PENGARUH KONSENTRASI LARUTAN KOH DAN ARAH ORIENTASI SERAT RAMI TERHADAP KEKUATAN BENDING KOMPOSIT DENGAN MATRIK POLYESTER

  • Reza Prasetyo Universitas Negeri Surabaya
  • Mochammad Arif Irfai Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak
Pengaruh perkembangan teknologi yang semakin maju dibidang kesehatan salah satynya material pada kaki palsu harus memiliki resistensi yang tinggi. Pada soket penyangga kaki palsu yang terlentak di lutut akan meregang seiring berjalannya watu dan sering digunakan hingga pecah akibat digunakan pada atlet
pelari sehingga akan mempengaruhi kekuatan penyangga kaki palsu yang berkelanjutan dan akhirnya terjadi keretakan dan patah. Beban yang diterima menjadi faktor utama terjadinya keretakan, seperti beban lentur akan mempercepat patahnya komponen ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai kekuatan bending pada komposit dengan reinforce serat rami dengan matrik poleyester dengan variasi pengaruh konsentrasi larutan KOH (Kalium Hidroksida) dan pada arah orientasi pada seratnya. Proses pembuatan komposit dilakukan denan metode Vacum yang digunakan untuk menarik udara pada dalam vakum bag sehingga aliran matrik yang dialirkan ke dalam reinforce dapat teralirkan secara merata dan menjadikan laju aliran menjadi lancar kedalam cetakan. Pada penelitian ini dilakukan perlakuan perendaman terhadap serat rami pada Larutan KOH selama 2 jam dengan variasi Konsentarasi KOH tanpa perendaman,
2%,5%dan 8% dengan setiap Orientasi serat (0°,90°,0°), (0°,45°,90°) dan (90°,0°,90°). Pengujian yang terdapat pada penelitian ini adalah pengujian Bending. Penelitian ini didapat kekuatan bending pada komposit rami polyester dengan hasil uji bending terendah pada tanpa perlakuan perendaman KOH atau
0% dan arah orientasi 90°/0°/90° sebesar 20,93 Mpa dan kekuatan bending tertinggi pada perendaman 5% dan arah 0°/45°/90° sebesar 53,95 Mpa.
Kata Kunci: KOH, Komposit, Pengujian bending , Polyester, Serat rami.

Author Biographies

Reza Prasetyo, Universitas Negeri Surabaya

Universitas Negeri Surabaya

Mochammad Arif Irfai, Universitas Negeri Surabaya

Universitas Negeri Surabaya

Published
2021-07-14