STUDI LITERATUR: ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMK PADA MATA PELAJARAN DASAR LISTRIK ELEKTRONIKA

  • Mohammad Wildan Habibi
  • Tri Rijanto
Keywords: Pembelajaran Berbasis Masalah, Hasil Belajar, Dasar Listrik Elektronika

Abstract

Pendidikan dan sumber daya manusia yang baik dapat diwujudkan dengan bentuk pendidikan berkualitas, yang dapat mengembangkan kemampuan-kemampuan aktual yang berpotensial dari dalam diri siswa. Adanya pendidikan yang bermutu dapat mendukung dalam memanifestasikan tenaga kerja muda berpotensi tangguh dan mau bersaing dalam asosiasi dunia. Salah satu upaya untuk mengatasinya dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah pada siswa SMK. Metode pengumpulan data adalah studi pustaka. Metode yang akan digunakan untuk pengkajian ini studi literatur. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengkaji literatur tentang hasil belajar siswa SMK dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah pada mata pelajaran Dasar Listrik Elektronika. Jenis penelitian ini adalah menggunakan studi literatur yang terkait dengan analisis hasil belajar siswa SMK pada mata pelajaran Dasar Listrik Elektronika. Studi literatur yang digunakan dalam penelitian ini merupakan artikel penelitian pada tahun 2015–2020 yang dicari dengan Google Scholar. Setelah dilakukan identification, screening, dan eligibility dari 2880 artikel yang ditemukan, didapatkan 10 artikel yang relevan dengan
tujuan penelitian. Berdasarkan pembahasan hasil kajian literatur dari 10 artikel yang dirujuk, terdapat 6 artikel yang menyatakan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah lebih efektif untuk meningkatkan hasil belajar (dengan rerata sebesar 79,84) dan 4 artikel yang menyatakan model pembelajaran berbasis masalah tidak berpengaruh secara signifikan dalam hal meningkatkan hasil belajar (dengan rerata sebesar 74,15). Penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa lebih meningkat saat kondisi siklus (saat siswa telah memperoleh perlakuan tindakan) dibandingkan sebelumnya saat kondisi pra siklus (saat siswa belum memperoleh perlakuan tindakan) dengan nilai rerata 77.

Published
2020-09-01