Perancangan Sistem Pengendali Lampu Jarak Jauh dan Monitoring Kinerja PLTS Off-Grid pada Penerangan Makam Desa Began Lamongan Berbasis Internet of Things (IoT) Menggunakan ESP32 dan Telegram

Authors

  • MUHAMMAD AZMY IZZUDIEN Sarjana Terapan Teknik Listrik, Universitas Negeri Surabaya
  • Mahendra Widyartono Sarjana Terapan Teknik Listrik, Universitas Negeri Surabaya
  • Aditya Chandra Hermawan Sarjana Terapan Teknik Listrik, Universitas Negeri Surabaya
  • Nur Vidia Laksmi B Sarjana Terapan Teknik Listrik, Universitas Negeri Surabaya

Keywords:

PLTS Off-Grid, ESP32, Telegram, PZEM-017, INA219

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off-Grid merupakan salah satu solusi penyediaan energi listrik pada daerah yang belum terjangkau jaringan PLN. Namun, proses monitoring kondisi PLTS dan pengendalian beban masih banyak dilakukan secara manual sehingga kurang efektif. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem pengendali lampu jarak jauh serta monitoring kinerja PLTS Off-Grid berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan ESP32 dan aplikasi Telegram. Kontribusi penelitian ini adalah mengintegrasikan fungsi monitoring parameter PLTS Off-Grid dan pengendalian lampu jarak jauh berbasis Telegram menggunakan ESP32 dalam satu platform IoT sehingga proses pemantauan dan pengendalian dapat dilakukan secara terpusat melalui satu aplikasi. Sistem memanfaatkan sensor PZEM-017 untuk memonitor parameter panel surya serta sensor INA219 untuk memonitor parameter baterai dan beban. Metode penelitian meliputi perancangan perangkat keras dan perangkat lunak, implementasi sistem, serta pengujian monitoring panel surya, baterai, dan beban dengan membandingkan hasil pembacaan sensor terhadap multimeter sebagai acuan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor PZEM-017 mampu membaca tegangan panel surya dengan rata-rata selisih sebesar 0,03 V pada hari pertama dan 0,10 V pada hari kedua, sedangkan rata-rata selisih arus menurun dari 3,70 A menjadi 3,40 A setelah dilakukan penyesuaian konfigurasi. Pengujian sensor INA219 menunjukkan bahwa data monitoring baterai dan beban berhasil ditampilkan melalui Telegram setelah dilakukan perbaikan perangkat lunak, dengan rata-rata selisih arus masing-masing sebesar 0,38 A dan 0,78 A. Namun, pembacaan tegangan pada baterai dan beban masih memiliki rata-rata selisih sebesar 2,52 V dan 6,06 V sehingga masih memerlukan penyempurnaan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

07/28/2026

Issue

Section

Articles
Abstract views: 7 , PDF Downloads: 16