Analisis Kekuatan Material Fiber Carbon Dengan Variasi Core Terhadap Kekuatan Impak Pada Tulangan Bodi Mobil Garnesa Racing Team

  • ALDIANSYAH RUSMINANDA Universitas Negeri Surabaya
  • Novi Sukma Drastiawati Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak

                Menyambut mobil listrik di era industri 4.0 maka para produsen mobil juga harus mempertimbangkan tingkat emisi karbon yang dihasilkan pada tiap mobil yang diproduksinya. namun bagi para produsen mobil listrik dampaknya pada lingkungan tentu akan sangat baik karena mobil listrik kita ketahui bahwa meraka meiliki zero emition atau tidak memiliki emisi gas buang. Penggunaan mobil listrik tentunya akan efisien jika diimbangi dengan berat total kendaran sehingga jarak tempuh mobil listrik ketika semakin ringan mobil maka jarak yang ditempuh akan semakan jauh. Salah satu bagian mobil listrik yang dapat direkontruksi adalah bagian bodi mobil. Kebanyakan bagian bodi mobil menggunakan pelat logam dengan ketebalan 0,5mm – 1mm yang tentunya cukup berat. rekontruksi bodi mobil dapat dilakukan menggunakan bahan-bahan komposit yang bertujuan untuk mendapatkan hasil yang ringan dan kuat. Oleh karena itu komposit yang akan digunakan oleh peneliti merupakan komposit sandwich dengan menggunakan serat karbon dan variasi core. Variabel  bebas yang digunakan pada penelitian ini adalah variasi antara core alternatif (tanah liat, plastisin, dan selang spiral flexible )dan core sintetis (polyurethane, divinycell h-80, dan honeycomb). Pengujian yang dilakukan pada penelitian ini adalah uji impak dan uji struktur mikro setiap spesimen. Hasil uji pada tiap spesimen memiliki nilai rata-rata pada core alternatif yaitu tanah liat 0,008486 J/mm2, plastisin 0,026149J/mm2, dan  selang spiral flexible 0,030421 J/mm2. Dan pada core sintetis yaitu polyurethane 0,035125 J/mm2, divinycell h-80 0,028299 J/mm2, honeycomb 0,032309 J/mm2. Dan perbedaan cost dalam produksi antara core alternatif dan core sintetis memiliki perbedaan harga yang relativ tinggi  yaitu Rp. 1.713.000 pada core sintetis dan pada core alternatif membutuhkan biaya Rp. 835.000, yang mana biaya produksi core alternatif lebih rendah.

Kata Kunci:  bodi mobil listrik, komposit sandwich, core alternatif, core sintetis, uji impak.


Author Biographies

ALDIANSYAH RUSMINANDA, Universitas Negeri Surabaya

Universitas Negeri Surabaya

Novi Sukma Drastiawati, Universitas Negeri Surabaya

Universitas Negeri Surabaya

Published
2021-07-18