Pembangkit Listrik Tenaga Biogas berbasis Kotoran Kelinci
Keywords:
Energi Terbarukan, Biogas, Kotoran Kelinci, Biodigester, Modifikasi GeneratorAbstract
Keterbatasan pasokan listrik di pedesaan berdampak pada minimnya penerangan malam hari untuk peternakan, sementara penggunaan generator set konvensional berbasis minyak terkendala biaya operasional yang tinggi. Penelitian ini mengusulkan solusi berupa Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) domestik yang memanfaatkan limbah kotoran kelinci melalui fermentasi anaerobik. Pendekatan yang diterapkan mengintegrasikan biodigester berkapasitas 500 liter, sistem purifikasi kimia tiga tahap (KOH, karbon aktif, dan zeolit alam), serta modifikasi kit konversi gas pada generator set 1000 Watt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengisian slurry harian sebesar 7,44 liter menghasilkan akumulasi total 275,28 liter dengan zona akumulasi biogas alami sebesar 224,75 liter. Tekanan parsial dari ruang tersebut mampu mengalirkan biogas melewati sistem filter langsung menuju generator set tanpa kompresi mekanis eksternal. Pengujian performa membuktikan sistem ini secara konsisten mampu mengoperasikan generator set selama 12 jam per hari hingga siklus retensi hari ke-31, dengan rata-rata tegangan 220 V dan arus 0,184 A. Penurunan performa terjadi setelah hari ke-31 karena sistem telah mencapai batas waktu retensi hidrolik optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah kotoran kelinci memiliki potensi besar sebagai sumber energi terbarukan yang andal, di mana integrasi sistem biodigester dan purifikasi ini berhasil menjamin kestabilan pasokan listrik harian yang murah serta ramah lingkungan bagi sektor peternakan domestik.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Keilmuan Teknik Elektro Terapan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Abstract views: 14
,
PDF Downloads: 18
