PENGARUH PENGGUNAAN DIESEL PARTICULATE TRAP (DPT) TIPE WIRE MESH BERBAHAN TEMBAGA DAN STAINLESS-STEEL TERHADAP OPASITAS GAS BUANG MESIN ISUZU C190

  • Dimas Prasetio
  • Warju Warju

Abstract

Banyaknya kendaraan model lama khususnya diesel konvensional yang masih dipakai di Indonesia menyebabkan polusi udara yang tinggi. Jika diabaikan, hal itu berdampak pada kelestarian lingkungan. Salah satu upaya penanggulangan permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan diesel particulate trap (DPT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh penggunaan DPT berbahan tembaga dan wire mesh stainless-steel dengan desain wire mesh particulate trap terhadap opasitas (kepekatan asap) mesin diesel Isuzu C190. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Objek penelitian yang digunakan adalah mesin Isuzu C190. Variabel bebas penelitian ini adalah ukuran wiremesh, yaitu ukuran 12, 14, dan 18. Variabel terikat penelitian ini adalah kadar opasitas gas buang. Variabel kontrol penelitian ini adalah putaran mesin, temperatur oli saat pengujian, dan bahan bakar solar. Metode pengujian pada knalpot standar dan eksperimen penelitian ini menggunakan standar pengujian opasitas gas buang mesin diesel berdasarkan SNI 19-7118.2-2005 yang berpedoman pada SAE-JI667. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan DPT dengan ukuran wiremesh 12 dapat mereduksi opasitas gas buang sebesar 74,21%. DPT dengan ukuran wiremesh 14 dapat mereduksi opasitas gas buang sebesar 86,99%. DPT dengan ukuran wiremesh 18 dapat mereduksi opasitas gas buang sebesar 94,02%.
Kata Kunci: Diesel Particulate Trap, Opasitas, Mesin Diesel Isuzu C190.

Published
2020-08-11
Section
Articles
Abstract View: 34
pdf Download: 59