PENERAPAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG BAHAYA NARKOBA PADA SISWA KELAS VIII-D SMP NEGERI 2NGORO

  • YULIUS PRASETYO RAHAYU

Abstract

Pemahaman yang kurang terhadap bahaya narkoba membuat pelajar tidak tahu dampak terburuk dari bahaya narkoba, untuk membantu siswa dalam memahami bahaya narkoba agar tidak terjebak dalam penyalahgunaan narkoba salah satu upaya yang telah dilakukan guru BK untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya narkoba adalah melaksanakan layanan informasi melalui LKS saja dalam bimbingan pribadi namun hasil yang diperoleh belum cukup baik. Salah satu cara untuk menciptakan suasana nyaman, tidak membosankan dan menyenangkan dalam bimbingan adalah dengan memanfaatkan media dalam bimbingan kelompok. Oleh karena itu dibutuhkan suatu media yang dapat menarik minat dan mengaktifkan semua siswa. Diantara media itu adalah media video atau audio visual. Penelitian ini bertujuan untuk menguji penerapan bimbingan kelompok dengan media video untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya narkoba pada siswa kelas VIII-D SMP Negeri 2 Ngoro.

Jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini ialah pre-experimental dengan one group pre-test post-test. Alat pengumpul data yang di pakai adalah angket untuk mendapatkan data pemahaman siswa tentang bahaya narkoba yang rendah, dan dokumentasi sebagai data pelengkap. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-D SMP Negeri 2 Ngoro yang berjumlah 7 siswa dan memiliki pemahaman bahaya narkoba rendah. Pemilihan subyek penelitian dengan menggunakan teknik nonprobability sampling jenis purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik non parametrik dengan menggunakan uji tanda. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai ρ= 0,008 lebih kecil dari α = 0,05. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan pemahaman siswa tentang bahaya narkoba sebelum dan sesudah pemberian bimbingan kelompok dengan media video. Berdasarkan hasil penghitungan di atas meanpre-test sebesar 106,29 meanpost-test sebesar 125,43 dan selisih antara meanpre-test dan post-test sebesar 19,14.Dengan demikian  ditolak dan  diterima. Dan hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yang berbunyi “penerapan bimbingan kelompok dengan menggunakan media video untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya narkoba pada siswa kelas VIII-DSMP Negeri 2 Ngoro dapat diterima.” Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian bimbingan kelompok dengan menggunakan media videodapat meningkatkan pemahaman siswa kelas VIII-D SMP Negeri 2 Ngoro tentang bahaya narkoba.

Kata Kunci : Bimbingan Kelompok dengan menggunakan (Media Video), Pemahaman Bahaya Narkoba.

Published
2014-01-06
Section
Articles