PENGARUH JUMLAH LAMINASI CORE KOMPOSIT SANDWICH SERAT KENAF DENGAN CORE KAYU SENGON TERHADAP KEKUATAN BENDING

  • Devit Alda Prayoga Universitas Negeri Surabaya
  • Novi Sukma Drastiawati Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak

Kayu sengon dan serat kenaf merupakan komoditas yang melimpah Di indonesia. Bahan tersebut dapat direkayasa menjadi core dan skin komposit sandwich yang ringan, kuat, murah, dan ramah lingkungan sebagai pengganti bahan-bahan sintetis. Pemanfaatan kayu sengon sebagai core pada umumnya terdapat dua cara penggunaan yaitu, papan serbuk kayu yang dibentuk dari serbuk gergajian dan kayu utuh. Core papan serbuk memiliki kekuatan yang lebih rendah dari pada kayu utuh. Penggunaan kayu sengon utuh sebagai core masih memiliki kelemahan yaitu kemampuan deformasi plastisnya yang rendah dan sulit dibentuk sehingga sulit diterapkan pada struktur yang memiliki lengkungan seperti chasis monocoque pada mobil hemat energi. Untuk mengatasi hal tersebut maka core kayu perlu dimodifikasi. Salah satu metode yaitu menggunakan teknik laminasi yang merupakan penggabungan dari beberapa lembaran kayu menjadi satu. Kayu sengon laminasi yang digunakan sebagai core komposit sandwich dalam penelitian ini memiliki tebal 15 mm dengan variasi tanpa core laminasi (1 lapisan), 2 lapisan, 3 lapisan dan 4 lapisan. Skin komposit dicetak menggunakan metode hand lay up dengan orientasi arah 0º dan 90º dengan fraksi volume serat sebesar 40%. Selanjutnya komposit sandwich diuji kekuatan bending nya menggunakan pengujian three point bending dengan standar ASTM D790-03.

Berdasarkan hasil penelitian, komposit sandwich serat kenaf yang menggunakan core kayu laminasi sengon mempunyai nilai bending yang lebih tinggi dari pada core kayu tanpa laminasi (1 lapisan). Core kayu sengon tanpa lapisan mempunyai kekuatan sebesar 30,12Mpa. Core laminasi yang terdiri dari variasi 2 lapisan, 3 lapisan, dan 4 lapisan mempunyai nilai kekuatan bending berturut-turut 39,72Mpa, 45,75Mpa dan 47,44Mpa.

Kata Kunci : Serat Kenaf, Kayu Sengon, Core Laminasi, Komposit Sandwich, Kekuatan Bending

Author Biographies

Devit Alda Prayoga, Universitas Negeri Surabaya

Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya

Novi Sukma Drastiawati, Universitas Negeri Surabaya

Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya

Published
2021-01-05