ANALISIS KARAKTERISTIK PROKSIMAT BRIKET CANGKANG KACANG METE DAN KEMIRI DENGAN PEREKAT GETAH KARET
Abstract
Pemanfaatan limbah biomassa sebagai sumber energi alternatif terus dikembangkan untuk mendukung penyediaan bahan bakar yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik proksimat dan nilai kalor briket berbahan 100% cangkang kacang mete (M1) dan 100% cangkang kemiri (K1) menggunakan perekat getah karet serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan SNI 01-6235-2000. Briket dibuat melalui proses karbonisasi pada suhu 600°C selama 2 jam, kemudian arang dihaluskan hingga lolos ayakan 80 mesh, dicampur dengan perekat getah karet, dicetak pada tekanan 100 kg/cm², dan dikeringkan pada suhu 105°C selama 5 jam. Karakteristik briket dianalisis melalui uji kadar air, kadar zat menguap, kadar abu, karbon terikat, dan nilai kalor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa briket M1 memiliki kadar air 7,39%, kadar zat menguap 10,60%, kadar abu 5,59%, karbon terikat 76,40%, dan nilai kalor 7247,99 kal/g. Sementara itu, briket K1 memiliki kadar air 5,47%, kadar zat menguap 7,05%, kadar abu 17,40%, karbon terikat 70,07%, dan nilai kalor 6659,25 kal/g. Kedua variasi memenuhi persyaratan SNI 01-6235-2000 untuk kadar air, kadar zat menguap, dan nilai kalor, sedangkan persyaratan kadar abu hanya dipenuhi oleh M1. Berdasarkan hasil tersebut, briket berbahan cangkang kacang mete menunjukkan karakteristik proksimat dan nilai kalor yang lebih baik dibandingkan briket berbahan cangkang kemiri, sehingga memiliki potensi lebih besar sebagai bahan baku briket
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
Abstract views: 14
,
PDF Downloads: 7