ANALISIS DAYA SERAP AIR PADA KOMPOSIT HIBRIDA SERAT ECENG GONDOK-DAUN NANAS MATRIKS POLYLACTIC ACID

Authors

  • Farhan Maulana Syaifulloh Universitas Negeri Surabaya
  • Tri Hartutuk Ningsih

Abstract

Kebutuhan terhadap material berkelanjutan dengan stabilitas sifat fisik yang baik terus meningkat, khususnya pada pengembangan komposit berbasis serat alam. Serat daun nanas dan serat eceng gondok memiliki potensi sebagai penguat komposit biodegradable karena ketersediaannya melimpah, ringan, dan ramah lingkungan. Namun, sifat hidrofilik pada serat alam dapat meningkatkan daya serap air, sehingga berpotensi menurunkan ketahanan dan sifat mekanik komposit. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perlakuan serat dan parameter proses manufaktur terhadap daya serap air komposit hibrida serat daun nanas dan serat eceng gondok bermatriks Polylactic Acid (PLA). Faktor penelitian meliputi konsentrasi NaOH 3%, 5%, dan 7%; lama perendaman 1, 3, dan 5 jam; rasio hibrida PALF:WHF 3:7, 1:1, dan 7:3; serta suhu post-curing 80°C, 90°C, dan 100°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi terbaik diperoleh pada NaOH 7%, lama perendaman 5 jam, rasio PALF:WHF 1:1, dan suhu post-curing 100°C. Hasil pengujian pada variasi spesimen R8 menghasilkan rata-rata water absorption sebesar 0,0158%, sehingga komposit yang dihasilkan memiliki daya serap air rendah, struktur lebih stabil, dan ketahanan lebih baik terhadap lingkungan lembap.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-07-31
Abstract views: 8 , PDF Downloads: 10