Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu <p>Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) (<a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/1564556084" target="_blank" rel="noopener">ISSN 2685-9289</a>) merupakan Jurnal Online Program Studi S-1 Pendidikan Biologi yang diterbitkan oleh Jurusan Biologi Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya. BioEdu memuat artikel-artikel hasil penelitian di bidang kependidikan Biologi yang ditulis oleh para peneliti dari Program Studi S1 Pendidikan Biologi.</p> Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya en-US Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) 2302-9528 Pengembangan e-LKPD Interaktif Pada Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas XII https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu/article/view/44588 <p>Dampak pandemi COVID-19 menjadikan proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tidak dapat dilakukan sehingga beralih pada Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Alternatif media pembelajaran yang dapat dikembangkan dalam proses PJJ adalah e-LKPD. e-LKPD interaktif merupakan lembar kerja peserta didik yang dikemas secara digital dengan beragam fitur untuk membantu kegiatan pembelajaran secara mandiri yang berisi abstraksi materi dan kumpulan soal untuk memandu peserta didik dalam proses pemahaman materi. Tujuan peneliti ini untuk menghasilkan e-LKPD Interaktif pada materi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan yang valid, praktis dan efektif untuk melatih keterampilan berpikir kritis. penelitian ini menerapkan model 4-D (<em>Define, Design, Develop dan Diseminate</em>). Validitas e-LKPD didapat dari hasil validasi pakar (Media dan Materi), kepraktisan didapat dari hasil pengamatan keterlaksanaan e-LKPD, dan keefektifan didapat dari hasil belajar dan respon 15 peserta didik kelas XII MIPA 5 SMAN 17 Surabaya. Metode pengumpulan data meliputi validasi, observasi, tes, dan angket dengan teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-LKPD dinyatakan valid dengan memperoleh persentase skor validitas 97%, e-LKPD juga dinyatakan sangat praktis dengan memperoleh persentase skor keterlaksanaan 91,2%, dan dinyatakan sangat efektif dengan memperoleh rerata ketuntasan hasil belajar kognitif dan indikator berpikir kritis berturut sebesar 100% dan 92,6% dengan hasil N-Gain 0,72 (kategori tinggi), serta mendapat persentase respon positif peserta didik sebesar 98,2%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka e-LKPD Interaktif yang dikembangkan telah dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk diimplementasikan pada proses pembelajaran.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>e-LKPD interaktif, keterampilan berpikir kritis, pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.</p> Lutfiana Rakhma Ningtyas Yuni Sri Rahayu ##submission.copyrightStatement## 2022-07-20 2022-07-20 11 3 527 536 10.26740/bioedu.v11n3.p527-536 Pengembangan E-LKPD Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Berorientasi Pendekatan Saintifik untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu/article/view/44676 <p>Seiring bertambahnya jumlah pasien positif COVID-19 di Indonesia, Kemendikbud merekomendasikan agar melakukan program belajar dari rumah. Program ini telah dilaksanakan di berbagai jenjang pendidikan di Indonesia. Sebagai bagian dari adaptasi kebiasaan belajar baru di masa pandemi Covid-19, salah satu hal yang perlu untuk proses adaptasi dalam pembelajaran yaitu hadirnya bahan ajar <em>online</em> dengan media yang menarik dan mudah diakses peserta didik. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangkan bahan ajar LKPD elektronik (E-LKPD) berorientasi pendekatan saintifik untuk melatihkan keterampilan proses sains pada materi pertumbuhan dan perkembangan yang layak berdasarkan validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Metode pengembangan yang digunakan yaitu dengan 4D (<em>Define, Design, Develop</em>, dan <em>Disseminate</em>). Pengembangan E-LKPD ini untuk melihat validitas yang diperoleh dari hasil validasi dari para ahli; kepraktisan yang diperoleh dari data observasi keterlaksanaan dari para observer; keefektifan yang diperoleh dari data hasil belajar peserta didik kelas XII SMA Labschool Unesa 1 Surabaya yaitu melakukan <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>, dan data respon peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Penelitian pengembangan E-LKPD ini menghasilkan persentase validitas mencapai 94,75% sehingga dinyatakan sangat valid, persentase kepraktisan mencapai 98,3% sehingga dinyatakan sangat praktis, dan persentase keefektifan diantaranya yaitu ketuntasan tes keterampilan proses sains mencapai 100%, ketercapaian indikator keterampilan proses sains melalui <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em> mencapai 92,4%, dan respon dari peserta didik mencapai 100%. Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa E-LKPD materi pertumbuhan dan perkembangan berorientasi pendekatan saintifik untuk melatihkan keterampilan proses sains layak untuk digunakan dalam pembelajaran berdasarkan validitas, kepraktisan, keefektifan.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>E-LKPD, pendekatan saintifik, keterampilan proses sains, materi pertumbuhan dan perkembangan.</p> Greatania Ines Windari Yuni Sri Rahayu Sari Kusuma Dewi ##submission.copyrightStatement## 2022-07-20 2022-07-20 11 3 537 548 10.26740/bioedu.v11n3.p537-548 Pengembangan E-LKPD Berbasis Guided Inquiry Pada Materi Transpor Membran Untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu/article/view/44677 <p>Adanya pandemi Covid-19 menyebabkan sistem pendidikan Indonesia melaksanakan sistempembelajaranjarak jauh. Oleh karena itu dalam proses pembelajaran tersebut membutuhkan bahan ajar elektronik dandapat melatihkan salah satu keterampilan 4C yaitu berpikir kritis. Berpikir kritis merupakan salah satutuntutan karakteristik 4C pada pendidikan abad ke-21. Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan e-LKPDberbasis guided inquiry pada materi Transpor Membran untuk melatih keterampilan berpikir kritis siswayang valid, praktis, dan efektif. Metode pengembangan yang digunakan yaitu 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Validitas e-LKPD diperoleh dari hasil validasi para ahli, kepraktisan diperoleh dari hasil<br>observasi keterlaksanaan e-LKPD serta keefektifan diperoleh dari ketuntasan hasil tes, ketercapaianindikator berpikir kritis dan angket respon 20 peserta didik kelas XI IPA 5 SMA Negeri 21 Surabaya. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kuantitatif. Penelitian pengembangan e-LKPD ini memperoleh persentase validitas sebesar 97.9% sehingga dinyatakan sangat valid, persentase kepraktisanmemperoleh sebesar 98.3% sehingga dinyatakan sangat praktis, dan keefektifan e-LKPD memperolehketuntasan hasil pre-test dan post-test sebesar 100%, ketercapaian keterampilan berpikir kritis sebesar 87,3%, dan persentase respon peserta didik sebesar 98.35%. Dengan demikian, dapat disimpulkan e-LKPDyang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Kata Kunci:. e-LKPD, Guided Inquiry, berpikir kritis, transpor membran.</p> Ardella Ivana Safitri Yuni Sri Rahayu ##submission.copyrightStatement## 2022-07-20 2022-07-20 11 3 549 556 10.26740/bioedu.v11n3.p549-556 Validity of Learning Package for Environmental Change Materials in Implementing Student Worksheets Based on Contextual Teaching and Learning (CTL) https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu/article/view/44674 <p>This study aims to produce learning package in the form of lesson plans and valid questions in implementing student worksheets based on Contextual Teaching and Learning (CTL) which is to complement learning package other than student worksheets in previous research. This research method uses a 4-D development model which the disseminate stage is not done, namely define, design, and develop. The research target is learning package such as lesson plans and questions. Place and time of study in September 2021 at Biology Department of Universitas Negeri Surabaya. The research parameter measured was the validity of the learning package by taking into account several aspects. The validity of the lesson plans includes aspects of syllabus identity, syllabus conformity with lesson plans, lesson plans identity, formulating indicators, formulating learning objectives, learning materials, learning methods, learning tools and resources, learning activities and outcome assessment study. Aspects of question validity include material feasibility, construction feasibility, grammatical aspects, and character aspects of measuring scientific literacy. Based on the data above, the validation of the questions obtained an average score of 90% with a very valid category and the lesson plan validation is an average score of 92.96% with a very valid category. The conclusion of this study shows that the test of the validity of the learning package in the form of lesson plans and questions obtained a score above 70%. This shows that the learning level is valid.</p> <p><strong>Keywords: </strong>Validity, Scientific Literacy, Environmental Change, Learning Package.</p> Intan Dwi Puspitasari Herlina Fitrihidajati ##submission.copyrightStatement## 2022-07-20 2022-07-20 11 3 557 566 10.26740/bioedu.v11n3.p557-566 Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (E-LKPD) Berbasis Guided Inquiry Pada Materi Enzim Untuk Melatih Keterampilan Berfikir Kritis https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu/article/view/44680 <p>Perkembangan ilmu teknologi khususnya pendidikan memiliki tantangan yang dapat diatasi dengan keterampilan abad ke-21 yang bercirikan 4C. Berfikir kritis merupakan salah satu keterampilan dalam 4C. Hasil penelitian menunjukan bahwa <em>guided inquiry</em> adalah model pembelajaran yang tepat untuk melatih keterampilan berfikir kritis yaitu interpretasi, inferensi, eksplanasi, analisis dan evaluasi. Materi enzim bersifat kompleks sehingga diperlukan adanya praktikum untuk melatih keterampilan berfikir kritis peserta didik. Tujuan dari penelitian ini yaitu menghasilkan E-LKPD berbasis <em>guided inquiry</em> yang valid, praktis, dan efektif pada materi enzim untuk melatih keterampilan berfikir kritis peserta didik. Jenis penelitian pengembangan ini menggunakan model 4D (<em>define, design, development</em>, dan <em>disseminate</em>). Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode validasi, observasi, tes, dan angket respon. Pada E-LKPD, validasi diperoleh dari hasil validasi oleh validator, kepraktisan diperoleh dari pengamatan aktivitas peserta didik selama menggunakan E-LKPD, keefektifan diperoleh dari hasil belajar keterampilan berfikir kritis dan respon peserta didik. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil validitas E-LKPD mendapatkan skor sebesar 96,5% dengan kategori sangat valid. Uji coba kepraktisan dilaksanakan pada 20 peserta didik kelas XII MIPA 4 SMAN 3 Surabaya dan memperoleh skor sebesar 97,3% dengan kategori sangat praktis, serta ketercapaian indikator berfikir kritis memperoleh skor 92,5% dengan kategori sangat baik dan respon peserta didik memperoleh skor sebesar 96% dengan kategori sangat efektif. Berdasarkan hasil tersebut maka E-LKPD berbasis <em>guided inquiry</em> pada materi enzim untuk melatih keterampilan berfikir kritis dinyatakan valid, praktis dan efektif sebagai sumber belajar.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>E-LKPD, <em>guided inquiry</em>, keterampilan berfikir kritis, enzim. &nbsp;</p> Melyana Clarisa Pakpahan Yuliani Yuliani Sari Kusuma Dewi ##submission.copyrightStatement## 2022-07-20 2022-07-20 11 3 567 578 10.26740/bioedu.v11n3.p567-578 Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Situs Web untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Materi Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu/article/view/44753 <p>Pandemi covid-19 mengakibatkan terjadinya pergeseran dari pembelajaran tatap muka secara <em>offline</em> ke pembelajaran jarak jauh secara <em>online</em> sehingga terjadi penurunan motivasi belajar peserta didik. Oleh karena itu diperlukan cara untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Salah satu yaitu menggunakan media pembelajaran berbasis situs <em>web</em> karena banyak peserta didik sangat mahir menggunakan program di komputer atau telepon seluler. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media berbasis situs <em>web</em> pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan untuk meningkatkan motivasi belajar yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan model 4-D dengan tahap <em>Define, Design, Develop, </em>tanpa tahap <em>Disseminate</em>. Ujicoba terbatas pada situs <em>web</em> dilakukan pada 20 peserta didik kelas XI SMA Negeri 17 Surabaya. Validitas diperoleh dari hasil validitas ahli materi, ahli media, dan guru biologi SMA Negeri 17 Surabaya dari aspek kelayakan penyajian, kelayakan isi, dan kelayakan kebahasaan. Kepraktisan situs diperoleh dari angket respon, angket motivasi sebelum dan sesudah penggunaan media, dan observasi motivasi observer. Data validasi dan kepraktisan kemudian dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa situs <em>web</em> yang dikembangkan memperoleh persentase validitas rata-rata 93,11% dengan kriteria sangat valid. Kepraktisan situs <em>web</em> memperoleh beberapa hasil di antaranya respon peserta didik dengan persentase rata-rata 97,89% kriteria sangat praktis, peningkatan motivasi belajar dari skor rata-rata 64% menjadi 92%, dan ketercapaian indikator motivasi dengan persentase rata-rata 86,67% kriteria motivasi sangat tinggi. Berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa media berbasis situs <em>web</em> yang dikembangkan dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran.</p> Amalia Mudrihatul Munawaroh Novita Kartika Indah ##submission.copyrightStatement## 2022-07-20 2022-07-20 11 3 579 588 10.26740/bioedu.v11n3.p579-588 Pengembangan Booklet Senyawa Bioaktif Ekstrak Etil Asetat Daging Mimi Mintuna (Carcinoscorpius rotundicauda) sebagai Media Pembelajaran https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu/article/view/44754 <p>Pembelajaran berbasis kearifan lokal menjadi potensial diterapkan pada pembelajaran abad 21. Booklet menjadi salah satu bahan ajar yang dinilai efektif dan efisien untuk media pembelajaran. Kepulauan Indonesia yang luas dan terdapat beragam biota laut, salah satu nya adalah Mimi Mintuna yang menjadi biota lokal perairan Indonesia yang belum banyak dieksplor, dan minim nya pemahaman mengenai Mimi Mintuna beserta kandungan senyawa nya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Booklet Senyawa Bioaktif Ekstrak Etil Asetat Daging Mimi Mintuna (<em>Carcinoscorpius Rotundicauda)</em>&nbsp; sebagai Media Pembelajaran dan kelayakan Booklet sebagai Media Pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan tahapan pengembangan booklet (1) pendefinisian (<em>define</em>), (2) perancangan&nbsp; (<em>design</em>), dan (3) pengembangan (<em>develop</em>). Parameter yang diukur yaitu kelayakan penyajian booklet dari hasil validasi dua dosen ahli. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan Booklet Senyawa Bioaktif Ekstrak Etil Asetat Daging Mimi Mintuna (<em>Carcinoscorpius Rotundicauda)</em> sebagai Media Pembelajaran&nbsp; yang berkaitan dengan kearifan lokal Mimi Mintuna di Indonesia dapat diterapkan sebagai bahan ajar dalam &nbsp;pembelajaran, dengan &nbsp;validitas penyajian dinyatakan sangat valid dengan perolehan skor 100% yang diperoleh dari skor validitas kelayakan booklet.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Booklet, Mimi Mintuna, Senyawa bioaktif, Media Pembelajaran</p> Maftukhatul Faizah Yuliani Yuliani Dwi Anggorowati Rahayu ##submission.copyrightStatement## 2022-07-20 2022-07-20 11 3 589 595 10.26740/bioedu.v11n3.p589-595 Pengembangan Booklet Mimi Mintuna sebagai Sumber Belajar pada Sub-Materi Pelestarian Sumber Daya Hayati Kelas X SMA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu/article/view/44766 <p>Submateri pelestarian sumber daya hayati materi keanekaragaman hayati merupakan materi biologi bercakupan luas dan erat hubungannya dengan kehidupan sehari-hari. Sumber belajar pada submateri tersebut mas ih minim dan sederhana, sehingga diperlukan media sumber belajar yang mendukung, seperti <em>booklet.&nbsp; Booklet </em>yang dikembangkan menampilkan contoh Mimi Mintuna yang merupakan salah satu sumber daya hayati lokal Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan <em>booklet</em> Mimi Mintuna sebagai sumber belajar yang&nbsp; layak secara teoritis dan empiris ditinjau dari vailiditas, uji keterbacaan, dan respon peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan metode 4D (<em>define, design, develop, disseminate</em>) tanpa melakukan tahap <em>disseminate</em>. Kelayakan teoritis <em>booklet</em> ditinjau dari hasil validasi oleh dosen ahli materi dan dosen ahli pendidikan. Kelayakan empiris ditinjau dari hasil respon siswa. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Tempat penelitian yaitu di Jurusan Biologi FMIPA UNESA dan uji coba secara terbatas di SMAN 2 Lamongan. Hasil penelitian berupa <em>booklet</em> Mimi Mintuna yang layak secara teoritis dan empiris. Kelayakan teoritis berdasarkan hasil validasi memperoleh rata-rata persentase 91,13% kategori sangat valid. Kelayakan empiris memperoleh hasil keterbacaan pada level 10 yang sesuai dengan tingkat kelas X SMA dan persentase hasil respon peserta didik sebesar 97,87% kategori sangat praktis. Dapat disimpulkan, <em>booklet</em> Mimi Mintuna sebagai sumber belajar sub-materi pelestarian sumber daya hayati layak secara teoritis dan empiris.</p> <p><strong>Kata Kunci : </strong><em>Booklet</em> Mimi Mintuna, Sumber belajar, Pelestarian Sumber Daya Hayati</p> Mia Savita Winarsih Winarsih Dwi Anggorowati Rahayu ##submission.copyrightStatement## 2022-07-20 2022-07-20 11 3 596 609 10.26740/bioedu.v11n3.p596-609 Profil dan Validitas E-LKPD Identifikasi Jamur Berbasis Pendekatan Saintifik untuk Melatihkan Keterampilan Proses Peserta Didik https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu/article/view/44729 <p>Pembelajaran pada kurikulum 2013 didesain agar peserta didik mempunyai kemampuan untuk aktif saat proses pembelajaran dalam mencari, membangun dan menggunakan pengetahuannya. Keterampilan proses sains dapat melatihkan keaktifan peserta didik dalam mencari gagasan untuk mengembangkan pengetahuan maupun konsep yang ditunjang pembelajaran pendekatan saintifik. Peserta didik perlu melakukan kegiatan mengamati atau melakukan percobaan pada pembelajaran materi jamur untuk menganalisis jamur secara langsung. Kegiatan pengamatan dan percobaan secara langsung merupakan bentuk pembelajaran pendekatan saintifik yang dilatihkan melalui keterampilan proses sains untuk memahaminya. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan <em>e</em>-LKPD identifikasi jamur berbasis pendekatan saintifik untuk melatihkan keterampilan proses peserta didik yang valid. Penyusunan <em>e</em>-LKPD menggunakan model 4-D (<em>Define</em>, <em>Design</em>, <em>Develop</em>, dan <em>Disseminate</em>), namun tanpa tahap <em>disseminate</em>. Parameter penelitian yang diukur adalah validitas <em>e</em>-LKPD yang dinilai berdasarkan aspek penyajian, isi, dan bahasa oleh ahli pendidikan, ahli materi, dan guru mata pelajaran Biologi. Data penelitian berupa nilai hasil validasi dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata skor validitas <em>e</em>-LKPD 1 Identifikasi Jamur Mikroskopis sebesar 3,6 dengan kategori sangat valid, sedangkan nilai rata-rata skor validitas <em>e</em>-LKPD 2 Jamur Makroskopis sebesar 3,7 dengan kategori sangat valid. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa <em>e</em>-LKPD berbasis pendekatan saintifik untuk melatihkan keterampilan proses peserta didik dinyatakan sangat valid dan layak untuk digunakan dalam pembelajaran Biologi.</p> <p><strong>Kata kunci: </strong><em>e</em>-LKPD, Jamur, Keterampilan Proses, Pendekatan Saintifik, Validitas</p> Aisyah Nur Mustofa Guntur Trimulyono ##submission.copyrightStatement## 2022-07-20 2022-07-20 11 3 610 620 10.26740/bioedu.v11n3.p610-620 Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Powerpoint Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Komponen Ekosistem Kelas X https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu/article/view/45144 <p>Media pembelajaran sangat mempengaruhi hasil belajar siswa karena media pembelajaran berperan penting untuk menyampaikan materi. <em>PowerPoint </em>interaktif merupakan media pembelajaran yang menggabungkan seluruh elemen media seperti teks, gambar, suara dan video sehingga menarik serta efektif dalam meningkatkan hasil belajar karena didukung oleh fitur-fitur yang tersaji. Media ini digunakan untuk pembelajaran materi komponen ekosistem kelas X. Berdasarkan hasil observasi di sekolah materi tersebut disampaikan hanya dalam bentuk verbal yaitu berpusat pada guru, serta hanya menggunakan buku ajar dan papan tulis sebagai alat bantunya, maka peneliti ingin memberikan dalam bentuk audiovisual sehingga lebih efektif dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran interaktif berbasis <em>PowerPoint </em>yang valid dan efektif. Parameter yang diukur adalah validitas dan peningkatan hasil belajar. Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan. Model yang digunakan 4D (<em>define, design, development, disseminate</em>) tanpa <em>disseminate</em> hanya uji coba terbatas. Sasaran penelitian ini siswa SMA Negeri 1 Balongpanggang, Gresik berjumlah 20 Siswa. Pengumpulan data menggunakan metode validasi, dan tes. Validasi dilakukan oleh dosen ahli media, dosen ahli materi dan guru biologi. Peningkatan hasil belajar diukur melalui <em>p</em><em>retest </em>dan <em>p</em><em>osttest</em>. Teknik analisis data secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas media pembelajaran <em>PowerPoint </em>interaktif memperoleh rata-rata skor ≥ 3,86 dengan kriteria sangat valid Media <em>PowerPoint </em>interaktif efektif dapat meningkatkan hasil belajar dengan nilai sig. ˃ 0,05 berdasarkan uji normalitas, dan uji t pada kenaikan<em> gain skor </em>yang signifikan sebesar (2-tailed) ˂ 0,05 dengan kategori sedang.</p> Rosiana Dwi Rukmana Herlina Fitrihidajati ##submission.copyrightStatement## 2022-07-20 2022-07-20 11 3 621 633 10.26740/bioedu.v11n3.p621-633 Validitas LKPD Microgreen Berbasis Project Based Learning Materi Pertumbuhan dan Perkembangan untuk Melatih Kemampuan Berpikir Kreatif https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu/article/view/44945 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Berpikir kreatif adalah kecakapan hidup yang dibu pada abad 21. Kreativitas adalah kemampuan untuk mengkreasikan hal yang sudah ada dan menciptakan ide baru; bersikap untuk terbuka terhadap hal yang berbeda maupun hal baru. Kemampuan berpikir kreatif dapat didukung dengan metode <em>Project-Base Learning</em>(PjBL). Hal tersebut sesuai dengan kurikulum 2013 bersifat kontekstual dan lebih pada penekanan proses pembelajaran siswa yang aktif (student center), kreatif, dan mandiri sesuai bakat, minat. Tujuan dari adanya penelitian ini adalah menghasilkan &nbsp;LKPD yang berkualitas berdasarkan validasi para ahli. Penelitian ini menggunakan pengembangan dengan model four-D models, yang meliputi pendefinisian, perancangan, dan pengembangan tanpa tahap penyebaran. LKPD diukur meliputi kelayakan penyajian, kelayakan isi, kelayakan bahasa. Validasi LKPD divalidasi oleh ahli pendidikan, dan ahli materi. Analisis hasil secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan LKPD yang telah dikembangkan layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran dengan hasil validasi dengan skor 3,83 kriteria yang sangat valid.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> microgreens, LKPD, PjBL, Kemampuan Berpikir Kreatif</p> <p><strong>Abstract</strong></p> <p><em>Creative thinking is a life skill needed in the 21st century. Creativity is the ability to create things that already exist and create new ideas; Be open to different and new things. Creative thinking skills can be supported by the Project-Base Learning (PjBL) method. This is by the 2013 curriculum which is contextual and emphasizes the active learning process (student center), creative, and independent according to talents and interests.</em> <em>This research aims to produce quality LKPD based on expert validation. This research uses the development of Four-D models, which includes the definition, design, and development without the deployment stage. LKPD measured includes the feasibility of presentation, content feasibility, language feasibility. LKPD validation is validated by education experts and material experts. Analysis of the results in a descriptive quantitative manner. Based on the results of the research, it shows that the worksheets that have been developed are feasible to be used as learning media with validation results with a score of 3.83 the criteria are very valid.</em></p> <p><strong>Keywords</strong><em>: microgreens, LKPD, PjBL, creative thinking skills</em></p> Dafa Muda Arsena Yuni Sri Rahayu Yuliani Yuliani ##submission.copyrightStatement## 2022-07-20 2022-07-20 11 3 634 642 10.26740/bioedu.v11n3.p634-642 Analisis Butir Soal Ulangan Harian Hasil Pengembangan Guru Materi Sistem Gerak Manusia Kelas XI IPA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu/article/view/44723 <p>Analisis butir soal merupakan proses mengkaji kualitas butir soal untuk menentukan kelayakan penggunaannya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kualitas butir soal yang dikembangkan guru pada materi Sistem Gerak Manusia kelas XI IPA berdasarkan validitas teoritis dan validitas empiris. Validitas teoritis ditentukan berdasarkan hasil validasi ahli pada aspek tingkat kognitif, materi, konstruksi, dan bahasa. Validitas empiris ditentukan berdasarkan validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda soal. Penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan aspek materi dan bahasa, soal dinyatakan valid, sedangkan berdasarkan aspek konstruksi, banyak butir soal tidak valid, serta didominasi tingkat kognitif C1, C2, dan C3. Secara empiris, butir soal tipe pilihan ganda termasuk kategori valid (25%) dan tidak valid (75%), reliabilitas rendah, serta berkategori sangat mudah (20%), mudah (15%), sedang (50%), dan sukar (15%), berdaya beda baik (35%), cukup (35%), dan buruk (30%). Butir soal tipe uraian memiliki kategori valid (60%), tidak valid (40%), reliabilitas rendah, serta termasuk kategori sangat mudah (20%), mudah (40%), dan sedang (40%), berdaya beda sangat baik (20%), baik (20%), dan cukup (40%). Dapat disimpulkan bahwa berdasarkan validitas teoritis, butir soal berkategori valid, namun didominasi tingkat kognitif C1, C2, dan C3, serta tidak valid secara empiris.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Analisis butir soal, validitas teoritis, validitas empiris, aplikasi ANATES V4.</p> Wikha Rismaulhijjah Nur Kuswanti ##submission.copyrightStatement## 2022-07-20 2022-07-20 11 3 643 661 10.26740/bioedu.v11n3.p643-661 Pengembangan E-Book Berbasis Microsoft Office Sway pada Materi Jamur untuk Menumbuhkan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas X https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu/article/view/45342 <p>Kurikulum memiliki peran penting dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Pada silabus kurikulum 2013 salah satu materi biologi adalah jamur. Materi jamur yang dianggap sulit dapat menurunkan motivasi belajar peserta didik jika tidak menggunakan media pembelajaran yang dapat membantu memahami materi tersebut secara baik. Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan <em>e-book</em> berbasis <em>microsoft office sway</em> pada materi jamur untuk menumbuhkan motivasi belajar peserta didik. Metode pengembangan yang digunakan adalah ADDIE. Validitas <em>e-book</em> ditentukan dari hasil validasi oleh tiga validator yaitu dosen ahli materi, dosen ahli media, dan guru biologi yang mencakup aspek isi, penyajian, dan bahasa. Kepraktisan <em>e-book</em> jamur diukur berdasarkan angket motivasi belajar dan angket respon peserta didik. Ujicoba dilakukan secara terbatas kepada 10 peserta didik kelas X IPA 1 SMA Labschool Unesa 1. Data selanjutnya dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil validitas <em>e-book</em> jamur mendapatkan rata-rata persentase 93,7% dengan klasifikasi sangat valid, sedangkan hasil angket motivasi belajar sebesar 95% dan hasil angket respon peserta didik sebesar 96,1% dengan klasifikasi sangat baik. Berdasarkan seluruh analisis dari hasil validasi, angket motivasi belajar, dan angket respon peserta didik dapat dinyatakan bahwa <em>e-book</em> jamur berbasis <em>microsoft office sway</em> valid dan praktis untuk digunakan sebagai media pembelajaran serta mampu memotivasi peserta didik dalam belajar. Intensitas penggunaan <em>e-book</em> jamur mampu memotivasi belajar peserta didik, karena <em>e-book</em> jamur yang dikembangkan memfasilitasi peserta didik untuk menumbuhkan motivasi belajar materi jamur.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong><em>e-book</em> jamur, <em>microsoft office sway</em>, motivasi belajar.</p> Vivin Nur Fitria Lisa Lisdiana ##submission.copyrightStatement## 2022-07-20 2022-07-20 11 3 662 671 10.26740/bioedu.v11n3.p662-671 The Development of Make a Match Card Learning Media on Animal Tissue Material to Improve Cognitive Learning Results https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu/article/view/45466 <p>The education system is defined as a process of learning something new, where the process can develop the potential within and then increase student interest in learning Increasing students' learning interest will have a good impact on teaching and learning activities so that learning results can be achieved. The learning that has been carried out so far seems to be still less than optimal, while students are required to master all existing concepts, especially on Animal Tissue material. In addition, the lack of optimal learning media is one of the reasons why student learning results’ decline. For that, it takes a learning media that can act as a bridge to understanding the concepts. The purpose of this research was to describe the level of effectiveness and practicality of using the <em>Make a-Match</em> cards on Animal Tissue material. This research was quantitative descriptive research. The model used was <em>ASSURE</em> with six stages. This study used a <em>one group pretest-posttest design</em>. The trial was carried out at XI MIPA 4 SMAN 8 Surabaya. Research instruments included test sheets, validation, observation, and student responses. The results showed that the completeness indicator scores 75% in the complete category, validation scores 79.3% in the valid category, the implementation observation was 100% in the very good category, and student responses were 94.5% in the very practical category. Thus, the <em>Make a-Match</em> Card learning media can be used for the learning process at school.</p> Zaida Fithrotul Ilma Raharjo Raharjo Firas Khaleyla ##submission.copyrightStatement## 2022-07-20 2022-07-20 11 3 672 678 10.26740/bioedu.v11n3.p672-678 Pengembangan Instrumen Tes Miskonsepsi Siswa Menggunakan Four-Tier Test dalam Materi Animalia-Invertebrata Kelas X SMA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu/article/view/45792 <p>Miskonsepsi merupakan sebuah konsep yang bertentangan dengan konsep yang sebenarnya. Permasalahan miskonsepsi dapat diidentifikasi menggunakan beberapa cara, antara lain pengembangan tes diagnostik. <em>Four Tier-Test </em>merupakan satu instrumen yang dikembangkan dari metode <em>Three-Tier Test</em><em>. </em><em>Four-Tier Test</em> disusun menjadi empat tingkatan soal yang dapat digunakan untuk mendeteksi miskonsepsi yang terjadi pada siswa dalam materi Animalia-invertebrata. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan instrumen tes miskonsepsi menggunakan <em>four-tier test</em> yang bisa digunakan untuk mengukur miskonsepsi yang dialami oleh siswa dalam materi Animalia-invertebrata, serta untuk mengetahui profil miskonsepsi siswa selama pembelajaran daring dan penyebab terjadinya miskonsepsi pada siswa menurut perspektif guru. Uji coba tes dilakukan di tiga sekolah dengan 103 siswa kelas XI, serta wawancara satu Guru Biologi di setiap sekolah. Analisis dilakukan dengan menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai validitas teoretis dan nilai koefisien reliabilitas instrumen masing-masing adalah 98% dan 0,61, sehingga dinyatakan sangat valid dan reliabel. Siswa mengalami miskonsepsi rata-rata sebesar 20,3%. Materi yang paling banyak mengalami miskonsepsi adalah topik lapisan tubuh (40,78%), dan materi yang mengalami miskonsepsi terkecil adalah topik Cnidaria &nbsp;(11,17%). Sumber miskonsepsi yang dialami oleh siswa yaitu guru (7,6%); buku (25,67%); internet (48,96%); siswa itu sendiri (16,39%); serta teman dan lingkungan (1,34%). Penyebab miskonsepsi yang terjadi pada siswa antara lain karena ketidakmampuan siswa mengolah informasi dari sumber belajar secara mandiri pada pembelajaran daring.</p> <p><strong>Kata kunci: </strong>penyebab miskonsepsi,&nbsp; dampak pembelajaran daring, invertebrata</p> Nusa Devi Wahyuningasri Reni Ambarwati ##submission.copyrightStatement## 2022-07-20 2022-07-20 11 3 679 690 10.26740/bioedu.v11n3.p679-690 The Development of Electronic-Worksheets (E-Worksheets) Based on Crosswords Games with Sub-Materials of The Excretory System to Improve The Motivation of High School Students https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu/article/view/45947 <p>Education in the 4.0 industrial revolution era has a curriculum that utilizes the internet of things (IoT) as a source or media in the learning process. Learning media that support is e-worksheet with crosswords games that will help students be motivated in the learning process. This study aims to develop a valid and practical e-worksheet based on crossword games with sub-materials Excretory System to improve learning motivation of students. This study is development research that uses the ASSURE model with steps: Analyze learners, State objectives, Select method, media, and materials, Utilize materials, Require learners’ performance and Evaluate/Revise. The e-worksheet research trial included 20 students of XI grades from Muhammadiyah 10 Gresik. Validity was determined by material experts, media experts, and a biology teacher at SMA Muhammadiyah 10 Gresik. The practicality of the e-worksheet was determined using students’ response questionnaire, students’ motivation questionnaire before and after using the product, implementation of motivation, and student activities. Validity and practicality data were analyzed using the descriptive quantitative. The result showed that the developed e-worksheet obtained an average validity percentage of 98.14% with very valid criteria. The practical e-worksheet obtained 93.5% of students’ responses, the increase in students’ motivation improvement from 60.1% to 86.8%, and 91.67% observation motivations implementation. The data that is received shows that e-worksheet based on crossword games are very valid and practical.</p> <p><strong>Keywords</strong><strong>: e-Worksheet, Crosswords, Excretory System, Motivation</strong></p> Indiarti Dwi Fina Raharjo Raharjo Erlix Rakhmad Purnama ##submission.copyrightStatement## 2022-06-30 2022-06-30 11 3 691 698 10.26740/bioedu.v11n3.p691-698 Pengembangan Aplikasi Berbasis Android untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa SMA Kelas X pada Materi Fungi https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu/article/view/45951 <p>Fakta menunjukkan bahwa siswa memiliki keterampilan berpikir tingkat tinggi yang rendah. Untuk meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dibutuhkan media pembelajaran yang relevan. Media pembelajaran yang sedang dibutuhkan siswa pada masa pandemi COVID-19 adalah dalam bentuk media <em>digital. </em>Salah satu media <em>digital </em>yang sesuai adalah berupa aplikasi berbasis android pada materi fungi. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan media <em>digital </em>berupa aplikasi berbasis android untuk melatihkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa pada materi fungi yang valid, praktis, dan efektif. Metode penelitian adalah ASSURE dengan tahap analisis karakteristik siswa, penentuan tujuan pembelajaran, pemilihan dan perancangan media, peninjauan dan validasi oleh ahli, uji coba terbatas pada siswa, serta evaluasi. Data diperoleh dari metode validasi, angket respon, dan tes. Penelitian dilakukan pada 36 siswa kelas X MIPA 6 SMA Negeri 1 Puri Mojokerto. Skor validitas diperoleh berdasarkan hasil validasi oleh ahli media, ahli materi, dan guru biologi. Skor kepraktisan diperoleh berdasarkan hasil respon siswa. Skor efektivitas diperoleh berdasarkan nilai <em>N-gain score</em>. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi berbasis android sangat valid dengan rata-rata skor 95%, sangat praktis dengan rata-rata skor 86%, dan sangat efektif dengan rata-rata skor 0,85. Berdasarkan hasil tersebut maka aplikasi berbasis android dinyatakan valid, praktis, dan efektif. Aplikasi berbasis android ini dapat diterapkan dalam pembelajaran sebagai media pembelajaran yang mendukung untuk melatihkan keterampilan berpikir tingkat tinggi pada materi fungi.</p> Okthalia Varrel Anindhita Isnawati Isnawati Ahmad Bashri ##submission.copyrightStatement## 2022-07-20 2022-07-20 11 3 699 711 10.26740/bioedu.v11n3.p699-711 Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis QR Code untuk Melatihkan Literasi Sains Siswa Kelas X SMA pada Materi Ekosistem https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu/article/view/46000 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan <em>E-modul </em>interaktif berbasis <em>QR Code</em> yang layak berdasarkan validitas, kepraktisan dan keefektifan untuk melatihkan literasi sains siswa pada materi Ekosistem. Siswa harus memiliki salah satu keterampilan pada pendidikan abad-21, salah satunya adalah keterampilan literasi sains. Literasi sains menjadikan siswa dapat menerapkan sains dalam kehidupan sehari-hari bukan hanya pemahaman sains dalam konsep saja, sehingga hal ini penting bagi mereka. Untuk mengembangkan kemampuan literasi sains siswa tersebut harus memperoleh media yang memfasilitasi keterampilan tersebut. Penelitian dilakukan dengan menggunakan model 4D <em>(Define, Design, Develop and Disseminate</em>). Validitas <em>E-modul </em>interaktif berbasis <em>QR Code </em>diukur dari hasil validasi oleh validator, kepraktisan <em>E-modul </em>interaktif berbasis <em>QR Code </em>diukur dari hasil observasi keterlaksanaan kegiatan pembelajaran menggunakan <em>E-modul,</em> dan keefektifan <em>E-modul </em>interaktif berbasis <em>QR Code</em> diukur dari respon siswa dan hasil <em>pre-test </em>dan <em>post-test</em> yang dilakukan pada siswa sebelum dan sesudah menggunakan <em>E-modul</em>. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil uji validasi <em>E-modul </em>interaktif berbasis <em>QR Code </em>diperoleh persentase skor 97,75% termasuk kategori sangat valid. Hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran menggunakan <em>E-modul </em>interaktif berbasis <em>QR Code</em> diperoleh skor 100% yang menunjukkan terlaksana dengan sangat baik. Uji coba terbatas dilakukan pada 15 siswa kelas X MIPA 3 MA. Darul Ulum Waru. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan setelah menggunakan <em>E-modul </em>interaktif berbasis <em>QR Code</em>. Respon siswa memperoleh skor 82,49% termasuk kategori baik dan efektif. Berdasarkan hasil tersebut pengembangan <em>E-modul </em>interaktif berbasis <em>QR Code </em>dinyatakan layak berdasarkan validitas, kepraktisan dan keefektifan sebagai bahan ajar.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong><em>E-modul, </em>Interaktif, <em>QR Code</em>, Literasi Sains, Ekosistem</p> Nur Mazidah Awwalina Sifak Indana ##submission.copyrightStatement## 2022-06-30 2022-06-30 11 3 712 721 10.26740/bioedu.v11n3.p712-721 Pengembangan Pengembangan E-Quiz Teka-Teki Silang untuk Melatih Keaktifan Belajar Peserta Didik Materi Ekosistem SMA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu/article/view/46130 <p>Peserta didik yang berpengetahuan dapat diwujudkan melalui proses belajar dalam suatu pendidikan. Namun, peserta didik yang mengalami kurangnya keterlibatan secara maksimal dalam pembelajaran dapat mengurangi makna dari pembelajaran yang aktif dan efektif sehingga diperlukan cara untuk melatih keaktifan belajar peserta didik. Salah satunya dengan menggunakan e-<em>quiz</em> teka-teki silang karena peserta didik menyukai belajar dengan bermain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan e-<em>quiz</em> teka-teki silang pada materi ekosistem yang valid dan praktis dengan kualitas butir soal yang baik. Parameter yang diukur adalah validitas dan kepraktisan e-quiz teka-teki silang serta kualitas butir soalnya. Indikator keaktifan belajar peserta didik, meliputi mendengar dan memperhatikan, membaca, menulis, bertanya, berdiskusi, mencari berbagai informasi, mempresentasikan, dan menilai kemampuan diri. Metode penelitian ini menerapkan model 4D (<em>Define</em>, <em>Design, Development</em>, dan <em>Disseminate) </em>tanpa<em> Disseminate. </em>Uji coba terbatas dilakukan pada 16 peserta didik kelas X MIPA 7 SMA Negeri 2 Ponorogo. Validitas e-<em>quiz</em> teka-teki silang didapatkan dari hasil validasi para ahli. Kepraktisan didapatkan dari angket respon peserta didik dan pengamatan keaktifan belajar observer. Analisis kualitas butir soal terdiri atas analisis validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-<em>quiz</em> teka-teki silang yang dikembangkan mendapatkan presentase validitas sejumlah 88,3% dengan kriteria sangat valid. Kepraktisan e-<em>quiz</em> teka-teki silang memperoleh beberapa hasil di antaranya respon peserta didik memiliki presentase rata-rata 97,5% kriteria sangat praktis dan ketercapaian indikator keaktifan belajar memiliki presentase 94,1% kriteria sangat aktif. Butir soal yang dikembangkan memperoleh validitas sebesar 75% kriteria valid dan 25% kriteria tidak valid. Reliabilitas butir soal dengan nilai 0,88 kriteria sangat reliabel. Tingkat kesukaran butir soal sangat mudah sebesar 10%, mudah 30%, dan sedang 60%. Daya pembeda butir soal kriteria sangat baik sebesar 55%, baik 25%, dan cukup 20%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka <em>e-quiz</em> teka-teki silang untuk melatih keaktifan belajar peserta didik materi ekosistem SMA dinyatakan sangat valid dan sangat praktis dengan butir soal baik.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>e-quiz, teka-teki silang, keaktifan belajar, ekosistem</p> Nadya Salsabela Sunu Kuntjoro ##submission.copyrightStatement## 2022-07-20 2022-07-20 11 3 722 734 10.26740/bioedu.v11n3.p722-734 Validitas E-LKPD Interaktif pada Materi Keanekaragaman Hayati untuk Melatihkan Literasi Digital Peserta Didik Kelas X SMA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu/article/view/46202 <p>Literasi digital merupakan kemampuan yang wajib dikuasai oleh peserta didik di abad ke-21 khususnya di masa pandemi Covid-19. Hingga saat ini, tidak sedikit peserta didik yang dinilai kurang menguasai literasi digital. Hal tersebut menjadi problem bagi para pendidik dan peserta didik guna mencapai kompetensi yang diinginkan. Media yang dapat digunakan untuk melatih literasi digital peserta didik salah satunya adalah E-LKPD interaktif. E-LKPD dibutuhkan sebagai media pembelajaran salah satunya pada materi keanekaragaman hayati. Seiring bertambahnya waktu, keanekaragaman hayati terus mengalami penurunan bahkan kepunahan karena belum ada kesadaran dan kurang literasi dari manusia khususnya generasi penerus untuk menjaga dan melestarikan Keanekaragaman hayati yang ada di Indonesia. Oleh sebab itu, riset ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD interaktif pada materi keanekaragaman hayati untuk melatihkan literasi digital yang layak berdasarkan hasil validasi. Riset ini menggunakan model pengembangan 4D (<em>define, design, develop and disseminate</em>). Validitas E-LKPD interaktif diukur berdasarkan penilaian dari pakar pendidikan, pakar materi dan guru SMAN 17 Surabaya. Metode analisis data menggunakan teknik deskriptif-kuantitatif. Hasil riset yang diperoleh menyatakan bahwa E-LKPD interaktif dikatakan sangat valid dengan skor kelayakan penyajian 94,7; kelayakan isi 81,2; sistematika E-LKPD interaktif 78,2; aspek literasi digital 91,5 dan kelayakan kebahasaan 85,2 yang dapat dikategorikan sangat valid. Dengan keseluruhan rata-rata skor validasi adalah 86 yang masuk dalam kriteria sangat valid.</p> Widya Safitri Es Salsabila Endang Susantini ##submission.copyrightStatement## 2022-06-30 2022-06-30 11 3 735 744 10.26740/bioedu.v11n3.p735-744 Pengembangan Instrumen Soal Higher Order Thinking Skills (HOTs) Materi Jaringan dan Organ pada Tumbuhan Kelas XI SMA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu/article/view/46264 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen penilaian HOTS yang valid dan reliabel ditinjau dari validitas teoritis, validitas empiris, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan respon peserta didik. Metode penelitian pengembangan ini adalah model pengembangan ADDIE (<em>analyze</em>, <em>design</em>, <em>development</em>, <em>implementation</em>, dan <em>evaluation</em>). Instrumen soal HOTS divalidasi teoritis oleh ahli pendidikan, ahli materi, dan guru biologi SMA mengacu pada instrumen berskala Guttman. Uji coba terbatas dilakukan pada 20 peserta didik kelas XI IPA 3 SMAN Puri Mojokerto untuk mengetahui hasil validitas empiris, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan respon peserta didik. Hasil validitas teoritis dinyatakan sangat valid dengan nilai sebesar 90,67% pada aspek materi, 90% pada aspek konstruksi, dan 100% pada aspek bahasa. Hasil uji validitas empiris termasuk kategori valid dengan nilai sebesar 80%. Nilai reliabilitas termasuk kategori sangat reliabel dengan nilai sebesar 0,818. Indeks tingkat kesukaran butir soal memperoleh hasil 30% soal sukar, 70% soal sedang. Indeks daya pembeda butir soal menunjukkan 30% kurang, 30% cukup, dan 40% baik. Respon peserta didik diperoleh 92% kategori sangat baik Dari hasil yang diperoleh instrumen soal HOTS materi jaringan dan organ pada tumbuhan termasuk instrumen yang valid dan reliabel.&nbsp;</p> <p><strong>Kata </strong><strong>Kunci</strong><strong>: </strong>instrumen penilaian, HOTS, soal uraian, jaringan dan organ tumbuhan.</p> Farah Fidia Rinie Pratiwi Puspitawati Pramita Yakub ##submission.copyrightStatement## 2022-07-20 2022-07-20 11 3 745 754 10.26740/bioedu.v11n3.p745-754 Pengembangan E-Poster Berbasis Infografis pada Materi Jaringan pada Tumbuhan untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Analisis Siswa Kelas XI SMA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu/article/view/46242 <p>Kemajuan teknologi dalam dunia pendidikan memberikan tuntutan untuk meningkatkan kemampuan kognitif dasar dalam proses pembelajaran, salah satunya adalah kemampuan berpikir analisis. Materi jaringan pada tumbuhan merupakan materi yang memerlukan kemampuan berpikir analisis dari pengamatan dua dimensi kepada obyek yang nyata dalam tiga dimensi sehingga perlu dikembangkan sebuah media pembelajaran yang bersifat konstruktif, ringkas dan jelas untuk melatihkan keterampilan berpikir analisis siswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu menghasilkan e-poster berbasis infografis yang layak berdasarkan validitas, kepraktisan dan keefektifan. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE (<em>Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation</em>). Validitas e-poster berbasis infografis diperoleh dari hasil validasi oleh validator. Kepraktisan e-poster diperoleh hasil angket respon siswa dan keefektifan e-poster diukur dari indikator hasil belajar yang diujicobakan pada 30 siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tarik. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil uji validitas e-poster berbasis infografis mendapat presentase skor sebesar 86% dengan kategori sangat valid, kepraktisan memperoleh skor 88% dengan kategori sangat praktis dan keefektifan diperoleh hasil indikator mengorganisasikan dan indikator membedakan mendapat skor 81% kategori sangat efektif, sedangkan indikator menghubungkan mendapat skor 0% kategori tidak efektif. Berdasarkan hasil tersebut, e-poster berbasis infografis pada materi jaringan pada tumbuhan untuk melatihkan keterampilan berpikir analisis siswa kelas XI SMA dinyatakan sangat valid, sangat praktis dengan dua indikator sangat efektif untuk diterapkan pada pembelajaran.</p> <p><strong>Kata Kunci: berpikir analisis, e-poster, infografis, jaringan pada tumbuhan </strong></p> Moch. Yogi Pratama Rinie Pratiwi Puspitawati Pramita Yakub ##submission.copyrightStatement## 2022-06-30 2022-06-30 11 3 755 764 10.26740/bioedu.v11n3.p755-764 Pengembangan E-LKPD Berbasis Problem Based Learning untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis pada Materi Hereditas Manusia https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu/article/view/46255 <p>Kurikulum 2013 mengharuskan peserta didik untuk berperan aktif dalam proses pembelajaran. Salah satu model pembelajaran yang relevan untuk diterapkan pada kurikulum 2013 adalah <em>Problem Based Learning </em>(PBL), karena berorientasi <em>student-centered learning</em> dan memfasilitasi keterampilan berpikir kritis. Tujuan penelitian ini menghasilkan <em>e-</em>LKPD berbasis PBL untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis pada materi hereditas manusia yang layak berdasarkan validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Model penelitian ini mengacu pada model 4D (<em>Define, Design, Develop, </em>dan<em> Disseminate</em>). Data didapatkan menggunakan metode validasi, observasi, tes, dan angket respon. Data validasi didapatkan melalui lembar validasi, data kepraktisan didapatkan dari hasil observasi keterlaksanaan, dan data keefektifan didapatkan dari hasil tes, ketercapaian indikator, dan respon peserta didik. Data tersebut dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menandakan bahwa <em>e-</em>LKPD memperoleh validitas dengan kategori sangat valid sebesar 97.8%. Hasil kepraktisan mendapatkan persentase dengan kategori sangat praktis sebesar 93.09%, dan keefektifan mendapatkan beberapa hasil yaitu ketuntasan hasil tes sebesar 100%, ketercapaian indikator keterampilan berpikir kritis sebesar 85.6% dan respon positif peserta didik sebesar 97.76%. Dengan demikian, <em>e-</em>LKPD berbasis PBL pada materi hereditas manusia yang dihasilkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran serta mampu melatihkan keterampilan berpikir kritis.</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> lembar kerja peserta didik elektronik (<em>e</em>-LKPD)<em>, Problem Based Learning </em>(PBL), keterampilan berpikir kritis, hereditas manusia.</p> Nofa Nurjanah Guntur Trimulyono ##submission.copyrightStatement## 2022-07-20 2022-07-20 11 3 765 774 10.26740/bioedu.v11n3.p765-774 Pengembangan E-Book Interaktif pada Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas XII SMA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu/article/view/46359 <p>Pendidikan abad ke-21 menuntut siswa untuk menguasai keterampilan 4C, salah satunya adalah berpikir kritis. Dengan berpikir kritis akan membuat siswa bernalar dan mampu memutuskan hal hal mana yang lebih efektif. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk melatih keterampilan berpikir kritis adalah dengan menggunakan <em>e-book </em>interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan <em>e-book </em>interaktif materi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas XII yang valid dan praktis. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model 4D (<em>Define, Design, Develop, Disseminate</em>). Penelitian dilaksanakan pada 15 siswa kelas XII MIPA 6 SMAN 1 Gresik. Validitas <em>e-book </em>interaktif diukur dari hasil validasi oleh tiga validator dan kepraktisan <em>e-book </em>interaktif diukur dari hasil uji keterbacaan menggunakan Grafik Fry dan respon 15 siswa kelas XII SMA. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. <em>E-book</em>&nbsp; memperoleh persentase rata-rata skor validitas sebesar 98,42% dan tergolong sangat valid. Hasil kepraktisan <em>e-book </em>memperoleh rata rata keterbacaan pada level 12 dan menunjukkan respon positif dengan persentase rata-rata skor sebesar 95,16% dan tergolong sangat praktis. Berdasarkan hasil yang diperoleh, pengembangan <em>e-book </em>interaktif pada materi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas XII SMA dinyatakan sangat valid dan sangat praktis untuk digunakan sebagai bahan ajar. Intensitas penggunaan <em>e-book </em>interaktif mampu melatihkan keterampilan berpikir kritis, karena <em>e-book </em>yang dikembangkan memfasilitasi siswa untuk berlatih keterampilan berpikir kritis.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong><em>E-book </em>interaktif, keterampilan berpikir kritis, Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan</p> Fernanda Dwi Febriarti Yuni Sri Rahayu ##submission.copyrightStatement## 2022-06-30 2022-06-30 11 3 775 784 10.26740/bioedu.v11n3.p775-784 Pengembangan E-LKPD Berbasis Strategi KWL (Know-Want-Learned) untuk Melatihkan Keterampilan Metakognitif Peserta Didik pada Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu/article/view/46382 <p>Salah satu keterampilan dalam kurikulum 2013 yang diperlukan pada abad ini adalah keterampilan metakognitif. Keterampilan metakognitif dapat dilatihkan dengan strategi KWL (<em>Know-want-Learned</em>). Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan merupakan materi yang kompleks dan memiliki banyak konsep yang detail sehingga diperlukan kemampuan pemahaman yang baik. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan E-LKPD berbasis strategi KWL untuk melatihkan keterampilan metakognitif peserta didik pada materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan yang valid, praktis dan efektif . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model 4D (<em>define, design, develop </em>dan<em> disseminate</em>). Data validitas diperoleh dengan instrumen lembar validasi E-LKPD. Data kepraktisan ditinjau dari hasil observasi keterlaksanaan aktivitas peserta didik dalam pengerjaan E-LKPD. Data efektifitas ditinjau dari hasil ketuntasan indikator dengan instrumen soal <em>peretest posttest</em>, penilai &nbsp;an keterampilan metakognitif dan hasil respon peserta didik. Uji coba secara terbatas dilakukan pada kelas XII MIPA 3 MAN 1 Bojonegoro. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD yang dikembangkan dinyatakan valid dengan skor validitas sebesar 97,2%, sangat praktis dengan skor kepraktisan 97,5%, dan dinyatakan sangat efektif ditinjau dari ketuntasan indikator 80%, hasil nilai keterampilan metakognitif 3,95 dengan kategori sangat baik serta respon peserta didik 97,75% dengan kategori sangat efektif. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa E-LKPD yang dikembangkan efektif digunakan dalam pembelajaran untuk melatihkan keterampilan metakognitif peserta didik.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong> : lembar kerja peserta didik elektronik (E-LKPD), KWL, Keterampilan Metakognitif, Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan.</p> Ana Uswatun Hasanah Yuliani Yuliani ##submission.copyrightStatement## 2022-07-20 2022-07-20 11 3 785 795 10.26740/bioedu.v11n3.p785-795