PENGARUH FREKUENSI KUNJUNGAN PERPUSTAKAAN DAN MINAT BACA TERHADAP KEMAMPUAN CRITICAL THINKING GENERASI ALPHA DI SMPN KOTA SURABAYA

Authors

  • Fitri Hidayah Universitas Negeri Surabaya
  • Mohammad Syahidul Haq Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Kemampuan critical thinking menjadi kompetensi esensial abad ke-21, namun data PISA 2022 menunjukkan kemampuan literasi siswa Indonesia masih rendah dengan hanya 25% siswa mencapai level membaca minimal. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran perpustakaan sekolah dan minat baca dalam mengembangkan kemampuan critical thinking, khususnya pada Generasi Alpha yang tumbuh di era digital. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh frekuensi kunjungan perpustakaan dan minat baca terhadap kemampuan critical thinking siswa Generasi Alpha di SMP Negeri Kota Surabaya, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional terhadap 382 siswa yang dipilih melalui cluster random sampling dari lima wilayah Surabaya. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert empat poin yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dan berganda dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi kunjungan perpustakaan berpengaruh signifikan terhadap kemampuan critical thinking dengan kontribusi sebesar 32,6%, minat baca berpengaruh signifikan dengan kontribusi 40,9%, dan secara simultan kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 48,3% terhadap kemampuan critical thinking. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kemampuan critical thinking siswa Generasi Alpha memerlukan sinergi antara optimalisasi pemanfaatan perpustakaan sebagai lingkungan literasi dan penguatan minat baca sebagai faktor internal yang mendorong keterlibatan kognitif siswa secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-01-29
Abstract views: 9 , PDF Downloads: 7