Analisis Reliabilitas Multiserver Menggunakan Load Balancing dengan Metode Denial Of Service

Main Article Content

Mochamad Dimas Erlangga
Agus Prihanto

Abstract

Abstrak — Pada saat ini jaringan komputer memiliki ancaman yang begitu besar, ancaman tersebut berupa Serangan Denial of Service. Dengan cara membebani server atau jaringan komputer serangan ini dilakukan dengan mengirim lalu lintas yang tidak berguna dan juga besar secara terus menerus pada satu server yang telah menjadi target serangan, sehingga server yang menjadi objek serangan harus menghabiskan begitu banyak waktu dan juga menambah beban kerjanya dalam menangani serangan lalu lintas. Web server merupakan salah satu sistem yang berpotensi terkena serangan, seperti serangan Denial Of Service berjenis Slowloris. Penelitian ini bertujuan untuk meminimalisir serangan DOS dengan menggunakan Load Balancing traffic kearah server menggunakan teknologi docker container. Dalam persiapan pengujian sistem, terdapat beberapa kebutuhan untuk analisis reliabilitas ini, diantaranya adalah Web Server berjalan pada OS Ubuntu dalam Virtual Machine, localhost http server sebagai alamat host website yang diserang, php dan python sebagai bahasa pemrograman, Slowloris sebagai tools penyerangan DoS, Docker sebagai sarana untuk mengaplikasikan Load Balancing, NginX sebagai Load Balancer, dan juga Wireshark sebagai alat monitoring anomali jaringan.


Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada skenario jika tanpa menggunakan Load Balancing terdapat RTO yang telah dihitung rata-ratanya mencapai 1,333655 detik sedangkan dengan menggunakan Load Balancing terdapat RTO yang telah dihitung rata-ratanya mencapai waktu delay 0,83699 detik. Hal ini menunjukkan bahwa RTO berhasil diminimalisir dengan menggunakan Load Balancing jika dibandingkan dengan tanpa Load Balancing karena semakin tinggi RTO maka kualitas TCP kurang baik.

Article Details

Section
Articles