PERBEDAAN HASIL BELAJAR ANTARA MODEL PEMBELAJARAN STAD DAN MODEL KONVENSIONAL PADA MATA PELAJARAN GAMBAR TEKNIK KELAS X TKP SMKN 2 SURABAYA
Abstract
Hasil observasi yang sudah dilaksanakan di SMKN 2 Surabaya, membuktikan hasil belajar siswa kelas X TKP 1 dan 2 dalam mata pelajaran gambar teknik hasil belajar masih kurang dari kriteria ketuntasan minimal. Penelitian ini terdapat tujuan yaitu untuk mengetahui: 1) Perbedaan hasil belajar, 2) Keterlaksanaan pembelajaran, dan 3) Respon siswa. Penelitian ini memanfaatkan model quasi experiment design dengan menggunakan satu kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Terdapat lima tahapan dalam menjalankan penelitian ini, diantaranya: (1) pembentukan instrumen, (2) validasi perangkat pembelajaran, (3) pelaksanaan penelitian, (4) post-test hasil belajar, serta (5) menganalisis hasil belajar. Nilai rata-rata (mean) untuk kelas X TKP 1 adalah 81,06 lebih tinggi daripada kelas X TKP 2 dengan nilai 77,10. Uji hipotesis dalam penelitian menggunakan uji Independent Sample T-test mendapatkan nilai Sig. (2-tailed) 0,027 < 0,05 mampu diperoleh kesimpulan terkait adanya perbedaan hasil belajar antara model pembelajaran STAD dengan model pembelajaran Konvensional. Kegiatan pembelajaran dengan memanfaatkan model pembelajaran STAD dapat dikatakan sangat efektif dengan kategori sangat baik yakni 93%. Respon siswa dari analisis data yang dilaksanakan mendapat rata-rata sebesar 81%, hal tersebut mampu diperoleh kesimpulan terkait model pembelajaran STAD sangat efektif digunakan didalam pembelajaran mata pelajaran gambar teknik.
Downloads

