ANALISIS KESESUAIAN VARIASI JUMLAH BILAH THRUSTER T200 TERHADAP LINTASAN KAPAL PROTOTIPE ATSV
DOI:
https://doi.org/10.26740/jtm.v15n02.p87-96Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi jumlah bilah pada thruster T200 terhadap kesesuaian lintasan operasi kapal prototipe Autonomous Tourism Surface Vessel (ATSV) tipe katamaran. Variasi jumlah bilah yang dikaji meliputi 2 bilah, 3 bilah, 4 bilah, dan 5 bilah, dengan konfigurasi 3 bilah sebagai desain acuan. Metode penelitian yang digunakan adalah simulasi numerik berbasis Computational Fluid Dynamics (CFD) menggunakan perangkat lunak SolidWorks Flow Simulation. Parameter utama yang dianalisis meliputi thrust, torsi, dan pola aliran di hilir thruster untuk menentukan kecocokan masing-masing konfigurasi terhadap lintasan lurus, zig-zag, dan putar around. Hasil simulasi menunjukkan bahwa konfigurasi 2 bilah menghasilkan thrust paling rendah, yaitu 7,15 N, sehingga tidak sesuai untuk kebutuhan operasi utama ATSV. Konfigurasi 3 bilah menghasilkan thrust sebesar 20,92 N dengan indeks T/Q tertinggi sebesar 45,5, sehingga paling sesuai untuk lintasan lurus karena memberikan keseimbangan terbaik antara dorongan dan beban putar. Konfigurasi 4 bilah menghasilkan thrust tertinggi, yaitu 26,84 N, serta pola aliran paling homogen, sehingga paling sesuai untuk lintasan zig-zag dan putar around yang memerlukan kemampuan manuver lebih tinggi. Sementara itu, konfigurasi 5 bilah menghasilkan thrust sebesar 25,95 N, namun tidak menunjukkan keunggulan yang signifikan dibandingkan konfigurasi 4 bilah. Dengan demikian, pemilihan jumlah bilah thruster T200 pada prototipe ATSV harus disesuaikan dengan kebutuhan lintasan operasi kapal, bukan semata-mata berdasarkan asumsi bahwa jumlah bilah yang lebih banyak selalu menghasilkan performa yang lebih baik.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0