Analisis Pengaruh Laju Aliran Udara dan Variasi Lubang Udara terhadap Kualitas Nyala Api dan Efisiensi Kompor Gasifikasi Biomassa
Abstract
Kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan energi mendorong pengembangan sumber energi alternatif yang berasal dari
biomassa. Salah satu limbah biomassa yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan bakar terbarukan adalah tongkol jagung
melalui teknologi gasifikasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh laju aliran udara dan variasi jumlah lubang udara
terhadap kinerja kompor gasifikasi biomassa tipe updraft berbahan bakar tongkol jagung. Penelitian dilakukan menggunakan
metode eksperimen dengan variasi laju aliran udara sebesar 6 m/s, 7 m/s, dan 8 m/s serta variasi jumlah lubang udara
sebanyak 30 dan 40 lubang. Pengujian dilakukan menggunakan beban air sebesar 3 kg sebagai simulasi pemanfaatan panas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan laju aliran udara mempercepat waktu pendidihan air dan meningkatkan
daya kompor, namun menurunkan efisiensi termal pada kedua variasi jumlah lubang udara. Waktu pendidihan tercepat
diperoleh pada variasi 40 lubang dengan laju aliran udara 8 m/s, yaitu 9,24 menit. Efisiensi termal tertinggi sebesar 32,77%
diperoleh pada variasi 30 lubang dengan laju aliran udara 6 m/s, sedangkan daya kompor tertinggi sebesar 10,99 kW
diperoleh pada variasi 40 lubang dengan laju aliran udara 8 m/s. Berdasarkan hasil penelitian, variasi laju aliran udara dan
jumlah lubang udara berpengaruh terhadap kinerja kompor gasifikasi biomassa, sehingga kombinasi kedua parameter
tersebut perlu dipertimbangkan untuk memperoleh kinerja kompor yang optimal.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0