MANAJEMEN PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL (STUDI KASUS SMP NEGERI 22 SURABAYA)
Abstract
Penelitian ini membahas pengelolaan pembelajaran berbasis digital di SMPN 22 Surabaya dengan meninjau tiga komponen utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi. Tujuan penelitian adalah menggambarkan bagaimana sekolah mengatur proses pembelajaran berbasis digital agar selaras dengan tuntutan Kurikulum Merdeka dan perkembangan teknologi di lingkungan pendidikan. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan sebagai dasar penelitian. Data diperoleh melalui wawancara dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru mata pelajaran. Observasi kegiatan pembelajaran digital di kelas. Dan telaah dokumen seperti struktur organisasi, perangkat pembelajaran, kebijakan digitalisasi, dokumentasi sarana teknologi, laporan supervisi, serta data pelatihan guru. Keabsahan temuan diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran digital disusun melalui kebijakan sekolah, pengembangan perangkat ajar berbasis digital, dan penyediaan sarana pendukung. Pelaksanaan pembelajaran digital berjalan dengan koordinasi manajerial yang melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, serta dukungan teknis sekolah. Evaluasi pembelajaran digital dilakukan melalui monitoring dan supervisi yang ditindaklanjuti dengan pelatihan guru dan perbaikan sistem pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen pembelajaran berbasis digital di SMP Negeri 22 Surabaya telah dilaksanakan secara terstruktur dan berkontribusi pada peningkatan kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran.
Downloads
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0


.png)
1.png)





