ANALISIS VARIASI TEMPERATUR LINE HEATING TERHADAP SIFAT MEKANIK BAJA AH36 PADA STRUKTUR KAPAL

Authors

  • Satria Dian Saputra Universitas Negeri Surabaya
  • Hanna Zakiyya

Abstract

Deformasi pada pelat baja merupakan permasalahan umum dalam proses fabrikasi kapal yang dapat terjadi akibat pengelasan maupun pemindahan blok kapal. Salah satu metode yang digunakan untuk memperbaiki deformasi tersebut adalah line heating, namun proses pemanasan yang tidak terkontrol dapat memengaruhi sifat mekanik material. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi temperatur line heating terhadap sifat mekanik baja AH36, khususnya kekuatan tarik, regangan, dan kekerasan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan material pelat baja AH36 setebal dua belas milimeter. Variasi temperatur yang digunakan adalah 550 °C, 650 °C, dan 750 °C dengan media pendingin air. Pengujian dilakukan melalui uji tarik dan uji kekerasan Rockwell B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan temperatur line heating meningkatkan nilai kekerasan dari 82,44 Rockwell B pada 550 °C menjadi 96,56 Rockwell B pada 650 °C dan 114,56 Rockwell B pada 750 °C. Kekuatan tarik maksimum juga meningkat dari 552,27 MPa menjadi 588,97 MPa dan 654,07 MPa, sedangkan regangan menurun dari 31,8 % menjadi 25,0 % dan 16,2 %. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa peningkatan temperatur dapat meningkatkan kekuatan dan kekerasan, tetapi menurunkan keuletan material. Temperatur 650 °C dinilai paling optimal karena memberikan keseimbangan antara kekuatan, kekerasan, dan keuletan baja AH36.

Kata Kunci: line heating, baja AH36, sifat mekanik, uji tarik, uji kekerasan

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-12
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0