PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN BAKAR BIOSOLAR MINYAK KELAPA SAWIT TERHADAP KINERJA MESIN DIESEL DAFENG R180
Pengaruh Penggunaan Bahan Bakar Biosolar Minyak Kelapa Sawit Terhadap Kinerja Mesin Diesel Dafeng R180
Abstract
Setiap tahun, penggunaan bahan bakar minyak semakin meningkat. Pertumbuhan energi terbarukan sangat diperlukan untuk memasok bahan bakar. Metil ester asam lemak rantai panjang, seperti yang ditemukan dalam lemak nabati atau hewani, dikombinasikan untuk menciptakan biodiesel, sumber energi terbarukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja mesin diesel Dafeng R180 4-tak, 1-silinder (tekanan efektif rata-rata) serta sifat-sifat bahan bakar biodiesel minyak sawit (titik nyala, dan nilai kalor). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini bersifat eksploratif. Standar ASTM (titik nyala D93, dan nilai kalor D240) digunakan untuk menguji sifat-sifat bahan bakar. Pengujian kinerja mesin diesel (tekanan efektif rata-rata) menggunakan ISO 3046-1:2016 dengan pendekatan beban konstan pada kecepatan mesin yang berbeda (1200 rpm, 1400 rpm, 1600 rpm, 1800 rpm, dan 2000 rpm dengan beban tambahan 500 watt). Nilai kalor bahan bakar menurun seiring dengan peningkatan proporsi biodiesel, namun temuan uji karakteristik titik nyala bahan bakar meningkat. Menurut temuan uji kinerja mesin, B40 memiliki dampak paling besar. Hal ini ditunjukkan oleh tekanan efektif rata-rata maksimum sebesar 169,1 kPa pada 2000 rpm.
Kata Kunci: biodiesel, minyak kelapa sawit, kinerja mesin diesel
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
Abstract views: 3
,
PDF Downloads: 6