Jurnal Pendidikan Sendratasik https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-sendratasik <p>Journal Title&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;<a href="https://journal.unesa.ac.id/index.php/Repertoar/index" target="_blank" rel="noopener">Jurnal Pendidikan Sendratasik</a></p> <p>ISSN/E-ISSN&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;<a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/20220319091954133" target="_blank" rel="noopener">2252-9241/ 2828-9218</a></p> <p>Editor in Chief&nbsp; &nbsp; &nbsp;&nbsp;<a href="https://sinta3.kemdikbud.go.id/authors/profile/6725323" target="_blank" rel="noopener">Budi Dharmawanputra</a></p> <p>Publisher &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Universitas Negeri Surabaya</p> <p>Frequency &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;June and December</p> <p>Citation Analysis &nbsp;&nbsp;<a href="https://scholar.google.com/citations?user=YZUePk4AAAAJ&amp;hl=en&amp;authuser=2" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a>&nbsp;| <a title="GARUDA" href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/24363?page=3" target="_blank" rel="noopener">GARUDA </a>| <a title="Dimensions" href="https://app.dimensions.ai/discover/publication?search_mode=content&amp;search_text=jurnal%20pendidikan%20sendratasik&amp;search_type=kws&amp;search_field=full_search&amp;or_facet_source_title=jour.1440921" target="_blank" rel="noopener">Dimensions</a></p> Universitas Negeri Surabaya en-US Jurnal Pendidikan Sendratasik 2252-9241 Artikel Pembelajaran Tari Giri Sholawat Melalui Media Aplikasi Tiktok Dalam Ekstrakurikuler Tari di SMAN 1 Kedamean Kabupaten Gresik https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-sendratasik/article/view/58189 <p>SMAN 1 Kedamean merupakan sekolah menengah atas yang berada di kota Gresik yang memiliki ekstrakurikuler tari yang sangat aktif dalam proses pembelajaran. Pembelajaran tari di ekstrakurikuler sangat penting khusunya di SMAN 1 Kedamean untuk melestarikan kebudayaan dan kesenian yang ada di Kabupaten Gresik dan sekitarnya. Pembelajaran tari memiliki peran bagi peserta didik yakni untuk perkembangan psikomotorik pada anak. Pada proses pembelajaran metode yang digunakan guru dalam pembelajaran kegiatan ekstrakurikuler yaitu metode ceramah, metode demontrasi dan metode latihan dengan langka-langkah yang diimplementasikan dalam proses pembelajaran. Metode ceramah guru menjelaskan teknik yang benar dalam belajar tari Giri Sholawat, dalam mendemonstrasikan dengan mempraktikan secara langsung serta peserta didik mengamati terlebih dahulu. Metode latihan setelah melewati tahapan pengamatan serta mendengarkan peserta didik menirukan kembali gerakan yang sudah di contohkan oleh guru. Tujuan dari penelitian ini yaitu&nbsp; (1)Menjelaskan Proses Pembelajaran Tari Giri Sholawat Melalui Media Aplikasi Tiktok Dalam Ekstrakurikuler Tari di SMAN 1 Kedamean&nbsp; Kab. Gresik (2) Menjelaskan hasil dari peserta didik pembelajaran menggunakan media aplikasi tiktok dalam materi tari giri sholawat.</p> <p>Dalam penelitian ini mengunakan metode kualitatif, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Adapun penelitian ini melalui tahap analisis data yaitu reduksi data, penyajian dan penarikan simpulan dalam suatu penelitian. Validitas data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, triangulasi waktu. Pada penelitian terdapat hasil menunjukan proses pembelajaran ekstrakurikuler tari di SMAN 1 Kedamean dengan meningkatkan kemampuan anak dalam ranah kognitif, afektif serta psikomotorik. Serta penilaian yang diambil dalam proses pembelajaran yaitu melalui&nbsp; 3 kriteria yaitu gerak, teknik, menghafal.</p> <p>Kesimpulan peserta didik mampu belajar tari dari yang tidak bisa menjadi bisa, dari ekstrakurikuler tari ini menambah wawasan tentang kesenian dan kebudayaan.</p> <p>Kata kunci : Proses pembelajaran, Hasil pembelajaran.</p> <p>&nbsp;</p> Farizka Suci Handayanik ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-02-01 2024-02-01 13 2 1 2 Artikel Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Ekstrakulikuler Tari Gandrung Gurit Mangir di SMPN 2 Muncar Kabupaten Banyuwangi https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-sendratasik/article/view/58354 <p>SMPN 2 Muncar memiliki berbagai macam kegiatan pengembangan diri yang disebut kegiatan ekstrakulikuler. Salah satu kegiatan ekstrakullikuler yang aktif adalah ekstrakulikuler seni tari. Ekstrakulikuler seni tari menggunakan metode pembelajaran berbasis proyek yang bertujuan untuk meningkatkan kretivitas, rasa tanggung jawab serta kerja sama peserta didik. Tujuan penelitian yakni tentang: 1) Mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek pada ekstrakulikuler tari Gandrung Gurit Mangir di SMPN 2 Muncar Kabupaten Banyuwangi dan 2) Mendeskripsikan hasil belajar dengan menggunakan pembelajaran berbasis proyek dalam ekstrakulikuler tari Gandrung Gurit Mangir di SMPN 2 Muncar Kabupaten Banyuwangi.Penelitian ini menggunakan metode kulitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun analisis data dilakukan melalui 3 tahap yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Validasi data menggunakan trianggulasi sumber, trianggulasi teknik serta trianggulasi waktu.</p> <p>Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pembelajaran ekstrakulikuler tari SMPN 2 Muncar memuat 3 tahap yakni kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Pada tahap kegiatan inti dengan materi tari Gandrung Gurit Mangir ini pelatih menggunakan metode pendekatan berbasis proyek. Pelaksanaan kegiatan inti memiliki langkah-langkah: 1) penentuan pertanyaan mendasar, 2) Mendesain perencanaan proyek, 3) Menyusun jadwal, 4) Monitoring peserta didik dan kemajuan proyek, 5) Menguji hasil serta 6) mengevaluasi pengalaman. Tahap sudah bisa dilaksanakan dengan cukup baik dengan produk yang dihasilkan peserta didik dapat menghafal dan memahami Teknik gerak gandrung gurit mangir dengan baik tanpa merubah pakem yang sudah ada serta peserta didik dapat membuat dan menerapkan pola lantai yang dibuat dengan kreativitas masing-masing kelompok. Hasil pembelajaran dengan penerapan berbasis proyek mencakup penilian ketrampilan yang meliputi penilian individu dan kelompok. Penilian individu digunakan untuk menilai hafalan dan ketepatan Teknik gerak sedangkan untuk penilian kelompok dilakukan untuk menilai pembuatan pola lantai dan kreativitas kelompok. Hasil penilaian membuktikan bahwa pembelajaran berbasisi proyek dalam ekstrakulikluler tari gandrung Gurit mangir di SMPN 2 Muncar dapat dikatan berhasil. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil perolehan nilai oleh peserta didik sebanyak 14% yang memperoleh nilai 90-95, sebanyak 74% mendapatkan nilai 83-89 dan sebanyak 12% mendapatkan nilai 75-82, yang mana standar minimal perolehan nilai ekstrakulikler tari di SMPN 2 Muncar 75. Sehingga dengan perolehan nilai peserta didik tersebut dapat menjadi ukuran bahwa proses pembelajaran sudah berjalan dengan baik.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Kata Kunci: Ekstrakulikuler Tari, Pembelajaran Berbasis Proyek, Hasil Belajar</p> Wilujeng Damayanti ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-02-01 2024-02-01 13 2 22 40 articel METODE PEMBELAJARAN LAGU LEGENDHA GUNUNG KELUD PADA PADUAN SUARA LAMBA VOICE SMA NEGERI 1 PARE KEDIRI https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-sendratasik/article/view/58602 <p>Lagu Legendha Gunung Kelud menjadi ciri khas paduan suara Lamba Voice SMA Negeri 1 Pare Kediri. Lagu tersebut berbahasa jawa kuno dan terdapat banyak modulasi. Tujuan penelitian ini, menjelaskan tentang metode pembelajaran yang digunakan dan memaparkan hasil belajar dari penerapan metode pembelajaran lagu Legendha Gunung Kelud pada paduan suara Lamba Voice SMA Negeri 1 Pare Kediri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh disimpulkan bahwa pelatih paduan suara Lamba Voice menggunakan lima metode pembelajaran yaitu metode demonstrasi, kerja kelompok, drill, eksplorasi dan ceramah. Metode pembelajaran tersebut digunakan untuk melatih teknik pernapasan serta teknik vokal seperti intonasi, artikulasi, phrasering, resonansi, dinamika, dan ekpresi serta membaca notasi lagu. Metode-metode tersebut efektif dan efisien diterapkan saat pembelajaran lagu dan menunjukan hasil yang baik. Paduan suara Lamba Voice berhasil menguasai materi lagu Legendha Gunung Kelud dalam 20 pertemuan. Hasil belajar yang dicapai meliputi tiga ranah yaitu ranah kognitif berupa pemahaman tentang makna lagu, teknik vokal dan pernapasan dalam bernyanyi. Pada ranah afektif terbentuk nilai sikap yang baik dari pembiasaan latihan paduan suara.&nbsp;Pada ranah psikomotorik, anggota paduan suara terampil dalam mengolah ekspresi dan koreografi saat membawakan lagu Legendha Gunung Kelud.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata Kunci : Paduan Suara, Metode Pembelajaran, Teknik Vokal, </strong><strong>Hasil Belajar</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> Amelia Hertha Cahyani ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-02-01 2024-02-01 13 2 41 57 Artikel PEMBELAJARAN TARI KUNTULAN BAGI DIFABEL (TUNARUNGU) DI SANGGAR TARI PESONA BLAMBANGAN BANYUWANGI https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-sendratasik/article/view/58599 <p>ABSTRAK</p> <p>Sanggar ini memiliki sifat yang terbuka, bebas, dan independen. Pesona Blambangan memberikan kesempatan bagi anak-anak tunarungu untuk melatih dan mengembangkan kemampuan menari mereka. Salah satu karya yang dikembangkan di sanggar ini adalah tari kuntulan, berasal dari tradisi Banyuwangi.</p> <p>Pembelajaran tari untuk anak tunarungu di Sanggar Tari Pesona Blambangan melibatkan 5 siswa berusia 17-25 tahun. Pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi Observasi, dengan mengamati pembelajaran seni tari Kuntulan Bagi Difabel (tunarungu) Di Sanggar Tari Pesona Blambangan Banyuwangi, observasi merupakan salah satu teknik pengumpulkan data yang utama seperti halnya teknik wawancara, di dalam setiap penelitian pasti melalui proses pengamatan dan pencatatan secara sistematis, logis, dan rasional sesuai dengan apa yang diamati untuk mendapatkkan data penelitian Pendokumentasian dapat dilakukan dengan cara merekam video dan foto pada saat kegiatan seni tari berlangsung, pendokumentasian dilakukan sebagai menguatkan informasi dan data yang ada, sehingga data pendokumentasian tentang pembelajaran seni tari Kuntulan bagi difabel (Tunarungu) di Sanggar Tari Pesona Blambangan Banyuwangi ini dapat dipertanggung Jawabkan.</p> <p>Guru menggunakan metode demonstrasi dan hitungan untuk latihan gerakan, serta menggunakan video karena siswa tidak dapat mendengar musik, dan hasilnya kemampuan ekspresi seni tari siswa menunjukkan peningkatan yang lebih baik.</p> <p>Salah satu kesulitan utama yang dihadapi adalah bahwa anak-anak sulit menyesuaikan gerakan dengan irama, terutama bagi mereka yang termasuk dalam kategori tunarungu berat. Bagi yang masih memiliki sisa pendengaran atau tunarungu sedang dan ringan, proses pembelajaran cenderung lebih mudah. Simpulan, metode demonstrasi dan hitungan untuk latihan gerakan, serta menggunakan video untuk pembelajaran tari Kuntulan.</p> <p>Hambatan saat pembelajaran tari untuk tunarungu adalah harus ada orang di depan untuk membantu ritme, sedang untuk pembelajaran tari kelompok dengan penari lain tidak ada masalah. Masyarakat perlu menghargai kemampuan tari disabilitas (tunarungu). Diharapkaam banyak masyarakat melibatkan penari disabilitas/tunarungu.</p> <p>Kata Kunci: Pembelajaran, Tari kuntulan, Tunarungu, Sanggar</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> Erlyna Fatmawati ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-02-02 2024-02-02 13 2 58 66