Implementasi Metode Topsis Dalam Menentukan Prioritas Pelayanan Paroki Berbasis Web (Studi Kasus: Gereja Santa Maria Annuntiata Sidoarjo)
Abstract
Pengelolaan pengajuan pelayanan umat di Gereja Santa Maria Annuntiata Sidoarjo selama ini bergantung pada mekanisme koordinasi berlapis yang sepenuhnya bersifat konvensional. Kondisi tersebut memunculkan sejumlah hambatan operasional, antara lain ketidakkonsistenan data, keterlambatan proses verifikasi, serta minimnya transparansi dalam penentuan urutan layanan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem informasi pelayanan paroki berbasis web yang dilengkapi dengan mekanisme pengambilan keputusan menggunakan pendekatan TOPSIS, sehingga sekretariat paroki dapat menetapkan prioritas penanganan setiap pengajuan secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan. Empat kriteria digunakan: urgensi layanan, tanggal pelaksanaan, kelengkapan berkas, dan waktu pengajuan. Sistem dibangun dengan metodologi RAD yang melibatkan tiga aktor: umat, ketua lingkungan, dan sekretariat paroki. Blackbox testing mengonfirmasi seluruh fitur berfungsi sesuai spesifikasi. Pengujian akurasi terhadap sepuluh data alternatif menunjukkan nilai preferensi sistem identik dengan perhitungan manual, mencapai konsistensi 100%. Sistem berhasil mengintegrasikan manajemen data jemaat, pengajuan layanan digital, dan rekomendasi prioritas berbasis TOPSIS yang akuntabel bagi sekretariat.
Kata kunci: Paroki, Pelayanan Umat, Sistem Informasi, TOPSIS, RAD
Downloads
Abstract views: 4
,
PDF Downloads: 2

