Pengembangan Multimedia Interaktif

  • Muhammad Nur Rosyid
  • AGUS BUDI SANTOSO

Abstract

Abstrak

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil observasi di SMKN 1 Jetis Mojokerto bahwa dalam proses pembelajaran peserta didik lebih termotivasi dan antusias apabila dalam pembelajaran digunakan media pembelajaran daripada sistem pembelajaran yang monoton atau teacher center. Dengan menggunakan Multimedia Interaktif sebagai media pembelajaran diharapkan dapat memberi solusi pada guru untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran yang layak. Kelayakan dalam hal ini mengacu pada aspek validitas, efektifitas, dan kepraktisan.

Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan yang terdiri dari 5 langkah yaitu: (1) Analisis; (2) Desain; (3) Pengembangan; (4) Implementasi; (5) Evaluasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X TAV SMK Negeri 1 Jetis Mojokerto. Pada penelitian ini rancangan uji coba yang digunakan adalah one-shot case study.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelayakan Multimedia interaktif pada aspek validitas dinyatakan sangat layak dengan hasil rating sebesar 84%. Aspek efektifitas yang ditinjau dari hasil belajar siswa. Dari tes hasil belajar akhir siswa didapatkan th 22,653 > ttabel 1,70 dengan taraf signifikansi 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata hasil belajar akhir siswa lebih besar atau sama dengan KKM. Dan aspek kepraktisan yang ditinjau dari respon siswa dinyatakan sangat praktis dengan hasil rating sebesar 89%.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut diketahui bahwa Multimedia interaktif ini layak digunakan sebagai salah satu media penunjang belajar siswa dalam proses pembelajaran pada mata pelajaran Teknik Mikroprosesor di SMKN 1 Jetis Mojokerto.

Kata Kunci: Media Pembelajaran, Multimedia interaktif, validitas, efektifitas, kepraktisan.

Abstract

This research was motivated by the observation results at Jetis Mojoerto 1 Vocational High School that in the learning process students are more motivated and enthusiastic when learning medium is used rather than a monotonous learning system or teacher center. By using interactive multimedia as learning medium it is expected to provide solutions for teachers to improve student learning outcomes. This study aims to produce appropriate learning media. Feasibility in this case refers to aspects of validity, effectiveness, and practicality.

This research is a type of development research consisting of 5 steps: (1) Analysis; (2) Design; (3) Development; (4) Implementation; (5) Evaluation. The subjects of this study were students of class X TAV SMKN 1 Jetis Mojokerto. In this study the trial design used was a one-shot case study.

The results showed that the feasibility level of interactive e-books on aspects of validity was stated to be very feasible with a rating of 84%. Aspect of effectiveness which is viewed from student learning outcomes. From the test results of the final student learning results obtained 22.653> t table 1.70 with a significance level of 0.05, so that it can be concluded that the average final student learning outcomes are greater or equal to the KKM. And practicality aspects which are viewed from student responses are stated to be very practical with a rating of 89%.

Based on the results of these studies it is known that this interactive multimedia is suitable to be used as one of the media to support student learning in the learning process in the Microprocesor Engineering subjects at SMKN 1 Jetis Mojokerto

Keywords: Learning Media, interactive multimedia, validity, effectiveness, practicality.


Published
2019-07-29
How to Cite
Nur Rosyid, M., & BUDI SANTOSO, A. (2019). Pengembangan Multimedia Interaktif. Jurnal Pendidikan Teknik Elektro, 8(3). https://doi.org/10.26740/jpte.v8n3.p%p
Section
Articles
Abstract Views: 37
PDF Downloads: 28