STUDI HASIL PROSES PENGELASAN MIG PADA SAMBUNGAN BAJA SS-400 DENGAN VARIASI JENIS KAMPUH TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN KEKERASAN

  • Dirgantara dana puguh asmara Universitas Negeri Surabaya
  • Yunus Yunus Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak

Saat ini proses pengerjaan industri manufaktur kebanyakan memerlukan teknik pengelasan dalam proses pengerjaannya. Hasil yang baik dalam proses pengelasan dilihat dari apa pun yang mempengaruhi hasil pengelasan. Penelitian bertujuan untuk menentukan kekuatan tarik dan kekerasan dalam hasil pengelasan MIG pada bahan baja SS 400 menggunakan variasi pada jenis V dan U. Metode yang dipilih dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan data yang diambil sebanyak 18 spesimen. Proses pengerjakan spesimen dilakukan di bengkel Gedung A7 Universitas Negeri Surabaya, untuk pengelasannya dilakukan di PT. Barata dan pengujian dilakukan di Politeknik Negeri Malang. Hasil dari penelitian kekuatan tarik kampuh V memiliki rata-rata 389,76 Mpa dan kampuh U memiliki rata-ratah 366,79 Mpa. Hasil nilai kekerasan dari kampuh V dengan rata-rata 148,67 kg/mm2 dan kampuh U dengan rata-rata 182,24 kg/mm2. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengelasan MIG menggunakan variasi jenis kampuh V dan U memiliki pengaruh yang signifikan dengan hasil kampuh V memiliki kekuatan tarik yang lebih tinggi daripada kampuh U dan kekuatan tarik tertinggi dimiliki kampuh V 395,47 Mpa. Sedangkan nilai kekerasan kampuh U lebih besar dibanding kampuh V dan nilai kekerasan tertinggi dimiliki kamph U 206,2 kg/mm2.

Kata Kunci: Las MIG, Jenis Kampuh, SS-400

Author Biographies

Dirgantara dana puguh asmara, Universitas Negeri Surabaya

Universitas Negeri Surabaya

Yunus Yunus, Universitas Negeri Surabaya

Universitas Negeri Surabaya

Published
2021-06-18