Jurnal Pendidikan Khusus https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus <p>Jurnal Pendidikan Khusus beroperasi sejak tahun 2012 yang mewadahi artikel karya skripsi mahasiswa Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya. Sesuai dengan perkembangan Jurnal Online dan kebutuhan publikasi ilmiah, Jurnal ini menerima artikel&nbsp;civitas akademika seluruh perguruan tinggi.</p> <h3>Scope Jurnal</h3> <p>Jurnal ini menampung berbagai issue terkait Pendidikan Khusus, antara lain:</p> <ol> <li class="show">Hambatan Penglihatan</li> <li class="show">Hambatan Pendengaran</li> <li class="show">Hambatan Intelektual</li> <li class="show">Hambatan Fisik</li> <li class="show">Spektrum Autis</li> <li class="show">Kesulitan Belajar</li> <li class="show">Disabilitas Majemuk</li> <li class="show">Kebijakan Pendidikan Khusus</li> </ol> Jurusan Pendidikan Luar Biasa en-US Jurnal Pendidikan Khusus PENGARUH METODE MATERNAL REFLEKTIF TERHADAP KETERAMPILAN BERBAHASA PESERTA DIDIK TUNARUNGU https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/58116 <p>Keterampilan berbahasa pada peserta didik, khususnya menyimak dan berbicara memiliki manfaat untuk mendapatkan dan memahami informasi, melancarkan berbicara, serta memperoleh pengetahuan. Peserta didik tunarungu mengalami permasalahan pada keterampilan berbahasa, sehingga memerlukan upaya yang dapat meningkatkan keterampilan berbahasa kepada peserta didik tunarungu, salah satunya menggunakan Metode Maternal Reflektif (MMR). Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh MMR terhadap hasil keterampilan berbahasa peserta didik tunarungu kelas II SD di SLBN Gedangan. Subjek penelitian ini berjumlah enam peserta didik tunarungu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis pra-eksperimen tipe one group pre-test post-test design. Teknik pengumpulan data menggunakan tes lisan. Teknik analisis data menggunakan statistik nonparametris perhitungan rumus Wilcoxon Match Pairs Test bantuan SPSS V.25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perolehan Asymp. Sig. (2-tailed) 0.028&lt;0.05, dapat dikatakan bahwa MMR berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berbahasa peserta didik tunarungu. Implikasi hasil penelitian ini, MMR dapat meningkatkan keterampilan berbahasa peserta didik tunarungu, sehingga dapat digunakan sebagai salah satu metode pembelajaran keterampilan berbahasa, meningkatkan kemampuan pemahaman bahasa lisan, dan memperlancar kemampuan berbicara peserta didik tunarungu. Kata Kunci: keterampilan berbahasa, tunarungu, MMR.</p> Hillary Nur Pratiwi Wiwik Widajati ##submission.copyrightStatement## 2024-01-02 2024-01-02 19 01 PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TUTORIAL KETERAMPILAN TATA RIAS WAJAH PENGANTIN ADAT BALI BAGI SISWA TUNARUNGU https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/58117 <div class="page" title="Page 1"> <p>Keterampilan tata rias pada siswa tunarungu bermanfaat untuk meningkatkan kemandirian,meningkatan kemampuan visual, dan motorik halus. Siswa tunarungu memerlukan media visual agar dapat mengembangkan keterampilan vokasional tata rias. Salah satunya memberikan video tutorial keterampilan tata rias wajah pengantin adat bali. Tujuan penelitian ini untuk menciptakan mediapembelajaran berupa video tutorial keterampilan tata rias wajah pengantin adat bali. Jenis penelitian iniberupa Research and Development (R&amp;D) dengan model ADDIE yang dimodifikasi menjadi 3 tahapan meliputi analysis, design, dan development. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptifdengan menghitung mean pada penilaian ahli media, ahli materi, dan para praktisi. Berdasarkan penilaian ahli media mendapatkan skor 82%, penilaian ahli materi mendapat skor 80%, dan ahlipraktisi mendapat skor 80%, sehingga dapat disimpulkan bahwa media video tutorial tersebut layak digunakan. Implikasi penelitian ini bahwa video tutorial tersebut dapat digunakan kepada siswatunarungu untuk meningkatkan keterampilan vokasional tata rias wajah pengantin adat bali. Selain itudapat memudahkan siswa tunarungu memahami materi mengenai keterampilan tata rias, meningkatkan kemampuan motorik halus, dan sebagai bekal menghadapi dunia kerja sesudah lulus sekolah.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Kata kunci: video tutorial tata rias, tunarungu .</p> <div class="layoutArea">&nbsp;</div> <div class="layoutArea">&nbsp;</div> </div> Ni Luh Yulia Dewi Pamuji Pamuji ##submission.copyrightStatement## 2024-01-02 2024-01-02 19 01 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG BERBASIS APLIKASI VOICE NOTEBOOK TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA SISWA TUNARUNGU DI SMALB B KARYA MULIA SURABAYA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/58196 <p>Pembelajaran IPA bermanfaat dalam memfokuskan diri pada pembelajaran mengenai diri sendiri, alam sekitar dan gejalanya. Sedangkan hasil belajar digunakan untuk mengukur sejauh mana pemahaman yang dimiliki. Dampak ketunarunguan menyebabkan pemahaman materi kurang dikuasai karena keterbatasan kosakata sehingga hasil belajar kurang optimal. Disisi lain, anak tunarungu memiliki karakteristik yaitu kecenderungan pada kemampuan visualnya. Sehingga perlu adanya media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa, yaitu Aplikasi Voice Notebook. Aplikasi Voice Notebook mampu mengubah informasi suara menjadi bentuk visual yaitu teks. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran langsung berbasis aplikasi Voice Notebook terhadap peningkatan hasil belajar siswa tunarungu. Subjek dalam penelitian ini berjumlah tujuh orang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pre eksperimen dengan teknik pengumpulan data berupa tes tulis. Data penelitian dianalisis menggunakan hasil uji Wilcoxon dan diperoleh nilai 0,017. Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran langsung berbasis aplikasi Voice Notebook berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar siswa tunarungu di SMALB B Karya Mulia Surabaya. Implikasi hasil penelitian ini yaitu meningkatkan rasa kemandirian, tanggung jawab, mengembangkan pengetahuan prosedural, dan memanfaatkan media Voice Notebook untuk menterjemahkan suara menjadi bentuk visual, demikian juga bagi siswa tunarungu dalam memanfaatkan media Voice Notebook guna meningkatkan hasil belajar IPA.</p> <p>Kata Kunci: Hasil belajar, IPA, Tunarungu, Voice Notebook</p> Nabilah Widyadhari Wagino Wagino ##submission.copyrightStatement## 2024-01-05 2024-01-05 19 01 MOBILE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PERBENDAHARAAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS ANAK TUNARUNGU https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/58267 <p>Kosakata bermanfaat bagi anak berkebutuhan khusus yaitu bagian yang sangat penting dari belajar sebuah bahasa. Semakin banyak kata yang diketahui, semakin besar kemampuan dalam memahami apa yang didengar, dibaca dan semakin tinggi pula kemampuan untuk dapat mengatakan apa yang ingin dikatakan atau ditulis. Anak tunarungu mengalami kesulitan dalam keterampilan berbahasa. Mengatasi hambatan tersebut, terlebih dahulu diberikan keterampilan berbahasa yaitu kosakata, khususnya kosakata bahasa indonesia kemudian anak diberikan keterampilan kosakata bahasa inggris. Di dalam mengajarkan kosakata bahasa inggris diperlukan media visualisasi yang disesuaikan dengan kondisi anak. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis berbagai study literature ilmiah yang berkaitan dengan penggunaan mobile learning untuk meningkatkan perbendaharaan kosakata bahasa inggris anak tunarungu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literatur review dengan pencarian literature di Google Scholar, ScienceDirect, Mendeley, dan Scopus Preview dengan kriteria artikel atau literature yang terkait dengan topik pembahasan yang menghasilkan lima belas artikel. Hasil dari menganalisis artikel ini menunjukkan bahwa penggunaan mobile learning dapat digunakan untuk meningkatkan perbendaharaan kosakata bahasa inggris anak tunarungu, menambah motivasi belajar, meningkatkan pemrosesan visual anak tunarungu. Implikasi penelitian literature review yaitu penggunaan mobile dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perbendaharaan kosakata bahasa inggris anak tunarungu, serta dapat membuka peluang untuk integrasi social yang lebih baik dan meningkatkan keterampilan kosakata anak tunarungu sehingga anak mudah menangkap kosakata bahasa inggris, menumbuhkan minat belajar, tidak cepat bosan pada saat pembelajaran berlangsung dan anak bisa belajar mandiri jika sudah faham dengan mobile learning.</p> <p>Kata Kunci: mobile learning, kosa kata, tunarungu</p> Khusnul Khotimah Pamuji Pamuji ##submission.copyrightStatement## 2024-01-09 2024-01-09 19 01 PENGEMBANGAN AUDIO FLIPBOOK MATERI PUBERTAS PADA MATA PELAJARAN IPA BAGI REMAJA PUTRI TUNANETRA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/58358 <p>Pembelajaran IPA materi pubertas memiliki manfaat agar peserta didik memiliki bekal dalam menghadapi masa pubertas, serta mengatasi perubahan-perubahan baik secara fisik dan psikis. Remaja putri tunanetra memiliki hambatan dalam menerima informasi secara visual, sehingga memerlukan media pembelajaran yang memudahkannya. Audio flipbook menjadi media pembelajaran bagi remaja putri tunanetra dalam mempelajari materi tentang pubertas. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan audio flipbook materi pubertas matapelajaran IPA bagi remaja putri tunanetra Fase D SMPLB A YPAB Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian R&amp;D (Research and Development) dengan model pengembangan 4D oleh Thiagarajan yang disederhanakan menjadi 3D dengan tahapan define (pendefinisian), design (perancangan), dan development (pengembangan). Teknik analisis yang digunakan adalah uji kelayakan dari para ahli validator dan uji kepraktisan dari praktisi pada produk yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan audio flipbook materi pubertas, berdasarkan penilaian: 1) Ahli materi dengan presentase 90,625% dengan kriteria "sangat layak", 2) Ahli media dengan presentase 80,35% termasuk dalam kriteria " layak", 3) Ahli bahasa dengan presentase 95% yang termasuk dalam kriteria "sangat layak", 4) Praktisi dengan resentase 98,34% yang termasuk dalam kriteria "sangat layak". Implikasi audio flipbook dapat digunakan oleh pendidik dalam menyampaikan materi pubertas, meningkatkan pemanfaatan dan penggunaan teknologi bagi tunanetra, selain itu audio flipbook tidak hanya dapat digunakan oleh remaja putri tunanetra, akan tetapi juga pada remaja putri tipikal maupun remaja putri dengan hambatan lainnya.</p> <p>Kata kunci : Audio Flipbook, Materi Pubertas, Tunanetra</p> Nisrina Nur Aisy murtadlo murtadlo ##submission.copyrightStatement## 2024-01-15 2024-01-15 19 01 PENGEMBANGAN GAME MAZE TO FIND THE TRUTH BERBASIS ANDROID SEBAGAI STIMULUS KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK CEREBRAL PALSY https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/58603 <div class="page" title="Page 2"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Kemampuan motorik halus bermanfaat untuk mengembangkan keterampilan gerak tangan anak, mengembangkan koordinasi kecepatan gerakan tangan dengan mata, konsentrasi serta kontrol emosi. Salah satu media yang dapat digunakan sebagai stimulus kemampuan motorik halus adalah game edukatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan game maze to find the truth berbasis android yang digunakan anak cerebral palsy dalam stimulasi perkembangan motorik halusnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (Analys, Design, Development, Implementasion, Evaluation), penelitian dilakukan sampai pada tahap development, pengumpulan data menggunakan angket dan menguji seluruh angket instrumen menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game maze to find the truth layak, berdasarkan hasil uji kelayakan dari ahli media dengan persentase 78% (kategori baik), ahli materi dengan persentase 81% (kategori baik), lima praktisi dengan rata-rata persentase 90% (kategori sangat baik). Berdasarkan hasil yang diperoleh, disimpulkan bahwa pengembangan game maze to find the truth berhasil dikembangkan dan layak digunakan sebagai stimulus kemampuan motorik halus anak cerebral palsy. Implikasi hasil penelitian yaitu penggunaan game ini dapat membantu anak cerebral palsy dalam tahap-tahap perkembangan awal, sebagai intervensi pada kemampuan motorik halus yaitu koordinasi mata dan tangan, konsentrasi, kontrol emosi, dan menggerakkan jari-jarinya.</p> <p>Kata Kunci: maze game, motorik halus, Cerebral Palsy</p> </div> </div> </div> Lina Huzaimatul Anfariyah Sujarwanto Sujarwanto ##submission.copyrightStatement## 2024-01-25 2024-01-25 19 01 PENGARUH MEDIA PUZZLE HURUF TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMUSATAN PERHATIAN PADA ANAK AUTIS https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/58616 <p>Pemusatan perhatian memiliki manfaat penting dalam berbagai aspek perkembangan terutama dalam mengembangkan keterampilan kognitif seperti membantu dalam kegiatan pembelajaran serta mendukung perkembangan social dan komunikasi. Anak autis memiliki permasalahan dalam memusatkan perhatian termasuk dalam kegiatan pembelajaran sehingga diperlukan dukungan yang sesuai seperti media pembelajaran yang menarik perhatian mereka. Puzzle huruf merupakan salah satu media yang dapat merangsang kognitif pemusatan perhatian anak untuk merangkai kepingan huruf, serta melatih penguatan ingatan terhadap huruf. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh media puzzle huruf terhadap peningkatan kemampuan pemusatan perhatian anak autis. Subyek dalam penelitian bersifat Tunggal. Pendekatan penelitian bersifat kuantitatif deskriptif eksperimen dengan Single Subject Research (SSR) dengan A-B design. Teknik pengumpulan data dengan observasi kemudian dilakukan analisis visual dalam kondisi dan antar kondisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi kemampuan pemusatan perhatian anak pada fase baseline (A) memiliki durasi rata-rata 37,33 detik dan pada intervensi (B) durasi rata-rata selama 69,5 detik. Data tersebut menunjukkan bahwa media puzzle berpengaruh terhadap pemusaatan perhatian pada anak autis. Implikasi dalam penelitian ini adalah media puzzle huruf meningkatkan kemampuan memahami huruf dan kosakata serta paling utama adalah meningkatkan pemusatan perhatian pada anak autis.</p> <p>Kata Kunci: puzzle huruf, pemusatan perhatian, autis.</p> Nisfa Aurilia Andita Siti Masitoh ##submission.copyrightStatement## 2024-01-25 2024-01-25 19 01 EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG BERMEDIA POP-UP BOOK DIGITAL TERHADAP KEMAMPUAN KOSAKATA ANAK TUNARUNGU DI SLB-B KARYA MULIA SURABAYA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/58655 <p>Kosakata bagi anak tunarungu bermanfaat untuk menyampaikan isi pemikiran yang sifatnya tertulis maupun lisan. Oleh karena itu, untuk mengajarkan kosakata pada anak tunarungu memerlukan media pembelajaran secara visual sesuai dengan kebutuhannya serta mengikuti perkembangan zaman. Dalam era industri 4.0, kebutuhan untuk metode pembelajaran inovatif dan inklusif, terutama untuk anak tunarungu. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran langsung bermedia pop-up book digital dalam meningkatkan kemampuan kosakata anak tunarungu di SLB-B Karya Mulia Surabaya. Metode yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest, dan analisis data dilakukan menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya efektivitas dari penggunaan pop-up book digital terhadap kemampuan kosakata anak tunarungu, dengan nilai signifikansi sebesar 0,027, yang lebih kecil dari nilai ambang α = 0.05. Ini menunjukkan bahwa media pop-up book digital efektif dalam meningkatkan kemampuan kosakata anak tunarungu. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada perbedaan hasil peningkatakn kosakata bagi anak tunarungu sebelum dan sesudah. Implikasi penelitian pembelajaran pop-up book digital bukan hanya meningkatkan kosakata pada anak namun juga menambah bahasa serta meningkatkan komunikasi kecakapan antar personal.</p> <p>Kata Kunci : Pop-up Book Digital, PBL, Kosakata, Tunarungu</p> Annisa Kurniawan Wagiono Wagino ##submission.copyrightStatement## 2024-01-29 2024-01-29 19 01 Pengaruh Model Pembelajaran problem Based Learning (PBL) Dengan Menggunakan Lembar Kerja Siswa (LKS)terhadap Pembelajarn SainsAnak Kesulitan Belajar. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/58944 <p>Pembelajaran sains memiliki manfaat bagi anak kesulitan belajar, khususnya menyediakan wadah bagi anak untuk mengembangkan minat dan perhatiannya agar mau mengamati dan berinteraksi secara langsung dengan lingkungan, memperkenalkan aspek sains dan konsepnya yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dan menambah pengetahuan anak yang akan terus berkembang selama rentang kehidupan, membantu anak menerapkan konsep sains yang telah ditemukan selama pengamatan lingkungan. Hal tersebut mendukung keberhasilan akademis dan merupakan sarana bagi guru untuk mengukur kemajuan belajar sains siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan penggunaan media Lembar Kerja Siswa (LKS) terhadap pemaahaman pembelajaran sains anak kesulitan belajar. Subek pada peneliian ini berjumlah enam siswa anak kesulitan belajar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif preeksperimen dengan desain one groub pretest-posttest design. Teknik analisis data yang digunakan adalah wilcoxon matched pair test dengan uji rumus wilcoxon dan uji wilcoxon SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan secara signifikan pada anak, hal ini dibuktikan dengan perolehan Zhitung sebesar 2,214 pada pengujian rumus Wilcoxon dan uji Wilcoxon SPSS, serta didapatkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,027. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan pembelajaran sains anak kesulitan belajar sebelum dan sesudah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan media Lembar Kerja Siswa (LKS). Kata Kunci: hasil Belajar, Sains, AKB, PBL</p> Viktorius Bang Asri Wijiastuti ##submission.copyrightStatement## 2024-03-06 2024-03-06 19 01 PENGARUH PENGGUNAAN KETERAMPILAN FOTOGRAFI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR ANAK DENGAN HAMBATAN BELAJAR MATEMATIKA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/59366 <p>Fotografi sebagai ekspresi artistik memanfaatkan prinsip matematika dalam setiap aspek. Pengaturan komposisi, perspektif, dan pencahayaan melibatkan konsep geometri, proporsi, dan perhitungan yang seringkali terkait dengan pembelajaran matematika. Manfaat penggunaan keterampilan fotografi dalam bidang pendidikan adalah memberikan pengalaman konkrit yang digunakan untuk membantu siswa dalam membangun pemahaman konsep suatu materi matematika. Penelitian ini bertujuan membuktikan pengaruh penggunaan keterampilan fotografi sebagai media pembelajaran terhadap hasil belajar matematika pada anak dengan hambartan belajar matematika. Subjek penelitian ini berjumlah 8 siswa dengan hambatan belajar matematika di SDIT Al Haromain, Nganjuk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe one group pre-test post-test. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Wilcoxon Match Pairs Test dengan bantuan SPSS V.28.0. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan secara signifikan pada anak, hal ini dibuktikan dengan perolehan Ztabel 1,96 &lt; Zhitung 2,2 dan Asymp. (2-tailed) 0,028 &lt; 0,05. Hal ini berarti penggunaan keterampilan fotografi sebagai media pembelajaran matematika memiliki pengaruh terhadap hasil belajar anak dengan hambatan belajarn matematika. Implikasi hasil penelitian ini yaitu penerapan keterampilan fotografi dalam pembelajaran matematika dapat meninggkatkan keterampilan matematis pada siswa denganhmabatan belajar matematika. melalui media keterampilan fotografi, siswa mendapatkan gamabran lebih konkrit pada materi matematika yang diajarkan.</p> <p>Kata Kunci: media, keterampilan, fotografi, matematika, hambatan belajar</p> Eliezer Cristiawan Dua Lembang Asri Wijiastuti ##submission.copyrightStatement## 2024-04-30 2024-04-30 19 01 EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG BERMEDIA DIGITAL SCRAPBOOK TERHADAP MATERI PERKEMBANGBIAKAN HEWAN PADA SISWA TUNARUNGU DI SLB – B DHARMA WANITA SIDOARJO https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/59520 <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Perkembangbiakan pada hewan merupakan hal yang penting, agar hewan dapat melanjutkan keberlangsungan hidup dan juga tetap terjaga kelestarian hewan serta tidak mengalami kepunahan. Materi perkembangbiakan hewan bagi anak tunarungu merupakan hal yang abstrak untuk dipelajari tanpa bantuan media pembelajaran. Salah satu media pembelajaran yang efektif untuk digunakan anak tunarungu ialah digital scrapbook. Digital scrapbook ini adalah buku digital yang disajikan dengan gambar konkret dan diberi tulisan singkat dan mudah dipahami oleh siswa tunarungu. Karena siswa tunarungu memiliki hambatan pendengaran, maka gaya belajar siswa tunarungu mengedepankan visualnya. Dengan gaya belajar visual maka model pembelajaran langsung sangat cocok digunakan siswa tunarungu. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh model pembelajaran langsung bermedia digital scrapbook terhadap hasil belajar IPA materi perkembangbiakan hewan pada siswa tunarungu. Subjek penelitian ini yaitu 7 siswa tunarungu di SLB – B Dharma Wanita Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe desain one group pre-test post test. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Wilcoxon Match Pairs Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh model pembelajaran langsung bermedia digital scrapbook terhadap hasil belajar materi perkembangbiakan hewan pada siswa tunarungu di SLB-B Dharma Wanita Sidoarjo. Hal ini dibuktikan dengan hasil Asymp. Sig. (2-tailed) &lt; 5% atau 0,018 &lt; 0.05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar materi perkembangbiakan hewan bagi siswa tunarungu sebelum dan sesudan menggunakan media pembelajaran digital scrapbook. Implikasi penelitian ini yaitu penerapan media pembelajaran digital scrapbook dapat berkontribusi dalam memotivasi belajar siswa, peningkatan konsep, penguasaan materi serta keaktifan siswa dalam proses belajar, dengan fokus implikasi yang diharapkan yaitu peningkatan hasil belajar siswa tunarungu.</p> <p>Kata Kunci: Perkembangbiakan Hewan, Digital Scrapbook, Tunarungu</p> </div> </div> </div> Arum Bangkit Mulyo Handayani Wagino Wagino ##submission.copyrightStatement## 2024-05-13 2024-05-13 19 01 PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUGMENTED REALITY TERHADAP HASIL BELAJAR MENGENAL BANGUN RUANG PADA SISWA TUNARUNGU DI SLB BAKTI ASIH https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/59607 <p>Pengetahuan tentang bangun ruang dapat membantu siswa tunarungu meningkatkan kemampuan berpikir, menyelesaikan masalah, mengembangkan imajinasi visual, serta memperdalam pemahaman tentang konsep dan ukuran. Di sisi lain, hambatan pendengaran menyebabkan siswa tunarungu kesulitan menerima penjelasan dan memahami instruksi verbal mengenai konsep bangun ruang sehingga mempengaruhi hasil belajar yang tergolong rendah. Augmented reality merupakan salah satu media pembelajaran berbasis visual yang diharapkan dapat membantu siswa tunarungu mengenal bangun ruang serta dapat meningkatkan hasil belajarnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya pengaruh signifikan media pembelajaran berbasis augmented reality terhadap hasil belajar materi mengenal bangun ruang pada siswa tunarungu di SLB Bakti Asih. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design menggunakan 6 subjek. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji statistik nonparametrik wilcoxon match pairs test dengan nilai probabilitas sebesar 0,05 dan diperoleh hasil yaitu Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,028, sehingga dinyatakan adanya pengaruh signifikan media pembelajaran berbasis augmented reality terhadap hasil belajar materi mengenal bangun ruang siswa tunarungu di SLB Bakti Asih. Implikasi hasil penelitian ini yaitu meningkatkan partisipasi dan keterlibatan siswa, pemahaman materi, perluasan penggunaan teknologi dalam pendidikan khusus serta dapat meningkatkan hasil belajar materi bangun ruang pada siswa tunarungu.</p> <p>Kata kunci : augmented reality, bangun ruang, tunarungu</p> Novia Widyanti Murtadlo Murtadlo ##submission.copyrightStatement## 2024-05-16 2024-05-16 19 01 PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KARTU HURUF HIJAIAH BERBASIS DIGITAL UNTUK ANAK TUNARUNGU https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/59734 <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Pembelajaran huruf hijaiah berharakat penting dilaksanakan karena sebagai dasar untuk mempelajari Al Qur`an dan berdampak baik pada perilaku anak tunarungu. Kartu huruf hijaiah ini disertai bahasa isyarat serta video yang menarik sesuai dengan karakteristik anak tunarungu yang menjadikan mereka lebih tertarik untuk mempelajarinya. Penelitian pengembangan menggunakan model pengembanagn ADDIE. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangan media pembelajaran kartu huruf hijaiah berbasis digital yang layak digunakan untuk anak tunarungu. Penilaian kelayakan pengembangan media pembelajaran kartu huruf hijaiah berbasis digital untuk anak tunarungu diperoleh presentase nilai 94% oleh ahli materi dan 92% oleh ahli media yang berarti kartu huruf hijaiah berbasis digital ini layak. Respon guru diperoleh presentase 95% dan .respon peserta didik diperoleh presentase 90,32% yang dapat dikatakan bahwa kartu huruf hijaiah berbasis digital ini praktis. Selain itu hasil uji N-Gain diperoleh nilai 70.63 yang berarti kartu huruf hijaiah berbasis pembelajaran digital ini cukup efektif digunakan dalam pembelajaran. Implikasi penelitian pengembangan media kartu huruf hijaiah berbasis pembelajaran digital yang dilakukan yaitu dapat meningkatkan kemampuan anak tunarungu dalam memahami huruf hijaiayah sebagai dasar pembelajaran Iqro 1, anak tunarungu dapat mengisyaratkan huruf hijaiyah berarakat, dan dapat meningkatan minat anak tunarungu dalam membaca Al Qur`an.</p> <p>Kata Kunci : Kartu Huruf Hijaiah, Pembelajaran Digital,Tunarungu</p> </div> </div> </div> Ade Rima Suryani Wagino Wagino ##submission.copyrightStatement## 2024-05-21 2024-05-21 19 01 PENGARUH METODE MATERNAL REFLEKTIF (MMR) TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA ANAK TUNARUNGU https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/58429 <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Keterampilan berbicara memiliki beberapa manfaat yaitu komunikasi dengan antar individu dan kelompok menjadi lebih efektif, melancarkan pertukaran informasi, menambah kepercayaan diri, menambah karisma dan wibawa, salah satu factor mempermudah memperoleh pekerjaan, menambah level nilai dalam diri, dan bisa mendapat kepercayaan dari masyarakat. Salah satu , upaya meningkatkan kemampuan berbicara menggunakan Metode Maternal Reflektif (MMR). Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Metode Maternal Reflektif terhadap keterampilan berbicara anak tunarungu. Subjek pada penelitian ini berjumkah 4 siswa tunarungu di SLB-B Pertiwi Kota Mojokerto. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis pra-eksperimen, dengan tipe desain one group pre-test post- test.Teknik analisis data yang digunakan yaitu Wilcoxon Match Pairs Test dengan bantuan SPSS V.26.0. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan secara signifikan pada anak tunarungu, hal ini dibuktikan dengan perolehan Zhitung=1,8 &lt; Ztabel=1,96, Hal ini berarti penerapan metode maternal reflektif (MMR) berpengaruh terhadap keterampilan berbicara pada anak tunarungu meningkat. Implikasi hasil penelitian ini yaitu penerapam metode maternal reflektif dapat meningkatkan keterampilan berbicara pada siswa tunarungu bukan hanya meningkatkan kemampuan berbicara pada siswa namun juga meningkatkan rasa percaya diri pada siswa.</p> <p>Kata Kunci: metode maternal, keterampilan berbicara, tunarungu.</p> </div> </div> </div> Zahrotun Nusyroniyah Pamuji Pamuji ##submission.copyrightStatement## 2024-01-17 2024-01-17 19 01 PENGEMBANGAN VIDEO TUTORIAL SABLON TRANSFER PAPER UNTUK SISWA TUNARUNGU DI SLB TUNAS KASIH SURABAYA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/58615 <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Video tutorial bermanfaat mempermudah siswa dalam membangun struktur kognitif untuk memahami konsep pengetahuan. P</p> <p>Pemrosesan informasi siswa tunarungu mengalami hambatan karena adanya gangguan pendengaran yang dialaminya. Siswa tunarungu cenderung menggunakan indera visual untuk memahami informasi sehingga membutuhkan media khusus yang sesuai kebutuhan mereka. Media pembelajaran perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa tunarungu. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji kelayakan serta kepraktisan video tutorial sablon transfer paper yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran keterampilan siswa tunarungu. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan dengan model ADDIE (Analys, Design, Development, Evaluation), penelitian ini hanya sampai pada tahap development, pengumpulan data menggunakan angket dan menguji seluruh angket instrumen menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan video tutorial berdasarkan hasil uji dari ahli materi dengan presentase 80% (kategori layak digunakan), ahli media dengan presentase 82% (kategori sangat layak digunakan), praktisi dengan presentase 84% (kategori sangat layak digunakan). Berdasarkan hasil yang telah diperoleh, dapat disimpulkan bahwa pengembangan video tutorial sablon transfer paper memenuhi standar pada aspek kelayakan dan kepraktisan media pembelajaran. Pengembangan video tutorial memiliki implikasi yaitu mempermudah siswa tunarungu untuk memahami materi prosedural secara konkret dalam&nbsp;pembelajaran keterampilan sablon.<br>Kata Kunci : video tutorial, keterampilan, sablon transfer taper, tunarungu.</p> </div> </div> </div> Karunia Dwi Maulidah Siti Mahmudah ##submission.copyrightStatement## 2024-01-25 2024-01-25 19 01 PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN CHILD PROTECTION FROM SEXUAL ABUSE UNTUK ANAK TUNARUNGU DI SLB KRIDA UTAMA 2 LOCERET https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/59608 <div class="page" title="Page 1"> <div class="section"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Pembelajaran kekerasan seksual penting dilaksanakan karena kekerasan seksual berdampak negatif pada anak tunarungu. Dampak yang ditimbulkan dari kekerasan seksual di antaranya perasaan cemas, trauma, dan stigma negatif yang melekat pada korban. Maka dari itu anak tunarungu haruslah dilindungi melalui pembelajaran tentang memproteksi diri dari kekerasan seksual dengan menggunakan buku panduan Child Protection from Sexual Abuse. Buku panduan ini disusun sesuai dengan karakteristik anak tunarungu yang menjadikan mereka lebih tertarik untuk belajar tentang melindungi diri dari kekerasan seksual. Untuk mengembangkan buku panduan Child Protection from Sexual Abuse yang layak digunakan dalam pembelajaran anak tunarungu digunakanlah model pengembangan ADDIE. Prosedurnya terdiri dari analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Validasi ahli materi mendapatkan nilai 84 dan ahli media 89 yang menunjukkan bahwa buku panduan child protection from sexual abuse ini layak. Sedangkan respon guru mendapatkan nilai 87,5 dan respon peserta didik mendapat nilai 87,2 yang dapat dikatakan bahwa buku panduan ini praktis. Selain itu hasil uji Wilcoxon diperoleh hasil 0,005 yang berarti buku panduan ini berpengaruh untuk melindungi anak tunarungu dari kekerasan seksual. Implikasi penelitian pengembangan buku panduan Child Protection from Sexual Abuse yang dilakukan yaitu anak tunarungu dapat melindungi diri mereka dari kekerasan seksual.</p> <p>Kata Kunci: Panduan, Child Protection, Sexual Abuse, Tunarungu</p> </div> </div> </div> </div> Alfalanda Prima Pradana Wagino Wagino ##submission.copyrightStatement## 2024-05-16 2024-05-16 19 01 EFEKTIVITAS METODE MULTISENSORI TERHADAP PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS SISWA TUNARUNGU DI SLB PKK GEDEG MOJOKERTO https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/59646 <p>Penguasaan kosakata bahasa Inggris bermanfaat dalam penyampaian isi pemikiran yang sifatnya tertulis, lisan, maupun isyarat yang bersifat global. Di sisi lain hambatan pendengaran menyebabkan siswa tunarungu mengalami keterbatasan penguasaan kosakata khususnya pada kosakata bahasa Inggris. Oleh karena itu, pengajaran kosakata bagi siswa tunarungu memerlukan metode pembelajaran yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode multisensori merupakan salah satu metode pembelajaran yang diharapkan mampu membantu siswa tunarungu dalam penguasaan kosakata bahasa Inggris. Metode multisensori bermanfaat dalam meningkatkan kosakata tunarungu dengan melibatkan beberapa indera mulai dari visual, auditori, kinestetik, dan taktil. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas metode multisensori terhadap penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa tunarungu di SLB PKK Gedeg Mojokerto. Pendekatan penelitian ini yaitu kuantitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimen. Desain penelitian yang digunakan yaitu pre-eksperimental one group pretest posttest design dengan menggunakan 8 subjek. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji statistik non parametrik wilcoxon match pair test dengan nilai probabilitas sebesar 0,05 dan diperolah Asymp.Sig (2- tailed) 0.012 sehingga dinyatakan adanya efektivitas metode multisensori penguasaan kosakata bahasa Inggris terhadap siswa tunarungu di SLB PKK Gedeg Mojokerto. Implikasi penelitian pembelajaran menggunakan metode multisensori yaitu meningkatkan penguasaan kosakata bahasa, komunikasi antar individu, serta aktivitas pembelajaran lebih menarik.</p> <p>Kata Kunci : Metode Multisensori, kosakata Bahasa Inggris, Siswa Tunarungu</p> Nisfiyatul Mubarokah Diah Ekasari ##submission.copyrightStatement## 2024-05-17 2024-05-17 19 01