https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-jasmani/issue/feed Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan 2021-09-08T12:26:53+00:00 Open Journal Systems Jurnal Online Program Studi S-1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan Dan Rekreasi - Fakultas Ilmu Keolahragaan UNESA, Jurnal ini mempublikasikan artikel-artikel dari mahasiswa yang berisi hasil penelitian dibidang pendidikan jasmani dan olahraga<br /> https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-jasmani/article/view/42608 PENERAPAN SMALL SIDED GAMES TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING KAKI BAGIAN DALAM SEPAKBOLA 2021-08-09T04:57:49+00:00 Alfian Marly Aziz Isnanda alfianisnanda16060464067@mhs.unesa.ac.id Sapto Wibowo saptowibowo@unesa.ac.id <p>Abstrak</p> <p>Penerapan model pembelajaran yang cocok dan sesuai dengan keadaan peserta didik serta lingkungan sekolah adalah salah satu faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan metode <em>small sided games</em> terhadap hasil belajar <em>passing </em>kaki bagian dalam sepakbola. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah <em>literature review</em>, teknik ini bertujuan mengungkapkan berbagai teori yang relevan dengan permasalahan yang sedang dipelajari sebagai bahan acuan pembahasan hasil penelitian. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan desain penelitian eksperimen dengan desain <em>one group pretest-posttest design</em>. Dari hasil kajian ilmiah yang dilakukan dari penelitian sebelumnya, populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas X SMAN 4 Sidoarjo dan yang menjadi sampel penelitian adalah kelas X IPS 2 yang berjumlah 35 peserta didik. Data diperoleh dengan melakukan <em>pretest</em>, perlakuan dan <em>posttest</em> yang dilakukan 4 kali pertemuan. Dari hasil analisa data menggunakan SPSS dapat diketahui hasil perhitungan uji normalitas. Diperoleh bahwa nilai <em>p value</em> <em>pretest</em> dan <em>posttest</em> lebih dari α, dengan kata lain (sig&gt;α), maka dapat disimpulkan bahwa data tersebut normal. Sedangkan hasil <em>paired sample T test</em>, terdapat nilai yang lebih kecil dari sig, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metode <em>small sided games</em> berpengaruh terhadap hasil belajar <em>passing</em> sepakbola.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong><em>small sided games</em>; hasil belajar; <em>passing</em>; sepakbola</p> <p><strong>Abstract</strong></p> <p>The applicationaof learning models that are suitable with condition of students and the school environment is one of the factors that can affect learning outcomes. This research is aimed to analyze the effect of applying the small-sided games method to the learning outcomes of inner foot passing in football. The method used in this research was a literature review, this technique aimed to reveal various theories that were relevant to the problem being studied as a reference for discussing research results. This research used quantitative research and experimental research design with one group pretest-posttest design. Based on the result of previous research, the research population were all students of class X SMAN 4 Sidoarjo and the researchasample was class X IPS 2 which has 35 students. The data were obtained by pretest, treatment, and posttest which were held for 4 meetings. Based on the results of data analysis by SPSS, for results of the calculation of the normality test explained that the p-value of the pretest was and the posttest was is more than α, in other words (sig&gt; α), so it was concluded that the data was normal. While the results of the paired sample T-test, there was a smaller value of sig, it was concluded that the application of the method of small-sided games was affects the learning outcomesaof football passing.</p> <p><strong>Keywords:</strong> small sided games; results of learning; passing; football</p> 2021-08-09T04:57:49+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-jasmani/article/view/42629 ANALISIS VARIASI GERAK MULTILATERAL DALAM PEMBELAJARAN PJOK TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLAVOLI 2021-08-10T09:05:10+00:00 Alvita Aprianti Budiono alvitabudiono16060464009@mhs.unesa.ac.id Nanik Indahwati nanikindahwati@unesa.ac.id <p>Abstrak</p> <p>Variasi gerak multilateral merupakan aktivitas satu tugas gerak yang di lakukan dengan berbagai cara dan seluas-luasnya dengan tujuan memperkaya gerakan yang dilakukan. Hal tersebut tentunya akan semakin memberikan kemudahan seseorang dalam melakukan aktivitas gerak. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui penerapan variasi gerak multilateral dalam pembelajaran <em>passing</em> bawah bolavoli. Penelitian ini merupakan <em>study literature </em>dengan metode <em>literature review </em>yaitu merujuk pada metodologi penelitian atau riset dan pengembangan yang telah dilakukan untuk mengumpulkan berbagai referensi dan penelitian yang relevan dengan topik permasalahan yang diteliti, pengumpulan referensi data menggunakan website dari jurnal <em>Research-gate, Springer, Google Schoolar</em>. Selanjutnya akan diperoleh PICO (<em>population, intervention, comparation</em> dan <em>outcome</em>). Dari hasil pencarian didapatkan 14 artikel yang&nbsp; dan diterbitkan dalam tahun 2010 sampai tahun 2020, dengan kriteria 9 jurnal internasional, 4 jurnal nasional tidak terakreditasi dan 1 jurnal nasional yang terakreditasi sinta. Proses <em>review</em> jurnal membaca jurnal-jurnal yang terkait dan mengevaluasi selanjutnya membuat ringkasan dan menggabungkan hasil penemuan, Berdasarkan hasil proses analisis<em> review</em> ditemukan bahwa variasi gerak multilateral berpengaruh terhadap hasil belajar <em>passing</em> bawah bolavoli. Dapat disimpulkan bahwa penerapan variasi gerak multilateral dalam pembelajaran <em>passing</em> bawah bolavoli peserta didik mendapatkan pengalaman pembelajaran variasi gerak baru, dan lebih aktif dalam mengikuti proses pembelajaran.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>variasi; gerak multilateral; hasil belajar <em>passing </em>bawah &nbsp;</p> <p><strong>Abstract</strong></p> <p>Multilateral movement variation is the activity of one movement task that is carried out in various ways and as widely as possible with the purpose of enriching the movement performed. This will certainly make it easier for someone to carry out movement activities. The purpose of this paper is to determine the application of multilateral movement variations in volleyball underhand pass learning. This research is a study literature using the literature review method, which refers to research or research and development methodologies that have been carried out to collect various references and research relevant to the topic of the problem to be studied, data reference collection using websites from the journal Researchgate, Springer, Google Scholar. Furthermore the PICO (population, intervention, comparison and outcome) will be obtained. From the results of the source search in the database, 14 articles were published from 2010 to 2020, with the criteria of 9 international journals, 4 unaccredited national journals and 1 sinta accredited national journal. The journal review process reads related journals and evaluates then summarize and combines the findings. Based on the results of the review analysis process, it was found that multilateral motion variations affect the volleyball underhand pass learning outcomes. It can be concluded that the application of multilateral movement variations in volleyball underhand pass learning, students gain experience in learning new variations of motion, and are more active in participating in the learning process.</p> <p><strong>Keywords:</strong> variations; multilateral movement;&nbsp;learning outcomes underhand pass</p> <p>&nbsp;</p> 2021-08-10T09:05:09+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-jasmani/article/view/42630 MINAT SISWI SMA KEMALA BAYANGKARI 1 SURABAYA DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA 2021-08-10T09:27:50+00:00 Marselina Binat Marselina.17060464185@mhs.unesa.ac.id Dwi Cahyo Kartiko dwicahyokartiko@unesa.ac.id <p>Abstrak</p> <p>Permainan sepak bola dinilai sebagai permainan yang keras dan kasar sehingga dianggap maskulin untuk dimainkan perempuan. Pada penelitian kali ini, peneliti menganalisis minat permainan sepak bola putri di SMA Negeri 1 Kemala Bayangkara Surabaya. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif yang bersifat non-eksperimen, dimana penelitian ini berfokus untuk mencari data tanpa adanya <em>treatment </em>pada kelompok populasi yang diteliti cukup dengan mengambil dari data tersebut. Sementara untuk teknik pengumpulan datanya berupa kuesioner dan instrumen penelitiannya berwujud angket yang telah direkapitulasi dalam bentuk untuk memudahkan peneliti menganalisis data yang telah terkumpul untuk diberi pertanyaan dengan cara mengajukan pertanyaan berjumlah 28 yang bertujuan untuk mengetahui minat siswa perempuan terhadap permainan sepak bila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswi SMA 1 Kemala Bayangkari Surabaya hanya sedikit yang memiliki minat terhadap permainan sepak bola dan mayoritas tidak menyukai permainan sepak bola. Alasan siswi di SMA 1 Kemala Bayangkari tidak memiliki minat terhadap permainan sepak bola diantaranya adalah faktor fisik dan motivasi dari gurunya. Ilmu yang diberikan oleh guru olahraga dari SMA 1 Kemala Bayangkari Surabaya kurang memotivasi siswa perempuan yang ada di sekolah tersebut untuk bermain sepak bola. Karena pada dasarnya, minat dari seseorang harus timbul dari dirinya sendiri tanpa adanya paksaan dari pihak manapun. Maka dari itu, guru olahraga perlu melakukan tindakan untuk meningkatkan minat dari siswa perempuan dalam bermain sepak bola.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: sepak bola; putri; minat</p> <p><strong>Abstract</strong></p> <p>The game of football is judged to be a tough game and it is considered a rough game for men to play for women. In this study, researchers analyzed the interest in women's soccer games at SMA Negeri 1 Kemala Bayangkara Surabaya. This study uses a quantitative descriptive which is non-experimental, where this study focuses on finding data without any treatment in the population group by taking from the data. There were 35 female students who were used as samples to be asked questions by asking 28 questions which aimed to find out students' interest in the game if. The results showed that the students of SMA 1 Kemala Bayangkari Surabaya had little interest in the game of football and did not like the game of football. The reasons students at SMA 1 Kemala Bayangkari do not have an interest in soccer games include physical factors and the motivation of the teacher. The knowledge provided by the sports teacher from SMA 1 Kemala Bayangkari Surabaya did not motivate students at the school to play soccer. Because basically, the interest of a person must arise from himself without any coercion from any party. Therefore, sports teachers need to take action to increase the interest of female students in playing soccer.</p> <p><strong>Keywords:</strong> soccer; girl; interest</p> <p>&nbsp;</p> 2021-08-10T09:27:50+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-jasmani/article/view/42634 IDENTIFIKASI PEMBELAJARAN PJOK SELAMA PANDEMI COVID-19 DI SMP KECAMATAN BANCAR 2021-08-12T04:49:01+00:00 Indra Stefani Indra.17060464081@mhs.unesa.ac.id Sudarso Sudarso sudarso@unesa.ac.id <p>Abstrak</p> <p>Pada pandemi Covid-19 semua kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring atau jarak jauh, hal ini menjadi tantangan bagi guru Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan (PJOK) dalam melaksanakan proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pembelajaran PJOK selama pandemi Covid-19 di SMP Kecamatan Bancar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survey. Populasi pada penelitian ini adalah guru PJOK SMP di Kecamatan Bancar sejumlah 13 guru. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 13 guru dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket menggunakan google form dengan skala likert yang dibagikan secara langsung kepada responden. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu persentase yang disajikan dalam diagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh guru tetap melakukan pembelajaran selama pandemi Covid-19 dengan menggunakan metode daring, guru dalam memberikan materi sesuai dengan RPP, guru menggunakan aplikasi google classroom sebagai media pembelajaran, hasil penelitian menyatakan bahwa peserta didik antusias dalam mengikuti pembelajaran daring, guru bekerja sama dengan orang tua peserta didik untuk keberlangsungan pembelajaran daring, sebagian guru membuat RPP ketika pelaksanaan pembelajaran, guru dalam proses penilaian berdasarkan kesesuaian pengumpulan tugas dan ujian serta guru mengatakan bahwa penilaian terhadap peserta didik kurang efektif. Simpulan pada penelitian ini guru menyatakan bahwa terbatasnya jaringan internet menjadi kendala utama ketika melaksanakan pembelajaran selama pandemi Covid-19. Pembelajaran PJOK selama pandemi Covid-19 di Kecamatan Bancar tetap berlangsung walaupun ada berbagai kendala yang sering dialami oleh guru PJOK.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>pandemi covid-19; pembelajaran PJOK; kendala pembelajaran</p> <p><strong>Abstract</strong></p> <p>In the Covid-19 pandemic, all teaching and learning activities are carried out online or remotely, this is a challenge for Physical Education Sport and Health (PJOK) teachers in carrying out the learning process. The purpose of this study was to identify PJOK learning during the Covid-19 pandemic in junior high schools in Bancar Sub-District. This research uses quantitative descriptive research with survey method. The population in this study were PJOK junior high school teachers in Bancar Sub-District with a total of 13 teachers. The number of samples used as many as 13 teachers using saturated sampling technique. The data collection technique used was in the form of a questionnaire using a google form with a Likert scale which was distributed directly to the respondents. Analysis of the data used in this study is the percentage presented in the diagram. The results showed that all teachers continued to learn during the Covid-19 pandemic by using online methods, teachers in providing material according to lesson plans, teachers using the google classroom application as a learning medium, the results of the study stated that students were enthusiastic in participating in online learning, teachers worked the same as parents of students for the continuity of online learning, some teachers make lesson plans during the implementation of learning, teachers in the assessment process based on the suitability of collecting assignments and exams and teachers say that the assessment of students is less effective. The conclusion in this study the teacher stated that the limited internet network was the main obstacle when carrying out learning during the Covid-19 pandemic. PJOK learning during the Covid-19 pandemic in Bancar Sub-District continues even though there are various obstacles that are often experienced by PJOK teachers. *menyasuaikan asbtrak Bhs Ind</p> <p><strong>Keywords:</strong> pandemic covid-19; physical education sport and health learning; learning barriers</p> <p>&nbsp;</p> 2021-08-12T04:49:01+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-jasmani/article/view/42648 EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PJOK MELALUI DARING 2021-08-12T12:13:03+00:00 Moh. Ikhwan Nur Rizki moh.17060464034@mhs.unesa.ac.id Hari Wisnu hariwisnu@unesa.ac.id <p>Abstrak</p> <p>Pendidikan di Indonesia mengalami perubahan sistem dari tatap muka menjadi daring akibat munculnya virus COVID-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) melalui daring yang dilaksanakan di SMPN 1 Tulangan Sidoarjo tahun ajaran 2020/2021 selama pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan jenis pendekatan penelitian menggunakan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teknik <em>random</em> <em>sampling</em> dengan mengubah instrumen angket pembelajaran daring yang sudah diuji reliabilitas dan validalitasnya dengan nilai reliabilitas 0,916 dan nilai validalitas 0,634-0,848. Angket dalam penelitian ini adalah <em>google form</em> yang kemudian disebar melalui sosial media (<em>online</em>). Populasi dari penelitian ini sebanyak 100 siswa dengan hasil sampel yang berjumlah 80 siswa dari kelas VIII sebanyak 4 kelas, pembelajaran PJOK melalui daring ini dinilai efektif. Hampir rata-rata siswa semua menjawab efektif dalam setiap aspek yang ada dalam instrument penelitian. Walaupun masih ada kendala metode pembelajaran yang diberikan guru kepada siswa dalam suasana pembelajaran. Peran pendidik sangat penting dalam menentukan kesuksesan siswa, salah satunya dengan adanya upaya dari tenaga pendidik untuk membuat suasana pembelajaran yang begitu menarik dikarenakan pembelajaran kali ini bersifat daring. Kesimpulan pada penelitian ini adalah efektivitas pembelajaran PJOK melalui daring di SMPN 1 Tulangan Sidoarjo dapat dikatakan dalam kategori efektif.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>covid-19; pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan; daring</p> <p><strong>Abstract</strong></p> <p>Education in Indonesia has undergone a system change from face-to-face to online due to the emergence of the COVID-19 virus. The purpose of this study was to determine the effectiveness of online Sports and Health Physical Education (PJOK) learning which was carried out at SMPN 1 Tulangan Sidoarjo for the 2020/2021 academic year during the COVID-19 pandemic. This research is a descriptive research and the type of research approach uses quantitative. This study uses a random sampling technique by changing the online learning questionnaire instrument that has been tested for reliability and validity with a reliability value of 0.916 and a validity value of 0.634-0.848. The questionnaire in this research is a google form which was then distributed via social media (online). The population of this study was 100 students with a sample of 80 students from class VIII as many as 4 classes, learning PJOK through online was considered effective. Almost on average all students answered effectively in every aspect of the research instrument. Although there are still obstacles in the learning methods provided by the teacher to students in a learning atmosphere. The role of educators is very important in determining student success, one of which is the efforts of educators to create a learning atmosphere that is so interesting because learning this time is online. The conclusion in this study is that the effectiveness of learning PJOK through online at SMPN 1 Tulangan Sidoarjo is said to be in the effective category.</p> <p><strong>Keywords:</strong> covid-19; physical education sport and health; online</p> <p>&nbsp;</p> 2021-08-12T12:13:03+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-jasmani/article/view/42704 SURVEI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA SAAT PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN (PJOK) DI SMP DARUTTAQWA GRESIK 2021-08-19T07:35:36+00:00 Ahmad Muzakki ahmadmuzakki1@mhs.unesa.ac.id Dony Andrijanto donyandrijanto@unesa.ac.id <p>Abstrak</p> <p>Olahraga merupakan hal yang sangat fundamental bagi keberlangsungan kehidupan manusia khususnya pada kehidupan modern seperti saat ini. Dengan berolahraga seseorang dapat menjaga salah satu komponen penting dalam diri seseorang tersebut yaitu kebugaran jasmani, siswa diharuskan menjaga kebugaran dengan teratur berolahraga. &nbsp;Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisa dan memahami tingkat kebugaran jasmani peserta didik saat pelajaran jasmani olahraga kesehatan (PJOK) di SMP Daruttaqwa Gresik. Sasaran peneliti adalah siswa kelas VII SMP Daruttaqwa, yang berjumlah 45 siswa dari jumlah populasi siswa di SMP Daruttaqwa Gresik sebanyak 142 siswa. Metode yang digunakan peneliti adalah deskriptif kuantitatif, dan proses pengambilan datanya menggunakan MFT<em> (Multistage Fitnes Test). </em>Pengambilan sampel menggunakan&nbsp; <em>cluster random sampling </em>yang mana sampel diambil secara acak dengan melakukan pengundian dari wakil kelas VII,VIII, dan IX, sehingga terpilih kelas VII. Dari hasil penelitian didapatkan data tingkat kategori kebugaran jasmani dari peserta didik kelas VII yang berjumlah 45 siswa, menunjukkan bahwa peserta yang masuk dalam kategori sangat kurang berjumlah 42 siswa dengan nilai rata-rata tingkat kebugaran ≤25, sedangkan yang masuk dalam kategori kurang berjumlah 3 siswa dengan nilai kebugaran ≤ 27, pada siswa kelas VII di SMP Daruttaqwa gresik. Dapat disimpulkan bahwa rata-rata tingkat kebugaran siswa kelas VII di SMP Daruttaqwa gresik tergolong rendah, hal tersebut diklasifikasikan berdasarkan tabel klasifikasi bleep test yang&nbsp; mana nilai ideal tingkat kebugaran siswa dikatakan baik apabila nilainya 35≥42 untuk kelas VII.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>pendidikan olahraga; kebugaran jasmani; multistage fitnes test</p> <p><strong>Abstract</strong></p> <p>Sport is very fundamental for the sustainability of human life, especially in modern life as it is today. By exercising a person can maintain one of the important components in a person, namely physical fitness, students are required to maintain fitness by regularly exercising. This study aims to analyze and understand the level of physical fitness of students during physical health lessons (PJOK) at SMP Daruttaqwa Gresik. The research target was the seventh grade students of Daruttaqwa Middle School, which amounted to 45 students from the total student population at Daruttaqwa Junior High School Gresik as many as 142 students. The method used by the researcher is descriptive quantitative, and the data collection process uses MFT (Multistage Fitness Test). Sampling used cluster random sampling where samples were taken randomly by drawing lots from representatives of class VII, VIII, and IX, so that class VII was chosen. From the results of the study obtained data on the level of physical fitness categories from class VII students, totaling 45 students, indicating that participants who fall into the very poor category are 42 students with an average fitness level of 25, while those who fall into the poor category are 3 students. with a fitness score of 27, for seventh grade students at SMP Daruttaqwa Gresik. It can be concluded that the average fitness level of class VII students at SMP Daruttaqwa Gresik is low, it is classified based on the bleep test classification table where the ideal value of the student's fitness level is said to be good if the value is 35≥42 for class VII.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Keywords:</strong> sport science; physical fitness; multistage fitnes test</p> <p>&nbsp;</p> 2021-08-19T07:35:36+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-jasmani/article/view/42705 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK 2021-08-19T07:53:06+00:00 Emi Novita Sari emisari16060464103@mhs.unesa.ac.id Heryanto Nur Muhammad heryantomuhammad@unesa.ac.id <p>Abstrak &nbsp;</p> <p>Pembelajaran disebut berhasil ketika interaksi antara guru dengan siswa dapat berjalan dengan baik serta sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran. Melalui model pembelajaran <em>discovery learning</em> yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa, siswa dituntut dapat memahami materi secara mendalam, lebih aktif, mandiri serta dapat berpikir kritis dalam memecahkan suatu masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model <em>discovery learning</em> terhadap hasil belajar lompat jauh gaya jongkok dengan menggunakan metode literatur review, data yang diperoleh berupa data sekunder yang didapatkan dari penelitian-penelitian terdahulu yang sudah melakukan survei. Cara mendapatakan jurnal yang akan direview dengan menggunakan 2 kata kunci yaitu model <em>discovery learning</em> serta lompat jauh gaya jongkok. Jumlah jurnal yang review sebanyak 5 jurnal internasional, 4 jurnal Science and Technology Index (SINTA) dan 6 jurnal nasional. Hasil dari penelitian ini yaitu model <em>discovery learning</em> dapat menuntut siswa berpikir kritis, membuat siswa menjadi aktif untuk memecahkan masalah secara mandiri, dengan tahapan-tahapan mengamati, mengidentifikasi masalah, mengumpulkan data dari berbagai sumber, memverifikasi data dengan teman kelompok, dan menarik kesimpulan. Dalam melakukan lompat jauh gaya jongkok perlu memperhatikan tahapan-tahapan seperti awalan, tolakan, melayang di udara, dan pendaratan, supaya gerakan yang dilakukan dapat sempurna. Kesimpulan: (1) Dapat meningkatkan keaktifan proses belajar siswa. (2) Efisiensi belajar siswa. (3) Kemampuan berpikir analisis. (4) Model pembelajaran <em>discovery learning</em> dapat meningkatkan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>model <em>discovery learning</em>; lompat jauh; gaya jongkok</p> <p><strong>Abstract</strong></p> <p>Learning is considered successful when the interaction between teachers and students runs smoothly and in accordanceewith theelearning implementationnplan. Studentssare expecteddto be able toounderstanddthe material in depth, to be more active, independent, and to think critically when solving a problem utilizing discovery learning models that are based on their needs. Theepurposeeof this studyyis to determineethe effecttof the discoveryylearning modellon the learning outcomessof the squat style long jump using the literature review method, with data obtained in the form of secondary data obtained from previous studies that conducted surveys. How to get a journal to be reviewed by using 2 keywords, namely the the discovery learning model and the long jump squat style. The number of journals reviewed is 5 international journals, 4 Science and Technology Index (SINTA) journals and 6 national journals. Accordinggto theeresults of thissstudy, discovery-learning models can require students to think critically, make students active in solving problems independently, with stages such as observing, identifying problems, collecting data from various sources, verifying data with group friends, and drawing conclusions. It is necessary to pay attention to the stages of the squat style long jump, such as prefix, repulsion, hovering in the air, and landing, in order for the movements performed to be perfect. The conclusions are as follows: (1) it has the potential to increase the activeness of the student learning process; (2) the efficiency of student learning; (3) analytical thinking ability; (4) the discovery learning model can improve the long jump learning outcomes of the squat style. *sesuaikan dengan abstrak bahasa Ind</p> <p><strong>Keywords:</strong> discovery learning model; long jump; squat style</p> 2021-08-19T07:53:06+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-jasmani/article/view/42707 NILAI-NILAI KARAKTER DALAM PERMAINAN KIPPER’S PADA PENDIDIKAN PJOK PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 KEBOMAS GRESIK 2021-08-19T08:09:04+00:00 Mohammad Andrega Sahrama m.sahrama@mhs.unesa.ac.id Sasminta Christina Yuli Hartati sasmintahartati@unesa.ac.id <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Permainan <em>kipper’s </em>merupakan bentuk permainan bola kecil dengan teknik dasar memukul, melempar, dan menangkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada nilai-nilai karakter permainan <em>kipper’s </em>pada Pendidikan PJOK siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kebomas Kabupaten Gresik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, menggunakan rancangan pengamatan berulang <em>repeated treatment design</em>. <em>Treatment</em> dilakukan sebanyak 2 kali dalam 4 kali pertemuan Pendidikan PJOK dengan memberikan permainan <em>kipper’s</em>. Pada Pertemuan ke I dilaksanakan <em>pre-test</em>, Pertemuan ke II dan ke III dilaksanakan <em>treatment </em>Pendidikan PJOK dengan permainan <em>kipper’s</em> berupa gerak dasar permainan <em>kipper’s </em>yaitu lempar tangkap bola (<em>throwing-catching</em>), dan memukul bola (<em>batting</em>), Pertemuan ke IV dilaksanakan Pendidikan PJOK dengan permainan <em>kipper’s </em>yaitu pertandingan (<em>playgame</em>) serta melaksanakan <em>post-test</em>. Teknik dalam penelitian ini menggunakan cara observasi. Diperlukan metode analisis data statistik berupa persentase dikarenakan data yang di kumpulkan merupakan data kuantitatif, yaitu efektivitas penerapan permainan <em>kipper’s </em>untuk mengetahui nilai-nilai karakter siswa dalam Pendidikan. Subjek penelitan ini adalah siswa SMP 2 Kebomas. Sampel yang diambil sebanyak 32 siswa. Hasil observasi dapat disimpulkan jawaban sesuai rumusan masalah, yaitu ada nilai-nilai karaktersiswa kelas VIII–I SMP Negeri 2 Kebomas Gresik dari permainan <em>kipper’s </em>berupa membantu teman agar bermain baik yang dibuktikan dengan nilai persentase yang mengalami peningkatan dari pertemuan 1, 2, 3, dan 4 dengan jumlah persentase&nbsp; 46,88% dipertemuan 1 dan 71,88% dipertemuanke 4. Kesimpulan dari penelitian ini ada pengaruh terhadap nilai-nilai karakter pada Pendidikan PJOK siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kebomas Kabupaten Gresik pada nilai moral peduli dengan indikator membantu teman agar&nbsp;bermain&nbsp;baik.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong><strong>:</strong> karakter; permainan; <em>kipper’s</em></p> <p><strong>Abstract</strong></p> <p>Kipper's game is a small ball game with basic techniques hitting, throwing and catching. This study aims to determine whether there are kipper game character values in the learning of PJOK for eighth grade students of SMP Negeri 2 Kebomas, Gresik Regency. This research is an experimental study, using an iterative observation design. The Treatment was carried out 2 times in 4 PJOK learning meetings by providing kipper's games. At the first meeting a pre-test was carried out, The second and third meetings were carried out with the PJOK learning treatment with the basic movements of the kipper's game, namely throwing-catching, and hitting the ball (batting). The fourth meeting was carried out by learning PJOK with kipper's game, namely match (playgame) and carry out the post-test. The technique in this research is using observation. Percentage statistical data analysis method is needed because the data collected is quantitative. The subjects of this research were students of SMP 2 Kebomas, samples taken as many as 32 students. Based on the results of the observations it can be concluded that the answer is in accordance with the formulation of the problem, namely there are character values of students of class VIII-I SMP Negeri 2 Kebomas Gresik from the kipper's game, which is helping friends to play well it is evidenced by the percentage value that has increased from meetings 1, 2, 3, and 4 with a total percentage of&nbsp; 46.88%&nbsp; at the 1st meeting and 71.88%&nbsp; a tthe 4th meeting. The conclusion of this study shows that there is an influence on character values in learning PJOK class VIII SMP Negeri 2 Kebomas Gresik Regency on the moral value of caring with indicators of helping friends to play well.</p> <p><strong>Keyword: </strong>characters; games; kipper’s</p> <p>&nbsp;</p> 2021-08-19T08:09:04+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-jasmani/article/view/42740 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING BOLA BASKET 2021-08-24T16:27:22+00:00 David Prasetyo davidprasetyo@mhs.unesa.ac.id Bambang Ferianto Tjahyo Kuntjoro bambangkuntjoro@unesa.ac.id <p>Abstrak</p> <p>Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe <em>team games tournament</em> terhadap hasil belajar <em>passing</em> bola basket. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan <em>non-randomized control group pre-test post-test design</em>. &nbsp;Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Karangbinangun Lamongan berjumlah 54 siswa yang terdistribusi ke dalam dua kelas yaitu kelas XI IPS 1 dan kelas XI IPS 3. Pengundian kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dilakukan dengan cara <em>cluster random sampling</em>. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes essay dan observasi. Analisis data menggunakan Uji-t secara manual dengan menggunakan Microsoft excel. Pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata 9,14 dengan standart deviasi 1,36. Sedangkan pada kelompok kontrol memiliki nilai yang berdbeda yaitu memperoleh nilai rata-rata 8,53 dengan standart deviasi 1,14. Melalui hasil analisis Uji t menunjukkan bahwa t-hitung = -1,607 dengan taraf signifikansi adalah &lt;0.05. Dengan demikian maka, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar yang signifikan dari model pembelajaran kooperatif tipe <em>team games tournament</em> yang diterapkan terhadap hasil belajar <em>passing </em>bola basket. Dengan nilai hasil belajar yang meningkat sebesar 53,44% terhadap hasil belajar teknik dasar <em>passing</em> bola basket (<em>chest pass, bounce pass, overhead pass</em>) pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Karangbinangun Lamongan.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>kooperatif TGT; hasil belajar; <em>passing</em> bola basket</p> <p><strong>Abstract</strong></p> <p>This research was conducted to determine the effect of the cooperative learning model type team games tournament on the learning outcomes of basketball passing. This study is a quasi-experimental study using a non-randomized control group pre-test post-test design. The subjects in this study were students of class XI SMA Negeri 1 Karangbinangun Lamongan totaling 54 students who were distributed into two classes, namely class XI IPS 1 and class XI IPS 3. The draw for the experimental group and the control group was done by cluster random sampling. Learning outcomes data were collected through essay tests and observations. Data analysis using t-test manually using Microsoft excel. In the experimental group, the average value was 9.14 with a standard deviation of 1.36. While the control group has a different value, namely obtaining an average value of 8.53 with a standard deviation of 1.14. Through the results of the t-test analysis shows that t-count = -1.607 with a significance level of &lt;0.05. Thus, it can be concluded that there is a significant effect of learning outcomes from the team games tournament type cooperative learning model that is applied to basketball passing learning outcomes. With the value of learning outcomes which increased by 53.44% to the learning outcomes of basic basketball passing techniques (chest pass, bounce pass, overhead pass) in class XI students of SMA Negeri 1 Karangbinangun Lamongan.</p> <p>&nbsp;<strong>Keywords:</strong> TGT cooperative; learning outcomes; basketball passing</p> 2021-08-24T16:27:22+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-jasmani/article/view/42853 PROFIL KONDISI FISIK ATLET JUDO JAWA TIMUR SEBELUM DAN SELAMA NEW NORMAL 2021-09-08T12:26:53+00:00 Hevrilia Windawati hevriliawindawati@mhs.unesa.ac.id Hari Wisnu hariwisnu@unesa.ac.id <p><strong>Abstrak</strong></p> <p><em>Covid-19</em> hampir membuat masyarakat takut untuk berinteraksi, tidak terkecuali dengan kegiatan berolahraga. Pada masa sekarang yang telah &nbsp;memasuki masa Adaptasi Kebiasaan Baru (ABK) atau <em>New Normal,</em> Protokol olahraga pun diperketat membatasi ruang lingkup olahragawan. Sehingga tidak dapat melakukan latihan secara maksimal dan berdampak pada performanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan performa sebelum dan selama <em>New</em> <em>Normal</em>, apakah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap atlet-atlet dari cabang olahraga Judo. Penelitian ini menggunakan metode <em>survey.</em> Subyek Penelitian adalah atlet Puslatda Jawa Timur dengan jumlah &nbsp;keseluruhan 7 atlet yang terdiri dari 3 atlet putra dan 4 atlet putri. Penelitian menggunakan pengumpulan data observasi non pertisipan dengan instrumen tes dan pengukuran dari bagian <em>Sport</em> <em>Science </em>KONI Jawa Timur. Pada bulan februari dan Desember 2020 atlet Puslatda melakukan tes fisik dan didapatkan analisa terkait faktor &nbsp;psikologis seperti kepribadian, motivasi, dan percaya diri, merupakan faktor- faktor yang penting yang perlu diperhatikan oleh pelatih. Hasil dari perbandingan tes fisik sebelum dan selama diterapkannya <em>new normal</em> diketahui nilai sig. sebesar 0,215 &gt; 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan sebelum dan selama new normal terhadap performa atlet puslatda judo Jawa Timur dikarenakan nilai sig. &gt; 0,05. Dengan mengumpulkan data atlet non partisipan disimpulkan bahwa performa olahraga dipengaruhi banyak faktor, diantara lain faktor latihan, nutrisi, dan faktor mental.</p> <p><strong>Kata Kunci : </strong><em>covid-19; &nbsp;</em>kegiatan berolahraga; <em>new normal</em></p> <p><strong>Abstract</strong></p> <p>Covid-19 makes the whole community almost reliable, including in sports activities. At present which has entered the period of (IMR) New Habit Adaptation or New Normal, &nbsp;a sport protocol has been tightened, restricts the athletes scope so that they can not do the maximal exercise that influences their performance. The purpose of this study was to comparison performance before and during new normal whether it has a significant effectt on athletes from the sport of judo. This research uses survey method. Subjects were athletes of Puslatda Judo East Java with a total of 7 athletes consisting of 3 male athletes and 4 female athletes. The study used non-participant observation data, collection with test and measurement instrument from the Sport Science selection of KONI East Java. In February and December 2020 the athletes of the East Java Central Java conducted physical tests and obtained an analysis of psychological factors such as personality, motivation and self-confidence which are important factors that need to be considered by the coach. The results of the comparison of physical test before the pandemic and after the implemetation of the new normal are known to be Sig. Of 0.215 &gt; 0.05, so it can be concluded that there is no relationship before and during the new normal on the performance of the East Java Puslatda Judo athletes because the significance value is &gt; 0.05. By collecting data on non-partisipant athletes, it was concluded that sports performance is influenced by many factors, including exercise, nutrion, and mental factors.</p> <p><strong>Keyword: </strong>covid-19; &nbsp;sport activities; &nbsp;new normal</p> 2021-09-08T12:26:53+00:00 ##submission.copyrightStatement##