PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS DEEP LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HIGHER-ORDER THINKING SKILLS (HOTS) SISWA DI SMP LABSCHOOL UNESA 1 SURABAYA

Authors

  • Yosea Bagus Armando universitas negeri surabaya
  • Syunu Trihantoyo Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul berbasis pembelajaran mendalam (deep learning) sebagai bahan ajar bagi guru dalam mendukung penerapan pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan Higher-Order Thinking Skills (HOTS) siswa di SMP Labschool Unesa 1 Surabaya, serta mengetahui tingkat kelayakan produk yang dikembangkan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi, lembar validasi ahli, dan angket respon pengguna. Subjek penelitian terdiri atas ahli materi, ahli desain, dan lima orang guru SMP Labschool Unesa 1 Surabaya sebagai pengguna produk. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase tingkat kelayakan berdasarkan hasil validasi dan uji coba pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan memperoleh tingkat kelayakan yang sangat tinggi, ditunjukkan oleh hasil validasi ahli materi sebesar 100%, validasi ahli desain sebesar 89,3%, dan respon pengguna sebesar 97,5%, yang seluruhnya berada pada kategori sangat layak. Produk yang dikembangkan memuat konsep dasar pembelajaran mendalam, prinsip mindful, meaningful, dan joyful learning, strategi implementasi, contoh perangkat pembelajaran, asesmen berbasis HOTS, serta contoh penerapan dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa e-modul berbasis deep learning yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dan sangat layak digunakan sebagai bahan ajar pendukung bagi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam yang berpotensi mendukung pengembangan HOTS siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-07-15
Abstract views: 17