ANALISIS PENGARUH VARIASI SUDUT KAMPUH SINGLE V JOINT PENGELASAN FCAW TERHADAP SIFAT MEKANIK BAJA AH36
Abstract
Industri perkapalan memerlukan sambungan las dengan kualitas tinggi untuk menjamin keandalan struktur selama masa operasi. Salah satu faktor yang memengaruhi kualitas sambungan las adalah sudut kampuh yang digunakan pada proses pengelasan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi sudut kampuh Single V Joint terhadap sifat mekanik sambungan las Flux Cored Arc Welding (FCAW) pada baja AH36 ASTM A131. Variasi sudut kampuh yang digunakan yaitu 40°, 50°, dan 60°. Pengujian yang dilakukan meliputi uji tarik berdasarkan ASTM A370 dan uji bending berdasarkan ASTM E190 dengan accepted criteria sesuai standar AWS D1.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi sudut kampuh memberikan pengaruh terhadap karakteristik mekanik sambungan las. Sudut kampuh 50° menghasilkan nilai Ultimate Tensile Strength sebesar 518,43 MPa, Yield Strength sebesar 374,42 MPa, Elongation sebesar 31,36%, dan Reduction of Area sebesar 57,97%, yang merupakan nilai tertinggi dibandingkan variasi lainnya. Sementara itu, seluruh spesimen pada pengujian bending dinyatakan accepted tanpa ditemukan retak maupun cacat terbuka. Berdasarkan hasil tersebut, sudut kampuh 50° dapat dianggap sebagai kondisi optimum karena menghasilkan kombinasi kekuatan dan keuletan terbaik dengan kualitas sambungan yang memenuhi standar pengujian bending.
Kata Kunci: FCAW, AH36, sudut kampuh, uji tarik, uji bending.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 2