ANALISIS KARAKTERISTIK NYALA API PEMBAKARAN PREMIXED DARI BAHAN BAKAR BIOETANOL TETES TEBU DAN SHELL SUPER
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan nilai kalor bahan bakar terhadap temperatur nyala api pada pembakaran premixed campuran Shell Super dan bioetanol tetes tebu. Variasi bahan bakar yang digunakan terdiri atas E0, E10, E20, E30, E40, E50, dan E100. Metode penelitian dilakukan secara eksperimen dengan mencampurkan Shell Super dan bioetanol tetes tebu sesuai variasi komposisi. Nilai kalor bahan bakar diperoleh melalui pengujian, sedangkan temperatur nyala api diukur menggunakan termokopel pada sistem pembakaran premixed. Selama pengujian, laju aliran bahan bakar dan udara dibuat tetap agar perubahan temperatur nyala api dapat diamati berdasarkan perbedaan komposisi bahan bakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kalor menurun seiring meningkatnya kadar bioetanol, yaitu dari 11.390 kal/g pada E0 menjadi 8.179 kal/g pada E100, atau menurun sebesar 28,19 persen. Sebaliknya, temperatur rata-rata nyala api meningkat dari 828°C pada E0 menjadi 926°C pada E100, atau meningkat sebesar 11,8 persen. Hasil ini menunjukkan bahwa penambahan bioetanol menurunkan energi panas per satuan massa bahan bakar, tetapi kandungan oksigen dalam bioetanol dapat mendukung proses oksidasi sehingga temperatur nyala api meningkat. Dengan demikian, bioetanol tetes tebu berpengaruh terhadap karakteristik pembakaran premixed, terutama pada nilai kalor dan temperatur nyala api.
Kata Kunci: bioetanol, tetes tebu, shell super, nyala api premixed
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
Abstract views: 1
,
PDF Downloads: 2