Efektivitas Konseling Kelompok Realita untuk Meningkatkan Resiliensi Siswa dari Keluarga Broken Home di SMP

Authors

  • Yunita Dwi Febrianti Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Surabaya
  • Retno Tri Hariastuti Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Siswa yang berasal dari keluarga broken home cenderung menghadapi berbagai tekanan psikologis dan sosial yang dapat memengaruhi kemampuan mereka dalam beradaptasi serta mengelola tantangan kehidupan sehari-hari. Kondisi tersebut menuntut adanya kemampuan resiliensi yang baik agar siswa tetap mampu menjalankan peran akademik dan sosial secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas konseling kelompok realita untuk meningkatkan resiliensi siswa dari keluarga broken home di SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif quasi experimental dengan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian berjumlah 16 siswa yang berasal dari keluarga broken home yang terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu 8 siswa kelompok eksperimen dan 8 siswa kelompok kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket untuk mengukur resiliensi siswa yang berasal dari keluarga broken home yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney U Test. Hasil analisis menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) 0,001 yang artinya <0,05 sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan tingkat resiliensi siswa antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Selain itu, hasil uji N-Gain menunjukkan bahwa peningkatan resiliensi pada kelompok eksperimen berada pada kategori efektif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa konseling kelompok realita efektif dalam meningkatkan resiliensi siswa dari keluarga broken home.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-01-30

Issue

Section

Articles
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0