunung Kaliadem, Liangan, Pelataran Dieng, Kelud, Rinjani, Tambora dan Lore Lindu. Dalam perjalanan, mereka menemukan pemaknaan yang dalam mengenai semiotika kata “Ladu”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil interpretasi tanda ladu menurut konsep <em>signifier</em> dan mendeskripsikan hasil interpretasi tanda ladu menurut konsep <em>signified</em> dalam teori Ferdinand De Saussure. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan semiologi. Penelitian ini menggunakan kajian teori semiologi Ferdinand De Saussure untuk mengkaji interpretasi tanda ladu. Sumber data penelitian ini adalah novel <em>Ladu</em> karya Tosca Santoso yang diterbitkan pada tahun 2016 oleh Penerbit Kaliandra. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pustaka. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik deskriptif dan teknik interpretasi. Hasil penelitian ini yaitu : interpretasi ladu dapat dimaknai sebagai tanda pergeseran zaman dari waktu ke waktu meninggalkan catatan bagi masyarakat, asal muasal kehidupan, dari mana manusia berasal dan akan kemana ia kembali, tanda kematian dapat diartikan sebagai takdir yang tidak bisa dicegah. Segalanya akan kembali menjadi ladu. Manusia hidup dan menyatu kembali ke ladu. Interpretasi ladu merupakan tanda bencana alam yang merenggut korban jiwa, tetapi juga dapat mengubah sistem sosio-politik yang ada di masyarakat dan dapat dimaknai sebagai tanda keberkahan kesuburan dan keselamatan bagi masyarakat yang tinggal di lereng gunung.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong><strong>&nbsp; <em>Interpretasi, Semiologi Ferdinand De Saussure, Novel Ladu.</em></strong></p> 2022-07-07T14:17:57+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/48012 KEEFEKTIFAN PEMANFAATAN SUGGESTION RELAXATION DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI PADA SISWA DI MAN 3 KEDIRI 2022-07-07T14:27:18+00:00 Tria Wilujeng tria18075@mhs.unesa.ac.id Suhartono Suhartono suhartono@unesa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan menguji keefektifan <em>suggestion relaxation</em> dalam upaya meningkatkan keterampilan menciptakan puisi. Penelitian ini berjenis eksperimen karena menguji dua variabel dan terdapat pengaruh pada salah satu variabel. Penelitian ini bersifat kuantitatif sehingga data yang dihasilkan dapat digeneralisasikan. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes yakni tes awal (<em>pre-test</em>) dan tes akhir (<em>post-test</em>) menulis puisi, terdapat dua kelas penelitian sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Setiap kelas berjumlah 29 siswa. Analisis tes diuji menggunakan <em>software</em> SPSS. Hasil uji <em>independent sample t test</em> diperoleh t hitung 8.690 dengan p=0,000, df=56, dan t tabel=2.003. Signifikan (2-tailed) sebesar 0.000 &lt; 0,05, dan 8.690&gt;2.003 terdapat perbedaan signifikan sehingga Ha diterima dam H0 ditolak. Artinya setelah dilakukan pembelajaran terdapat pengaruh antara metode <em>suggestion relaxation</em> terhadap keterampilan menulis puisi siswa. Hasil perhitungan uji <em>n-gain</em> , menunjukkan hasil nilai rata-rata <em>n-gain</em> suntuk kelas eksperimen sebesar 50,8404 atau 50,84%, nilai minimal 11,13%, dan nilai maksimal sebesar 79,99%. Kemudian nilai rata-rata <em>n-gain</em> kelas kontrol sebesar 5,0536 atau 5,05%, nilai minimal -50,02%, dan nilai maksimal 53,85%. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode <em>suggestion relaxation</em> kurang berpengaruh dalam upaya peningkatan kemampuan menciptakan puisi pada kelas X Man 3 Kediri tahun ajaran 2021/2022.</p> <p>Kata Kunci: Deskripsi, Observasi, Analisis, Hasil.</p> 2022-07-07T14:27:18+00:00 ##submission.copyrightStatement##