PEMILIHAN MEKANISME PENGISIAN PADA MESIN FILLER BERDASARKAN KARAKTERISTIK LUNCUR MATERIAL (GRAIN, POWDER)

  • Moh. Yusrit Taufiq Universitas Negeri Surabaya
  • Agung Prijo Budijono Universitas Negeri Surabaya

Abstract

ABSTRAK
Pemilihan mekanisme pada mesin filler dalam proses penakaran merupakan hal yang penting. Seringkali
terjadi mekanisme pengisian tidak sesuai material yang diisikan. Keadaan ini akan menyebabkan antara
lain: adanya material yang tersisa di hopper sehingga perawatan akan lebih intensif, dan ada kemungkinan
kebutuhan bahan pembuatan lebih banyak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen.
Penelitian dilakukan secara langsung yaitu melakukan pengujian untuk mengetahui laju aliran massa setiap
material, selanjutnya dilakukan alternatif mekanismenya antara lain: jatuh bebas (buka tutup saja),
menggunakan bantuan pengarah, dan tambahan sistem pendorong material keluar. Hasil penelitian
menunjukkan laju aliran massa dengan sistem gravitasi pada material jagung dengan diameter output 2,3,
dan 4 inch adalah 0,51 kg/s, 0,92 kg/s, 3,48 kg/s, pada material beras dengan diameter output 1,2,3, dan 4
inch adalah 0,56 kg/s, 0,78 kg/s, 1,3 kg/s, 4,02 kg/s, pada material gula dengan diameter output 1,2,3, dan
4 inch adalah 0,66 kg/s, 0,93 kg/s, 1,50 kg/s, 4,61 kg/s, pada material tepung dengan diameter output 1,2,3,
dan 4 inch adalah 0. Untuk mekanisme pengisiannya material jagung dan beras menggunakan mekanisme
buka tutup saja karena material dapat keluar 100%, material gula pada diameter 3 dan 4 inch menggunakan
mekanisme buka tutup sedangkan diameter output 1 dan 2 inch menggunakan mekanisme pengarah karena
ada material yang menempel di dinding hopper. Material tepung pada diameter output 1,2,3, dan 4 inch
menggunakan mekanisme pengarah dan pendorong (screw).
Kata Kunci: mekanisme pengisian, mesin filler, material grain dan material powder

Author Biographies

Moh. Yusrit Taufiq, Universitas Negeri Surabaya

Universitas Negeri Surabaya

Agung Prijo Budijono, Universitas Negeri Surabaya

Universitas Negeri Surabaya

Published
2021-07-04