https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inspirasi-manajemen-pendidikan/issue/feed Inspirasi Manajemen Pendidikan 2021-09-16T04:20:23+00:00 Open Journal Systems Jurnal Online Program Studi S-1 Manajemen Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inspirasi-manajemen-pendidikan/article/view/40747 Strategi Guru dalam Pengelolaan Pembelajaran untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa 2021-07-01T07:13:45+00:00 Ilda Arafa ilda.17010714013@mhs.unesa.ac.id Supriyanto Supriyanto supriyanto@unesa.ac.id <p>Tujuan penulisan artikel ilmiah &nbsp;ini untuk mengetahui, menjelaskan dan menganalisis strategi guru dalam pengelolaan pembelajaran untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Metode yang dilakukan dalam penulisan artikel ilmiah ini menggunakan studi kepustakaan. Data dikumpulkan melalui kajian teks dan hasil-hasil penelitian yang relevan. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah: pertama, data-data yang telah terkumpul diklasifikasi berdasarkan rumusan masalah yang dikaji. Kedua, data-data yang dikaji secara kualitatif dianalisis dengan menggunakan analisis isi. Ketiga, berdasarkan hasil analisis dan interpretasi data, maka dilakukan pengambilan simpulan yang dilengkapi dengan saran-saran. Hasil kajian artikel ilmiah menunjukkan bahwa strategi mengajar guru yang memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan prestasi belajar siswa dalam upaya menghasilkan kualitas peserta didik yang berilmu pengetahuan, cerdas, berwawasan, berakhlak muliah dan mampu meningkatkan prestasi belajar siswa.</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> 2021-07-01T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inspirasi-manajemen-pendidikan/article/view/40883 Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Mengembangkan Budaya Literasi Di Sekolah Menengah Pertama 2021-07-01T12:54:01+00:00 Erly Falentin erlyfalentin16010714029@mhs.unesa.ac.id Erny Roesminingsih ernyroesminingsih@unesa.ac.id <p>Literasi adalah sarana siswa untuk mengetahui, memahami, serta mempraktikkan pembelajaran sekolah, melalui kegiatan dasar yaitu membaca. Bagi siswa sekolah menengah pertama, peran literasi sangatlah penting untuk memberi pengalaman belajar dan sebagai dasar mengembangkan kecakapan dirinya yang sekaligus sebagai bekal menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya dan dunia kerja. Hal tersebut membuat kepala sekolah berupaya untuk meningkatkan kualitas literasi siswa, dengan mengembangkan budaya literasi melalui program yang mendukung. Sedangkan, untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan keterlibatan seluruh warga sekolah. Sehingga, kepala sekolah perlu melakukan peran kepemimpinannya untuk mengajak warga sekolah untuk bekerja sama, agar upaya pengembangan budaya literasi berjalan dengan baik, dan kualitas literasi siswa semakin baik dan berkualitas. Tujuan penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran kepemimpinan kepala sekolah dalam mengembangkan budaya literasi, khususnya pada jenjang sekolah menengah pertama. Sedangkan penulisannya menggunakan studi literatur, dengan tahapan-tahapannya yaitu: menyeleksi topik pembahasan, mencari sumber literatur, mengelompokkan bahan dan hasil <em>review</em>, dan proses menulis.&nbsp; Sementara itu, analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis isi dengan model deskriptif&nbsp; kualitatif. Sehingga hasilnya adalah: 1) Peran kepala sekolah sebagai pembuat kebijakan; 2) Peran kepala sekolah sebagai motivator; 3) Peran kepala sekolah sebagai teladan; 4) Peran kepala sekolah sebagai penanggung jawab.</p> <p>Kata kunci:&nbsp;kepemimpinan, kepala sekolah, budaya, literasi siswa</p> 2021-07-01T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inspirasi-manajemen-pendidikan/article/view/40792 Implementasi Supervisi Akademik Berbasis Aplikasi E-Supervisi Mutu Di Kantor Pelayanan Pendidikan Kecamatan Ponorogo Pada Masa Pandemi Covid-19 2021-07-02T04:08:40+00:00 Trisha Ika Novitasari trisha.17010714083@mhs.unesa.ac.id Nunuk Hariyati nunukhariyati@unesa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai alur pelaksanaan supervisi akademik berbasis aplikasi E-Supervisi Mutu di Kantor Pelayanan Pendidikan Kecamatan Ponorogo Pada Masa PandemibCovid-19, mendeskripsikan mengenai daya dukung yang mendukung pelaksanaan supervisi akademik berbasis aplikasi E-Supervisi Mutu di Kantor Pelayanan Pendidikan Kecamatan Ponorogo Pada Masa Pandemi Covid-19, mendeskripsikan mengenai pelaksanaan supervisi akademik berbasis aplikasi E- Supervisi Mutu di Kantor Pelayanan Pendidikan Kecamatan Ponorogo Pada Masa Pandemi Covid-19, mendeskripsikan mengenai hambatan dan solusi pada saat pelaksanaan supervisi akademik berbasis aplikasi E-Supervisi Mutu di Kantor Pelayanan Pendidikan Kecamatan Ponorogo Pada Masa Pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) dalam pelaksanaan supervisi, angket diisi oleh operator sekolah sesuai dengan arahan kepala sekokah, supervisor mempunyai seseorang yang dipercaya untuk memantau sekolah binaannya secara langsung di lapangan, operator sekolah diberikan akses untuk mengakses aplikasi E-Supervisi Mutu oleh supervisor. 2) adanya operator sekolah yang membantu sekolah binaan, adanya pelatihan rutin dari tim LPMP, angket supervisi disebarkan melalui whatsapp, sarpras yang lengkap menunjang keberhasilan supervisi 3) aplikasi E-Supermutu berpengaruh dalam pelaksanaan supervisi selama Pandemi Covid-19, fitur aplikasi E-Supermutu sesuai dengan kebutuhan supervisor, proses penggunaan aplikasi E-Supermutu sudah tercantum dalam buku panduan E-Supermutu 4) kendala supervisi yaitu kompleksitas tugas supervisor, kurangnya pemahaman supervisor mengenai E-Supermutu, solusinya angket disebarkan melalui whatsapp sehingga mempersingkat waktu, supervisor mengikuti pelatihan<br>Kata kunci: E-supervisi mutu, pelaksanaan, daya dukung, implementasi, kendala, solusi</p> <p>&nbsp;</p> 2021-07-02T04:02:20+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inspirasi-manajemen-pendidikan/article/view/40968 Implementasi Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Pada Masa Pandemi Covid-19 di SMA Negeri 1 Sidoarjo 2021-07-03T07:46:57+00:00 Restu Anggada CIipta restu.17010714019@mhs.unesa.ac.id Nunuk Hariyati nunukhariyati@unesa.ac.id <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Salah satu faktor yang mempengaruhi lembaga yang berkualitas adalah faktor kompetensi manajerial yang dimiliki oleh kepala sekolah. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kompetensi manajerial kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru pada masa Pandemi Covid-19 di SMA Negeri 1 Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan bersifat deskriptif dengan fokus (1) Implementasi kompetensi manajerial oleh kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru pada masa Pandemi Covid-19 di SMA Negeri 1 Sidoarjo (2) Strategi kepala sekolah dalam meningkatan kinerja guru pada masa pandemi covid-19 di SMA Negeri 1 Sidoarjo. Hasil penelitian ini menemukan bahwa (a) implementasi kompetensi manajerial kepala sekolah mencakup pada aspek perencanaan program, pelaksanaan program, dan evaluasi program, (b) penerapan strategi peningkatan kinerja guru pada masa Pandemi Covid 19 berdasarkan pada hambatan: fokus pada segi pengelolaan guru, penguatan media digital, dan kolaborasi dengan berbagai pihak.</p> <p><strong>Kata kunci : </strong>Kompetensi manajerial kepala sekolah, implemetasi, strategi</p> <p>&nbsp;</p> 2021-07-03T07:46:57+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inspirasi-manajemen-pendidikan/article/view/40787 Supervisi Akademik Terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar 2021-07-03T08:18:25+00:00 Eli Nur Azizah eli.17010714011@mhs.unesa.ac.id Erny Roesminingsih ernyroesminingsih@unesa.ac.id <p>Kinerja guru sekolah dasar dalam mengelola proses pembelajaran masih perlu adanya perhatian dari kepala sekolah melalui kegiatan superivisi akademik. Supervisi akademik dilaksanakan dalam proses pembinaan, pendampingan serta pengembangan pada kinerja guru. Tujuan penulisan artikel ilmiah ini yaitu untuk menganalisis supervisi akademik terhadap kinerja guru sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi literatur penelitian kepustakaan melalui jurnal dengan mengumpulkan data serta referensi terkait dengan topik artikel. Hasil mengkaji jurnal serta beberapa referensi ditemukan bahwa peran kepala sekolah dalam mengefektifkan kinerja guru yaitu dengan melakukan supevisi akademik. Kepala Sekolah sebagai supervisor memiliki wewenang untuk memberikan pembinaan serta pengembangan terhadap kinerja guru sekolah dasar. Supervisi akademik oleh kepala sekolah dilakukan supaya membantu guru dalam memperbaiki maupun membenahi proses pembelajaran yang lebih berkualitas. Adapun tahapan yang terdapat dalam supervisi akademik yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi. Dengan adanya tahapan tersebut bertujuan agar supervisi akademik berjalan secara terpola dan terarah sehingga dapat mencapai apa yang telah ditargetkan. Supervisi akademik kepala sekolah berdampak positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja guru sehingga dapat memberikan kontribusi secara nyata terhadap meningkatnya kinerja guru sekolah dasar. Dalam melakukan supervisi akademik kepala sekolah menggunakan teknik supervisi akademik serta berpedoman pada prinsip supervisi akademik.</p> <p><strong>Kata kunci:</strong>&nbsp;supervisi akademik, kinerja guru, sekolah dasar.</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> 2021-07-03T08:18:11+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inspirasi-manajemen-pendidikan/article/view/41044 Efektivitas Pembelajaran Jarak Jauh 2021-07-12T04:00:18+00:00 Anggun Yeliany anggun.17010714003@mhs.unesa.ac.id Erny Roesminingsih ernyroesminingsih@unesa.ac.id <p>Di masa pandemi ini, pendidik dituntut untuk menggunakan media dalam pembelajaran daring sehingga pembelajaran dan interaksi peserta didik tetap berlangsung secara efisien dan efektif serta mencapai tujuan pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tentang efektivitas pelaksanaan pembelajaran jarak jauh. Metode yang digunakan dalam artikel ini ialah studi literature yaitu penelitian kepustakaan melalui beberapa jurnal dan referensi buku lainnya. Dari hasil mengkaji beberapa jurnal serta referensi, ditemukan bahwa guru sebagai pendidik harus mampu meningkatkan kualitas pembelajaran agar pembelajaran berjalan dengan efektif dan efisien sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Hasil dari penulisan artikel ini ialah dalam proses pembelajaran jarak jauh agar pembelajaran berjalan efektif harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut: (1) Model pengajaran guru dalam proses pembelajaran sangatlah penting pada saat pembelajaran jarak jauh, dikarenakan peserta didik sulit untuk menerima materi dari guru, maka guru harus dapat menggunakan model pengajaran yang menarik; (2) Faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pembelajaran jarak jauh, terdapat beberapa faktor yang perlu diperhatikan agar sistem pembelajaran jarak jauh dapat berjalan dengan baik, yaitu percaya diri, perhatian, pengalaman, motivasi, peralatan belajar, dan kreatifitas dalam menggunakan media serta mampu menjalin interaksi dengan peserta didik; (3) Prinsip dan syarat dalam pembelajaran jarak jauh merupakan esensi dari segala usaha pendidikan untuk mengantarkan anak tumbuh dan berkembang menuju kematangan, kemandirian dan kedewasaan.</p> <p><strong>Kata kunci : </strong>guru, efektivitas pembelajaran, pembelajaran jarak jauh</p> <p>&nbsp;</p> 2021-07-12T04:00:18+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inspirasi-manajemen-pendidikan/article/view/41043 Pengambilan Keputusan Partisipatif Kepala Sekolah dalam Mutu sekolah 2021-07-12T04:02:31+00:00 Putri Erdiana Agoustin putri.17010714004@mhs.unesa.ac.id Erny Roesminingsih ernyroesminingsih@unesa.ac.id <p>Mutu Sumber Daya Manusia di Indonesia yang rendah pada saat ini membuat kualitas pembelajaran di sekolah harus semakin ditingkatkan. Kepala Sekolah sebagai pemimpin berperan penting dalam menjamin mutu sekolah dengan melalui pengambilan keputusan partisipatif yang tepat. Tujuan penulis dalam artikel ini adalah untuk menganalisis penentuan kebijakan partisipatif Kepala Sekolah untuk memperbaiki kualitas sekolah. Metode yang digunakan adalah studi litelatur yaitu sebuah penelitian kepustakaan melalui beberapa jurnal dan referensi. Dari hasil mengkaji beberapa jurnal serta referensi, ditemukan bahwa Kepala Sekolah sebagai pemimpin organisasi di sekolah harus mampu meningkatkan mutu sekolah dengan melalui pengambilan keputusan partisipatif yang tepat. Hasil dari penulisan artikel ini ialah Kepala Sekolah mengambil keputusan partisipatif untuk meningkatkan mutu sekolah, perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut: 1) Peran Kepala Sekolah dalam menentukan kebijakan partisipatif. 2) Strategi pemilihan kebijakan partisipatif Kepala Sekolah dalam mutu sekolah ialah Melakukan musyawarah dan kepentingan bersama dan Focus Group Discussion (FGD) 3) Terdapat empat teknik pengambilan keputusan partisipatif, yaitu sumbang saran (<em>Brainstorming</em>), teknik kelompok nomimal (<em>The nominal group technique </em>NGT), dan kelompok kualitas (<em>Quality circles</em>).</p> <p><strong>Kata Kunci : </strong>pengambilan keputusan partisipatif, kepala sekolah, mutu sekolah</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> 2021-07-12T04:02:31+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inspirasi-manajemen-pendidikan/article/view/41644 Article Implementasi Model CIPP Pada Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan 2021-07-14T01:44:53+00:00 Sri Kurnia Abdi Pradhana sripradhana@mhs.unesa.ac.id Erny Roesminingsih ernyroesminingsih@unesa.ac.id <p>Tujuan dari Artikel ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Aparatur Sipil Negara (ASN), Sehingga dapat dimanfaatkan oleh para pembuat kebijakan untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi manajerial pada institusi pemerintah yang merupakan tindak lanjut dari implementasi Diklatpim. Telaah Artikel ini menggunakan metode studi literature yaitu dengan cara menghimpun data-data atau sumber-sumber yang berhubungan dengan topik yang diangkat. Dari beberapa jurnal telah mendalami kajian evaluasi model CIPP (<em>Context, Input, Process </em>dan<em> Product</em>). Evaluasi dilakukan terhadap pelaksanaan Diklatpim yang dilaksanakan pada periode tahun 2014 – 2020 oleh BPSDM yang ada di berbagai daerah Indonesia. Hasil Evaluasi <em>Context</em> menunjukkan penyelenggara Diklatpim agar lebih memperhatikan konteks organisasi dan sasaran program yang direlevansikan dengan landasan hukum&nbsp; penyelenggaraan Diklatpim serta pedoman – pedoman terkait lainnya sehingga membentuk <em>frame</em> yang seragam dan berdampak pada penguatan rasional penyelenggarann dan perencanaan program. Pada Evaluasi <em>Input</em> menunjukkan masih perlunya perencanaan yang lebih matang pada penyelenggaraan Diklatpim terutama dalam hal menilai kemampuan sistem, alternatif strategi program, <em>budgetting</em> dan sumber daya manusia seperti widyaiswara dan pedoman materi sehingga unsur – unsur yang menunjang tujuan program dapat tercapai dengan jelas dan terstruktur. Kemudian pada Evaluasi <em>Process</em> diperlukan adanya analisis masalah dan hambatan yang berpeluang terjadi selama program Diklatpim berlangsung, termasuk prediksi – prediksi kesalahan prosedural maupun teknis sehingga dapat diambil solusi berupa keputusan dengan cepat. Sedangkan pada Evaluasi <em>Product</em> penyelenggara Diklatpim dapat menindaklanjuti <em>output</em> dari program dengan mengumpulkan deskripsi dan penilaian hasil program, mengaitkannya dengan tujuan, konteks, input, dan proses sehingga dapat menafsirkan keberhargaan dan manfaat program dari peserta Diklatpim.</p> <p>&nbsp;</p> 2021-07-14T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inspirasi-manajemen-pendidikan/article/view/40839 Pelaksanaan Program Home Visit dalam Menunjang Pembinaan Karakter Religius dan Mandiri Siswa di SMP Al-Hikmah Surabaya 2021-07-14T02:11:01+00:00 Umilatifah Dianayu Permatasari umilatifahsari71@gmail.com Karwanto Karwanto karwanto@unesa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis terkait pelaksanaan program home visit dalam menunjang pembinaan karakter religius dan mandiri , faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaan program, dan upaya peningkatan program home visit di SMP Al-Hikmah Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek dalam penelitian ini yaitu Kepala Sekolah, Wali Kelas, Mitra Wali Kelas, Guru Bimbingan dan Konseling (BK) dan Siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis mendalam&nbsp; partisipan melalui tiga langkah yaitu kondensasi data, penyajian data dan verifikasi hasil simpulan. Pengecekan keabsahan data meliputi uji kredibilitas dengan triangulasi sumber dan teknik, membercheck, uji transferabilitas untuk menyediakan data deskriptif, uji dependabilitas dengan melakukan audit diseluruh proses penelitian dengan dosen pembimbing skripsi, dan uji konfirmabilitas untuk menguji hasil penelitian yang dilakukan. : 1) pelaksanaan program home visit dalam menunjang pembinaan karakter religius dan mandiri siswa di SMP Al-Hikmah dilakasanakan secara rutin pada hari sabtu setiap pekan kedua. Petugas pelaksana kegiatan adalah&nbsp; guru Wali Kelas bersama dengan Mitra Wali Kelas. kegiatan home visit bertujuan untuk menjalin komunikasi dan silaturrahmi yang baik antara sekolah dengan orang tua siswa yang bertujuan untuk membimbing siswa menumbuhkan nilai-nilai karakter. Penyusunan jadwal pelaksanaan program dilakukan oleh wali kelas. Penanggunjawab program home visit adalah Kepala Sekolah dengan Waka Kesiswaan. 2) Faktor pendukung pelaksanaan program antara lain dukungan dari sekolah, kerjasama antara wali kelas dengan mitra wali kelas, komunikasi dua arah. Bentuk dukungan lain yang mendukung program home visit adalah tanggapan orang tua dan siswa serta kegiatan-kegiatan pendukung pembinaan karakter religius dan mandiri siswa di sekolah. Faktor penghambat pelaksanaan program antara lain jarak rumah siswa yang harus ditempuh, waktu penentuan jadwal dengan orang tua siswa. 3) upaya peningkatan program home visit laporan pelaksanaan program yang dilakukan setiap selesai kegiatan, evaluasi rutin setiap akhir semester, usaha peningkatan program dilakukan dengan melihat hasil evaluasi yang dilakukan.</p> 2021-07-14T02:05:52+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inspirasi-manajemen-pendidikan/article/view/42038 Pengembangan Self-Assessment Program Gerakan Literasi Sekolah di SMAN 2 Kediri 2021-07-22T03:48:53+00:00 Nurseno Indri Ardhi nursenoindriardhi@gmail.com Syunu Trihantoyo syunutrihantoyo@unesa.ac.id <p>Tujuan penelitian dan pengembangan <em>Self-Assessment</em> Gerakan Literasi Sekolah di SMAN 2 Kediri adalah untuk menghasilkan media yang dapat membantu mengembangkan program literasi sekolah dan mengetahui kelayakan serta keefektifan penggunaan <em>self-assesment</em> program literasi sekolah sebagai&nbsp; upaya meningkatkan budaya literasi sesuai dengan moto program literasi sekolah SMAN 2 Kediri. Minimnya interaksi warga sekolah&nbsp; dengan program literasi sekolah dibuktikan berdasarkan telaah yang disampaikan oleh tim literasi sekolah, yaitu pembiasaan membaca, pembelajaran dan pengembangan literasi. Permasalahan juga disebabkan karena keterbatasan tim literasi dalam mengelola kegiatan dikarenakan terdapat perubahan struktural sekolah termasuk tim literasi. Berdasarkan analisis kebutuhan dan potensi pemecahan masalah, maka dibutuhkan pengembangan media penilaian pada program literasi sekolah agar sekolah melalui tim literasi dapat melakukan penilaian secara mandiri tingkat keberhasilan program yang telah dilaksanakan. Model pengembangan yang digunakan adalah <em>Research and Development</em> (R&amp;D). Subjek penelitian yan digunakan adalah tim literasi, guru serta siswa SMAN 1 Kediri sebagai subjek uji kelayakan dan tim literasi, guru serta siswa SMAN 2 Kediri subjek uji keefektifan. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan angket. Data dianalisis dengan skala penilaian linkert. Hasil penelitian menunjukkan pada kelayakan desain media 2,97. Uji kelayakan materi asesmen mendapat nilai 3,7. Uji kelayakan materi literasi sekolah mendapat nilai 3,75. Uji kelayakan media di SMAN 1 Kediri mendapatkan nilai 3,3. Paparan nilai tersebut menunjukkan bahwa media baik dan layak digunakan. Media dinyatakan efektif pada uji keefektifan di SMAN 2 Kediri dengan nilai 3,171 dan 3,176.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci : </strong>Pengembangan, Penilaian, Literasi Sekolah</p> 2021-07-22T03:48:53+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inspirasi-manajemen-pendidikan/article/view/42047 Optimalisasi Bursa Kerja Khusus dalam Menyalurkan Lulusan SMK pada Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI) 2021-07-23T02:13:05+00:00 Ela Fitri Ayu elaayu@mhs.unesa.ac.id Syunu Trihantoyo syunutrihantoyo@unesa.ac.id <p>Artikel ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan optimalisasi bursa kerja khusus dalam menyalurkan lulusan SMK pada dunia usaha/dunia industri. Jenis artikel ini yaitu kajian literatur dengan menggunakan teknik analisis isi, dimana peneliti mengkaji penelitian yang relevan bersumber dari jurnal nasional, jurnal internasional, dan karya tulis lain yang relevan dengan topik artikel mengenai pengoptimalan Bursa Kerja Khusus dalam menyalurkan lulusan SMK pada Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI) secara mendalam. Peneliti mengkaji penelitian terdahulu melalui beberapa tahapan, yaitu: 1) Menentukan topik penelitian, 2) Mengumpulkan dan memilah penelitian yang relevan dengan topik untuk dianalisis lebih lanjut, 3) Menentukan tujuan penelitian, dan 4) Mengembangkan hasil analisis data untuk menghasilkan suatu benang merah atau pembaharuan. Hasil analisis atau kajian menunjukkan bahwa pengangguran di tingkat pendidikan SMK tergolong tinggi dibandingkan jenjang pendidikan lainnya, salah satu penyebabnya adalah kesulitan dalam memperoleh pekerjaan sehingga perlu dilakukan pengoptimalan Bursa Kerja Khusus sebagai lembaga yang dibentuk untuk menyalurkan lulusan ke Dunia Usaha/Dunia Industri.</p> <p><strong>Kata kunci : </strong>bursa kerja khusus, penyaluran lulusan SMK, dunia usaha/dunia industri</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>&nbsp;</p> 2021-07-23T02:08:19+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inspirasi-manajemen-pendidikan/article/view/42140 Implementasi Program Literasi untuk Meningkatkan Prestasi Siswa di SMK 2021-07-26T00:37:46+00:00 Arum Pritasiwi arumprita66@gmail.com Erny Roesminingsih ernyroesminingsih@unesa.ac.id <p>Implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memilik tujuan menumbuhkembangkan budi pekerti siswa melalui pembudayaan ekosistem literasi sekolah menengah kejuruan yang mewujudkan dalam gerakan literasi di SMK agar mereka menjadi pembelajar sepanjang hayat. GLS menjadi faktor utama dalam pengembangan prestasi siswa. Pada kondisi tertentu, kurangnya ketersediaan sarana dan prasaran penunjang kegiatan literasi, tidak meratanya komitmen guru dalam membimbing pembiasaan membaca kepada siswa dan rendahnya komitmen warga sekolah menjadi penghambat berjalanya program literasi sekolah di SMK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dan upaya yang dapat dicapai SMK untuk mengoptimalkan kegiatan literasi sekolah sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi siswa SMK. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan konseptual yang berakitan dengan ide dan kajian teori sehingga analisis yang dipakai berdasarkan data relefan. Terdapat tiga tahapan literasi sekolah dalam pembelajran di SMK yakni tahap pembiasaan, pengembangan dan pembelajaran. Dalam implementasi kegiatan literasi sekolah terdapat beberapa startegi meliputi mengkondisikan lingkungan yang ramah literasi, mendorong lingkungan sosial dan afektif serta mengupayakan SMK sebagai lingkungan akademik yang literat, peran pemangku kepentingkan menjadi indikator penting dalam keberlangsungan kegiatan literasi di SMK. Seluruh warga sekolah dapat berkontribusi dalam pelaksanaan program.&nbsp; Kegiatan GLS harus mencakup enam aspek literasi sekolah dan aspek penumbuhan budi pekerti. Kegiatan yang dapat dilaksanaan pada program GLS di SMK seperti, gerakan membaca, festival literasi sekolah, pembudayaan <em>e-learning</em>, penyediaan <em>e-library</em>, penguatan budaya lokal, memperluas kegiatan berorganisasi.</p> <p><strong>Kata kunci : </strong>program literasi, prestasi siswa, SMK</p> <p>&nbsp;</p> 2021-07-26T00:37:45+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inspirasi-manajemen-pendidikan/article/view/42139 Pengelolaan Sarana dan Prasarana Pada Pembelajaran Daring 2021-07-26T00:44:53+00:00 Restu Dwi Apriliani restu.17010714005@mhs.unesa.ac.id Erny Roesminingsih ernyroesminingsih@unesa.ac.id <p>Pengelolaan sarana dan prasarana pada pembelajaran daring adalah kegiatan yang dilakukan agar pelaksanaan pembelajaran daring berjalan lancar dengan melalui tahapan perencanaan, pengadaan, dan&nbsp; pemanfaatan secara maksimal sarpras yang diberikan lembaga pendidikan sebagai penunjang pembelajaran jarak jauh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan (<em>Library Research)</em>. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan buku, makalah atau artikel, jurnal dan sebagainya. Hasil dari review menunjukkan bahwa pelakasanaan pembelajaran daring masih belum maksimal. Hal ini dikarenakan terdapat adanya hambatan penyelenggaraan tata kelola sarpras. Hambatan tersebut yaitu, adanya keterbatasan penguasaan teknologi media komunikasi dan ketersediaan kuota internet. Sistem informasi pembelajaran yang paling banyak digunakan dalam pembelajaran daring yaitu <em>WhatsApp</em> dan <em>Google Classroom</em> karena aplikasi ini mudah dalam memberikan pelayanan bagi pengguna. Untuk upaya dan tindakan yang dapat diambil yaitu dengan menyediakan dan memperbaiki fasilitas pendukung pembelajaran, serta memberikan pelatihan, pendampingan manajemen pembelajaran jarak jauh dan pemanfaatan media pembelajaran daring kepada pimpinan lemdik dan tendik.</p> <p><strong>Kata kunci : </strong>sarpras, teknologi informasi, pembelajaran daring</p> 2021-07-26T00:44:53+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inspirasi-manajemen-pendidikan/article/view/42301 Strategi Diferensiasi dalam Pengembangan Lembaga Pendidikan Kejuruan 2021-07-28T10:30:35+00:00 Yana Dwi Kurniya Wati yana.17010714062@mhs.unesa.ac.id Murtadlo Murtadlo murtadlo@unesa.ac.id <p>Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk menjelaskan dasar pemilihan strategi diferensiasi dalam pengembangan lembaga pendidikan kejuruan, mengetahui proses manajemen strategi yang dilakukan berupa perencanaan, implementasi, dan evaluasi pada strategi diferensiasi dalam pengembangan lembaga pendidikan kejuruan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan diskripstif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilakukan di SMK N 5 Bojonegoro. Hasil penelitian skripsi yang dilakukan menunjukkan: 1) pemilihan strategi didasarkan beberapa hal, yakni penerimaan lulusan oleh Iduka (Industri dan dunia kerja), <em>overload</em> jurusan jenuh, kesediaan dan peluang tenaga kerja yang dibutuhkan Iduka, terkait kebijakan pemerintah tentang pemetaan lembaga pendidikan kejuruan, dan terkait diferensiasi yang digunakan sebagai ikon khas lembaga pendidikan kejuruan; 2) tahap perencanaan strategi yang dilakukan dengan pengembangan visi dan misi, penetapan tujuan, identifikasi lingkungan internal dan eksternal, pemilihan dan penetapan alternatif strategi dan strategi khusus; 3) tahap implementasi strategi dilakukan dengan pengembangan budaya pendukung, penciptaan struktur organisasiyang efekif, dilakukannya pemasaran sekolah, pemanfaatan sistem informasi dan teknologi; 4) tahap evaluasi strategi yang dilakukan dengan peninjauan factor internal dan eksternal secara komprehensif, pengukuran kinerja dengan evaluasi program, dan pengambilan tindakan korektif pada program yang terkendala atau tidak sesuai.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Strategi Diferensiasi, Proses Manajemen Strategi, Pengembangan Lembaga Pendidikan Kejuruan</p> 2021-07-28T10:30:35+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inspirasi-manajemen-pendidikan/article/view/42360 Membangun Budaya Akademik Melalui Literasi Informasi di Perguruan Tinggi Pada Masa Pandemi Covid-19 2021-07-29T04:21:22+00:00 Cindi Dwi Apriliasari cindi.17010714038@mhs.unesa.ac.id Erny Roesminingsih ernyroesminingsih@unesa.ac.id <p>Pandemi covid-19 terdapat kebijakan pembelajaran secara daring dalam upaya menghindari penyebaran virus SARS-CoV-2, akan tetapi pembelajaran daring tidak berdampak pada peningkatan literasi informasi pada mahasiswa<strong><em>.</em></strong> Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bagaimana membangun budaya akademik. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif studi pustaka dengan telaah hasil penelitian terdahulu sesuai dengan tema penelitian. Proses analisis yang dilakukan adalah data yang telah terkumpul dan diklasifikasikan sesuai dengan rumusan masalah akan dianalisis berdasarkan isi yang kemudian dari hasil analisis dan interpretasi ini&nbsp; akan digunakan dalam mengambil kesimpulan yang akan dilengkapi dengan memberi saran. Adapun hasil penelitian ini pandemi covid-19 merupakan sebuah momentum dalam membangun budaya akademik melalui literasi informasi secara sistematis melalui tahapan transformasi nilai, transaksi nilai, hingga internalsiasi nilai, hal ini perlu adanya manajemen pendidikan tinggi melalui kebijakan pimpinan, peran-peran SDM di perguruan tinggi, membangun sarana dan prasarana selama pembelajaran daring agar proses pembelajaran daring dan pembangunan budaya berjalan secara efektif dan efisien.</p> <p><strong>Kata kunci :</strong> budaya akademik, literasi informasi, pembelajaran daring, pandemi covid-19, manajemen pendidikan tinggi.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>&nbsp;</p> 2021-07-29T04:21:22+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inspirasi-manajemen-pendidikan/article/view/42440 Implementasi Pembelajaran Blended Learning Di Desa Terpencil Pada Masa Pandemi Covid-19 2021-08-01T11:45:23+00:00 Siti Imroatul Kasanah siti.17010714066@mhs.unesa.ac.id Murtadlo Murtadlo murtadlo@unesa.ac.id <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan dan menelaah bagaimana implementasi pembelajaran <em>blended learning</em> di SDN 3 Cakul pada masa pandemi Covid-19, (2) menganalisis faktor penghambat dan faktor pendukung pembelajaran <em>blended learning</em> di SDN 3 Cakul pada masa pandemi Covid-19 dan (3) menganalisis dampak sistem pembelajaran <em>blended learning</em> di desa terpencil&nbsp; pada masa pandemi Covid-19 di SDN 3 Cakul. Metode penelitian ini adalah pendekatan kualitatif untuk mengetahui implementasi, faktor-faktor dan dampak penerapan pembelajaran <em>blended learning</em> di SDN 3 Cakul. Sumber data yang digunakan dalam pengumpulan data adalah sumber primer dan sumber sekunder. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik wawancara yang digunakan yaitu <em>indepth interview</em>, sedangkan teknik observasi dengan jenis observasi <em>participant observation</em> pengamatan pasif dan dokumentasi berbentuk tulisan (<em>soft file</em>) serta gambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran <em>blended learning</em> di SD Negeri 3 Cakul dilakukan melalui 3 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Faktor yang sangat menghambat adalah kurangnya sarana dan prasana pembelajaran daring, sedangkan faktor pendukung utama yaitu antusias masyarakat tinggi. Dampak yang dirasakan oleh SD Negeri 3 Cakul antara lain dampak positif dan dampak negatif.</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> <em>Blended Learning</em>, Desa Terpencil, Covid-19, Sekolah Dasar</p> 2021-08-01T11:45:23+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inspirasi-manajemen-pendidikan/article/view/42494 Peningkatan Kualitas Pembelajaran Siswa Di Tengah Pandemi Covid-19 Melalui Pelayanan Pendidikan Kunjungan Rumah (Home Visit) 2021-08-01T12:09:17+00:00 Della Krismeirinda della.17010714080@mhs.unesa.ac.id Murtadlo Murtadlo murtadlo@unesa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebarapa besar peran keluarga dan guru dalam pelaksanaan program Kunjungan Rumah (Home Visit) serta untuk mendeskripsikan esensi dan urgensi pelaksanaan program Kunjungan Rumah (Home Visit). Pelaksanaan Home Visit guna mengoptimalkan kualitas pembelajaran siswa di tengah kebijakan kegiatan Belajar Dari Rumah. Pasalnya siswa cenderung lalai dengan kewajibannya sebagai seorang pelajar. Akibatnya kualitas pembelajaran yang dihasilkan kurang maksimal dan tidak sesuai dengan tujuan yang aka dicapai. Oleh karena itu, perlu adanya kerjasama antara sekolah dengan orang tua agar terciptanya iklim pendidikan yang kondusif bagi siswa ditengah kebijakan belajar dari rumah. Peran guru sebagai fasilitator diharapkan mampu menjadi jembatan antara sekolah dengan orang tua. Melalui program layanan pendidikan Kunjungan Rumah (Home Visit) diharapkan mampu mengubah pola belajar siswa di tengah Pandemi Covid-19 dan sebagai jembatan antara sekolah, guru, dan orang tua, serta masyarakat. Layanan pendidikan kunjungan rumah bertujuan untuk membantu orang tua mendeteksi permasalahan yang terjadi pada siswa terkait proses pembelajaran selama Pandemi Covid-19. Pelaksanaan Kunjungan Rumah (Home Visit) dibagi menjadi beberapa tahapan yang meliputi: 1) Tahap Perencanaan, 2) Tahap Pelaksanaan, 3) Tahap Evaluasi, dan 4) Tahap Tindak Lanjut.</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> Orang Tua, Guru, Kunjungan Rumah, Kualitas Pembelajaran.</p> 2021-08-01T12:09:17+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inspirasi-manajemen-pendidikan/article/view/42732 Manajemen Data Pendidik dalam Mewujudkan Good Governance di Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban 2021-09-03T01:41:40+00:00 Nailis Sa'adah nailis.17010714064@mhs.unesa.ac.id Syunu Trihantoyo syunutrihantoyo@unesa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menelaah dan menganalisis manajemen data pendidik di Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban melalui sudut pandang <em>good governance </em>yang memiliki fokus penelitian berikut, (1) Partisipasi Semua Pihak; (2) Akuntabilitas; (3) Efektivitas dan Efisiensi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh otonomi daerah yang merupakan peluang dalam pelaksanaan <em>good governance </em>di Indonesia yang dipercaya dapat merefleksikan nilai-nilai demokrasi. Istilah otonomi daerah di bidang pendidikan identik dengan desentralisasi pendidikan. Pemerintah daerah memiliki wewenang penuh terhadap pengelolaan pendidikan daerah termasuk pula dalam pengelolaan data pendidik menjadi informasi pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan melalui uji kedibilitas mencakup triangulasi sumber, triangulasi teknik dan membercheck; uji validitas; dependabilitas; dan konfirmabilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen data pendidik dilihat dari partisipasi semua pihak sudah berjalan sangat baik dengan melihat keterlibatan semua pihak dalam pelaksanaan tugas. Dilihat dari akuntabilitas sudah berjalan dengan sangat baik pula dimana pertanggujawaban dilakukan dengan transparan, berjenjang dan mengacu pada peraturaran perundang-undangan yang berlaku. Sedangkan dilihat dari efektivitas dan efisiensi sudah berjalan cukup baik dalam pelaksanaanya manajemen data pendidik beberapa sudah tersistem dan berbasis aplikasi.</p> <p><strong>Kata kunci :</strong> manajemen data pendidik, good governance</p> <p>&nbsp;</p> 2021-09-03T01:39:03+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inspirasi-manajemen-pendidikan/article/view/42845 Kepemimpinan Pembelajaran Kepala Sekolah Dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik 2021-09-16T04:20:23+00:00 Angesti ridaningtyas angestirida09@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, menjelaskan, dan menganalisis kepemimpianan pembelajaran kepala sekolah sebagai langkah dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Metode yang digunakan adalah menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan penelitian konseptual terkait ide serta teori. Kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik merupakan elemen terpenting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Agar mampu meningkatkan kualitas pendidikan, kepala sekolah harus melakukan pembelajaran yang baik dalam kepemimpinanya. Berdasarkan model kepemimpinan pembelajaran yang diungkapkan oleh Weber dan Murphy dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan pembelajaran yang baik harus mencakup kegiatan meliputi, mengembangkan visi, misi dan tujuan sekolah, mengembangkan program pembelajaran yang dapat memenuhi kebutuhan, mengembangkan iklim pembelajaran yang akademis, menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan menerapkan penilaian pembelajaran yang menyeluruh. Kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah merupakan suatu konstruk multidimensi yang terfokus tentang bagaimana kepala sekolah mengorganisir serta melakukan tugas koordinasi dalam kehidupan kerja disekolah. Dalam menciptakan kepemimpinan pembelajaran yang efektif diperlukan hubungan yang sinergis dengan seluruh warga sekolah.</p> <p><strong>Kata kunci : </strong>kepemimpinan pembelajaran, kepala sekolah, hasil belajar &nbsp;</p> <p>The purpose of this research was to identify, explain, and analyze the principal's &nbsp;of headmasters learning as a step in improving student learning outcomes. The method used is a literature study method with a conceptual research approach related to ideas and theories. Principal leadership in improving student learning outcomes is the most important element in improving the quality of education. In order to be able to improve the quality of education, school principals must do good learning in their leadership. Based on the instructional leadership model expressed by Weber dan Murphy, it can be concluded that good instructional leadership must include activities including, developing the school's vision, mission, and goals, developing learning programs that can meet needs, developing an academic learning climate, creating a work environment that is conducive to learning. support and implement comprehensive learning assessments. Principal instructional leadership is a multidimensional construct that focuses on how principals organize and perform coordination tasks in school life. In creating effective learning leadership a synergistic relationship is needed with all school members.</p> <p><strong>Keywords : </strong>instructional ledership, head school, learning outcome</p> <p>&nbsp;</p> 2021-09-16T04:20:23+00:00 ##submission.copyrightStatement##