PENGARUH FRAKSI MASSA SABUT KELAPA SEBAGAI PENGUAT MATERIAL KOMPOSIT TERHADAP SIFAT MEKANIK UNTUK BAHAN BAKU SPAKBOR MOTOR DENGAN METODE VACUUM BAGGING

Authors

  • Dio Gion Saputra Saputra State University of Surabaya
  • Hanna Zakiya, S.Pd., M.T., Ph.D.

DOI:

https://doi.org/10.26740/jtm.v15n03.p161-166

Abstract

Spakbor sepeda motor umumnya diproduksi menggunakan material plastik berbasis minyak bumi seperti Acrylonitrile Butadiene Styrene (ABS) dan polypropylene (PP). Penggunaan material tersebut masih memiliki kelemahan karena berasal dari sumber daya yang tidak terbarukan serta sulit terdegradasi secara alami. Salah satu alternatif yang berpotensi dikembangkan adalah material komposit berbasis serat alam, khususnya serat sabut kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi fraksi massa serat sabut kelapa terhadap ketangguhan impak material komposit yang difabrikasi menggunakan metode vacuum bagging, serta mengevaluasi kemampuan peredaman getaran prototipe spakbor motor komposit. Serat sabut kelapa diberi perlakuan alkalisasi menggunakan larutan NaOH 5% sebelum proses fabrikasi. Variasi fraksi massa serat yang digunakan yaitu 20%, 25%, 30%, 35%, dan 40%. Pengujian impak dilakukan mengacu pada ASTM D5942-96. Komposisi terbaik kemudian diaplikasikan pada prototipe spakbor depan Honda Vario 125 Tahun 2022 dan dilakukan pengujian getaran menggunakan sensor ADXL345. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi massa serat sebesar 30% menghasilkan nilai ketangguhan impak tertinggi sebesar 0,139 J/mm². Sementara itu, peningkatan fraksi massa menjadi 35% dan 40% menyebabkan penurunan nilai impak akibat berkurangnya kemampuan matriks dalam mengikat serat secara optimal. Pengujian getaran menunjukkan bahwa spakbor komposit mampu menurunkan nilai RMS getaran sebesar 13,37% dibandingkan spakbor plastik konvensional. Dengan demikian, komposit serat sabut kelapa fraksi massa 30% berpotensi digunakan sebagai material alternatif spakbor motor yang ringan, ramah lingkungan, dan memiliki sifat mekanik yang baik.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-07-27
Abstract views: 10 , PDF Downloads: 0