A ANALYSIS OF BRIQUETTES CHARACTERISTICS MADE FROM A MIXTURE OF RICE HUSK, CORN COBS AND MOLASSES

English

Authors

  • Putra Krisna Universitas Negeri Surabaya
  • Ika Nurjannah, S.Pd., M.T. Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Konsumsi energi fosil semakin meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia. Hal ini mendorong manusia untuk mencari pengganti batu bara dengan sumber energi alternatif. Pemanfaatan biomassa sebagai bahan bakar dapat menjadi solusi yang lebih berkelanjutan dalam memenuhi kebutuhan energi. Salah satu produk biomassa adalah briket arang. Percampuran komposisi pada briket juga mempengaruhi sifat briket. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik briket arang (kadar air, kadar abu, nilai kalor, kadar zat terbang, dan kadar karbon terikat) dari sekam padi, bonggol jagung dan tetes tebu. Pada penelitian ini, bahan baku briket adalah sekam padi, bonggol jagung dan tetes tebu dengan variasi (45%:45%:10%, 30%:60%:10%, 15%:75%:10%). Tahap awal adalah proses pengarangan bonggol jagung dengan suhu 300°C selama 60 menit kemudian dilakukan proses pengayakan menggunakan ukuran 60 mesh, kemudian dilakukan proses pencetakan dan pengovenan dengan suhu 105°C. Pengujian karakteristik ditinjau dengan standar briket SNI 01-6235-2000. Karakteristik briket terbaik diperoleh pada campuran sekam padi, bonggol jagung dan tetes tebu (15%:75%:10%) dengan perolehan nilai kalor sebesar 5619,94 kal/gr, kadar air 5,84%, kadar abu 0,689%, kadar zat terbang 1,399% dan kadar karbon terikat 92,132%. Secara umum briket ini menunjukkan potensi yang baik, selain itu bahan yang mudah diperoleh dan juga proses produksi yang murah dapat menjadi salah satu pengganti bahan bakar konvensional.

Kata Kunci: briket, sekam padi, bonggol jagung, tetes tebu

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-24
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0