Pengembangan Aplikasi Terpusat Berbasis Modular Monolith Architecture Studi Kasus: UKM Peduli Kemanusiaan

Authors

  • Muhammad Hafid Afandi Universitas Negeri Surabaya
  • I Made Suartana Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak— UKM Peduli Kemanusiaan (UKM-PK) UNESA mengalami kendala pengelolaan data anggota, kegiatan, dan donasi secara manual dan terpencar, menyebabkan redundansi, inkonsistensi, dan sulit koordinasi. Dibutuhkan sistem terpusat yang mudah dipelihara dan dikembangkan lintas periode kepengurusan. Penelitian ini menerapkan dan mengevaluasi arsitektur modular monolith sebagai solusi, dipilih karena menyeimbangkan kesederhanaan monolith dan modularitas microservices tanpa kompleksitas distribusi berlebihan untuk skala UKM. Sistem dikembangkan dengan Go dan pendekatan hexagonal architecture pada sembilan modul: Dashboard, Authentication, User Management, Company Profile, Recruitment, Activity Progress, Donation, Inventory Assets, dan Documentation. Evaluasi kuantitatif menggunakan custom AST analyzer untuk metrik coupling, cohesion, dan maintainability index, lalu dibandingkan dengan arsitektur monolith dan microservices pada domain serupa. Hasilnya, seluruh modul mencapai coupling rata-rata 1,111 (rendah) dengan message coupling (tipe terbaik), cohesion tinggi, dan maintainability index sangat mudah dipelihara. Dibandingkan kedua arsitektur lain, modular monolith menunjukkan keseimbangan optimal antara modularitas terukur dan kemudahan pemeliharaan, sehingga terbukti sesuai untuk organisasi skala UKM.

 

Kata Kunci— modular monolith, hexagonal architecture, coupling, cohesion, maintainability index, metrik kualitas perangkat lunak

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-07-06

Issue

Section

Articles
Abstract views: 1 , PDF Downloads: 0