SURVEI TINGKAT KEBUGRAN JASMANI SISWA KELAS XII SMK NEGERI 3 KOTA PROBOLINGGO

  • Antoni Yuda Viago Universitas Negeri Surabaya
  • Dony Andrijanto Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak

Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan nasional yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan kebugaran jasmani  peserta didik melalui aktivitas jasmani. PJOK diselenggarakan sebagai bagian proses pendidikan dan dilaksanakan baik pada jalur pendidikan formal maupun non formal melalui kegiatan intrakurikuler dan/ekstrakurikuler. Tetapi di pembelajaran PJOK untuk kelas XII SMK tidak dimasukkan kedalam kurikulum karena sesuai dengan isi  peraturan PERDIRJEN Nomor 07/D.D5/KK/2018 tentang jam mengajar, dan Nomor 464/D.D5/KK/2018 tentang jumlah kompetensi dasar (KD) yang sebelumnya 12 KD menjadi 9 KD . Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa kelas XII SMK Negeri 3 kota Probolinggo. Jenis penelitian ini adalah survei, subjek dari penelitian ini adalah siswa SMK Negeri 3 Kota Probolinggo, pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Dimana ada 4 kelas yang terpilih dengan 103 siswa yang terdiri dari 28 siwa putra dan 75 siswa putri. Data dikumpulkan dngan menggunakan instrumen multistage fitness test (MFT) dan dianalisis melalui IBM SPSS statistik . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa putri memiliki kategori cukup sebanyak 2,67%, kategori kurang sebesar 2,67% dan dikategori sangat kurang sebesar 81,33%. Untuk hasil siswa putra dalam kategori cukup sebesar 28,57%, kategori kurang 10,71%, dan kategori sangat kurang 60,71% dan untuk hasil keseluruhan siswa untuk kategori baik 0%, cukup 9,70% ,kurang 4,85% dan kategori kurang 75,72%. Jadi hasil penelitian untuk kebugaran jasmani siswa kelas XII SMK Negeri 3 kota Probolinggo lebih dominan masuk dalam kategori sangat kurang yaitu 78 siswa atau 75,72% dari total keseluruhan 103 siswa yang melakukan tes MFT.

Kata Kunci: tingkat kebugaran jasmani siswa; penghapusan PJOK dalam kurikulum

 

Abstract

Physical Education, Sports and Health (PE) are an inseparable part of national education which aims to develop students' physical abortion abilities through physical activities. Sports education is held as part of the educational process and is carried out both in the formal and non-formal education pathways through intracurricular and / extracurricular activities. But in PE lessons for Vocational School class XII there is no because there is a PERDIRJEN regulation Number 07 / D.D5 / KK / 2018 concerning teaching hours and Number 464 / D.D5 / KK / 2018 concerning the number of basic competencies which previously had 12  into 9. The purpose of this study was to determine the level of physical fitness students of class XII SMK Negeri 3 Probolinggo city. The subjects of this study were students of SMK Negeri 3 Kota Probolinggo. The samples were taken using cluster random sampling technique. There were 4 classes 103 students of 28 male students and female students of 75 students. The data were collected using a multistage fitness test (MFT) questionnaire and managing the test results data conducted by students. The results showed that female students had a moderate category of 2.67%, a less category of 2.67% and a very poor category of 81.33%. The results of male students in the moderate category were 28.57%, 10.71% in poor categories, and 60.71% in very poor categories and for the overall results of students for the good category 0%, enough 9.70%, less 4.85% and less category 75.72%. So the results of the research for physical fitness class XII students of SMK Negeri 3 Probolinggo city were more dominant in the very low category, namely 75.72% with a total of 78 students out of a total of 103 students who did the MFT test. So it can be concluded that the majority of the students' physical fitness of class XII SMK Negeri 3 Probolinggo city are in the very poor category, with the 103 students following 78 students or 75.72% who are in the very poor category.

 Keywords: physical fitness level of students; elimination of PJOK in the curriculum

Published
2021-01-21
Section
Articles