PENGARUH INLET NOTCH KEDUA TERHADAP DAYAaDANaEFISIENSI TURBIN AIR CROSSFLOWlPOROSlHORIZONTAL

  • Nurul Hidayat
  • Priyo Adiwibowo

Abstract

Listrik merupakan kebutuhan sehari-hari bagi manusia dimana banyak masyarakat Indonesia yang tidak dapat menikmati listrik. PLTMH dipilih sebagai salah satu contoh energi alternatif yang memiliki kelebihan, ramah lingkungan, biaya operasional murah, dan mengurangi penggunaan bahan bakar fosil. PLTMH adalah suatu pembangkit listrik skala kecil yang menggunakan fluida air sebagai tenaga penggeraknya yaitu saluran irigasi, sungai  dan air terjun dengan memanfaatkan tinggi aliran (head) dan jumlah debit air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi sudut inlet notch sebagai pengarah aliran air pada turbin, dan berpengaruh terhadap daya dan efisiensi turbin crossflow. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu eksperimen dengan variasi besar sudut pengarah aliran dengan variasi 0˚, 52,5˚, 57,5˚, dan 62,5˚, yang akan diuji dengan pembebanan 5kg, 25kg, 15kg, 20kg, dan 25kg, dengan variasi kapasitas air sebesar 9.885 L/s, 11.804 L/s, 14.32 L/s, 16.15 L/s, dan 18.11 L/s untuk mendapatkan daya dan efisiensi. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa turbin dengan Inlet Notch 62,5˚ memiliki daya tertinggi dibandingkan Inlet Notch 57,5˚, 52,5˚, 0˚. Daya tertinggi dihasilkan pada kapasitas 18,11 L/s, dengan daya turbin sebesar 4,673 Watt pada pembebanan 6500 gram. Hal ini dikarenakan pada Inlet Notch 62,5˚ mampu memanfaatkan aliran air dengan baik pada bagian depan turbin yang menghasilkan gaya dorong sehingga mampu memutar turbin dengan rpm tinggi serta torsi yang besar. Efisiensi tertinggi dihasilkan pada variasi Inlet Notch 52,5, lebih baik dibandingkan Inlet Notch 57,5˚,0˚, dan 62,5˚. Efisiensi tertinggi dihasilkan pada kapasitas 14,32 L/s, dengan efisiensi sebesar 79,99% pada
pembebanan 4000ogram.

Published
2020-12-28
Section
Articles
Abstract View: 39
pdf Download: 85