PENGELOLAAN KELAS UNGGULAN BINA PRESTASI DAN DIGITAL BERDASARKAN FUNGSI POAC (PLANNING, ORGANIZING, ACTUATING, CONTROLLING) DI SMAN 1 NGANJUK
Abstract
Ketidakmerataan akses dan pemanfaatan teknologi pendidikan menuntut sekolah mengelola program unggulan yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga literasi digital dan pembinaan karakter. Tujuan penelitian: Mendeskripsikan pengelolaan Program Kelas Unggulan Bina Prestasi dan Digital (BPD) di SMAN 1 Nganjuk berdasarkan fungsi POAC (planning, organizing, actuating, controlling). Penelitian kualitatif deskriptif dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru/wali kelas BPD, serta siswa. Data dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan; keabsahan data diperkuat dengan triangulasi dan member check. Perencanaan program selaras dengan visi sekolah, disertai seleksi peserta, ketersediaan guru berpengalaman, serta kurikulum pengayaan berbasis teknologi, namun perencanaan sarana dan keberlanjutan pendanaan masih terbatas. Pengorganisasian mendukung koordinasi pelaksana dan penyediaan fasilitas, tetapi pemerataan dukungan sumber daya belum optimal. Pelaksanaan menekankan pembelajaran aktif, penguatan prestasi, dan literasi digital, disertai pembinaan soft skills. Pengendalian menunjukkan kontribusi program terhadap prestasi dan penerimaan perguruan tinggi, tetapi capaian menurun sejak 2019 sehingga rekrutmen dihentikan dan nilai unggulan program direncanakan diintegrasikan ke kelas reguler. Program BPD masih relevan dan relatif efektif, namun perlu penataan ulang desain pengelolaan, pemerataan pemanfaatan teknologi, dan penguatan pembinaan berkelanjutan agar peningkatan mutu pendidikan lebih inklusif.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
Abstract views: 8
,
PDF Downloads: 4


.png)
1.png)





