PENGARUH VARIASI WAKTU PELAPISAN NIKEL – KROM PADA ALUMINIUM PADUAN TERHADAP NILAI KEKERASAN DAN IMPACT

  • Thufail Torik Universitas Negeri Surabaya
  • Arya Mahendra Sakti Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak

Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kekerasan dan ketangguhan dari material Al-6061 paduan yang akan digunakan sebagai bahan dasar pembuatan Propeller. Peningkatan kekerasan dan ketangguhan material dilakukan dengan cara dilapisi nikel-krom. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk meneliti kekerasan dan impact permukaan paduan Al-6061 yang dipengaruhi oleh periode waktu pelapisan proses plating. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi UKM yang beroperasional di dunia plating serta berkontribusi refrensi di bidang pendidikan.

Electroplating adalah proses elektrolisi, yaitu permukaan logam dilapisi oleh logam lain. Paduan Al-6061 adalah logam yang diplating, dimana logam ini merupakan salah satu bahan untuk pembuatan Propeller. Larutan yang dipakai untuk plating adalah larutan nikel, kemudian ditambahkan krom untuk mempercantik estetikanya.  Penelitian ini menggunakan material berdimensi 55 mm x 10 mm x 10 mm. Plating nikel bervariasi periode perendaman 30, 35, 40 dan 45 (menit) dengan temperatur larutan 57 °C. Plating krom periode perendaman 2 menit dan suhu larutan 57 °C.  Hasil electroplating yang akan diteliti berapa kekerasan platingnya dan ketahanannya (impact) plating tersebut dalam melindungi bahan tersebut dari benturan.

Hasil penelitian ini bahwa semakin besar nilai waktu lama perendaman maka semakin besar pula nilai kekerasan dan nilai impact yang dibutuhkan untuk merusak Al-6061 paduan. Nilai kekerasan dan impact tertinggi didapatkan dengan variasi waktu 45 menit diperoleh nilai kekerasan sebesar 114,86 HRB dan nilai impact sebesar 0,7148 J/mm2. Sedangkan nilai kekerasan dan nilai impact terendah didapatkan dengan variasi waktu 30 menit diperoleh nilai kekerasan sebesar 108,8 HRB dan nilai impact sebesar 0,4072 J/mm2.

Dalam penelitian yang saya lakukan, saya menginginkan kekerasan hingga 70 HRB dan ketangguhan 0,15 J/mm2, dikarenakan produk Propeller kapal yang dijual di pasaran memiliki kekerasan kisaran dari 59,1 HRB hingga 61,7 HRB dan ketangguhan kisaran dari 0,0491 J/mm2 hingga 0,053 J/mm2. Maka saya mencari alternatif lain dengan menambahkan Al komersil serta NaCl ke dalam komposisi spesimen saya, kemudian spesimen dilapisi nikel – krom. Sehingga dalam penelitian yang saya lakukan didapatkan nilai tertinggi dengan kekerasan sebesar 114,86 HRB dan ketangguhan sebesar 0,7148 J/mm2 dengan waktu pelapisan nikel – krom selama 45 menit sedangkan, nilai terendah didapatkan kekerasan sebesar 108,8 HRB dan ketangguhan 0,2921 J/mm2 dengan waktu 30 menit. Oleh karena itu dengan nilai terendah yaitu 108,8 HRB dan 0,2921 J/mm2 telah cukup melebihi dari nilai kekerasan dan ketangguhan yang saya inginkan.

Kata kunci: Al-6061, Al Komersil, Electroplating, Sifat mekanik

Author Biographies

Thufail Torik, Universitas Negeri Surabaya

Universitas Negeri Surabaya

Arya Mahendra Sakti, Universitas Negeri Surabaya

Universitas Negeri Surabaya

Published
2021-07-27