Analisis Algoritma Penjadwalan Priority Queueing (PQ) terhadap Quality of Service (QoS) pada Jaringan Mobile WiMAX menggunakan OPNET Modeler

Main Article Content

Yoga Pradafa Harahap
Aditya Prapanca

Abstract

Kualitas sebuah layanan pada jaringan mobile WiMAX bergantung pada service class dan penjadwalan yang digunakan. Priority Queueing merupakan algoritma penjadwalan dimana sebuah antrian diurutkan berdasarkan urutan antrian, paket dengan prioritas tinggi akan dipilih dan mendapatkan urutan paling awal. Adanya algoritma penjadwalan bertujuan untuk adil terhadap QoS pada layanan-layanan yang digunakan seperti FTP, HTTP, video conference dan VoIP. Pada simulator OPNET Modeler yang digunakan layanan menggunakan Type of Service untuk mengidentifikasi sebuah antrian. Lalu layanan tersebut disesuaikan dengan service class yang digunakan pada WiMAX. Hasilnya, pada penggunaan algoritma Priority Queueing nilai throughput terbaik pada masing-masing layanan yaitu, layanan FTP sebesar 2259.30954 bps, layanan HTTP sebesar 3112.70472 bps, video conference sebesar 4000.45667 bps dan, layanan VoIP sebesar 3200.45111 bps. Nilai delay terbaik pada masing-masing layanan yaitu, layanan FTP sebesar 5255.47904 ms, layanan HTTP sebesar 587.16361 ms, layanan video conference sebesar 2.28657 ms dan, layanan VoIP sebesar 260.62925 ms. Nilai jitter terbaik pada masing-masing layanan yaitu, layanan FTP sebesar 0.0000000000142109 ms, layanan HTTP sebesar 0.04461279 ms, layanan video conference sebesar 0.000164906 ms dan, layanan VoIP sebesar 0.00009812018 ms. Nilai packet loss pada masing-masing layanan yaitu, layanan FTP sebesar 0%, layanan HTTP sebesar 0%, layanan video conference sebesar 0.02830% dan, layanan VoIP sebesar 0.00353%. Jadi rata-rata nilai QoS pada 4 layanan yang diuji mendapatkan nilai 3.1875 masuk pada kategori ”Memuaskan”.


Kata Kunci— Mobile WiMAX, Priority Queueing, Throughput, Delay, Jitter, Packet Loss.

Article Details

Section
Articles