PENGARUH KADAR GARAM PADA MEDIA PENDINGIN PROSES QUENCHING-TEMPERING TERHADAP KEKUATAN PUNTIR DAN IMPAK BAJA S45C

Authors

  • Muhammad Rizky Rizal Maulana State University of Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/jtm.v13n02.p49-54

Abstract

Beban kejut dan puntiran pada poros mesin perontok padi dapat mengurangi umur pakainya. Pemilihan material dan
penambahan perlakuan panas diperlukan sebagai upaya pencegahan. Kekuatan maksimum pada baja hasil perlakuan panas
salah satunya dipengaruhi oleh laju pendinginan quenching. Air garam adalah salah satu media pendingin dengan laju
pendinginan yang cepat dan merata. Namun diperlukan jumlah kadar garam yang tepat pada pengaplikasiannya. Metode
penelitian ini menggunakan jenis eksperimen dengan tujuan mengetahui pengaruh kadar garam pada proses quenching-
tempering terhadap kekuatan puntir dan impak material poros mesin perontok padi, yaitu baja S45C. Variasi kadar garam
yang digunakan ialah 0%, 10%, dan 20%. Temperatur pemanasan yang digunakan yaitu 850°C dengan holding time
selama 15 menit dan dilanjutkan pendinginan cepat menggunakan air garam. Setelah itu, dilakukan proses tempering
dengan temperatur 300°C dan holding time selama 15 menit. Hasil penelitian menunjukkan variasi air garam 20%
memiliki nilai tegangan puntir tertinggi yaitu sebesar 20,04 N/mm2
, dan terendah pada variasi air garam 0% sebesar 18,22
N/mm2
. Sedangkan nilai kekuatan impak tertinggi pada variasi air garam 0% sebesar 0,4137 Joule/mm2
, dan terendah
pada variasi air garam 20% yaitu sebesar 0,2447 Joule/mm2
. Semakin tinggi kadar garam quenchant dapat meningkatkan
kekuatan puntirnya, namun di sisi lain akan mengurangi sedikit ketangguhannya.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2024-11-18
Abstract views: 17 , PDF Downloads: 20