https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inovasi-pendidikan-fisika/issue/feed Inovasi Pendidikan Fisika 2021-07-31T00:21:00+00:00 Nadi Suprapto ipf@fisikaunesa.net Open Journal Systems <p>Jurnal Online Program Studi S-1 Pendidikan Fisika - Fakultas MIPA UNESA</p> <p>Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika (IPF) merupakan jurnal peer-reviewed yang dikelola dan diterbitkan oleh Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Jurnal ini tersedia gratis untuk seluruh pembaca dan mencakup perkembangan dan penelitian dalam bidang <strong>pendidikan </strong><strong>fisika. Jurnal ini diperuntukkan bagi mahasiswa program studi Pendidikan Fisika Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Surabaya.</strong></p> https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inovasi-pendidikan-fisika/article/view/37599 Profil Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa SMA dalam Pemecahan Masalah pada Materi Hukum Newton 2021-01-12T01:28:48+00:00 Lilik Ayumniyya lilikayumniyya16030184037@mhs.unesa.ac.id Woro Setyarsih worosetyarsih@unesa.ac.id <p><strong>Abstrak </strong></p> <p>Penelitian deskriptif kuantitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMA dalam pemecahan masalah pada materi Hukum Newton. Instrumen kemampuan berpikir tingkat tinggi dikembangkan menggunakan metode ADDIE dan pengumpulan data menggunakan teknik tes dan angket. &nbsp;Sasaran penelitian adalah siswa kelas XI MIPA SMA Negeri Jogoroto Jombang tahun ajaran 2020/2021. Instrumen disusun dalam bentuk uraian, mengacu pada indikator soal, aspek berpikir tingkat tinggi, &nbsp;dan aspek pemecahan masalah. Hasil validasi logis menyatakan 92,7% penilaian ahli dalam kategori sangat valid. Berdasarkan hasil validasi empiris, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya beda item diperoleh 15 item instrumen valid, reliabel, dan mampu mendeskripsikan profil kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMA dalam pemecahan masalah. Hasil tes kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMA dalam pemecahan masalah pada materi Hukum Newton berada pada kategori sedang dengan persentase 52,1%. Efektivitas penggunaan instrumen oleh pengguna (siswa) dalam kategori efektif (72,2%). Hasil analisis profil kemampuan siswa SMA dalam berpikir tingkat tinggi pada pemecahan masalah berada pada kategori cukup.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Kata</strong> <strong>Kunci: </strong><em>Kemampuan berpikir tingkat tinggi, pemecahan masalah.</em></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Abstra</strong><strong>ct</strong></p> <p>This quantitative descriptive study aims to describe high school students' high-level thinking skills profile in problem-solving in Newton's Law material. The instrument for higher-order thinking skills developed by the ADDIE method and data collection used to test and questionnaire techniques. This research was students of class XI MIPA at SMA Negeri Jogoroto Jombang for the 2020/2021 academic year. The instrument was arranged in a description, referring to the problem indicators, higher-order thinking aspects, and problem-solving aspects. The logical validation results stated that 92.7% of the expert's assessment was in the very valid category. Based on the empirical data of item test, obtained 15 test items based on the results of the test items' feasibility are valid, reliable, difficulty level, and distinctive power. The test items are feasible and can be used to describe the students' high-level thinking skills profile.&nbsp; The results of high-level thinking high school student ability to solve problems in Newton's Law material were in the medium category with a percentage of 52.1%. The effectiveness of using the instrument by users (students) was in the useful category (72.2%). The high school student ability profile in high-order thinking on problem-solving was in the sufficient category.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Keywords:</strong> <em>Higher-order thinking skills, problem-solving.</em></p> 2021-01-12T01:28:48+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inovasi-pendidikan-fisika/article/view/37612 Profil Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik SMA di Kabupaten Pamekasan Dalam Bahasan Fluida Statis 2021-01-12T02:17:58+00:00 Syafri Milanto syafrimilanto16030184080@mhs.unesa.ac.id Woro Setyarsih worosetyarsih@unesa.ac.id Abu Zainuddin abuzainuddin@unesa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan literasi sains peserta didik SMA/MA di Kabupaten Pamekasan. Metode penelitian dilakukan dengan mengukur kemampuan literasi sains peserta didik menggunakan instrumen penilaian fisika pada materi fluida statis berbasis literasi sains yang valid secara teoritis maupun empiris. Penelitian dilaksanakan di lima sekolah SMAN dan MAN di Kabupaten Pamekasan. Sampel penelitian dipilih dengan tehnik <em>purposive sampling</em>, sebanyak 150 peserta didik kelas XII IPA dari lima sekolah yang telah menerima materi fluida statis dengan sampel representatif dari seluruh SMA dan MA. Pengumpulan data dilakukan secara online menggunakan <em>Google Form</em>. Analisis kemampuan literasi peserta didik pada penelitian ini hanya ditinjau dari tiga aspek literasi sains PISA, yaitu kompetensi, pengetahuan, dan penguasaan konten untuk menyelesaikan masalah fenomena fluida statis. Hasil analisis menunjukkan: a) kemampuan literasi sains peserta didik pada kompetensi menjelaskan fenomena secara ilmiah dalam kategori cukup dengan nilai rata-rata 47, pada kompetensi mengevaluasi dan mendesain penelitian ilmiah dalam kategori rendah dengan nilai rata-rata 35, dan pada kompetensi menginterpretasi data dan bukti secara ilmiah dalam kategori cukup dengan nilai rata-rata 45; b) pengetahuan konten peserta didik dalam kategori cukup dengan nilai rata-rata 49, pengetahuan prosedural masih dalam kategori rendah dengan nilai rata-rata 36, dan pengetahuan epistemik dalam kategori cukup dengan nilai rata-rata 49; c) penguasaan peserta didik pada konten fluida statis rata-rata pada kategori cukup. Dari analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa profil kemampuan literasi sains peserta didik di Kabupaten Pamekasan dalam kategori cukup. Kemampuan tersebut dipengaruhi aspek pengetahuan dan tingkat penguasaan peserta didik terhadap konten fluida statis.</p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>This study aims to describe the profile of the science literacy skills of high school students in Pamekasan Regency. The research method was carried out by measuring the scientific literacy skills of students using physics assessment instruments on static fluid material based on scientific literacy that was valid theoretically or empirically. The research was conducted in five high schools in Pamekasan Regency. The research sample was selected by purposive sampling technique, as many as 150 students of class XII IPA from five schools who had received static fluid material with a representative sample from all high schools. Data collection was carried out online using Google Form. The analysis of students' literacy abilities in this study was only viewed from three aspects of PISA scientific literacy, namely competence, knowledge, and content mastery to solve problems with static fluid phenomena. The results of the analysis show: a) the students' scientific literacy ability in the competence to explain phenomena scientifically in a sufficient category with an average value of 47, the competence to evaluate and design scientific research in the low category with an average score of 35, and the competence to interpret data and scientific evidence in sufficient category with an average value of 45; b) the content knowledge of students was in the sufficient category with an average score of 49, procedural knowledge was still in the low category with an average score of 36, and epistemic knowledge was in the sufficient category with an average score of 49; c) the mastery of students on the average static fluid content in the sufficient category. From this analysis it can be concluded that the profile of the science literacy skills of students in Pamekasan Regency is in the sufficient category. This ability is influenced by aspects of knowledge and the level of mastery of students on static fluid content..</em></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Keywords:</em></strong><em> Profile, Science Literacy Skills, Content knowledge, Procedural knowledge, Static Fluid</em></p> <p>&nbsp;</p> 2021-01-12T02:13:16+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inovasi-pendidikan-fisika/article/view/37756 Exploration Of Physics Concepts In Tourism Sites For Basic Competency Of Grade 12 2021-01-17T22:27:07+00:00 Aminda Fida Ismail amindaismail@mhs.unesa.ac.id Nadi Suprapto nadisuprapto@unesa.ac.id <p><strong>Abstract</strong></p> <p>This study aims to determine the relationship between the rides in Jatim Park 3 with the basic competence (BC) of high school physics grade 12 and visitors' response to these rides. This study used a qualitative-quantitative design (Mixed Method) with a sequential exploratory mixed-method approach. The subjects used in this study were the visitors to Jawa Timur Park 3 who visited the infinity world rides and fun tech. The data from the relationship between BC and physics instruments were obtained from interviews with managers whose results were analyzed using qualitative descriptive and responses were obtained using a visitor response questionnaire, the results of which were analyzed using exploratory factor analysis. Based on the qualitative descriptive analysis, the results of the interviews conducted by Jatim Park 3 can be used as a means of study tours for grade 11 and 12. Based on the analysis of the exploratory factors in the visitor response questionnaire, it was found that the calculated KMO value is 0.845, and the p-value is 0.000 (&lt;0.05), and it can be said that the data can be used. Most visitors did not understand the basic concepts of physics on the infinity world and fun tech rides and that visitors were enthusiastic about the study tour activities at Jatim Park 3.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Keywords</strong>: Physics concept, tourism object, basic competence, visitor response</p> <p>&nbsp;&nbsp;</p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Abstrak&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan antara wahana di Jatim Park 3 dengan Kompetensi Dasar Fisika SMA kelas XII dan respons dari pengunjung terhadap wahana tersebut. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif-kuantitatif (<em>Mixed Method</em>) dengan pendekatan metode campuran sekuensial eksploratori. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah para pengunjung Jawa Timur Park 3 yang mengunjungi wahana <em>infinity world </em>dan <em>fun tech</em>. Hasil data dari keterkaitan Kompetensi Dasar (KD) dan wahana fisika diperoleh dari wawancara terhadap pengelola yang hasilnya dianalisis menggunakan deskriptif kualitatif dan respon diperoleh menggunakan angket respon pengunjung yang hasilnya akan dianalisis menggunakan analisis eksplorasi faktor. Berdasarkan analisis deskriptif kualitatif pada hasil wawancara yang dilakukan Jatim Park 3 bisa digunakan sebagai sarana untuk <em>study tour</em> kelas XI dan XII. Berdasarkan analisis ekplorasi faktor pada angket respon pengunjung didapatkan &nbsp;nilai KMO yang terhitung sebesar 0,845 serta <em>p-value </em>sebesar 0,000 (&lt; 0,05) dan dapat dikatakan bahwa data dapat digunakan. Sebagian besar pengunjung kurang paham dengana konsep dasar fisika pada wahana <em>infinity world</em> dan <em>fun tech</em> dan pengunjung antusias atas kegiatan <em>study tour</em> di Jatim Park 3.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Kataikunci</em></strong><strong><em>: </em></strong><em>Konsep fisika, obyek wisata, kompetensi dasar, respon p</em><em>engunjung</em></p> 2021-01-17T22:27:07+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inovasi-pendidikan-fisika/article/view/38676 Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik SMA dalam Menyelesaikan Soal Fluida Statis 2021-03-14T14:17:27+00:00 Nabilah Kamalia nabilahkamalia@mhs.unesa.ac.id Wasis Wasis wasis@unesa.ac.id <p>Abstrak&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan profil keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam menyelesaikan soal Fluida Statis. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian yaitu peserta didik kelas XI IPA 2 SMA Muhammadiyah 1 Taman pada semester ganjil tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 36 peserta didik. Penelitian ini terdiri dua tahap, yaitu pengembangan instrumen untuk mengukur keterampilan berpikir kritis dan analisis profil berpikir kritis. Instrumen berpikir kritis berupa soal <em>es</em><em>s</em><em>a</em><em>y</em> yang telah divalidasi oleh dosen ahli dan pengambilan data dilakukan dengan pemberian tes secara <em>online</em>. Analisis profil berpikir kritis peserta didik mencakup empat indikator, yaitu menganalisis, menginterpretasi, mengevaluasi, dan menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan: a) Soal tes berpikir kritis yang dikembangkan berkategori valid; b) Rata-rata profil keterampilan berpikir kritis peserta didik untuk masing-masing indikator antara lain untuk indikator analisis masuk ke dalam kategori cukup; indikator interpretasi masuk ke dalam kategori rendah; indikator evaluasi berada di kategori rendah; dan indikator menyimpulkan berada pada kategori rendah. Secara keseluruhan, nilai rata-rata keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas XI IPA 2 SMA Muhammadiyah 1 Taman berada dalam kategori rendah. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi informasi yang bermanfaat bagi sekolah dan guru dalam merancang kegiatan pembelajaran yang mampu melatihkan keterampilan berpikir kritis.</p> <p><strong>Kata</strong><strong> kunci</strong><strong>: </strong>analisis, pofil keterampilan berpikir kritis, fluida statis.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Abstract</strong></p> <p>This research aims to analyze and describe the critical thinking skills profile of students in solving static fluid questions. The type of this research is quantitative descriptive, the students of &nbsp;XI IPA 2 SMA Muhammadiyah 1 Taman in the odd semester of the 2020/2021 academic year, which contains &nbsp;36 students as the subject of this reasearch. This research consists of two stages, are the development of instruments to measure students’ critical thinking skills and analysis students’ critical thinking profiles. The critical thinking instrument is in the form of essay questions that have been validated by expert lecturers and data collection is done by giving online tests. Analysis of the critical thinking profile of students includes four indicators, are analyzing, interpreting, evaluating, and concluding. The results showed that: a) The developed critical thinking test was valid; b) The critical thinking skills profil for Beach category ari: analysis in sufficient category; interpretation in low category; evaluation in low category; and concluded that it was in low category. Overall, the students’average score of critical thinking skills in class XI IPA 2 SMA Muhammadiyah 1 Taman was in the low category. The results of this research are expected to be useful information for schools and teachers in designing learning activities that are able to practice critical thinking skills.</p> <p><strong>Keywords:</strong> analysis, profile, critic thinking skills, static fluid .</p> 2021-03-14T14:13:40+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inovasi-pendidikan-fisika/article/view/36606 Pengembangan Pipa Organa Menggunakan Aplikasi Physics Toolbox Suite untuk Menentukan Cepat Rambat Bunyi di Udara sebagai Media Pembelajaran pada Materi Gelombang Bunyi 2020-11-21T03:52:41+00:00 Lucky Dessitasari luckydessita@gmail.com Imam Sucahyo i.sucahyo@gmail.com <p><strong>Abstrak</strong></p> <p><strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </strong>Kegiatan eksperimen dapat membantu siswa dalam memahami konsep-konsep yang terkait dengan pembelajaran. Berdasarkan fakta yang terdapat di SMA Muhammadiyah 4 Surabaya, khususnya pada pembelajaran fisika bab gelombang bunyi, kegiatan eksperimen belum pernah dilakukan. Tujuan utama dari pengembangan ini yaitu terciptanya KIT percobaan pipa organa yang layak ditinjau dari akurasi dan presisi cepat rambat bunyi yang diperoleh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode pengembangan ADDIE. Pada tahap analisis, melakukan analisis permasalahan siswa pada materi gelombang bunyi melalui kegiatan <em>pra-</em>penelitian, kemudian tahap desain yaitu membuat rancangan pipa organa yang akan dikembangkan, selanjutnya &nbsp;tahap pengembangan yaitu membuat alat yang telah didesain, tahap selanjutnya yaitu implementasi, dengan melakukan uji coba eksperimen dari alat yang dikembangkan, kemudian tahap evaluasi yaitu melakukan pengecekan kelayakan dari alat yang dikembangkan. Teknik analisis data yang digunakan dalam pengembangan ini yaitu teknik analisis statistik deskriptif. Alat yang dikembangkan memiliki tingkat kevalidan rata-rata 87,5% dengan kategori sangat layak. Pada pipa organa terbuka diperoleh nilai cepat rambat bunyi di udara sebesar (322,6±5,376) m/s dengan presisi sebesar 98,4% dan akurasi sebesar 94,89%. Sedangkan pada pipa organa tertutup, nilai cepat rambat bunyi di udara yang diperoleh sebesar (335,4±8,133) m/s dengan presisi 97,6% dan akurasi sebesar 98,65%. Dari hasil tersebut, alat eksperimen yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Kata kunci: cepat rambat, pipa organa, akurasi, presisi</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Abstract</strong></p> <p><strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </strong>Experiment activities could help the student in understanding lesson related concepts. Based on fact that there is no experiment activity especially for physics in sound wave matter in SMA Muhamadiyah 4 Surabaya, the main aim of this research is to develop proper organ pipe experiment kit reviewed by its accuracy and precision of propagation speed of sound. ADDIE development Method used in this research. In the Analysis step, students problems in sound wave matter analyzed in pre-research activity, then in the development step designed instrument produced. In the next step, implementation, the developed instrument tested. Then, in the Evaluation step, the developed instrument appropriateness examined. The analysis technique in the research is a descriptive statistical analysis technique. The developed instrument has 87,5% average validity value, categorized very proper. Open organ pipe obtains propagation speed of sound in air (322,6)m/s with 94,89% precision and 94,89% accuracy. While closed organ pipe obtains (335,4)m/s propagation speed of sound in air with 97,6% precision and 98,65% accuracy. Based on the result, the developed experiment kit proper to be used as learning media.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Keywords: speed propagation, organ pipe, accuracy, precision.</p> 2020-11-21T03:48:31+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inovasi-pendidikan-fisika/article/view/37339 Analisis Kelayakan Video Pembelajaran Fisika Berbasis Platform Youtube pada Materi Usaha dan Energi 2021-01-07T12:57:34+00:00 Eva Yunita evayunita@mhs.unesa.ac.id Nadi Suprapto nadisuprapto@unesa.ac.id <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Media pembelajaran <em>online</em> sangat penting untuk menunjang pembelajaran daring (dalam jaringan) terutama di kala pandemi COVID-19. Pembelajaran daring memiliki keterbatasan ruang dan waktu, sehingga menuntut kemandirian siswa dan juga guru. Dengan menggunakan eksistensi sosial media salah satunya adalah <em>Youtube</em>, media pembelajaran <em>online</em> akan mudah diakses oleh siswa. Namun kurangnya penelitian tentang&nbsp; kelayakan media pembelajaran pada platform <em>Youtube</em> mendorong peneliti untuk melakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis video pembelajaran Fisika berbasis platform <em>Youtube</em> guna mengetahui seberapa layak video pembelajaran digunakan oleh siswa sebagai tambahan materi. Penelitian menggunakan metode penelitian studi dokumentasi dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah data sekunder, yaitu data yang dikumpulkan secara tidak langsung terhadap objek yang sedang diteliti berupa sejumlah video pembelajaran dari platform <em>Youtube</em>. Video yang diambil akan di validasi oleh 3 dosen ahli Fisika. Pemilihan video pembelajaran menggunakan kata kunci materi Usaha dan Energi untuk SMA kelas X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 video yang diambil menunjukkan persentase antara 61%-79%. Dengan demikian, video pembelajaran Fisika materi Usaha dan Energi berbasis <em>Youtube</em> termasuk dalam kategori layak untuk digunakan sebagai tambahan materi dengan beberapa catatan sebagai koreksi kedepannya.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong> : video pembelajaran, <em>Youtube</em>, pembelajaran daring</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>Online learning media is really important to support online learning, especially during the COVID-19 pandemic. Online learning has limited space and time, so it demands the independence of students and also teachers. By using the existence of social media, one of it is Youtube, online learning media will be easily accessed by students. But the lack of research on the validity of learning media on the Youtube platform encourages researchers to do research aimed at analyzing Physics learning videos based on the Youtube platform in order to find out how appropriate the learning videos are used by students as additional subject. The research used the research method of documentation study with the data collection technique used was secondary data, it was data that collected indirectly on the object that being studied in the form of several learning videos from the Youtube platform. The videos that </em><em>had been </em><em>taken will be validated by 3 physics expert lecturers. The selection of learning videos used the keywords of Work and Energy for class X senior high school. From the 30 videos that had been taken, the results showed that the videos’ percentage were 61% -79%. Thus, the Physics learning videos for Work and Energy subject based on Youtube are categorized as appropriate additional subject to be used with a few notes as future correction.</em></p> <p><strong><em>Keywords :</em></strong><em> learning videos, Youtube, online learning</em></p> 2021-01-07T12:57:34+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inovasi-pendidikan-fisika/article/view/37475 Pengembangan Media Prest Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik SMA Pada Materi Momentum Dan Impuls 2021-01-11T01:48:35+00:00 Ridhotin Alwiyana Septarini ridhotinaalwiyana@yahoo.com Abd. Kholiq kholiq@unesa.ac.id <p>Abstrak</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas Prest yang dikembangkan pada materi Momentum dan Impuls untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik (Critical Thnigking) peserta didik SMA. Kevalidan tersebut ditinjau dari beberapa aspek yaitu aspek media, bahasa, pembelajaran, dan materi. Penelitian ini menggunakan jenis penilitian DDD-E (Decide, Design, Develop. Evaluate). Penitian ini hanya sampai Develop( tahap pngembangan) tidak sampai tahap Evaluate( tahap evaluasi), hal ini dikarenakan adanya PSBB yang dilaksanakan untuk penanggulan penyebaran virus pandemi Covid 19. Validasi ini dilakukan oleh tiga orang dosen ahli. Prest yang dikembangkan layak digunakan jika kevalidan media nya ≥ 61%. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen angket validasi dan dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil dari validitas Prest secara keseluruhan didapatkan 88,6% dengan rincian aspek pembelajaran didapat 88 %, aspek materi 91%, aspek media sebesar 91%, aspek bahasa sebesar 86% , dan aspek berpikir kritis sebesar 87 %. Hasil validitas keseluruhan berdasarkan indikator keterampilan berpikir kritis sendiri didapat sebesar 4.0 dengan rincian indikator interpretasi sebesar 4,25, indikator analisis sebesar 4,00, indikator evaluasi sebesar 4,50, indikator interference sebesar 4,00, indikator eksplanasi sebesar 3,75 dan indikator regulasi diri sebesar 3,50 dan memiliki kriteria yang sangat valid dan dapat dinyatakan layak digunakan sebagai media untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik SMA, pada materi Momentum dan Impuls.&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>Kata Kunci: Validitas, Prest, Keterampilan Berpikir Kritis, Momentum dan Impuls</p> <p>&nbsp;</p> <p>Abstract</p> <p>This study aims to describe the validity of Prest developed in the Momentum and Impulse material to improve students' critical thinking skills (Critical Thinking) of high school students. The validity is viewed from several aspects, namely aspects of media, language, learning, and materials. This research uses the type of DDD-E research (Decide, Design, Develop. Evaluate). This research is only up to Develop (development stage) not to Evaluate stage (evaluation stage), this is due to the existence of a PSBB which is implemented to mitigate the spread of the Covid 19 pandemic virus. This validation was carried out by three expert lecturers. The prestige developed is feasible if the media validity is ≥ 61%. The data was collected using a validation questionnaire instrument and analyzed using quantitative descriptive techniques. The results of the overall validity of Prestige were obtained 88.6% with details of the learning aspects obtained 88%, material aspects 91%, media aspects 91%, language aspects by 86%, and critical thinking aspects by 87%. The results of the overall validity based on the indicators of critical thinking skills themselves are obtained at 4.0 with detailed interpretation indicators of 4.25, analysis indicators of 4.00, evaluation indicators of 4.50, interference indicators of 4.00, explanatory indicators of 3.75 and indicators Self-regulation of 3.50 and has very valid criteria and can be declared fit for use as a medium to improve critical thinking skills of high school students, on the material Momentum and Impulse.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Keywords: Validity, Prest, Critical Thinking, Momentum and Impulse.</p> 2021-01-11T01:33:23+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inovasi-pendidikan-fisika/article/view/37589 Studi Literatur Pemanfaatan Media Augmented Reality Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik 2021-01-12T01:03:32+00:00 Tiya Ayu Retnaningtiyas tiyaretnaningtiyas16030184058@mhs.unesa.ac.id Nadi Suprapto nadisuprapto@unesa.ac.id Hainur Rasid Achmadi hainurrasid@unesa.ac.id <p><strong>Abstra</strong><strong>k</strong></p> <p><em>Augmented reality</em> merupakan media interaktif dengan tampilan 3D yaitu gambar secara virtual yang terintegrasi dengan kehidupan nyata. Media interaktif ini dapat berisi materi dan contoh fenomena fisika dalam kehidupan nyata untuk mendukung proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan studi literatur, yaitu menggunakan data sekunder yang didapatkan dengan cara merangkum serta mereview beberapa artikel penelitian terkait penggunaan media <em>Augmented Reality</em> yang pernah dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan dan menginterpretasikan informasi relevan terkait penggunaan media <em>Augmented Reality </em>terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu dengan tahapan koleksi data, reduksi data, dan display data, kemudian penarikan kesimpulan. Artikel dalam penelitian ini dipilih dan disaring dengan menggunakan kata kunci; media interaktif, <em>Augmented Reality,</em> dan berpikir kritis. Sehingga diperoleh 22 dari 311 artikel terkait penggunaan media <em>Augmented Reality </em>yang ditelaah dalam penelitian ini. Dari hasil studi literatur dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan media <em>Augmented Reality</em> efektif meningkatkan keterampilan berfikir kritis peserta didik.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kataikunci</strong><strong>: </strong>Media Interaktif, <em>Augmented Reality</em>, Berpikir Kritis</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>Augmented Reality is an interactive media with a 3D performance that's a virtual image which integrates with real life. These interactive media can contain material and examples of real-life physics phenomena to support the learning process. This research is a literature study that uses secondary data obtained by summarizing and reviewing several research articles related to Augmented Reality media that have been carried out to describe and interpret relevant information related to the use of Augmented Reality media to increase students' critical thinking skills. This study used a descriptive qualitative method, namely the stages of data collection, data reduction, and data display. This study's articles were selected and filtered using keywords; interactive media, Augmented Reality, and critical thinking. Thus, 22 of the 311 articles related to Augmented Reality media are examined in this study. From the results of the literature study, it can be concluded that Augmented Reality media effectively improves students' critical thinking skills.</em></p> <p><strong><em>Keywords: </em></strong><em>Interactive Media, Augmented Reality, Critical Thinking</em></p> 2021-01-12T00:59:32+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inovasi-pendidikan-fisika/article/view/38558 Pengembangan Media Hukum Melde Berbasis Aplikasi Physics Toolbox Sensor Suite Pada Materi Gelombang Stasioner Kelas XI SMA 2021-03-09T03:56:49+00:00 Aditya Vidia Febrianti aditya.17030184018@mhs.unesa.ac.id Prabowo Prabowo prabowo@unesa.ac.id <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas alat peraga hukum Melde berbasis aplikasi <em>physics toolbox sensor suite</em> untuk menentukan cepat rambat gelombang pada materi gelombang stasioner. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan model <em>ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, evaluation).</em> Validitas alat peraga hukum Melde dinilai berdasarkan hasil yang dilakukan oleh validator ahli dan taraf ketelitian menggunakan alat peraga.&nbsp; Berdasarkan data yang diperoleh tingkat validitas alat peraga hukum Melde berbasis aplikasi <em>physics toolbox sensor suite</em> termasuk dalam kategori sangat layak dikarenakan hasil validasi dan taraf ketelitian alat peraga memiliki presentase ≥61%. Hasil validasi alat peraga menunjukkan presentase sebesar 89,38% dan data hasil percobaan hukum Melde pada percobaan 1 memiliki presentase sebesar 96,40%, pada percobaan 2 memiliki presentase sebesar 98,99% dan pada percobaan 3 memiliki preentase sebesar 95,80% sehingga kesesuaian alat peraga hukum Melde termasuk dalam kategori sangat layak.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata Kunci : </strong><em>Physics toolbox sensor suite</em>, cepat rambat gelombang, gelombang stasioner</p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong>Abstract</strong></p> <p>This research aims to describe the validity of Melde law teaching aids based on the physics toolbox sensor suite application to determine the fast propagation of waves in stationary wave material. This type of research is a research development using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, evaluation). The validity of Melde's legal props is assessed based on the results made by expert validators and the level of accuracy using props. Based on the data obtained, the validity level of Melde's law teaching aids based on the physics toolbox sensor suite application is in the very feasible category because the results of the validation and the level of accuracy of the teaching aids have a percentage of ≥61%. The results of the validation of the props show a percentage of 89.38% and the results of the Melde law experiment data in experiment 1 have a percentage of 96.40%, in experiment 2 it has a percentage of 98.99% and in experiment 3 it has a percentage of 95.80% so that The suitability of Melde's legal props is in the very feasible category.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Keywords:</strong> Physics toolbox sensor suite, fast wave propagation, stationary waves</p> 2021-03-09T03:52:57+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inovasi-pendidikan-fisika/article/view/38657 Pengembangan Compact Book Fisika Berbasis Android untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa 2021-03-14T13:01:56+00:00 Ulfiyatul Hasannah ulfiyatulhasannah16030184028@mhs.unesa.ac.id Nadi Suprapto nadisuprapto@unesa.ac.id <p><strong>Abstrak </strong></p> <p>Tujuan penelitian adalah menghasilkan <em>compact book</em> berbasis <em>android</em> untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa. Jenis penelitian adalah pengembangan model ADDIE (<em>Analyze, </em><em>i</em><em>Design, </em><em>i</em><em>Development, </em><em>i</em><em>Implementation, </em><em>i</em><em>Evaluation</em>) dengan modifikasi. Teknik pengumpulan data menggunakan metode &nbsp;angket validasi. Validasi dilakukan oleh tiga orang dosen ahli sebagai validator dan 35 orang teman sejawat (calon guru fisika). Pengukuran validitas menggunakan skala Likert. Kevalidan ditinjau dari aspek teknis, media, pembelajaran, dan keterampilan berpikir kritis. <em>C</em><em>ompact book </em>yang dikembangkan dinyatakan valid jika persentase kevalidan ≥ 61%. Berdasarkan hasil penilaian, media <em>Compact Book </em>berbasis android yang dikembangkan layak digunakan sebagai media&nbsp; yang dapat melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa dengan kriteria kevalidan ≥ 61%. Hasil validitas dosen ahli secara keseluruhan didapatkan 86,75% dan teman sejawat sebesar &nbsp;87,30%. Hasil tersebut memiliki kriteria sangat valid dan dapat dinyatakan layak sebagai media pembelajaran untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong><em>K</em><em>eterampilan </em><em>berpikir kritis, media pembelajaran,</em><em> electronic book, </em><em>compact book</em></p> <p><strong>Abstract </strong></p> <p>The purpose of this research is to produce <em>compact book</em> android based to train critical thinking skills of high school students. This type of research is the development of the ADDIE model (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation) with modifications. The data collection is a validation questionnaire method. Validation was carried out by three physics learning experts as validators and 35 colleagues (prospective physics teachers). Validation measurements use a Likert scale. Validity in terms of thecnical aspects, media, learning, and critical thinking skills. Compact book that is developed is declaired valid if the percentage of validity is ≥61%. Based on the results of assessment conducted, Compact Book that was developed was appropriate to be used as a medium that could support &nbsp;to train critical thniking skills of high school students with validity criteria ≥61%. The overall validity result of &nbsp;physics learning experts was 86,75% and colleagues was 87,30%. That results had very valid criteria and could be declared suitable as a medium to train critical thinking skills of high school students.</p> <p><strong>Keywords</strong>: <em>Critical thinking</em><em> skills, </em><em>learning m</em><em>edia, electronic book, </em><em>compact book</em></p> 2021-03-14T13:01:56+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inovasi-pendidikan-fisika/article/view/38905 Pengembangan LKPD Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terintegrasi STEM Menggunakan PhET Simulation Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis 2021-04-05T01:43:12+00:00 Lailatul Fitriyah lailatulfitriyah670@gmail.com Madlazim Madlazim madlazim@unesa.ac.id <p><strong>Abstrak&nbsp;&nbsp;&nbsp;</strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p> <p>Penelitian serta pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) ini dilatarbelakangi oleh &nbsp;kurang terlatihnya keterampilan peserta didik SMA Negeri 1 Driyorejo dalam aspek berpikir kritis. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat terwujudnya LKPD yang valid, praktis serta efektif digunakan dalam proses belajar mengajar, utamanya dalam melatih dan meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini merupakan kategori penelitian pengembangan yang menggunakan metode ADDIE dengan peserta didik SMA kelas XI MIPA sebagai sasaran percobaannya. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil yang mengungkapkan&nbsp; bahwa: 1) Tingkat LKPD yang divalidasi oleh dua dosen pendidikan fisika memperoleh &nbsp;skor validasi sebesar 96% dengan kategori sangat valid. Skor tersebut menyiratkan bahwa LKPD valid digunakan dalam pembelajaran 2) Tingkat kepraktisan LKPD yang didapatkan melalui angket respon dari peserta didik memperoleh skor kepraktisan sebesar 85,9 dengan kategori sangat praktis. Skor tersebut menandakan bahwa peserta didik memperlihatkan reaksi positif terhadap pengembangan LKPD 3) Tingkat keefektifan LKPD yang didapatkan dari perhitungan skor N-<em>gain</em> memperoleh skor 0,56 dengan kategori sedang. Skor tersebut membuktikan bahwa aspek pemikiran kritis peserta didik berkembang setelah penggunaan LKPD dalam pembelajaran. Berlandaskan hasil tersebut, maka d apat disimpulkan bahwa LKPD pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing terintegrasi STEM menggunakan media <em>PhET Simulation</em> ini telah memenuhi tolok ukur valid, praktis serta efektif untuk meningkatkan keterampilan peserta didik dalam berpikir kritis.</p> <p><strong>Kata kunci</strong><strong>: </strong>LKPD, Inkuiri Terbimbing, STEM, <em>PhET Simulation</em>, Berpikir Kritis.</p> <p><strong>Abstract</strong></p> <p>The research and development of Student Worksheet (LKPD) was conducted by the lack of training in the skills of students of Driyorejo 1 Public High School in the critical thinking aspect. Through this research, it is hoped that a valid, practical and effective LKPD can be used in the teaching and learning process, especially in training and improving critical thinking skills. This research is a development research category that used the ADDIE method with high school students in class XI MIPA as the experimental target. Based on the research that has been done, the results showed that: 1) The level of LKPD which was validated by two physics education lecturers obtained a validation score of 96% with a very valid category. This score implied that the LKPD is valid for use in learning 2) The practicality level of the LKPD was obtained through the response questionnaire from students obtained a practicality score of 85.9 with the very practical category. This score indicates that students show a positive reaction to the development of LKPD. 3) The level of effectiveness of the LKPD obtained from the calculation of the N-gain score obtains a score of 0.56 in the moderate category. This score proves that the critical thinking aspects of students develop after the use of LKPD in learning. Based on these results, it can be concluded that the STEM integrated guided inquiry learning worksheet using PhET Simulation media has met valid, practical and effective benchmarks to improve students' skills in critical thinking.</p> <p><strong>Keywords</strong>: LKPD, Guided Inquiry, STEM, PhET Simulation, Critical Thinking.</p> 2021-04-05T01:43:12+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inovasi-pendidikan-fisika/article/view/40732 Pengembangan Alat Peraga Bandul Matematis Berbasis Sensor Proximity pada Materi Getaran Harmonis untuk Siswa SMA Kelas X 2021-07-08T03:15:28+00:00 Nailis Sa'adah snailis75@gmail.com Prabowo Prabowo prabowo@unesa.ac.id <p>Abstrak</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas alat peraga bandul matematis berbasis sensor <em>proximity</em> untuk menentukan nilai percepatan gravitasi bumi pada materi getaran harmonis dan untuk mendeskripsikan kesesuaian alat peraga bandul matematis berbasis sensor <em>proximity</em> untuk menentukan nilai percepatan gravitasi bumi pada materi getaran harmonis terhadap konstanta percepatan gravitasi bumi pada teori. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4D namun hanya dibatasi sampai 3D (<em>Define, Design, Develop</em>). Validitas alat peraga bandul matematis berbasis sensor <em>proximity</em> dinilai berdasarkan hasil dari validator dan taraf ketelitian hasil percobaan menggunakan alat peraga. Kesesuaian alat peraga bandul matematis berbasis sensor <em>proximity</em> terhadap teori dianalisis menggunakan perhitungan akurasi. Berdasarkan data yang diperoleh, tingkat validitas alat peraga berbasis sensor <em>proximity</em> termasuk dalam kategori sangat baik karena hasil validasi dan taraf ketelitian alat peraga memiliki persentase ≥ 61%. Hasil validasi alat peraga menunjukkan persentase sebesar 94.29% dan data hasil percobaan menggunakan alat peraga bandul matematis berbasis sensor <em>proximity</em> memperoleh taraf ketelitian pada sensor <em>proximity</em> pertama sebesar 99.98%, pada sensor <em>proximity</em> kedua sebesar 99.97%, dan pada sensor <em>proximity</em> ketiga sebesar 99.98%. Sedangkan kesesuaian alat peraga terhadap konstanta gravitasi bumi pada teori diperoleh sebesar 99.53% dan tergolong dalam kategori sangat baik. Nilai percepatan gravitasi bumi yang diperoleh dari hasil praktikum yaitu 9.72 m/s<sup>2</sup> melalui perhitungan dengan rumus dan 9.74 m/s<sup>2</sup> melalui perhitungan persamaan regeresi yang didapat dari grafik.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci</strong><strong>: </strong>bandul matematis, sensor <em>proximity</em>, getaran harmonis</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>This study aims to describe the validity of mathematical pendulum teaching aids based on proximity sensor to determines the value of the gravitational acceleration in harmonic vibrational material and to describe the suitability of mathematical pendulum teaching aids based on proximity sensor to determines the value of the gravitational acceleration in harmonic vibrational material to the gravitational acceleration in theory. This type of research is a research development using the 4D model but only limited until 3D. The validity of the props is assessed based on the results of the validator and the accuracy of the experimental results using the props. The suitability of the propsto the theory was analyzed using accuracy calculations. Based on the data obtained, the level of validity of the props is included in the very good category because the results of validation and the level of accuracy of the props have a percentage of </em><em>≥</em><em> 61%. The results of the validation of the props showed a percentage of 94.29% and the experimental data using the props obtained an average accuracy level on the first proximity sensor of 99.98%, the second proximity sensor of 99.97%, and the third proximity sensor of 99.98%. While the suitability of the props to the gravitational acceleration in theory is 99.3% and is classified in the very good category. The value of&nbsp; gravitational acceleration obtained from practicum results is 9.72 m/s<sup>2</sup> through calculations with the formula and 9.74 m/s<sup>2</sup> through the calculation of the regression equation obtained from the graph.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Keywords:</em></strong><em> mathematical pendulum, proximity sensor, harmonic vibration</em></p> 2021-07-08T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inovasi-pendidikan-fisika/article/view/40824 Analisis Trend Pengembangan Permainan Monopoli Dalam Pembelajaran Fisika 2021-07-08T04:32:33+00:00 Ella Rizqi Hibatulloh ella.17030184043@mhs.unesa.ac.id Mita Anggaryani mitaanggaryani@unesa.ac.id <p>Abstrak<br>Perkembangan teknologi kini sangat berpengaruh terhadap dunia pendidikan dalam penggunaan<br>media pembelajaran. Media pembelajaran yang menarik digunakan dapat meningkatkan minat<br>belajar siswa dan peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan<br>permainan monopoli dalam pembelajaran fisika. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi<br>pustaka dari berbagai jurnal baik jurnal nasional dan jurnal internasional yang terakreditasi sinta<br>1-3 yang telah di publish 10 tahun terakhir. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah<br>analisis deskriptif kualitatif melalui studi pustaka. Hasil yang didapatkan bahwa penggunaan<br>permainan monopoli fisika adalah baik digunakan dalam pembalajaran fisika yang dapat<br>melatihkan ketrampilan berpikir siswa, penguasaan konsep, hasil belajar, dan motivasi siswa<br>terhadap materi fisika.<br>Kata kunci: Media pembelajaran, permainan monopoli, pembelajaran fisika</p> <p>&nbsp;</p> <p><br>Abstract<br>The development of technology is now very influential in the world of education in the use of<br>learning media. Learning media that are interesting to use can improve student interest in<br>learning and improve student learning achievement. This study aims to describe the game of<br>monopoly in physicslearning. The type of research used isliterature study from variousjournals,<br>both national and international journalsthat are accredited Sinta 1-3 which have been published<br>in the last 10 years. The analysis used in this research is qualitative descriptive analysisthrough<br>literature study. The results obtained are that the use of physics monopoly game is used well in<br>physics lessons that can facilit at a students' thinking skills, mastery of concepts, learning,, and<br>student motivation towards physics material.<br>Keywords: Achievement media, monopoly games, physics learning</p> 2021-07-08T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inovasi-pendidikan-fisika/article/view/42197 Development of Wee Gemas Learning Media Based on Student Learning Styles for Physics Subjects 2021-07-29T03:23:25+00:00 F.X. Krisna Kurniawan krisnakurniawan101@gmail.com Setyo Admoko setyoadmoko@unesa.ac.od Utama Alan Deta utamadeta@unesa.ac.id <p>Wee Gemas (Golden Generation Educational Website) is a learning media in the form of web-based teaching materials that are integrated with student learning styles. This study aims to determine the effectiveness of Wee Gemas in learning physics in high school. It is expected to be able to support student learning independently in understanding Physics learning can make students more independent in understanding Physics lessons. The method used is R&amp;D development, which consists of several stages, namely potential and problems, information gathering, product design, design validation, design improvement, first product testing, product revision, and second product testing. The results of media validation on aspects of learning, material, and media each obtained a validity percentage of 97.27%; 87.5%; and 94.77%. In trials that were tested in small groups obtained very good results in their category. In the final pre-test and post-test involving 32 students of SMA Hangtuah Sidoarjo with the enough effective category. It can conclude that Wee Gemas learning media is said to be feasible with the predicate very good and useful for use, especially during the Covid-19 pandemic where students must learn from home. Access to learning resources that are following student learning styles is very much needed by students when teachers are not fully able to explain the physics learning during online meetings with students.</p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Keywords:</strong> Students; Website; Learning style; Learning media.</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>Wee Gemas (Situs Edukasi Generasi Emas) merupakan media pembelajaran berupa bahan ajar berbasis web yang terintegrasi dengan gaya belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan Wee Gemas dalam pembelajaran fisika di SMA. Diharapkan dapat mendukung pembelajaran siswa secara mandiri dalam memahami pembelajaran Fisika dapat menjadikan siswa lebih mandiri dalam memahami pelajaran Fisika. Metode yang digunakan adalah pengembangan R&amp;D, yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu potensi dan masalah, pengumpulan informasi, desain produk, validasi desain, perbaikan desain, pengujian produk pertama, revisi produk, dan pengujian produk kedua. Hasil validasi media pada aspek pembelajaran, materi, dan media masing-masing diperoleh persentase validitas sebesar 97,27%; 87,5%; dan 94,77%. Pada uji coba yang diujikan pada kelompok kecil diperoleh hasil yang sangat baik dalam kategorinya. Pada pre-test dan post-test akhir melibatkan 32 siswa SMA Hangtuah Sidoarjo dengan kategori cukup efektif. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Wee Gemas dikatakan layak dengan predikat sangat baik dan bermanfaat untuk digunakan terutama pada masa pandemi Covid-19 dimana siswa harus belajar dari rumah. Akses sumber belajar yang mengikuti gaya belajar siswa sangat dibutuhkan oleh siswa ketika guru tidak sepenuhnya mampu menjelaskan pembelajaran fisika pada saat pertemuan online dengan siswa.</p> <p><br>Kata kunci: Mahasiswa; Situs web; Gaya belajar; media pembelajaran.</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> 2021-07-29T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inovasi-pendidikan-fisika/article/view/36693 Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis pada Siswa 2020-11-21T03:57:56+00:00 Bela Desi Tranias Cahyono beladesi2016@gmail.com Dwikoranto Dwikoranto dwikoranto@unesa.ac.id <p>&nbsp;</p> <p>Abstrak</p> <p>Tujuan dari penelitian ini yaitu &nbsp;mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning serta implikasi terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis. Jenis penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah librabry research yaitu penelitian kepustakaan dengan metode pengumpulan data yang digunakan untuk &nbsp;menganalisis artikel dari beberapa sumber yang relevan. Pada artikel ilmiah ini menggunakan teknik analisis mengorganisasikan literasi yang akan diriview; menyatukan hasil organsasi literasi menjadi suatu ringkasan untuk menjadi literasi yang padu; mengidentifikasi literatur untuk disimpulkan. Menurut hasil penelitian didapatkan bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan keterampilan berpikir peserta didik dalam bidang fisika. Peningkatan keterampilan berpikir peserta didik juga mempengaruhi penigkatan pemahaman konsep fisika, hal tersebut dapat dilihat dari nilai pre-test dan post-test. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik khusunya dalam mata pelajaran fisika</p> <p>Kata Kunci: Keterampilan Berpikir Kritis, Pemahaman Konsep, Problem Based Learning</p> <p>&nbsp;</p> <p>Abstract</p> <p>The purpose of this study is to describe the application of the Problem Based Learning learning model and its implications for improving critical thinking skills. The type of research used in this article is librabry research, which means that library research with data collection methods is used to analyze articles from several relevant sources. This scientific article uses analytical techniques to organize the literacy to be reviewed; unifying the results of literacy organizations into a summary to become integrated literacy; To identify the literature to conclude, according to the results of the study, it was found that the application of the problem based learning model could improve the thinking skills of students in physics. The increase in thinking skills of students also affects the increase in understanding of physics concepts, this can be seen from the pre-test and post-test scores. It can be concluded that the problem based learning model can improve the critical thinking skills of students, especially in physics subjects.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Keywords: Critical Thinking Skills, Concept Understanding, Problem Based Learning.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> 2020-11-21T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inovasi-pendidikan-fisika/article/view/37392 Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbasis Multi Representasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Gelombang 2020-12-29T11:13:34+00:00 Nengsi Maratu Azizah nengsiazizah@mhs.unesa.ac.id Nadi Suprapto, NS nadisuprapto@unesa.ac.id <p>Abstrak</p> <p>Dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran secara terdeskripsi, peningkatan hasil belajar dan respon peserta didik setelah diterapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis multi representasi pada materi gelombang. Dalam penelitian digunakan <em>pre eksperimental one group pretest-posttest design</em> dengan adanya satu kelas eksperimen dan kelas replikasi sejumlah dua kelas. Data penelitian diperoleh dari observasi keterlaksanaan pembelajaran, <em>hasil prestest–posttest</em>, dan respon peserta didik. Tiga representasi berupa gambar, grafik, dan matematik dimunculkan dalam kegiatan pembelajaran menggunakan model inkuri terbimbing berbasis multi representasi. Data <em>pretest-postest</em> yang diperoleh terdistribusi normal atau tidak dapat diketahui berdasarkan uji normalitas kemudian dilanjut uji homogenitas. Selanjutnya dilakukan uji-t berpasangan dan analisis n -gain <em>score </em>ternormalisasi diketahui hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan atau tidak. Secara keseluruhan, penelitian ini memeroleh hasil sebagai berikut: keterlaksanaan pembelajaran berpredikat sangat baik, peningkatan yang signifikan pada hasil belajar terlihat dari analisis uji n-gain <em>score</em> dan perbandingan rerata nilai <em>pretest-postets</em> kelas replikasi dua dengan berpredikat sedang dan kelas eksperimen dan kelas replikasi satu berpredikat tinggi, hasil terakhir yaitu respon peserta didik yang baik sekali. Menurut data tersebut dapat disimpulkan &nbsp;bahwa hasil belajar peserta didik SMA Negeri 1 Gedangan dapat ditingkatkan dengan penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis multi representasi pada materi gelombang.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci</strong><strong>: </strong>Inkuiri Terbimbing, Hasil Belajar, Multi Representasi, Gelombang</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>This research was conducted to determine the feasibility of learning in a description, improved learning outcomes, and student responses after the guided inquiry based multi-representation learning model was applied to wave material. In this study, pre-experimental one group pretest-posttest design was used in the presence of one experimental class and two replication classes. The research data were obtained from observations of the implementation of learning, the results of the pretest-posttest, and the responses of students. Three representation in images, graphics, and mathematics are presented in learning activities using guided inquiry model based a multi representation. The pretest posttest data obtained were normally distributed or could not be known based on the normality test then continued with the homogeneity test. Then the paired t-test and n-gain test were carried out. It was found that the learning outcomes of students had increased or not. Overall, this study obtained the following results: the implementation of learning was predicated very well, a significant increase in learning outcomes was seen from the analysis of the n-gain test and comparison of the pretest-posttest mean, replication class two has medium predicate and experimental class and replication class one with high predicate, the last result is the student’s responses is excellent. According to these data it can be said that the learning outcomes of students in SMAN 1 Gedangan can be improved by implementing guided inquiry based multi-representation learning model on wave material.</em></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Keywords:</em></strong><em> Guided Inquiry, Learning Outcomes, Multi Representation, Wave</em></p> 2020-12-29T11:13:34+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inovasi-pendidikan-fisika/article/view/41864 Penerapan Model Pembelajaran Learning Cycle 7E Terintegrasi STEM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Pemanasan Global 2021-07-17T01:39:13+00:00 Inayah Fajri Setiana inayah.17030184084@mhs.unesa.ac.id Madlazim Madlazim madlazim@unesa.ac.id <p>Abstrak&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan <em>critical thinking skill</em> siswa menggunakan model pembelajaran <em>learning cycle 7E </em>terintegrasi STEM. Eksperimen ini dilaksakan di SMA Negeri 13 Surabaya pada semester dua tahun ajaran 2020/2021 menggunakan sistem pembelajaran daring dengan bantuan aplikasi <em>Google Meet</em>. Jenis riset yang digunakan adalah&nbsp; <em>pre-eksperimental</em> dengan rancangan <em>one grup pretest posttest</em>. Siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 13 Surabaya menjadi populasi penelitian dan melibatkan dua kelas yakni kelas XI MIPA 5 dan 6 sebagai sampel dengan pengambilan sampel secara <em>purposive sampling.</em> Hasil&nbsp; <em>pretest</em> dan <em>posttest</em> selanjutnya dianalisis menggunakan tes prasyarat. Syarat untuk dapat menghitung menggunakan uji-t berpasangan dan N-gain adalah skor <em>pretest</em> serta <em>posttest</em> masing-masing harus terdistribusi normal yang diperoleh dari perhitungan uji normalitas serta uji homogenitas. Gambar grafik rata-rata hasil <em>pretest</em> dan <em>posttest&nbsp; </em>dari kedua kelas dapat digunakan untuk melihat peningkatan <em>critical thinking skill</em> siswa. Pada uji-t berpasangan dengan ketentuan t<sub>hitung</sub>&nbsp; &gt; t<sub>tabel</sub>, didapatkan hasil uji-t 2,03&lt;9,11 pada kelas XI MIPA 5 dan 2,03&lt;13,29 di kelas XI MIPA 6, didapat kesimpulan bahwa hasil <em>posttest</em> lebih tinggi daripada hasil <em>pretest</em>. Hasil dari uji-t berpasangan juga dapat digunakan untuk melihat kenaikan <em>skill </em>berpikir kritis secara signifikan. Hasil uji-n gain di XI MIPA 5 berkategori tinggi sedangkan pada XI MIPA 6 berkategori sedang. Eksperimen pada kedua kelompok sample, diperoleh kesimpulan bahwa model <em>learning cycle 7E</em> terintegrasi STEM dapat menaikan&nbsp; <em>skill</em> berpikir kritis siswa.</p> <p><strong>Kata kunci</strong><strong>: </strong><em>Learning cycle 7E</em>, STEM, Keterampilan Berpikir Kritis, dan Pemanasan Global</p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p>The research was purposed to increasing student’s critical thinking skills by using the learning model of STEM integrated 7E learning cycle. This research took place&nbsp; at State Senior High School 13 Surabaya in the 2nd semester of academic year 2020-2021 using online learning with the help of Google Meet. Pre-experimental is used as the research type combined to a one group pretest posttest design. Students at XI grade class of Science at State Senior High School 13 Surabaya was used as population involving 2 classes as samples by purposive sampling. The pretest and posttest value data will be analyzed using a prerequisite test. Paired T-Test and N-Gain can be calculated with the condition that pretest and posttest score must be distributed normally which obtained by the calculation of normality test and homogeneity test. The graphic image of the average pretest and posttest scores of the two classes can be used as judging Student’s critical thinking skills improvement. In the paired t-test with the provisions of tcount &gt; ttable, the results of the t-test were 2.03 &lt; 9.11 in class XI MIPA 5 and 2.03 &lt;13.29 in class XI MIPA 6,&nbsp; concluded that the posttest score was higher than the pretest score. Based on the paired t-test, it can also be observed that there is a significant increase in critical thinking skills. The results of the n-test gain in class XI MIPA 5 are in the high category and in XI MIPA 6 are in the medium category. In this case, it can be concluded that from the two classes the STEM integrated 7E learning cycle model can improve students&nbsp; critical thinking skills.</p> <p><strong><em>Keywords:</em></strong> Learning cycle 7E, STEM, Critical Thinking Skills, and Global Warming</p> 2021-07-17T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inovasi-pendidikan-fisika/article/view/42087 Analysis of Students’ Learning Motivation Using A Virtual Laboratory During Covid-19 Pandemic on Hooke’s Law 2021-07-29T01:26:39+00:00 Muhammad Faris muhammad.17030184069@mhs.unesa.ac.id Dwikoranto Dwikoranto dwikoranto@unesa.ac.id <p>Since the spread of the Covid-19 outbreak, the world of education in Indonesia has faced difficult situation. Namely, it is mandatory to carry out online learning to reduce the impact of the spread of the Covid-19 virus. However, with the implementation of online learning, there is a decrease in student learning motivation so that an alternative is needed to generate student learning motivation, by using a virtual laboratory as a supporting medium. This research uses quantitative research with an accidental sampling method, with a population of science highschool from XI and XII grade students who are conducting online learning. The data analysis method uses non-parametric Mann-Whitney U statistics and measures student learning outcomes in Hooke's Law with a virtual laboratory. The results showed that by using a virtual laboratory students' learning motivation increased from online learning in general, because the p-value is 0.000 which p &lt; 0.05 means there is a significance changes. Students wih higher learning motivation score better than students with lower motivation . With the average score in a row from medium, high, and very high motivation is 39.29; 43.70; 44.00 from the maximum score 100.</p> 2021-07-29T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inovasi-pendidikan-fisika/article/view/42504 Tren Penerapan Model Pembelajaran Guided Discovery untuk Mengajarkan Materi Fisika di SMA 2021-07-31T00:21:00+00:00 Diana Putri Larasati dianaplarasati26@gmail.com Imam Sucahyo imamsucahyo@unesa.ac.id <p><strong>Abstrak </strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran&nbsp;<em>Guided&nbsp;</em><em>Discovery </em>serta pengaruhnya terhadap pembelajaran fisika bagi peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah&nbsp;<em>Libraby Research&nbsp;</em>atau penelitian kepustakaan. Penelitian kepustakaan merupakan suatu rangkaian penelitian dengan pengumpulan data pustaka atau objek penelitiannya diambil dari bermacam informasi kepustakaan seperti buku, jurnal ilmiah, ensiklopedia, majalah, koran serta dokumen lainnya. Data yang digunakan yaitu data sekunder hasil penelitian jurnal yang relevan. Teknik analisis yang digunakan adalah antara lain: 1) <em>Organize</em>, yaitu mengelola literature yang akan di<em>review</em>; 2) <em>Synthesize</em>, yaitu menyatukan hasil organisasi literature menjadi satu ringkasan agar menjadi literature yang solid; 3) <em>Identify</em>, yaitu mengidentifikasi literature untuk kemudian disimpulkan. Berdasarkan hasil situs Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika (JIPF) menunjukkan bahwa model pembelajaran&nbsp;<em>Guided Discovery </em>digunakan dalam berbagai tujuan belajar diantara lain melatih dan meningkatkan keterampilan proses sains (KPS) siswa, meningkatkan hasil belajar siswa, melatih keterampilan argumentasi, meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, meningkatkan pemahaman konsep siswa, meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa, hingga mereduksi miskonsepsi siswa pada materi fisika. Penelitian membahas sebanyak 22 jurnal penelitian yang relevan. Hasil dari penelitian ini yaitu <em>Guided Discovery </em>dapat dijadikan solusi metode pembelajaran fisika karena telah terbukti dapat meningkatkan beberapa aspek tujuan belajar. Penelitian ini diharapkan dapat memberi inovasi dalam pembelajaran materi fisika untuk melatih dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong><em>Guided Discovery, Library Research, Keterampilan Proses Sains, Keterampilan Berpikir Kritis, Pemahaman Konsep, Keterampilan Argumentasi, Miskonsepsi</em></p> <p><strong>Abstract</strong></p> <p>This study aims to describe the application of Guided Discovery learning model&nbsp;and its effect on learning physics for students. The research method used is Library Research. Library Research is a series of research by collecting library data or object of research taken from various libraries information such as books, encyclopedias, scientific journals, magazines, newspapers, and other documents. The data used is secondary data from relevant journals research data. The analysis techniques used include: 1) <em>Organize </em>which is managing the literature to be reviewed; 2) Synthesize which is to combine the result of the organization into one summary so that it becomes a solid literature; 3) Identify which is identifying literature to be concluded. Based on the results of the Journal of Physics Education Innovation (JIPF) website, Guided Discovery learning model is used in various learning objectives including training and improving students’ science process skills, improving student learning outcomes, practicing students’ argumentation skills, improving students’ critical thinking skills, increasing student understanding of concepts, improving students’ creative thinking skills, up to reduce students’ misconceptions on physics material. The research discusess as many as 22 relevant research journals. The result of this study is that Guided Discovery can be used as a solution for physics learning methods because it has been proven to improve several aspect of learning objective. This research is expected to provide innovation in learning physics material to train and improve students’ knowledge and skills.</p> <p><strong>Keywords</strong>: <em>Guided Discovery, Library Research, Science Process Skills, Critical Thinking Skills, Understanding of Concepts, Argumentations Skills, Misconception</em></p> 2021-07-31T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement##