PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN PENERAPAN RANGKAIAN ELEKTRONIKA DI SMK NEGERI 1 SIDOARJO

  • ANA AFRIANA
  • MUHAMAD SYARIFFUDDIEN ZUHRIE

Abstract

Abstrak
Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil observasi yang telah dilakukan di SMK Negeri 1 Sidoarjo diperoleh kesimpulan bahwa pengembangan media pembelajaran belum dilakukan secara maksimal di SMKN 1 Sidoarjo, yaitu masih terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang digunakan dalam proses belajar mengajar di mata pelajaran Penerapan Rangkaian Elektronika. Dalam proses belajar mengajar media yang digunakan berupa power point, papan tulis dan komponen elektronika. Karena terbatasnya media pembelajaran yang digunakan dapat membuat siswa kurang antusias dalam menerima materi atau siswa cepat merasa bosan. Hal tersebut dapat mempengaruhi hasil belajar siswa. Selain itu dari hasil observasi diperoleh bahwa nilai siswa kelas XI TAV 1 pada pelajaran Penerapan Rangkaian Elektronika kurang memenuhi KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Oleh karena itu, perlu diadakan remidial. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran yang layak. Kelayakan tersebut mengacu pada tiga aspek validitas, efektifitas, dan kepaktisan. Penelitian yang digunakan adalah penelitian dengan pengembangan atau disebut juga dengan R&D (research and development) yang meliputi: potensi dan masalh, pengumpulan data, desain media, validasi desain, revisi desain, uji coba media, analisis dan pelaporan. Subjek penelitian dilakukan pada siswa kelas XI TAV di SMK Negeri 1 Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan desain One Shot Case Study. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon dan hasil belajar siswa setelah menggunakan media pembelajaran yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kelayakan media pembelajaran multimedia interaktif pada aspek validitas dinyatakan sangat valid untuk digunakan dengan nilai rata-rata hasil rating keseluruhan aspek yaitu 87%. Aspek efektifitas media pembelajaran ini diperoleh dari hasil belajar siswa yang diukur menggunakan post-test. Dengan perolehan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 82, nilai t hitung = 12,405 dan nilai t tabel = 1,691 karena t hitung = 12,405 > t tabel = 1,691 dengan taraf signifikansi hasil SPSS 0,000 < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa rata-rata nilai hasil belajar siswa lebih besar dari nilai KKM, atau dapat dinyatakan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran. Dan pada aspek kepraktisan diperoleh rata-rata 93% yang berarti media ini sangat praktis untuk digunakan.
Kata kunci: edia pembelajaran, kevalidan, keefektifan, kepraktisan, adobe falsh.
Abstract
This research is motivated by the results of observations made at SMK Negeri 1 Sidoarjo. It has concluded that the development of instructional media has not been carried out optimally in SMK 1 Sidoarjo. It is because the limited use of learning media used in the teaching and learning process in Electronic Circuit Implementation subjects. In the teaching and learning process the media used are in the form of power points, blackboards and electronic components. Since the limited learning media used can make students less enthusiastic in accepting material or students get bored quickly. This can affect student learning outcomes. In addition, from the observations it is found that the scores of class XI TAV 1 students in the Electronic Circuit Implementation lesson do not meet the KKM (Minimum Completion Criteria). Therefore, it needs to be held in a formal manner. This study aims to produce appropriate learning media. Feasibility refers to three aspects of validity, effectiveness, and dedication. The research used development method or also called R & D (research and development) which includes: potential and problems, data collection, media design, design validation, design revision, media trials, analysis and reporting. The subject of the study is conducted on TAV class XI students at SMK Negeri 1 Sidoarjo. This study uses the One Shot Case Study design. This study aims to determine the response and student learning outcomes after using the learning media developed. The results showed that the level of feasibility of interactive multimedia learning media on the aspect of validity was stated to be very valid to be used with an average value of the results of the overall aspects of 87%. The aspect of effectiveness of learning media is obtained from student learning outcomes measured using a post-test. With the acquisition of an average student learning outcomes of 82, the value of tcount = 12.405 and the value of ttable = 1.691 because tcount =12.405> t table = 1.691 with the significance level of the SPSS result of 0.000 <0.05. Thus it can be concluded that the average value of student learning outcomes is greater than the KKM value, or can be declared effective for use in learning. On the practical aspects obtained an average of 93%, which means that this media is very practical to use.
Keywords: learning media, validity, effectiveness, practicality, adobe flash.

Published
2019-07-08
How to Cite
AFRIANA, A., & SYARIFFUDDIEN ZUHRIE, M. (2019). PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN PENERAPAN RANGKAIAN ELEKTRONIKA DI SMK NEGERI 1 SIDOARJO. Jurnal Pendidikan Teknik Elektro, 8(3). https://doi.org/10.26740/jpte.v8n3.p%p
Section
Articles
Abstract Views: 55
PDF Downloads: 98